Korban Laka Laut Cikelet Ditemukan, Dua Masih Dicari
- account_circle redaktur
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir kawasan Muara Kancil Cikelet dalam pencarian korban kecelakaan laut di Garut, Rabu (26/8/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Korban laka laut Cikelet kembali ditemukan pada hari kedua operasi pencarian. Tim SAR gabungan menemukan Murdani Siahaan, 18 tahun, di sekitar Muara Kancil, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih dalam pencarian.
Informasi tersebut mengacu pada keterangan Polres Garut mengenai perkembangan operasi SAR di wilayah pesisir Cikelet. Petugas menemukan korban sekitar pukul 11.00 WIB, kurang lebih satu kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian awal.
Temuan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam pencarian yang memasuki hari kedua. Namun, operasi belum berhenti karena tim masih berupaya menemukan dua korban lain yang belum diketahui keberadaannya.
Penyisiran Dimulai Sejak Pagi
Tim Sat Polairud Polres Garut bersama Polsek Cikelet dan unsur SAR gabungan memulai operasi pencarian pada pukul 08.00 WIB.
Kali ini, petugas melakukan penyisiran melalui jalur darat ke arah barat dengan jarak kurang lebih empat kilometer. Tim juga mengikuti arah angin dalam menentukan wilayah penyisiran.
Strategi tersebut dilakukan untuk memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian. Selain jalur darat, unsur pencarian juga mengerahkan armada untuk mendukung operasi di kawasan pesisir.
Kasat Polairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin menyebut tim menggunakan satu kapal patroli, satu unit mobil Jeep, dua unit kendaraan ATV, serta kapal nelayan.
Dengan dukungan berbagai sarana tersebut, petugas dapat menjangkau sejumlah titik yang menjadi bagian dari area pencarian.
Murdani Ditemukan di Sekitar Muara Kancil
Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, tim menemukan satu korban sekitar pukul 11.00 WIB.
Petugas menemukan korban yang terdampar di sekitar Muara Kancil. Lokasi tersebut berada kurang lebih satu kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian awal.
Tim kemudian mengevakuasi korban menuju RSUD Pameungpeuk. Selanjutnya, tim medis melakukan proses identifikasi untuk memastikan identitas korban.
Hasil identifikasi memastikan korban bernama Murdani Siahaan, 18 tahun, warga Aceh Tenggara, Kota Cane, Kabupaten Aceh Tenggara.
Polres Garut menyebut korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Penemuan Murdani menjadi bagian penting dari perkembangan operasi hari kedua. Namun, petugas masih harus melanjutkan pencarian terhadap dua korban lain yang hingga saat informasi tersebut disampaikan belum ditemukan.
Dua Korban Masih Dicari
Setelah satu korban ditemukan, Tim SAR gabungan tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dua korban lainnya masih menjadi fokus pencarian. Petugas pun terus melakukan penyisiran dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.
Polres Garut menyatakan operasi SAR akan terus berlangsung dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel.
Selain itu, koordinasi antarunsur menjadi bagian dari upaya mempercepat pencarian dan evakuasi apabila dua korban lainnya berhasil ditemukan.
Dalam kondisi seperti ini, pencarian membutuhkan penyesuaian berdasarkan situasi lapangan. Karena itu, tim tetap bergerak di wilayah yang dinilai perlu mendapatkan penyisiran lanjutan.
Masyarakat juga perlu mengacu pada informasi resmi dari petugas untuk mengetahui perkembangan terbaru operasi SAR Cikelet.
Pencarian Belum Berakhir
Penemuan Murdani menjadi perkembangan terbaru dalam kasus kecelakaan laut Garut yang memasuki hari kedua pencarian.
Satu korban telah ditemukan dan identitasnya telah dipastikan melalui proses identifikasi medis. Namun, dua korban lainnya masih belum ditemukan.
Karena itu, Tim SAR gabungan tetap melanjutkan operasi di kawasan pesisir Cikelet. Sat Polairud Polres Garut, Polsek Cikelet, dan unsur SAR terkait masih berupaya menemukan dua korban yang tersisa.
Polres Garut juga menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi perhatian selama proses pencarian berlangsung.
Bagi keluarga korban, pencarian bukan sekadar operasi di lapangan. Setiap perkembangan menjadi penantian penting untuk mendapatkan kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga mereka.
Hingga Rabu, 26 Agustus 2026, satu nama telah teridentifikasi: Murdani Siahaan, 18 tahun. Sementara itu, dua korban lainnya masih menjadi tanggung jawab pencarian Tim SAR gabungan.
Satu korban sudah ditemukan. Dua lainnya masih menunggu kepastian. Dan selama pencarian belum selesai, operasi SAR Cikelet belum boleh berhenti. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar