Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kepala BNPB Kendalikan Penanganan Bencana Sumatera di Tengah Sorotan Publik

Kepala BNPB Kendalikan Penanganan Bencana Sumatera di Tengah Sorotan Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 239
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Profil Kepala BNPB Suharyanto: rekam jejak militer, penanganan bencana Sumatera, dan kebijakan publik.


albadarpost.com, PELITA – Rumah-rumah hanyut, jalan tertutup lumpur, dan ribuan warga mengungsi. Di tengah situasi itu, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto terus muncul di lokasi bencana Sumatera. Pergerakannya menarik perhatian karena publik ingin mengetahui siapa pejabat yang mengambil keputusan operasi penanganan banjir dan longsor yang memukul daerah tersebut.

BNPB berada pada titik krusial: memulihkan kebutuhan dasar warga, memastikan pengungsi aman, dan memulihkan jalur logistik. Di lapangan, Suharyanto memimpin operasi penanganan sesuai amanat undang-undang, termasuk koordinasi lintas lembaga—pemerintah pusat, daerah, hingga unsur militer. Perannya penting karena menyangkut keselamatan warga dan legitimasi kebijakan negara menghadapi bencana.

“Setiap evakuasi harus cepat dan setiap wilayah yang terisolir harus dibuka,” menjadi kalimat yang berulang disampaikan Suharyanto dalam beberapa kunjungan lapangan. Kutipan tersebut mewakili substansi tugasnya: mengurangi korban dan mempercepat pemulihan.


Jejak Militer yang Membentuk Kepala BNPB

Karier panjang Suharyanto menandai bagaimana disiplin operasi militer diterjemahkan ke dalam penanganan sipil. Lahir di Cimahi, 8 September 1967, ia tumbuh dalam kultur militer. Sang ayah merupakan anggota TNI Angkatan Darat. Lingkungan asrama membentuk orientasi jangka panjangnya: masuk Akmil dan menjadi perwira.

Setelah masuk Akademi Militer Magelang pada 1985, ia lulus pada 1989 dan ditempatkan sebagai perwira infanteri di Kalimantan selama sembilan tahun. Pada masa tersebut, ia menjalani operasi di Timor Timur. Selepas itu, ia mengikuti pendidikan lanjutan perwira di Bandung pada 1999 dan ditugaskan ke Pussenif.

Kariernya bergerak cepat ketika ditempatkan di Jawa Timur sejak 2003. Ia memimpin beberapa satuan, seperti Danyonif 516/Caraka Yudha dan Danyonif 500/Raider. Ia juga menjabat Dandim 0832 Surabaya Selatan, lalu Dandim 0817 Gresik. Masuk ke level staf, ia ditarik ke Mabes TNI AD sebagai staf pengamanan.

Jejaknya meluas ke lingkaran pemerintahan pusat. Ia ditempatkan di Sekretariat Militer Presiden sebagai pejabat pembinaan personel, hingga naik menjadi kepala bagian penelitian dan pengamanan khusus. Di fase berikutnya, kariernya masuk domain intelijen melalui Badan Intelijen Negara (BIN) antara 2016—2018.

Posisi strategis lainnya datang saat ia menjabat Kasdam Jaya, kemudian Sekmil Kementerian Sekretariat Negara. Pada 2020—2021, pangkatnya naik menjadi Mayor Jenderal saat dipercaya memimpin Kodam V/Brawijaya. Selanjutnya, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Kepala BNPB pada 17 November 2021 sebelum bintang ketiganya terpasang.


Sorotan Publik pada Penanganan Bencana

Momentum bencana di Sumatera menjadi panggung kepemimpinan Kepala BNPB. Setiap operasi evakuasi dan distribusi logistik dilakukan melalui pendekatan komando gabungan. Pola ini tidak asing bagi Suharyanto mengingat latar belakang infanteri yang terbiasa dengan sistem rantai komando.

Baca juga: KAI Terapkan Pemberhentian Luar Biasa di Jatinegara saat Reuni 212

Konsekuensinya jelas. Keputusan yang diambil BNPB memiliki dampak langsung terhadap ribuan warga yang terdampak. Ketika jalur akses putus akibat longsor, BNPB harus menurunkan unit alat berat sesuai skala prioritas. Jika cuaca ekstrem memburuk, operasi udara—helikopter logistik—menjadi instrumen utama. Di sejumlah lokasi, kehadiran Suharyanto menjadi simbol bahwa negara hadir.

Namun penanganan bencana bukan semata operasi di lapangan. Publik berharap BNPB meningkatkan transparansi data, terutama akses bantuan untuk warga miskin yang tidak tercatat dalam sistem. Sorotan lainnya adalah tata kelola anggaran penanggulangan darurat dan koordinasi pemerintah daerah yang sering lambat.

Konteks inilah yang membuat profil sang pejabat penting. Rekam jejak militer Suharyanto menjadi kunci memahami gaya kepemimpinannya. Ia terbiasa bekerja dalam situasi tekanan tinggi, bergerak cepat, dan mengukur hasil bukan melalui narasi, tetapi melalui angka korban yang dapat diselamatkan.

Di tengah bencana yang membebani warga Sumatera, sosok Kepala BNPB memegang tanggung jawab besar. Penanganan bencana bukan sekadar operasi teknis, tetapi kebijakan publik tingkat nasional.

Penanganan bencana Sumatera menempatkan Kepala BNPB di garis depan. Keputusannya menentukan keselamatan warga dan efektivitas kebijakan publik. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • prediksi man city vs arsenal

    Final Dini! City vs Arsenal Bisa Ubah Arah Juara

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pertandingan prediksi man city vs arsenal langsung terasa seperti final. Duel antara Manchester City dan Arsenal ini bukan cuma soal tiga poin—ini soal arah gelar juara. Banyak yang menyebutnya sebagai final dini Liga Inggris, dan itu bukan berlebihan. Di atas kertas, Arsenal masih memimpin. Namun di lapangan, situasinya jauh lebih rumit. Momentum, tekanan, dan kondisi tim membuat […]

  • child grooming

    Ciri-Ciri Grooming pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ancaman eksploitasi terhadap anak masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat. Salah satu modus yang kerap terjadi secara tersembunyi adalah child grooming. Pola ini sering tidak disadari karena pelaku tidak langsung melakukan kekerasan, melainkan membangun kedekatan emosional secara bertahap. Kondisi tersebut membuat orang tua dan pengasuh perlu memahami ciri-ciri grooming agar […]

  • e-Audit PBJ

    Stranas PK Terapkan e-Audit PBJ untuk Perketat Pengawasan Pengadaan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    e-Audit PBJ di Katalog V.6 diluncurkan untuk memperkuat pengawasan digital dan mencegah korupsi pengadaan. albadarpost.com, LENSA – Peluncuran fitur e-Audit PBJ di Katalog Elektronik Versi 6 menjadi langkah baru pemerintah untuk menutup celah korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. Sistem ini dirilis oleh Stranas PK bersama LKPP dan BPKP pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025 […]

  • Kebakaran Pabrik Cobek

    Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Cobek Tamansari Dilalap Api

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran pabrik cobek kembali menjadi perhatian warga Kota Tasikmalaya setelah sebuah pabrik produksi cobek kayu di wilayah Sukahurip, Kecamatan Tamansari, terbakar pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Ironisnya, kobaran api diduga berawal dari sesuatu yang terlihat sepele: puntung rokok yang belum padam sempurna. Peristiwa kebakaran pabrik cobek tersebut terjadi di kawasan Ciwaas […]

  • delik-aduan

    Delik Aduan dalam KUHP Baru: Apa Artinya bagi Publik?

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KUHP baru menetapkan penghinaan lembaga negara sebagai delik aduan, membatasi pelaporan dan mencegah penyalahgunaan hukum. albadarpost.com, OPINI – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026 membawa satu istilah hukum yang sering terdengar, tetapi belum tentu dipahami publik: delik aduan. Istilah ini menjadi kunci dalam pengaturan kasus penghinaan terhadap lembaga negara yang belakangan banyak […]

  • Proyek PLUT Tasikmalaya dugaan korupsi pengadaan

    Kasus PLUT Tasikmalaya: Bukti Digital Terungkap, Kenapa Penegak Hukum Belum Bergerak?

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Indikasi korupsi PLUT Tasikmalaya kembali mencuat ke ruang publik setelah sejumlah bukti digital dalam proses pengadaan proyek revitalisasi PLUT terungkap secara terbuka. Dugaan penyimpangan tersebut tidak hanya mengarah pada praktik tender yang tidak sehat, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar mengenai sikap aparat penegak hukum yang hingga kini belum menunjukkan langkah konkret. […]

expand_less