Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 265
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Geger! Dana MBG Raib Rp 1 miliar akibat phishing di Batujajar. Ribuan siswa SD/SMA kehilangan makan gratis, 53 pekerja dapur dirumahkan.

Penipuan Digital Lumpuhkan Program Makan Bergizi Gratis di KBB

albadarpost.com, LENSA – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang merupakan motor penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendadak berhenti total. Program yang baru berjalan kurang dari dua minggu ini terpaksa lumpuh lantaran modal operasional lembaga senilai Rp 1 miliar lenyap tak bersisa. Sumber masalahnya mengerikan: dana tersebut diduga kuat menjadi korban kejahatan siber, spesifiknya penipuan digital atau phishing, yang menjerat kepala SPPG saat mengakses layanan aplikasi perbankan milik bank BUMN.

Kabar mengenai Dana MBG Raib ini sontak menciptakan kepanikan. Dapur yang biasanya riuh menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi bagi siswa SD hingga SMA di wilayah Batujajar kini sunyi senyap. Dampak langsungnya sangat terasa: sebanyak 53 pekerja dapur, yang mayoritas adalah ibu rumah tangga setempat, terpaksa dirumahkan sementara, dan yang paling kritis, ribuan siswa penerima manfaat kini kehilangan jatah makanan harian yang sangat mereka andalkan.

Pemilik SPPG Pangauban, Hendrik Irawan, mengonfirmasi insiden memilukan tersebut. “Benar kejadiannya seperti itu. Jadi kami tidak bisa beroperasi karena dana yang ada terkuras oleh penipu. Jelas ini kelalaian dari Kepala SPPG,” ujar Hendrik saat dihubungi pada Senin (3/11/2025). Pengakuan Hendrik ini menggarisbawahi adanya unsur kelalaian internal yang membuka jalan bagi pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksinya.

Insiden peretasan dana ini bermula pada Kamis (31/10/2025). Kepala SPPG Pangauban yang berinisial MC menerima notifikasi dari aplikasi perbankan yang isinya mendesak untuk segera melakukan pergantian kata sandi (password). Tanpa menaruh curiga yang cukup, MC merespons pesan tersebut. Ia kemudian menghubungi layanan obrolan online yang ia yakini merupakan situs resmi dari bank bersangkutan.

Dalam percakapan yang terjadi, seseorang yang mengaku sebagai petugas bank mengirimkan tautan penggantian kata sandi dan, lebih jauh, meminta sejumlah data penting terkait rekening lembaga. Fatalnya, MC mengikuti semua instruksi yang diberikan oleh penelepon misterius tersebut tanpa melakukan verifikasi mendalam atau menempuh jalur resmi yang dijamin keamanannya. Tidak butuh waktu lama setelah data rekening diberikan, rekening SPPG tersebut langsung terkuras habis.

Kronologi Hilangnya Rp 1 Miliar dan Peringatan yang Diabaikan

Setelah serangkaian transaksi mencurigakan terjadi, nomor kontak pihak yang mengaku petugas bank tersebut langsung tidak dapat dihubungi lagi. Ketika MC melakukan pemeriksaan saldo, barulah terlihat kerusakan yang ditimbulkan: dana operasional senilai Rp 1 miliar yang seharusnya menjadi urat nadi Program MBG telah lenyap, hanya menyisakan sekitar Rp 12 juta di dalam rekening.

Nominal Rp 1 miliar ini adalah modal utama yang sangat vital. Dana tersebut baru saja dialokasikan untuk membiayai operasional program Makan Bergizi Gratis yang baru berjalan intensif selama kurang lebih 10 hari. “Harusnya hari ini kami belanja bahan makanan, tapi karena Dana MBG Raib habis terkuras, kami tidak bisa melanjutkan kegiatan,” keluh Hendrik, menjelaskan bahwa rencana belanja bahan baku untuk hari itu terpaksa dibatalkan.

Ironisnya, musibah ini terjadi setelah adanya peringatan dini yang sudah disampaikan. Menurut pengakuan Hendrik, sejumlah pegawai SPPG Pangauban sudah mengingatkan Kepala SPPG MC agar selalu berhati-hati terhadap segala bentuk telepon atau pesan yang mencurigakan, apalagi jika pesan tersebut meminta data rahasia perbankan. Sayangnya, peringatan tersebut tidak diindahkan. Kelalaian ini berujung pada kerugian masif yang berimbas pada terhentinya seluruh kegiatan dapur dan terputusnya pasokan makanan bergizi bagi ribuan siswa penerima manfaat.

Baca juga: Pemutihan BPJS Kesehatan Dimulai Akhir 2025, Simak Syarat dan Verifikasinya

Sebelum insiden phishing ini merusak segalanya, dapur SPPG Pangauban telah menunjukkan kinerja yang impresif. Selama sepuluh hari beroperasi, mereka telah berhasil menyalurkan sekitar 3.500 porsi makanan bergizi gratis setiap hari. Penerima manfaat program ini meliputi siswa di delapan sekolah berbeda di Batujajar, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SDN Cibodas) hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Kespam). Program ini merupakan bagian integral dari inisiatif pemerintah pusat dan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah.

Nasib 53 Pekerja dan Harapan Pemulihan

Dampak sosial dari hilangnya Dana MBG Raib ini tidak kalah parah. Akibat lumpuhnya operasional, sebanyak 53 pekerja dapur MBG terpaksa dirumahkan. Kebanyakan dari mereka adalah ibu rumah tangga dari Desa Pangauban yang menggantungkan pendapatan harian dari program ini.

“Pegawai yang biasanya semangat bekerja setiap hari kini tidak bisa kerja karena musibah ini. Buat penerima manfaat juga, kami mohon maaf. Saya pribadi merasa sedih,” kata Hendrik, menggambarkan suasana muram yang kini menyelimuti SPPG.

Meli (39), salah satu pekerja dapur sekaligus Ketua RW 08 Desa Pangauban, menjadi representasi dari para pekerja yang kini kehilangan sumber penghasilan harian. Deru wajan besar dan aroma masakan bergizi kini hilang dari dapur itu. “Alhamdulillah, program MBG ini sangat membantu ibu-ibu di sini. Sekarang kami kehilangan penghasilan. Saya biasa dapat Rp 130 ribu per hari, dibayar mingguan,” ungkap Meli dengan nada sedih, pada Selasa (4/11/2025).

Menurut Meli, pihak pimpinan telah meminta para pekerja untuk bersabar karena operasional dapur dihentikan sementara, kemungkinan hingga tiga bulan, demi proses pemulihan keuangan. “Mudah-mudahan cepat selesai karena kegiatan ini membantu ekonomi warga,” tambahnya. Kehilangan pendapatan harian ini tentu saja memberikan tekanan ekonomi yang signifikan bagi rumah tangga mereka.

Menyikapi Dana MBG Raib dan kondisi ini, Pemilik SPPG, Hendrik Irawan, telah mengambil langkah hukum. Ia telah melaporkan insiden ini ke Badan Gizi Nasional (BGN) dan diarahkan untuk menindaklanjutinya ke Bareskrim Polri. “Sudah lapor juga ke BGN dan hari ini saya masih di Bareskrim Polri. Mudah-mudahan bisa segera ada solusi buat permasalahan ini,” ujar Hendrik. Saat ini, pihak kepolisian sedang aktif menelusuri jejak digital dari transaksi mencurigakan tersebut serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam skema penipuan digital tersebut.

Hendrik berharap penuh agar kejadian ini menjadi pelajaran yang berharga bagi seluruh satuan pemenuhan gizi di Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam mengakses sistem keuangan daring. “Kami hanya ingin dana kembali agar bisa segera beroperasi lagi. Banyak anak-anak yang menunggu jatah makan dari dapur ini,” pungkas Hendrik, menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah mengembalikan program untuk melayani masyarakat.

Sementara itu, warga Batujajar dan para orang tua siswa tetap berharap besar agar Program Makan Bergizi Gratis ini dapat segera pulih. Harapannya, dapur bisa kembali hidup, 53 pekerja bisa kembali bekerja, dan ribuan anak sekolah tidak kehilangan hak fundamental mereka atas makanan bergizi yang sangat penting bagi tumbuh kembang dan pendidikan mereka.

Dana MBG Raib Rp 1 M akibat phishing memicu krisis gizi ribuan siswa di Batujajar. Kasus dilaporkan ke Bareskrim. Program mendesak dipulihkan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom.,

    Dari Advokat hingga Wartawan, FERADI WPI Bangun Kolaborasi untuk Keadilan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses bantuan hukum, Organisasi Advokat Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia Indonesia (FERADI WPI) memperkenalkan semangat kolaborasi lintas profesi yang melibatkan advokat, paralegal, wartawan, mediator, hingga pegiat sosial. Gerakan tersebut diperkenalkan dalam Silaturahmi Nasional FERADI WPI di Semarang, Selasa (2/6/2026), yang menekankan pentingnya budaya hukum berbasis […]

  • Panduan hukum keluarga

    Istri Gugat Cerai, Ini Batasan dan Tujuannya Dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Islam memberi hak istri menggugat cerai dengan alasan sah. Perceraian menjadi solusi terakhir demi keadilan keluarga. albadarpost.com, HUMANIORA – Perceraian sering dipandang sebagai kegagalan dalam rumah tangga. Namun dalam Islam, perceraian memiliki posisi sebagai jalan terakhir ketika tujuan pernikahan tidak lagi tercapai. Islam tidak hanya memberi hak talak kepada suami, tetapi juga memberi hak yang […]

  • Husnuzan kepada Allah

    Husnuzan kepada Allah, Mengapa Sulit Saat Hidup Terasa Berat?

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Husnuzan kepada Allah atau baik sangka kepada Allah merupakan salah satu fondasi keimanan yang sering dibicarakan para ulama. Di tengah tekanan hidup, ketidakpastian ekonomi, dan derasnya arus informasi, ajaran tentang berprasangka baik kepada Allah justru terasa semakin relevan. Pesan tersebut tidak hanya dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW, tetapi juga […]

  • Bendahara Center Maula Indonesia (CMI) Rahmat Sidik

    LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Jadi Sorotan, Naik Rp2,5 Miliar dalam Setahun

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Laporan LHKPN Aef Saefuloh mendadak menjadi perbincangan publik di Kabupaten Ciamis. Data kekayaan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis itu menunjukkan lonjakan aset yang cukup besar hanya dalam rentang satu tahun pelaporan. Kenaikan harta pejabat daerah sebenarnya bukan hal terlarang. Namun ketika nilainya melonjak drastis dalam waktu relatif singkat, masyarakat […]

  • Ilustrasi palu hakim dan dokumen perbankan terkait Yurisprudensi MA 2899 K/Pdt/1994 tentang penghentian bunga kredit macet.

    MA Tegaskan Bunga Berhenti Saat Kredit Macet

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 294
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Yurisprudensi MA 2899 K/Pdt/1994 menjadi tonggak penting dalam sengketa kredit macet di Indonesia. Putusan Mahkamah Agung ini menegaskan bahwa ketika bank menyatakan kredit berstatus macet atau non-performing loan, maka utang tersebut masuk kondisi status quo. Artinya, bunga dan denda tidak boleh lagi ditambahkan sejak tanggal pernyataan macet. Putusan yang diketok pada 15 […]

  • Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

    Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat. Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek […]

expand_less