Bukan Sekadar Rayakan HUT RI, IWAPI Ciamis Pilih Berbagi
- account_circle redaktur
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kegiatan IWAPI Ciamis memperingati HUT RI ke-81 dengan santunan anak yatim dan dhuafa di Karangkamulyan, Sabtu (22/8/26).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ciamis turut diisi kegiatan sosial. IWAPI Ciamis menggelar santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa di Pendopo Kebudayaan Karangkamulyan, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan DPC IWAPI Kabupaten Ciamis tersebut mengusung tema “Bersama Perempuan Tangguh, Indonesia Maju”. Selain santunan, agenda itu juga memadukan peringatan kemerdekaan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dengan konsep tersebut, kegiatan tidak hanya menghadirkan hiburan khas perayaan HUT RI. IWAPI juga membawa agenda berbagi yang menyasar masyarakat di sekitar kawasan Karangkamulyan.
Bagi organisasi tersebut, momentum kemerdekaan menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kontribusi perempuan di luar aktivitas usaha.
Santunan Yatim dan Dhuafa Jadi Agenda Utama
Ketua DPC IWAPI ( Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Kabupaten Ciamis, Dr. Hj. Ely Resly Rachlan, S.Pd., MM., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya IWAPI membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurut Ely, aktivitas IWAPI tidak hanya berkaitan dengan bisnis dan pengembangan usaha perempuan. Organisasi tersebut juga ingin mengambil bagian dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi salah satu tali kasih antara kami dan masyarakat. Kami bukan sekadar berbisnis, tetapi juga punya kepedulian dengan sesama,” ujar Ely.
Ia menilai perempuan memiliki ruang kontribusi yang luas di tengah kehidupan masyarakat. Karena itu, keterlibatan perempuan dalam kegiatan sosial menjadi salah satu bagian yang ingin diperkuat IWAPI.
Pesan tersebut kemudian dipertegas melalui tema kegiatan. “Bersama Perempuan Tangguh, Indonesia Maju” tidak hanya diarahkan pada konteks pemberdayaan ekonomi, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Di Karangkamulyan, bentuk konkretnya hadir melalui santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa.
HUT RI Dirangkaikan dengan Maulid Nabi
Ketua Panitia Pelaksana, Hj. Tati Tomi Subagja, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menurut Tati, dua momentum tersebut sengaja dipadukan dalam satu rangkaian kegiatan. Dengan begitu, acara memiliki unsur kebangsaan, keagamaan, dan sosial.
“Kami satukan kegiatan HUT RI ke-81 dengan Maulid Nabi. Nanti diakhiri dengan acara hiburan fun game dan line dance,” kata Tati.
Rangkaian kegiatan pun berlangsung dalam suasana yang hangat. Peserta mengikuti agenda sosial, kemudian menikmati hiburan dan permainan yang menjadi bagian dari semarak peringatan kemerdekaan.
Bagi panitia, santunan tetap menjadi salah satu agenda penting karena berkaitan langsung dengan kepedulian kepada masyarakat.
Sementara itu, hiburan memberikan ruang bagi peserta untuk menikmati momentum perayaan dalam suasana yang lebih santai dan akrab.
Perempuan Pengusaha Tak Hanya Bicara Bisnis
Kegiatan IWAPI Ciamis di Karangkamulyan juga memperlihatkan sisi lain dari keberadaan organisasi perempuan pengusaha.
Selama ini, aktivitas organisasi perempuan pengusaha identik dengan pengembangan bisnis, peningkatan kapasitas, dan pemberdayaan ekonomi. Namun, kegiatan sosial seperti santunan menunjukkan adanya ruang lain yang dapat diisi.
Tentu, satu kegiatan sosial tidak otomatis menjadi ukuran keseluruhan kontribusi sebuah organisasi. Konsistensi program dan keberlanjutan manfaat tetap menjadi hal yang penting untuk dilihat.
Namun, kegiatan di Karangkamulyan setidaknya memperlihatkan bagaimana momentum HUT RI dapat digunakan sebagai ruang untuk bertemu dan berbagi dengan masyarakat.
Di titik itu, tema “Bersama Perempuan Tangguh, Indonesia Maju” memperoleh bentuk yang lebih konkret.
Kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui seremoni. Masyarakat juga dapat mengisinya melalui tindakan sosial yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Dari Karangkamulyan, Ada Pesan yang Lebih Besar
Perayaan HUT RI ke-81 di Karangkamulyan pada akhirnya bukan hanya tentang hiburan.
Ada santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Ada peringatan Maulid Nabi. Ada pula pesan mengenai peran perempuan dalam kehidupan sosial.
Bagi IWAPI Ciamis, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan organisasi kepada masyarakat.
Namun, nilai sebuah kegiatan sosial pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara. Yang lebih penting ialah manfaat yang dirasakan penerima dan apakah semangat berbagi itu dapat terus berlanjut setelah acara selesai.
Perspektif tersebut penting agar peringatan kemerdekaan tidak berhenti sebagai agenda tahunan.
Sebab, semangat kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas ketika diterjemahkan menjadi kepedulian nyata.
Dari Karangkamulyan, IWAPI Ciamis menunjukkan salah satu cara untuk mengisinya: mempertemukan semangat kebangsaan, nilai keagamaan, dan kepedulian sosial.
Kemerdekaan memang layak dirayakan. Namun, nilainya menjadi lebih berarti ketika perayaan itu menyisakan manfaat bagi orang lain. Di Karangkamulyan, IWAPI Ciamis memilih mengingat kemerdekaan bukan hanya dengan meriah, tetapi juga dengan berbagi. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar