Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Saat Sukses Datang, Mengapa Banyak Orang Lupa Allah?

Saat Sukses Datang, Mengapa Banyak Orang Lupa Allah?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Telepon terus berdering. Jabatan baru akhirnya diraih. Usaha berkembang pesat. Rekening perlahan bertambah. Namun, ada satu hal yang diam-diam ikut berubah. Sajadah mulai lebih sering terlipat, zikir tidak lagi sepanjang dulu, dan doa yang dahulu mengalir setiap malam kini hanya sesekali terucap. Fenomena inilah yang disentil dalam tafsir Surah An-Nashr. Surah yang identik dengan kemenangan itu justru mengingatkan bahwa keberhasilan dapat menjadi ujian paling berat bagi seorang hamba.

Ironisnya, banyak orang mengira ujian hanya hadir saat hidup terasa sempit. Padahal, Al-Qur’an menunjukkan sisi lain yang sering luput dari perhatian. Kesulitan memang menguji kesabaran, tetapi keberhasilan menguji kerendahan hati.

Surah An-Nashr turun setelah Allah memberikan kemenangan besar kepada Rasulullah ﷺ melalui Fathu Makkah. Kota yang dahulu menolak dakwah Islam akhirnya terbuka. Manusia masuk ke dalam agama Allah secara berbondong-bondong. Secara logika manusia, inilah saat yang tepat untuk berpesta atau menikmati kejayaan. Akan tetapi, justru pada momen itu Allah menurunkan perintah yang mengejutkan.

Allah SWT berfirman:

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan engkau melihat manusia masuk agama Allah secara berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima tobat.” (QS. An-Nashr: 1–3)

Perintahnya bukan merayakan kemenangan. Bukan pula membanggakan pencapaian. Allah justru memerintahkan tasbih dan istigfar.

Saat Dunia Bertepuk Tangan, Hati Justru Harus Waspada

Perhatikan kehidupan di sekitar kita.

Ada orang yang dahulu tidak pernah meninggalkan salat tahajud ketika sedang merintis usaha. Setelah usahanya berkembang, rapat pagi mulai menggantikan waktu munajat. Ada pula yang dahulu rajin bersedekah ketika penghasilannya kecil. Kini, setelah hartanya bertambah, alasan kesibukan lebih sering muncul daripada rasa syukur.

Tidak semua kisah seperti itu berakhir sama. Namun, gambaran tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan dapat mengubah arah hati tanpa disadari.

Di era media sosial, tantangan itu bahkan semakin besar. Setiap pencapaian bisa diunggah dalam hitungan detik. Foto kantor baru, kendaraan baru, penghargaan, hingga angka pengikut media sosial sering menjadi ukuran keberhasilan. Perlahan, validasi manusia terasa lebih penting daripada penilaian Allah.

Di sinilah tafsir Surah An-Nashr berbicara dengan sangat relevan. Kemenangan bukan alasan untuk meninggikan diri, melainkan momentum memperbanyak syukur dan memperdalam kerendahan hati.

Mengapa Istigfar Justru Datang Setelah Sukses?

Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang membaca Surah An-Nashr.

Bukankah istigfar lebih pantas dilakukan setelah berbuat dosa?

Para ulama menjelaskan bahwa istigfar dalam ayat ini bukan hanya permohonan ampun atas kesalahan. Istigfar juga menjadi benteng agar hati tidak dikuasai rasa bangga terhadap diri sendiri.

Rasulullah ﷺ memberikan teladan yang sangat indah. Ketika memasuki Kota Makkah sebagai pemenang, beliau tidak datang dengan kepala terangkat penuh kebanggaan. Dalam berbagai riwayat, beliau justru menundukkan kepala sebagai bentuk tawaduk kepada Allah.

Sikap itu menjadi pelajaran bahwa kemenangan sejati bukan ketika seseorang berhasil mengalahkan lawan, melainkan ketika ia mampu mengalahkan kesombongan di dalam dirinya.

Rasulullah ﷺ juga memperbanyak membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih setelah turunnya Surah An-Nashr.

Flexing Boleh Jadi Tren, Tetapi Al-Qur’an Mengajarkan Tawaduk

Budaya modern sering mengajarkan satu pesan sederhana: tunjukkan keberhasilanmu agar dunia mengakuinya.

Sebaliknya, Al-Qur’an mengajarkan agar setiap nikmat mengantarkan manusia semakin dekat kepada Allah.

Allah SWT berfirman:

وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ

Artinya:

“Apa pun nikmat yang ada pada kalian, semuanya berasal dari Allah.” (QS. An-Nahl: 53)

Sementara itu, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

Artinya:

“Sesungguhnya setiap amal bergantung pada niatnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dua dalil tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan bukan alasan untuk mencari tepuk tangan manusia. Sebaliknya, setiap nikmat harus menguatkan rasa syukur dan memperbaiki niat.

Surah An-Nashr Ternyata Bukan Sekadar Kisah Kemenangan

Banyak orang membaca Surah An-Nashr ketika berharap pertolongan Allah datang. Harapan itu tentu baik. Namun, pesan surah ini jauh lebih luas.

Surah An-Nashr mengajarkan bagaimana menjaga hati setelah doa dikabulkan.

Ketika usaha berkembang, jangan kurangi sujud.

Ketika jabatan meningkat, jangan kurangi istigfar.

Dan ketika nama mulai dikenal banyak orang, jangan biarkan pujian membuat hati lupa kepada Sang Pemberi Nikmat.

Karena sesungguhnya, kemenangan bukan garis akhir. Kemenangan adalah awal dari ujian yang lebih sunyi, yaitu ujian terhadap hati.

Tidak semua orang gagal karena kemiskinan. Sebagian justru tersesat setelah meraih keberhasilan. Itulah sebabnya Surah An-Nashr tidak mengajarkan cara merayakan kemenangan, melainkan cara tetap bersujud ketika seluruh impian sudah berada dalam genggaman. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hery Susanto

    Dari Aktivis ke Pejabat Tinggi, Hery Susanto Kini Diuji Isu Nikel

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nama Hery Susanto mendadak ramai diperbincangkan. Ketua Ombudsman RI yang baru seminggu dilantik itu kini masuk dalam pusaran isu nikel yang tengah jadi perhatian nasional. Publik langsung bereaksi, mempertanyakan posisi dan perannya, sekaligus menelusuri kembali rekam jejaknya. Di tengah derasnya sorotan, satu hal menjadi jelas: sosok Hery Susanto bukan figur baru […]

  • aktivitas akhir pekan

    Hari Minggu di Rumah? 7 Aktivitas Ini Bikin Weekend Bermakna

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, LIFESTYLE — Aktivitas akhir pekan tidak selalu harus dilakukan di luar rumah. Bahkan, setelah menjalani rutinitas yang padat, menghabiskan hari Minggu di rumah bisa menjadi pilihan yang lebih menyenangkan untuk memulihkan energi. Mulai dari sarapan santai, merapikan ruangan, memasak, hingga menyiapkan kebutuhan Senin, berbagai kegiatan akhir pekan di rumah dapat membuat waktu luang terasa […]

  • FIFA ASEAN Cup 2026

    FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Tuan Rumah Divisi 1

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026 dalam kalender FIFA International Match Calendar. Berdasarkan infografik yang dipublikasikan akun Skor Indonesia, turnamen sepak bola kawasan Asia Tenggara ini akan memakai format baru dengan dua divisi, yakni Premier Division (Divisi 1) dan Challenge Division (Divisi 2). Informasi […]

  • Sapi Kurban Tasikmalaya

    Warga Panik! Sapi Kurban 720 Kg Tercebur Saat Lewati Gang Sempit

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa sapi kurban Tasikmalaya mendadak menyita perhatian warga Kampung Lengo, Jalan Bantar Sari 03/07, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Selasa sore (26/5/2026). Seekor sapi jenis Limousin berbobot sekitar 720 kilogram tercebur ke kolam saat hendak dibawa menuju lokasi penyembelihan. Insiden itu langsung memicu kepanikan. Selain karena ukuran sapi yang sangat […]

  • Pencari Kerja Tasikmalaya

    Pencari Kerja Tasikmalaya 2025 Naik, Separuh Berhasil Ditempatkan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pencari Kerja Tasikmalaya pada 2025 kembali menjadi sorotan setelah pemerintah daerah merilis data terbaru mengenai ketenagakerjaan Kota Tasikmalaya. Data tersebut memperlihatkan jumlah pencari kerja meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, di sisi lain, sekitar separuh dari total pencari kerja berhasil memperoleh penempatan kerja, sementara mayoritas pencari kerja masih berasal dari lulusan SMA dan […]

  • Santri mempelajari kitab kuning di pesantren dengan metode tradisional yang mendalam

    Kitab Kuning Santri: Rahasia Ilmu yang Bertahan Ratusan Tahun

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kitab kuning santri menjadi bagian penting dalam dunia pesantren. Melalui kitab kuning pesantren, para santri mempelajari kitab klasik Islam yang berisi ilmu fikih, akidah, hingga akhlak. Selain itu, buku santri ini tidak hanya menjadi sumber ilmu, tetapi juga menjadi tradisi intelektual yang terus hidup hingga sekarang. Oleh karena itu, memahami kitab kuning […]

expand_less