Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Kamar di Singajaya

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Kamar di Singajaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran terjadi di Kampung Ci Aremas, Desa Ciudian, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Kamis, 20 Agustus 2026. Korsleting listrik Garut diduga menjadi pemicu api yang membakar bagian sebuah kamar milik warga berinisial D, 65 tahun.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Berdasarkan laporan penanganan kejadian, warga sekitar lebih dahulu melakukan pemadaman ketika mengetahui api muncul di bagian kamar.

Api akhirnya tidak meluas ke bagian bangunan lainnya. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta.

Api Muncul di Kamar Warga

Lokasi kejadian berada di Kp. Ci Aremas RT 04/RW 03, Desa Ciudian. Saat kejadian berlangsung, api sempat membakar bagian kamar milik warga.

Informasi awal menyebut sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. Namun, informasi tersebut tetap merupakan dugaan berdasarkan laporan awal kejadian dan tidak perlu ditarik menjadi kesimpulan di luar keterangan yang tersedia.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan pemadaman awal. Upaya tersebut membuat kobaran tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Tak lama kemudian, laporan diteruskan kepada unsur terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Damkarmat Singajaya Kerahkan Satu Unit

Disdamkarmat Pos Sektor Singajaya menerima laporan dari Polsek Singajaya. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit kendaraan pancar Z 9903 E.

Berdasarkan data penanganan, petugas membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk merespons laporan. Jarak tempuh menuju lokasi tercatat kurang lebih 5 kilometer.

Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap area yang terdampak. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan tidak ada lagi api maupun potensi penyalaan kembali.

Penanganan kemudian dilanjutkan sampai kondisi dinyatakan aman. Setelah pemeriksaan selesai, petugas kembali ke Pos Sektor Singajaya untuk melanjutkan kesiapsiagaan.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Sekitar Rp6 Juta

Kebakaran Singajaya tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Laporan penanganan juga mencatat tidak ada korban luka.

Meski demikian, pemilik kamar tetap mengalami kerugian materi. Nilainya ditaksir sekitar Rp6 juta.

Dalam proses penanganan, petugas pemadam juga mendapat bantuan dari sejumlah unsur di lapangan, yakni Polsek, TNI, Satpol PP Kecamatan, serta warga sekitar.

Keterlibatan warga menjadi bagian dari penanganan awal sebelum petugas menyelesaikan pemeriksaan di lokasi.

Korsleting Listrik Jangan Dianggap Sepele

Dugaan korsleting listrik kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah.

Kabel yang rusak, sambungan yang bermasalah, stop kontak yang tidak layak, atau penggunaan peralatan listrik secara tidak aman dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kelistrikan.

Karena itu, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala penting dilakukan. Masyarakat juga sebaiknya segera menghentikan penggunaan peralatan yang menunjukkan tanda kerusakan.

Langkah sederhana tersebut bukan hanya soal menjaga peralatan rumah tangga. Lebih jauh, pemeriksaan rutin dapat menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran.

Api Padam, Peringatan Tetap Menyala

Kebakaran di Desa Ciudian memang tidak berkembang menjadi peristiwa yang lebih besar. Namun, kejadian tersebut menunjukkan bahwa kebakaran dapat bermula dari satu titik kecil di dalam rumah.

Dalam kasus ini, warga melakukan pemadaman awal. Petugas kemudian datang untuk memastikan kondisi lokasi benar-benar aman dan tidak menyisakan potensi api kembali.

Karena itu, masyarakat tidak sebaiknya menunggu munculnya kobaran api untuk memperhatikan instalasi listrik. Pemeriksaan kabel, stop kontak, dan perangkat listrik perlu menjadi bagian dari kebiasaan menjaga keamanan rumah.

Korsleting mungkin hanya terjadi dalam hitungan detik, tetapi akibatnya bisa berlangsung jauh lebih lama. Api di Singajaya berhasil dipadamkan sebelum membesar; jangan sampai rumah lain harus kehilangan lebih banyak hanya karena satu sambungan listrik yang diabaikan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masakan ibu di dapur rumah dengan hidangan sederhana yang hangat dan penuh makna keluarga.

    Alasan Masakan Rumahan Paling Istimewa

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Masakan ibu selalu memiliki tempat istimewa di hati banyak orang. Masakan rumahan yang sederhana sering terasa lebih nikmat dibanding makanan restoran mahal. Bahkan, rasa makanan buatan ibu mampu menghadirkan kenangan masa kecil, menghadirkan rasa nyaman, dan menguatkan ikatan keluarga. Karena itu, banyak orang menyadari bahwa kelezatan masakan ibu tidak hanya berasal dari […]

  • Kebakaran Tasikmalaya

    Dalam Kurang dari Dua Jam, Tiga Rumah di Cipedes Tinggal Arang

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musibah kebakaran Tasikmalaya kembali menyisakan duka mendalam. Kebakaran hebat yang terjadi di Kampung Pelang, RT 002 RW 006, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jumat (26/6/2026) sore, menghanguskan tiga rumah warga dan membuat sedikitnya 15 jiwa kehilangan tempat tinggal. Peristiwa kebakaran Cipedes Tasikmalaya itu berlangsung begitu cepat. Dalam waktu kurang dari […]

  • Laziiz Tasikmalaya

    Laziiz Tasikmalaya Dorong Camilan Desa Naik Kelas

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Laziiz Tasikmalaya mengembangkan camilan desa berstandar halal dan PIRT dengan dampak ekonomi lokal. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah persaingan industri makanan ringan yang semakin padat, konsumen kini tidak hanya mencari rasa. Mereka menuntut keamanan pangan, konsistensi mutu, dan dampak sosial yang nyata. Di Tasikmalaya, Laziiz Tasikmalaya hadir menjawab kebutuhan itu melalui camilan berbasis desa […]

  • Peneliti menelusuri database flora digital Singapore Herbarium yang membuka akses global ilmu botani Asia Tenggara

    Ribuan Data Flora Asia Tenggara Kini Terbuka di Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selama bertahun-tahun, pengetahuan tentang flora Asia Tenggara tersimpan rapi di balik lemari arsip. Hanya peneliti tertentu yang mampu mengaksesnya. Namun kini, sebuah perubahan besar sedang berlangsung. Digitalisasi herbarium Singapura perlahan menghapus batas antara ilmu pengetahuan dan dunia luar. Singapore Herbarium tidak sekadar memindahkan koleksi ke layar digital. Mereka sedang membangun masa […]

  • Gempa Bandung

    Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, BMKG Beri Penjelasan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gempa Bandung kembali menjadi perhatian setelah dua gempa dangkal terjadi di wilayah selatan hingga tenggara Kabupaten Bandung pada Selasa (28/7/2026) dini hari. Berdasarkan data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kedua gempa bumi di Bandung tersebut muncul dalam selang waktu sekitar dua jam dengan magnitudo relatif kecil. Meskipun belum ada […]

  • Cinta yang Bukan Asmara

    Tunduk yang Bukan Takut: Menjawab Tuduhan Feodalisme di Dunia Pesantren

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Cinta yang Bukan Asmara menggambarkan adab santri pada kiai atau ajengan sebagai wujud cinta ilmu, bukan feodalisme. Tunduk yang Lahir dari Cinta, Bukan dari Ketakutan albadarpost.com, CENDIKIA – Di tengah arus perdebatan publik tentang modernisasi lembaga pendidikan Islam, pesantren kembali menjadi sorotan. Sebagian kalangan luar menilai pesantren sebagai tempat yang masih memelihara sistem feodal, di […]

expand_less