Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polisi Kadungora Bergerak Usai Warga Lapor soal Pria di Mixue

Polisi Kadungora Bergerak Usai Warga Lapor soal Pria di Mixue

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Laporan warga terkait keberadaan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa di depan Toko Mixue, Jalan Raya Garut–Kadungora, langsung mendapat respons Polisi Kadungora, Kamis (27/8/2026).

Personel Polsek Kadungora mendatangi lokasi setelah menerima pengaduan masyarakat melalui Taros Kapolres. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan pendekatan secara humanis terhadap pria tersebut untuk menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.

Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Raya Garut–Kadungora, Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.

Informasi mengenai penanganan tersebut dilansir dari akun Humas Polres Garut.

Laporan Warga Langsung Mendapat Respons Polisi

Respons Polsek Kadungora Garut bermula dari informasi masyarakat mengenai seorang pria yang berada di depan pintu Toko Mixue.

Setelah menerima laporan melalui Taros Kapolres, personel Siaga Mako Polsek Kadungora langsung menuju lokasi. Petugas yang datang terdiri atas Aiptu Eyi Susandi, Aipda Kuswanto, dan Aipda Asep Sulaeman.

Sesampainya di lokasi, petugas menemukan pria tersebut sebagaimana informasi yang diterima sebelumnya.

Kepolisian kemudian melakukan pendekatan secara humanis. Langkah itu menjadi bagian penting dalam penanganan karena situasi yang melibatkan seseorang dalam kondisi rentan membutuhkan cara yang tepat dan terukur.

Petugas selanjutnya mengamankan yang bersangkutan untuk mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus menjaga situasi di sekitar lokasi.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa laporan masyarakat dapat menjadi informasi awal bagi kepolisian untuk melakukan pengecekan secara langsung.

Polisi Kadungora Pilih Pendekatan Humanis

Kapolsek Kadungora Kompol Alit Kadarusman, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa tindakan personelnya merupakan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat.

“Setelah menerima informasi, anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Setelah dipastikan keberadaannya, yang bersangkutan kemudian diamankan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan instansi terkait,” ujar Kompol Alit, sebagaimana dikutip dari informasi Humas Polres Garut.

Dengan demikian, penanganan tidak berhenti pada tindakan petugas di lokasi. Polsek Kadungora juga menyiapkan koordinasi dengan instansi yang memiliki kewenangan dalam penanganan persoalan sosial.

Polsek Kadungora akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kecamatan Kadungora dan Dinas Sosial Kabupaten Garut untuk penanganan lebih lanjut terhadap pria tersebut.

Pola seperti ini penting karena persoalan yang muncul di ruang publik tidak selalu dapat diselesaikan melalui pendekatan keamanan semata. Dalam situasi tertentu, kepolisian membutuhkan dukungan instansi terkait agar penanganan dapat berjalan sesuai kewenangan masing-masing.

Karena itu, istilah penanganan humanis polisi tidak sekadar berkaitan dengan cara petugas berbicara atau mendekati seseorang. Lebih jauh, pendekatan tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga keamanan tanpa mengabaikan kondisi orang yang membutuhkan bantuan.

Polres Garut Imbau Warga Tidak Bertindak Sendiri

Polres Garut juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri ketika menemukan kondisi serupa.

Masyarakat dapat segera melaporkan kepada kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan seseorang dalam kondisi yang membutuhkan penanganan, terutama ketika situasi tersebut berpotensi mengganggu ketertiban atau menimbulkan risiko keselamatan.

Imbauan tersebut menjadi bagian penting dari peristiwa di Kadungora. Sebab, masyarakat memiliki peran dalam menyampaikan informasi, sedangkan petugas memiliki kewenangan untuk melakukan pengecekan dan menentukan langkah sesuai kondisi di lapangan.

Terlebih, Jalan Raya Garut–Kadungora merupakan kawasan yang dilalui masyarakat. Respons cepat memang diperlukan, tetapi cara petugas menangani situasi juga harus mendapat perhatian.

Dalam kasus ini, Polisi Kadungora memilih mendatangi lokasi setelah menerima laporan, melakukan pendekatan, kemudian menyiapkan koordinasi dengan instansi terkait.

Persoalan Sosial Membutuhkan Koordinasi

Peristiwa di depan Toko Mixue tersebut memperlihatkan satu hal yang sering luput dalam pemberitaan mengenai gangguan ketertiban di ruang publik: penanganan tidak selalu selesai hanya dengan kehadiran polisi.

Kepolisian memang memiliki peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Namun, ketika persoalan berkaitan dengan kondisi sosial seseorang, koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dari tindak lanjut.

Karena itu, rencana koordinasi Polsek Kadungora dengan Satpol PP Kecamatan Kadungora dan Dinas Sosial Kabupaten Garut menjadi langkah yang relevan untuk memastikan penanganan berikutnya berjalan sesuai tugas dan kewenangan.

AlbadarPost menilai pola penanganan semacam ini layak mendapat perhatian. Kecepatan merespons laporan masyarakat penting, tetapi perlindungan terhadap martabat orang yang sedang membutuhkan penanganan juga tidak boleh diabaikan.

Masyarakat pun memiliki tanggung jawab yang sama. Ketika menemukan persoalan serupa, tindakan paling tepat bukan menghakimi, merekam untuk disebarluaskan, atau melakukan kekerasan, melainkan melaporkan kepada pihak yang berwenang.

Pada akhirnya, keamanan ruang publik bukan hanya tentang seberapa cepat petugas datang. Ukurannya juga terletak pada bagaimana persoalan ditangani tanpa memperburuk keadaan.

Warga melapor, polisi bergerak. Namun penanganan yang benar bukan sekadar membuat situasi kembali tenang—melainkan memastikan keamanan terjaga tanpa mengorbankan martabat manusia. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi proses pengadaan barang dan jasa pemerintah yang transparan dan akuntabel sesuai Perpres 16 Tahun 2018.

    Ini Prinsip Pengadaan Barang dan Jasa untuk Cegah Korupsi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Prinsip Pengadaan Barang dan Jasa menjadi fondasi utama dalam setiap belanja pemerintah. Aturan ini tidak hanya mengatur proses pembelian barang dan layanan, tetapi juga memastikan tata kelola anggaran negara berjalan transparan dan bebas penyimpangan. Dalam regulasi nasional, prinsip pengadaan pemerintah atau asas pengadaan publik tersebut telah ditegaskan melalui Peraturan Presiden Nomor 16 […]

  • Wali Songo dan Peran Besarnya dalam Sejarah Islam Nusantara

    Wali Songo dan Peran Besarnya dalam Sejarah Islam Nusantara

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sejarah Wali Songo dan peran penting mereka dalam penyebaran Islam Nusantara secara damai dan kultural. albadarpost.com, PELITA – Nama Wali Songo telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah Islam di Nusantara, terutama di Pulau Jawa. Istilah ini merujuk pada sembilan tokoh ulama yang memainkan peranan penting dalam penyebaran Islam antara abad ke-14 hingga […]

  • bawang putih Korea di Garut

    Bawang Putih Korea Akan Diuji Coba di Garut, Ada Apa?

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rencana bawang putih Korea di Garut mulai menjadi perhatian setelah Pemerintah Kabupaten Garut menjajaki kerja sama pengembangan komoditas hortikultura bersama praktisi industri asal Korea dan akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad). Bukan hanya bawang putih. Rencana uji coba juga mencakup kentang dan stroberi. Penjajakan tersebut diarahkan untuk melihat peluang pengembangan pertanian Garut melalui […]

  • malam dan siang

    Malam untuk Istirahat, Siang untuk Bekerja

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Allah Swt. menetapkan pembagian waktu malam dan siang sebagai sistem kehidupan manusia. Malam diperuntukkan bagi istirahat dan ketenangan, sedangkan siang menjadi ruang untuk bekerja dan mencari rezeki. Ketentuan ini bukan sekadar fenomena alam, tetapi bagian dari rahmat Allah Swt. yang berdampak langsung pada kesehatan, produktivitas, dan keseimbangan hidup manusia. Pembagian ini ditegaskan […]

  • Pilkades Digital 2026

    Pilkades Digital 2026 Dimulai, Bekasi Jadi Daerah Pertama

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pilkades Digital 2026 resmi memasuki tahap awal di Jawa Barat. Pemilihan kepala desa berbasis digital ini diawali dari Kabupaten Bekasi yang kini menjalani fase pra pemilihan. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan desa agar proses demokrasi berlangsung lebih cepat, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi. Program yang digagas Dinas […]

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

expand_less