Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kasus Penganiayaan Banjar Dipastikan Bukan Konflik Antar-Suku

Kasus Penganiayaan Banjar Dipastikan Bukan Konflik Antar-Suku

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penganiayaan Banjar yang terjadi di sebuah kafe di kawasan Dobo, Kota Banjar, dipastikan merupakan tindak pidana yang dilakukan oleh oknum dan bukan konflik antar-suku. Penegasan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang mempertemukan Pemerintah Kota Banjar, TNI, Polri, organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP), serta Paguyuban Suku Batak di Pendopo Wali Kota Banjar, Sabtu (25/7/2026).

Melalui pertemuan tersebut, seluruh pihak menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan daerah, meredam isu yang berpotensi memecah belah masyarakat, serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Wali Kota Banjar: Situasi Sudah Kondusif

Wali Kota Banjar, Ir H Sudarsono, menyampaikan bahwa kondisi Kota Banjar saat ini tetap aman dan terkendali. Menurutnya, komunikasi yang terjalin antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan berhasil menjaga situasi tetap kondusif setelah insiden tersebut.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu terpengaruh oleh narasi yang mengaitkan peristiwa itu dengan persoalan suku atau kelompok tertentu.

“Alhamdulillah, permasalahan sudah bisa kita selesaikan bersama. Di tengah masyarakat tidak ada konflik, ini murni perbuatan oknum. Saya jamin masalah ini sudah selesai di tingkat masyarakat,” ujar Sudarsono.

Selain memastikan situasi tetap aman, Wali Kota juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjar akan menanggung biaya pengobatan para korban yang hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada warganya.

Paguyuban Suku Batak Sampaikan Permohonan Maaf

Dalam forum tersebut, perwakilan pembina Paguyuban Suku Batak Kota Banjar, Lambok Siahaan, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Sunda, apabila tindakan para tersangka telah menimbulkan keresahan.

Ia menegaskan bahwa paguyuban tidak memberikan perlindungan kepada siapa pun yang terbukti melanggar hukum. Sebaliknya, organisasi tersebut mendukung penuh langkah aparat kepolisian dalam mengusut tuntas perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Lambok, komunikasi lintas organisasi akan terus diperkuat agar hubungan antarkelompok masyarakat tetap harmonis setelah kejadian tersebut.

“Saya pribadi tidak akan mentolerir dan membela oknum yang melakukan tindakan tersebut. Kami siap berkoordinasi dengan Pemuda Pancasila, organisasi lain, dan Pemerintah Kota Banjar untuk memulihkan keadaan,” katanya.

Pemuda Pancasila Dukung Penegakan Hukum

Perwakilan Pemuda Pancasila, Asep, menyampaikan bahwa organisasinya menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian.

Meski demikian, pihaknya berharap penyidik mengembangkan kasus secara menyeluruh sehingga setiap pihak yang terbukti terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum.

Menurutnya, penegakan hukum yang terbuka akan memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya berbagai spekulasi di tengah publik.

Kapolres Pastikan Penanganan Profesional

Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, memastikan bahwa penyelidikan berlangsung secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah.

Ia menjelaskan bahwa penyidik telah mengantongi sejumlah nama yang masih menjalani proses pendalaman. Setiap langkah penyidikan dilakukan berdasarkan fakta hukum tanpa membedakan latar belakang pihak yang terlibat.

“Kami menjamin Kota Banjar akan tetap aman. Proses hukum akan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan tidak pandang bulu berdasarkan fakta hukum yang didapat. Kami juga meminta bantuan rekan-rekan organisasi masyarakat untuk mengawal proses hukum ini sampai tuntas,” tegas Kapolres.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa aparat penegak hukum berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui proses penyidikan yang objektif dan akuntabel.

Warga Diajak Menjaga Persatuan

Pertemuan lintas unsur tersebut menghasilkan kesepahaman bahwa keamanan dan persatuan masyarakat harus menjadi prioritas bersama.

Seluruh elemen masyarakat diajak untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Pemerintah daerah, aparat keamanan, serta organisasi masyarakat juga sepakat memperkuat komunikasi agar situasi kondusif tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung seperti biasa.

Hingga saat ini, proses hukum terhadap para pihak yang diduga terlibat masih terus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ketika hukum berjalan secara adil dan masyarakat memilih persatuan daripada provokasi, sebuah peristiwa tidak lagi menjadi pemicu perpecahan, melainkan pelajaran berharga untuk menjaga Banjar tetap damai, aman, dan saling menghormati. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang Jabar

    BMKG Ingatkan 18 Daerah Jabar, Angin Kencang Mengintai

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Banyak orang menganggap langit cerah sebagai tanda cuaca aman. Padahal, anggapan itu tidak selalu benar. Angin Kencang Jabar berpotensi terjadi di 18 kabupaten dan kota pada Rabu, 29 Juli 2026, meski sebagian wilayah diperkirakan hanya berawan atau bahkan cerah. Karena itu, masyarakat diminta tidak lengah dan tetap memantau perkembangan cuaca. Peringatan […]

  • Anggaran BKPSDM Pangandaran

    Anggaran BKPSDM Pangandaran Rp5,36 Miliar, Ini Realisasinya

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Anggaran BKPSDM Pangandaran tahun 2026 tercatat mencapai Rp5.369.263.945,60. Berdasarkan informasi realisasi keuangan yang dipublikasikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran, hingga Juni 2026 baru Rp2.127.979.042 yang terealisasi, sedangkan Rp3.241.284.903,60 masih tercatat sebagai sisa anggaran. Jika dihitung terhadap total pagu, realisasi anggaran BKPSDM Pangandaran tersebut berada di kisaran […]

  • Persib vs Tampines

    Persib Belum Kebobolan, Kini Tampines Jadi Ujian Berikutnya

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib vs Tampines menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan pada lanjutan Piala Presiden 2026. Berbekal dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan, Maung Bandung datang dengan kepercayaan diri tinggi saat menghadapi wakil Singapura, Tampines Rovers, pada Jumat, 31 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Statistik tersebut membuat duel ini menarik karena menjadi ujian berikutnya […]

  • Ekosistem Halal Ciamis

    DPR RI & BPJPH Turun Tangan, Ekosistem Halal Ciamis “Digaskeun”

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ekosistem halal Ciamis kini bergerak cepat. Penguatan ekosistem halal di Ciamis bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang mulai dijalankan dari hulu hingga hilir. Di tengah dorongan sertifikasi halal, UMKM dihadapkan pada satu kenyataan: peluang besar terbuka, tetapi risiko tertinggal juga semakin nyata. Senin, 27 April 2026, ruang BKPSDM Kabupaten […]

  • ilustrasi kota Madinah pada masa awal Islam dengan Masjid Nabawi sebagai pusat kehidupan umat

    Kisah Madinah: Dari Kota Penuh Konflik Menjadi Pusat Peradaban Islam

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Malam itu menjadi salah satu momen paling menentukan dalam sejarah Islam. Nabi Muhammad SAW meninggalkan Makkah secara diam-diam. Perjalanan yang tampak sederhana itu ternyata mengubah arah peradaban dunia. Dari peristiwa hijrah itulah sejarah kota Madinah mulai berubah. Kota yang sebelumnya dikenal sebagai Yatsrib perlahan berkembang menjadi pusat peradaban Islam. Perjalanan ini […]

  • kejahatan terhadap anak

    Polres Tasikmalaya Ungkap Empat Kejahatan terhadap Anak dalam Sebulan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya ungkap empat kejahatan terhadap anak dalam sebulan dan menahan sejumlah pelaku. albadarpost.com, HUMANIORA – Empat kejahatan terhadap anak terjadi di Tasikmalaya dalam rentang November hingga awal Desember, menandai lonjakan kasus yang langsung menjadi perhatian aparat. Polres Tasikmalaya Kota menyebut rangkaian kejadian ini sebagai alarm serius bagi semua pihak, mengingat pelaku sebagian besar merupakan […]

expand_less