Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pesan Iduladha Bupati Garut Bikin Jamaah Tersentuh, Singgung Haji dan Kurban

Pesan Iduladha Bupati Garut Bikin Jamaah Tersentuh, Singgung Haji dan Kurban

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Lapangan Otto Iskandar Di Nata atau Alun-Alun Garut sejak pagi tampak lebih padat dibanding hari biasa, Rabu (27/5/2026). Takbir menggema dari pengeras suara. Beberapa jamaah datang membawa sajadah lipat dari rumah, sementara anak-anak terlihat berlarian kecil di sela barisan sebelum salat dimulai.

Di tengah momentum Iduladha Garut 2026, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak masyarakat memahami kembali makna kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga pengorbanan sosial demi kemaslahatan bersama.

Pesan itu disampaikan Abdusy Syakur Amin saat melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan warga di Alun-Alun Garut. Pelaksanaan salat dipimpin KH. Muhammad Shufina sebagai imam, sedangkan khutbah disampaikan Ketua Penasihat PD Persis Garut, KH. Ena Sumpena.

Semangat Nabi Ibrahim Dinilai Relevan untuk Membangun Garut

Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS bukan hanya cerita pengorbanan dalam sejarah Islam. Menurutnya, nilai keikhlasan dan kepedulian sosial dalam kisah tersebut sangat relevan untuk kehidupan masyarakat hari ini, termasuk dalam pembangunan daerah.

“Membangun Garut tidak hanya cukup dengan program dan anggaran tetapi membutuhkan kepekaan sosial, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Pernyataan itu langsung disambut anggukan jamaah yang memenuhi area lapangan. Sebagian warga bahkan tetap bertahan duduk setelah khutbah selesai, meski matahari mulai terasa hangat dan sandal-sandal jamaah terlihat menumpuk tidak beraturan di sisi trotoar alun-alun.

Momentum Iduladha kali ini memang terasa lebih emosional. Selain membahas makna kurban, Bupati Garut juga menyinggung pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang mengalami penurunan jumlah jemaah dibanding tahun sebelumnya.

Jumlah Jemaah Haji Garut Turun, Pemkab Tetap Minta Warga Bersyukur

Pemerintah Kabupaten Garut sebelumnya telah melepas 174 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 22 Kertajati. Namun jumlah tersebut menurun cukup signifikan dibanding tahun lalu.

Abdusy Syakur Amin menyebut penurunan itu terjadi karena kebijakan pemerintah pusat yang bertujuan menjaga pemerataan kesempatan bagi umat Islam di seluruh Indonesia.

“Meskipun demikian, kita tetap bersyukur dan tetap berdoa semoga seluruh jemaah asal Garut diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan keselamatan,” ujarnya.

Di beberapa sudut lapangan, obrolan kecil jamaah sempat terdengar membahas keluarga mereka yang berangkat haji tahun ini. Ada yang sibuk mengecek kabar lewat ponsel. Ada pula yang diam memandang layar videotron sambil sesekali mengusap wajah karena udara mulai terasa panas.

Hal-hal kecil seperti itu membuat suasana Iduladha terasa lebih dekat dan manusiawi.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan warga di Alun-Alun Garut, Rabu (27/5/2026).

Ribuan masyarakat melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Alun-Alun Garut, Rabu (27/5/2026).

KH. Ena Sumpena: Jika Belum Mampu Haji, Jangan Tinggalkan Amal Saleh

Sementara itu, dalam khutbah bertema Hakikat Ibadah Kurban dan Maqashidus Syariah, KH. Ena Sumpena mengingatkan pentingnya memanfaatkan usia untuk memperbanyak amal saleh dan memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan bahwa ibadah kurban merupakan bagian dari upaya menjaga agama atau hifz ad-din. Karena itu, umat Islam perlu memaknai Iduladha tidak hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperbaiki diri.

KH. Ena juga menyampaikan bahwa bagi umat Islam yang belum memiliki kesempatan menunaikan ibadah haji, masih banyak pintu amal saleh yang bisa dilakukan pada bulan Dzulhijjah.

“Apabila tidak kita sempat untuk melaksanakan ibadah haji, maka amal saleh yang kedua adalah ibadah kurban,” ungkapnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa jika seseorang belum mampu berkurban, maka puasa Arafah menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Bahkan sekadar hadir dalam Salat Iduladha dengan penuh rasa syukur pun memiliki nilai spiritual yang besar.

Kalimat itu terdengar sederhana.

Namun sebagian jamaah tampak mengangguk pelan mendengarnya.

Mungkin karena tidak semua orang mampu berangkat haji. Tidak semua orang juga mampu membeli hewan kurban. Tetapi setiap orang tetap memiliki kesempatan mendekat kepada Allah dengan cara yang ia mampu.

Iduladha Bukan Sekadar Tentang Hewan Kurban

Perayaan Iduladha di Garut tahun ini terasa lebih dari sekadar agenda keagamaan tahunan. Ada pesan sosial yang cukup kuat muncul dari mimbar khutbah maupun sambutan pemerintah daerah.

Tentang kepedulian.

Tentang gotong royong.

Dan tentang pentingnya menjaga rasa kemanusiaan di tengah kehidupan yang makin sibuk.

Hari ini, banyak orang berlomba menunjukkan pencapaian hidup di media sosial. Namun Iduladha justru mengingatkan bahwa nilai manusia tidak selalu diukur dari apa yang dipamerkan, melainkan dari apa yang rela ia korbankan untuk orang lain.

Karena pada akhirnya, semangat kurban bukan hanya soal menyembelih hewan.

Tetapi tentang sejauh mana manusia masih punya hati untuk peduli, berbagi, dan tidak hidup hanya untuk dirinya sendiri. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malik ditolak SD

    Malik Ditolak SD, Bocah Stunting Ini Justru Disarankan ke SLB

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Impian Malik ditolak SD ketika proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) berlangsung. Bocah berusia tujuh tahun asal Kampung Sindanggalih, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya itu ingin belajar di sekolah negeri yang letaknya hanya beberapa langkah dari rumahnya. Namun, keluarga justru mengaku mendapat saran agar Malik bersekolah di SLB. Kisah anak […]

  • anggaran DPRD Tasikmalaya

    Astaghfirullah! Saat Rakyat Diminta Hemat, Anggaran DPRD Tasikmalaya Tembus Rp7,1 Miliar

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anggaran DPRD Kabupaten Tasikmalaya kembali jadi sorotan setelah alokasi perjalanan dinas menembus Rp7,1 miliar dalam RUP Swakelola 2026. Di saat pemerintah pusat mendorong efisiensi, angka tersebut justru memicu pertanyaan publik. Banyak yang mulai mempertanyakan arah kebijakan dan keberpihakan penggunaan anggaran. Di sisi lain, realitas di lapangan menunjukkan kontras yang sulit diabaikan. […]

  • jam malam pelajar Pangandaran

    Siswi Pangandaran Diduga Kesurupan Saat Ditertibkan Polisi

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jam malam pelajar Pangandaran menjadi perhatian Satlantas Polres Pangandaran saat petugas melakukan penertiban kendaraan dan pemantauan aktivitas pelajar pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, seorang siswi yang masih berada di luar rumah tiba-tiba menunjukkan kondisi yang diduga seperti kesurupan ketika petugas hendak memberikan imbauan. Kegiatan berlangsung di depan […]

  • ASN Pemkot Tasikmalaya

    ASN Pemkot Tasikmalaya Diduga Tipu Investasi Rp5 Miliar, Viman: Kenapa Harus Dilindungi?

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus ASN Pemkot Tasikmalaya yang diduga terlibat penipuan investasi Rp5 miliar mulai memicu perhatian publik. Dugaan kasus investasi proyek alat kesehatan tersebut bukan hanya menyeret aparatur sipil negara berinisial AG, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai integritas birokrasi. Di tengah sorotan itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi memilih mengambil sikap tegas dengan […]

  • mutasi ASN Karawang

    Pemkab Karawang Rotasi Ratusan ASN

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Mutasi ASN Karawang digelar malam tahun baru untuk jaga layanan publik tetap berjalan selama libur panjang. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Malam pergantian tahun biasanya identik dengan hitung mundur, kembang api, dan keramaian publik. Namun di Karawang, malam itu juga menjadi penanda lain: ratusan aparatur sipil negara berganti posisi. Pada Rabu malam, 31/12/2025, Bupati Karawang Aep […]

  • Capek dan Pusing Setelah Kerja? Coba 8 Cemilan Ini, Efektif Pulihkan Energi!

    Capek dan Pusing Setelah Kerja? Coba 8 Cemilan Ini, Efektif Pulihkan Energi!

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Cemilan pereda pegal dan pusing bantu tubuh pulih cepat setelah kerja dan jaga energi tetap stabil. Cemilan Pereda Pegal dan Pusing, Solusi Cepat Pulihkan Tubuh Setelah Seharian Bekerja albadarpost.com, PELITA – Setelah melewati jam kerja yang panjang, tubuh sering kali memberi sinyal kelelahan melalui rasa pegal, pusing, atau kepala terasa berat. Kondisi ini bukan sekadar […]

expand_less