Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polres Garut Klaim Selamatkan 1.134 Jiwa dari Narkoba

Polres Garut Klaim Selamatkan 1.134 Jiwa dari Narkoba

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHNarkoba Garut kembali menjadi perhatian publik setelah Polres Garut mengungkap belasan kasus peredaran narkotika, psikotropika, dan obat-obatan tertentu (OOT) sepanjang Juni hingga Juli 2026. Dalam operasi selama dua bulan itu, polisi menangkap 20 tersangka, menyita ratusan paket barang bukti, serta mengklaim upaya tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 1.134 jiwa masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., M.M., di Mapolres Garut, Senin (20/7/2026). Selain memaparkan hasil operasi, jajaran kepolisian menegaskan bahwa pemberantasan peredaran gelap narkotika akan terus menjadi prioritas guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

13 Kasus Terungkap, Penyelesaian Perkara Juga Meningkat

Selama periode Juni hingga Juli 2026, Satres Narkoba Polres Garut berhasil mengungkap 13 kasus (Crime Total). Rinciannya meliputi sembilan perkara tindak pidana narkotika, satu perkara psikotropika, serta tiga perkara pelanggaran di bidang kesehatan yang berkaitan dengan obat-obatan tertentu.

Di sisi lain, kinerja penyidik juga terlihat dari penyelesaian 14 perkara (Crime Clearance). Jumlah tersebut terdiri atas tujuh perkara narkotika, satu perkara psikotropika, dan enam perkara tindak pidana di bidang kesehatan.

Artinya, aparat tidak hanya fokus membongkar kasus baru, tetapi juga mempercepat proses hukum terhadap perkara yang telah ditangani agar penegakan hukum berjalan lebih efektif.

20 Tersangka Berasal dari Beragam Profesi

Operasi Narkoba Garut kali ini turut mengungkap bahwa peredaran narkotika tidak mengenal latar belakang pekerjaan. Polisi mengamankan 20 tersangka, seluruhnya laki-laki, yang diduga berperan sebagai pengedar maupun kurir.

Mereka berasal dari berbagai profesi, mulai dari buruh, wiraswasta, pedagang, pelajar atau mahasiswa, hingga pengangguran.

Keberagaman latar belakang tersebut menunjukkan bahwa ancaman narkotika dapat menyasar siapa saja. Karena itu, upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, lingkungan, dan masyarakat.

378 Paket Barang Bukti Diamankan Polisi

Selain menangkap para tersangka, Satres Narkoba Polres Garut juga menyita 378 paket barang bukti dari berbagai lokasi.

Barang bukti yang diamankan meliputi:

  • 106 paket sabu dengan berat total 78,1 gram.
  • 113 paket tembakau sintetis seberat 639,43 gram.
  • 20 paket psikotropika berisi 60 butir atau tablet.
  • 139 paket obat-obatan tertentu sebanyak 844 butir atau tablet.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan para tersangka diduga menjalankan berbagai peran, mulai dari menyimpan, memiliki, mengedarkan, hingga memperjualbelikan narkotika. Sementara itu, dalam perkara di bidang kesehatan, sebagian tersangka diduga menjual dan mengedarkan obat-obatan tertentu tanpa izin maupun resep dokter.

Narkoba Garut

Barang bukti tembakau sintetis. (Foto: Polres Garut).

Polres Garut: Penindakan Akan Terus Berlanjut

Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Polres Garut dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Garut.

“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras Polres Garut dalam menindak peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Garut. Kami akan terus melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba tanpa pandang bulu. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ujar Kompol Deny Rahmanto.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba AKP Usep Sudirman, S.H. menyampaikan bahwa berdasarkan estimasi kepolisian, hasil pengungkapan tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 1.134 jiwa masyarakat Kabupaten Garut dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan tertentu.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Peran aktif masyarakat sangat penting dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungannya. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan Kabupaten Garut yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” katanya.

Peran Masyarakat Dinilai Semakin Penting

Kabupaten Garut memiliki wilayah yang luas dengan aktivitas masyarakat yang terus berkembang. Kondisi tersebut membuat pengawasan terhadap peredaran narkotika membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Karena itu, kepolisian menilai laporan dari masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba. Informasi yang cepat dan akurat dapat membantu aparat melakukan tindakan sebelum barang haram tersebut menyasar lebih banyak korban.

Saat ini seluruh tersangka telah menjalani proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Di sisi lain, Polres Garut memastikan pengembangan perkara masih berlangsung untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang berkaitan dengan para tersangka. Selain memperkuat penegakan hukum, kepolisian juga akan meningkatkan edukasi dan langkah pencegahan agar ruang gerak pelaku semakin terbatas.

Ratusan paket narkoba yang berhasil diamankan bukan sekadar barang bukti. Di balik operasi itu, ada harapan agar semakin banyak generasi muda Garut tumbuh tanpa bayang-bayang narkotika. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pendidikan karakter

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pendidikan Karakter lewat Kampung Pramuka

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kampung Pramuka Cikareo diperkuat sebagai basis pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda Tasikmalaya. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peresmian Kampung Pramuka Cikareo di Kecamatan Cibalong bukan sekadar agenda seremonial kepramukaan. Langkah ini menandai upaya Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperluas investasi sosial berbasis pendidikan karakter di tingkat desa—sebuah pendekatan yang semakin relevan di tengah tantangan degradasi nilai sosial […]

  • dugaan keracunan MBG Sukabumi

    134 Santri Sukabumi Diduga Keracunan, Sampel Makanan Diperiksa

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dugaan keracunan MBG Sukabumi menjadi perhatian setelah 134 santri dan pengajar Pondok Pesantren Alam Baiti Jannati, Kota Sukabumi, mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan sejak Jumat (15/8/2026). Namun, keracunan MBG Sukabumi belum dapat disebut sebagai fakta yang telah terbukti karena Dinas Kesehatan masih menelusuri penyebabnya. Sementara itu, perkembangan terbaru menunjukkan kondisi […]

  • korupsi bantuan sosial

    Dari RT ke Penjara, Pelajaran Mahal Tata Kelola Bantuan Sosial

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus hukum yang berujung pada vonis lima tahun penjara terhadap seorang Ketua RT di Kelurahan Rufei, Kota Sorong, membuka kembali pertanyaan lama tentang tata kelola bantuan sosial di tingkat paling dasar. Putusan Mahkamah Agung ini bukan sekadar perkara pidana individu, melainkan cermin dari rapuhnya sistem pengawasan bantuan publik yang langsung bersentuhan dengan […]

  • Arti simbol NU memuat nilai sejarah, spiritual, dan budaya yang membentuk identitas umat Islam Indonesia hingga kini.

    Membaca Arti Simbol NU dalam Sejarah Umat Islam Indonesia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 271
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Lambang Nahdlatul Ulama bukan sekadar gambar organisasi. Di balik bintang sembilan, tali melingkar, dan bola dunia, tersimpan arti simbol NU yang merekam sejarah panjang, nilai spiritual, serta identitas sosial umat Islam Indonesia. Simbol ini lahir bukan dari ruang kosong, melainkan dari pergulatan pemikiran ulama yang ingin menjaga tradisi, iman, dan kebangsaan dalam […]

  • Bimwin Wajib

    Calon Pengantin Wajib Bimwin, Ini Penjelasan Lengkap Kemenag

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bimwin wajib kini menjadi bagian dari persiapan bagi calon pengantin setelah Kementerian Agama menerapkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan. Melalui kebijakan tersebut, Bimbingan Perkawinan (Bimwin) hadir bukan sekadar sebagai persyaratan menjelang akad nikah, melainkan sebagai bekal untuk membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkualitas. Program ini bertujuan […]

  • Mayat Sungai Citanduy Gegerkan Ciamis, Polisi Telusuri Hubungan dengan Motor Misterius

    Mayat Sungai Citanduy Gegerkan Ciamis, Polisi Telusuri Hubungan dengan Motor Misterius

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Warga Ciamis digegerkan mayat Sungai Citanduy. Polisi selidiki hubungannya dengan motor misterius di Jembatan Karangresik. albadarpost.com, LENSA. Misteri penemuan mayat Sungai Citanduy membuat warga Ciamis heboh. Penemuan yang terjadi pada Sabtu (27/9/2025) sore ini diduga berkaitan dengan temuan sepeda motor tanpa pemilik di Jembatan Karangresik beberapa hari sebelumnya. Warga Temukan Jasad di Sungai Ketegangan menyelimuti […]

expand_less