Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pengendalian Inflasi Tasikmalaya Raih Juara Nasional, Stabilitas Harga Terjaga

Pengendalian Inflasi Tasikmalaya Raih Juara Nasional, Stabilitas Harga Terjaga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 268
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikmalaya meraih juara nasional Pengendalian Inflasi Daerah 2025, kebijakan daerah stabilkan harga pangan warga.

albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya meraih penghargaan nasional sebagai Juara Satu Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten/Kota Berprestasi 2025. Penghargaan diberikan pada malam puncak Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Jakarta, Jumat, 28 November 2025. Pencapaian ini menutup tahun penuh tekanan ekonomi global dan menunjukkan bagaimana kebijakan di tingkat daerah berperan langsung pada kestabilan harga bagi warga.

Pengendalian inflasi Tasikmalaya menjadi relevan karena harga pangan masih menjadi beban utama rumah tangga Indonesia. Kinerja tim daerah tersebut dinilai efektif menahan gejolak harga sambil menjaga ketersediaan komoditas pokok, terutama beras, cabai, telur, dan minyak goreng. Keberhasilan ini bukan sekadar prestasi administratif, tetapi bukti nyata bahwa kebijakan daerah yang konsisten mampu menahan dampak krisis global pada dapur keluarga.

Dalam pidato pembukaan PTBI 2025, Presiden Prabowo Subianto menyerukan kemandirian, kerja kolektif, dan ketenangan dalam merancang kebijakan. “Kita harus percaya pada kekuatan kita sendiri. Saling membantu, dan saatnya memberi solusi cepat kepada rakyat,” ujarnya. Presiden menekankan pentingnya sinergi fiskal dan moneter untuk menjaga pertumbuhan, stabilitas, serta daya tahan masyarakat. Arahan tersebut menjadi kerangka besar program pengendalian inflasi baik pusat maupun daerah.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan proyeksi optimistis. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 4,7–5,5 persen. Tren peningkatan diproyeksikan berlanjut pada 2026 dan 2027, masing-masing 4,9–5,7 persen dan 5,1–5,9 persen. Perry menegaskan bahwa inflasi akan tetap terjaga dalam sasaran 2,5±1 persen, ditopang kebijakan moneter yang konsisten dan program ketahanan pangan nasional. Stabilitas eksternal, sistem keuangan, serta digitalisasi ekonomi menjadi faktor pendukung.

Kerja Teknis di Lapangan

Pengendalian Inflasi Tasikmalaya tidak hanya digerakkan melalui rapat koordinasi. Di lapangan, pemerintah daerah mengaktifkan operasi pasar, memperpendek distribusi bahan pangan, dan menguatkan komoditas lokal melalui petani serta pelaku UMKM. Langkah-langkah tersebut menekan fluktuasi harga musiman dan mengurangi ketergantungan suplai dari kota besar Bandung dan wilayah Jawa Barat lainnya.

Data internal pemerintah daerah menunjukkan penurunan volatilitas harga beras medium, cabai merah, serta telur selama kuartal III dan IV 2025. Operasi pasar dilakukan secara berkala di kecamatan berpenduduk padat, sementara gudang logistik pangan ditambah satu unit di wilayah selatan Tasikmalaya untuk mempersingkat rantai distribusi. Pendekatan ini dilakukan tanpa pengetatan pasar yang berlebihan agar pedagang tidak tertekan. Dampaknya terasa: warga lebih mudah mengakses bahan pokok dengan harga stabil.

Baca juga: Kepala BNPB Kendalikan Penanganan Bencana Sumatera di Tengah Sorotan Publik

Penguatan ketersediaan pangan juga dijalankan melalui program hilirisasi padi dan jagung yang melibatkan koperasi desa. Pemkab Tasikmalaya berfokus pada peningkatan daya tahan lokal sehingga pasokan tidak bergantung pada musim panen daerah lain. Di saat beberapa wilayah Jawa Barat mengalami kenaikan harga, Tasikmalaya mampu menjaga tingkat inflasi di bawah rata-rata provinsi.

Tantangan Global dan Kebijakan Nasional

Bank Indonesia mengidentifikasi lima faktor risiko global: kebijakan tarif Amerika Serikat, perlambatan ekonomi dunia, tinggi dan mahalnya utang negara maju, risiko sistem keuangan, serta maraknya kripto swasta dan stablecoin. Kelima faktor tersebut menciptakan ketidakpastian pasar dan dapat memukul negara berpenghasilan menengah seperti Indonesia.

Dalam konteks tersebut, kemenangan Pengendalian Inflasi Tasikmalaya dipandang sebagai cermin ketahanan kebijakan daerah. Ketika harga pangan sensitif terhadap gangguan eksternal, sinergi pusat-daerah bekerja seperti sabuk pengaman. Pemerintah pusat mengatur kerangka besar makroekonomi, sedangkan pemerintah daerah mengawal implementasi di pasar rakyat.

Momentum yang dibawa oleh Tasikmalaya menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi tidak hanya bergantung pada instrumen suku bunga atau kebijakan fiskal nasional, melainkan juga kerja teknis di level daerah. Penghargaan ini menandai capaian yang konkret: warga merasakan harga yang lebih terkendali, pedagang tidak disulitkan aturan baru, dan pemerintah memegang data sebagai dasar keputusan.

Indonesia akan memasuki 2026 dengan optimisme terukur. Pertumbuhan diperkirakan membaik, inflasi terkendali, dan digitalisasi ekonomi bergerak cepat. Namun peran daerah akan terus diuji. Jika model Tasikmalaya diadaptasi kota-kabupaten lain, ketahanan ekonomi nasional dapat meningkat tanpa harus menunggu kebijakan pusat turun.

Prestasi Tasikmalaya menunjukkan stabilitas ekonomi bisa dimulai dari kebijakan daerah yang langsung menyentuh kebutuhan warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tugu Koperasi Tasikmalaya

    Tugu Koperasi Tasikmalaya Bersiap Menjadi Ikon Baru

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Selama bertahun-tahun, Tugu Koperasi Tasikmalaya lebih dikenal sebagai penanda sejarah perjalanan koperasi Indonesia. Banyak masyarakat melewati kawasan tersebut setiap hari, tetapi belum banyak yang mengetahui bahwa tempat itu menyimpan jejak penting lahirnya gerakan koperasi nasional setelah Indonesia merdeka. Kini, kawasan bersejarah itu memasuki babak baru. Pemerintah ingin menghidupkannya kembali, bukan hanya […]

  • Diky Candranegara

    Belum Genap Sehari Menjabat, Diky Candranegara Sudah Dikejar Jadwal Padat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hari pertama menjabat sebagai Pelaksana Harian atau Plh Wali Kota Tasikmalaya langsung menjadi ujian bagi Rd Diky Candranegara. Belum genap sehari menjalankan tugas, Diky sudah dihadapkan pada tumpukan agenda yang berlangsung bersamaan di Tasikmalaya dan Bandung. Situasi Diky Candranegara ini langsung menarik perhatian karena menggambarkan padatnya ritme birokrasi dan tekanan jadwal […]

  • Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melepas kontingen Persigar Garut menuju putaran nasional Liga 4 di Pasuruan

    Persigar Bawa Harapan Garut di Liga 4 Nasional, Ini Pesan Bupati

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Langit Garut masih menyisakan hawa dingin pagi ketika satu per satu pemain Persigar mulai berkumpul di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Senin (25/5/2026). Sebagian pemain tampak membawa tas ransel hitam dengan logo klub yang mulai sedikit pudar di bagian sudut. Ada pula yang sibuk merapikan jaket tim sambil bercanda kecil […]

  • Pesantren Ndolo Kusumo

    Pesantren Ndolo Kusumo Disetop Sementara, Publik Soroti Keamanan Santri

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan kekerasan seksual di pesantren kembali mengguncang dunia pendidikan keagamaan di Indonesia. Kali ini, sorotan tertuju pada Pesantren Ndolo Kusumo di Kediri, Jawa Timur, setelah Kementerian Agama mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara penerimaan santri baru. Keputusan tersebut langsung memicu perhatian publik karena dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak […]

  • Ilustrasi empat golongan dirindukan surga: pembaca Quran, penjaga lisan, dermawan, dan orang berpuasa Ramadan.

    Empat Golongan Manusia yang Dirindukan Surga

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Empat Golongan Dirindukan Surga menjadi kabar langit yang menggetarkan jiwa. Dalam hadis Nabi ﷺ, disebutkan bahwa surga merindukan empat tipe manusia: pecinta Al-Qur’an, penjaga lisan, orang dermawan, dan ahli puasa Ramadan. Ini bukan sekadar kabar gembira; ia adalah peta ruhani menuju taman keabadian. Maka, ketika dunia sibuk menghitung laba, langit justru menghitung […]

  • Wali Kota Tasikmalaya bersama serikat buruh dan Forkopimda saat dialog May Day 2026 membahas kesejahteraan pekerja.

    May Day Tasikmalaya Berubah Total, Buruh dan Pemkot Duduk Satu Meja

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — May Day Tasikmalaya tahun 2026 tampil berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada aksi turun ke jalan ataupun konvoi massa buruh. Sebaliknya, peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Tasikmalaya justru diwarnai dialog terbuka antara pemerintah, aparat keamanan, dan perwakilan serikat pekerja. Momentum May Day Tasikmalaya kali ini menghadirkan pendekatan yang lebih sejuk […]

expand_less