Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Jabar

Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Jabar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gelombang tinggi Jabar berpotensi terjadi di lima wilayah perairan selatan Jawa Barat mulai Minggu, 9 Agustus 2026. Berdasarkan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 2,5 hingga 4 meter di Perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Peringatan tersebut berlaku mulai pukul 07.00 WIB pada 9 Agustus hingga pukul 07.00 WIB pada 12 Agustus 2026. Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di laut maupun kawasan pesisir perlu memantau perkembangan cuaca maritim sebelum melakukan kegiatan.

Kondisi ini terutama perlu diperhatikan oleh nelayan, operator kapal, wisatawan, serta masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar pesisir selatan Jawa Barat.

Lima Perairan Selatan Jabar Masuk Peringatan BMKG

BMKG memasukkan lima wilayah perairan selatan Jawa Barat dalam potensi gelombang tinggi tersebut.

Kelima wilayah itu terdiri atas:

  • Perairan Sukabumi
  • Perairan Cianjur
  • Perairan Garut
  • Perairan Tasikmalaya
  • Perairan Pangandaran

Selain lima perairan tersebut, Samudra Hindia selatan Jawa Barat juga masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami gelombang dengan ketinggian 2,5–4 meter selama periode peringatan.

BMKG mengategorikan tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter sebagai gelombang tinggi. Namun, kondisi laut dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca dan pola angin sehingga masyarakat tetap perlu memperhatikan pembaruan informasi resmi.

Angin Selatan Jabar Diprakirakan hingga 25 Knot

Potensi gelombang tinggi Jabar tersebut muncul bersamaan dengan pola angin yang cukup kuat di perairan selatan provinsi.

Berdasarkan analisis BMKG, angin di wilayah selatan Jawa Barat umumnya bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 8–25 knot.

Kecepatan maksimum hingga 25 knot diprakirakan terjadi di:

  • Perairan Sukabumi,
  • Perairan Cianjur,
  • Perairan Garut.

Sementara itu, Perairan Tasikmalaya dan Pangandaran diprakirakan mengalami kecepatan angin maksimum hingga 20 knot.

Kondisi angin tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan masyarakat ketika merencanakan aktivitas di laut.

Perairan Utara Jabar Memiliki Kondisi Angin Berbeda

Sementara kawasan selatan mendapat peringatan potensi gelombang tinggi, kondisi angin di perairan utara Jawa Barat menunjukkan pola berbeda.

BMKG mencatat angin di Jakarta dan Jawa Barat bagian utara umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 6–20 knot.

Perairan Indramayu dan Cirebon termasuk wilayah yang diprakirakan mengalami kecepatan angin maksimum hingga 20 knot.

Informasi ini penting agar masyarakat tidak menyamaratakan kondisi seluruh perairan Jawa Barat. Peringatan gelombang 2,5–4 meter dalam data yang dibahas secara khusus mencakup perairan selatan Jabar dan Samudra Hindia selatan Jabar.

Peringatan Berlaku hingga 12 Agustus

Peringatan BMKG berlaku selama tiga hari, yakni sejak 9 Agustus pukul 07.00 WIB hingga 12 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.

Selama periode tersebut, masyarakat yang hendak melakukan aktivitas di laut perlu memperhitungkan kondisi angin dan gelombang berdasarkan informasi terbaru.

Bagi nelayan dan operator kapal, informasi cuaca maritim dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu keberangkatan maupun aktivitas pelayaran.

Sementara itu, wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai juga perlu mengikuti arahan pengelola destinasi dan memperhatikan kondisi laut secara langsung.

Angin Kencang Juga Terpantau di Selatan Indonesia

Dalam skala yang lebih luas, BMKG mencatat pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8–25 knot.

Kecepatan angin tertinggi dalam prakiraan tersebut berada di kawasan Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa Barat.

Kondisi ini memperkuat pentingnya pemantauan informasi cuaca maritim, khususnya bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan laut terbuka.

Namun, prakiraan cuaca bukan berarti kondisi tersebut pasti terjadi dengan intensitas yang sama di setiap lokasi. Perubahan atmosfer dan kondisi laut dapat memengaruhi perkembangan gelombang dari waktu ke waktu.

BMKG Ingatkan Pentingnya Memantau Prakiraan Terbaru

Peringatan gelombang tinggi Jabar perlu menjadi perhatian, tetapi masyarakat juga tidak perlu panik. Langkah yang lebih penting ialah mengikuti pembaruan informasi BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut.

Masyarakat dapat mempertimbangkan kondisi gelombang, arah dan kecepatan angin, serta informasi keselamatan lainnya sebelum beraktivitas.

Terlebih lagi, periode peringatan masih berlangsung hingga 12 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, sehingga pembaruan prakiraan dapat menjadi pertimbangan penting bagi warga pesisir dan pengguna transportasi laut.

Dengan informasi yang tepat, masyarakat dapat mengambil keputusan secara lebih terukur sekaligus mengurangi risiko ketika kondisi laut memburuk.

Laut yang tenang hari ini belum tentu sama beberapa jam kemudian. Karena itu, ketika BMKG sudah memberikan peringatan, kewaspadaan bukan pilihan tambahan, melainkan bagian dari keselamatan. Pantau prakiraan, ukur risiko, dan jangan mempertaruhkan keselamatan hanya karena merasa kondisi laut terlihat baik dari daratan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WFH ASN Jabar

    WFH ASN Jabar Berlaku 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar tetapkan WFH ASN setiap Kamis mulai 2026 lewat surat edaran dengan pengecualian layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan kebijakan kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) melalui skema work from home (WFH) setiap hari Kamis mulai tahun 2026. Kebijakan ini menegaskan upaya penataan birokrasi dengan pengaturan operasional yang […]

  • Gardu Meledak

    Ledakan Gardu Listrik Gegerkan Awipari, Api Sembur ke Udara

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gardu meledak di kawasan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (6/6/2026) malam, membuat suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik. Ledakan gardu listrik itu disertai kobaran api yang menyembur ke udara dan percikan cahaya terang yang terlihat dari kejauhan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.55 WIB di Jalan KH […]

  • Grafik peningkatan loyalitas pelanggan pada UMKM melalui strategi berbasis data dan analisis bisnis

    Data Bicara! Ini 9 Cara UMKM Bikin Pelanggan Setia

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Meningkatkan loyalitas pelanggan UMKM kini tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan ramah. Pelaku usaha perlu memahami retensi pelanggan, membangun pelanggan setia, serta menggunakan strategi berbasis data. Berbagai studi menunjukkan bahwa pendekatan terukur mampu meningkatkan pembelian ulang sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang dengan konsumen. Data Penting: Mengapa Loyalitas Pelanggan Sangat Krusial? Pertama, berbagai […]

  • Tugu Koperasi Tasikmalaya

    Rahasia Tugu Koperasi Tasikmalaya yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Banyak orang mengenal Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap 12 Juli, tetapi tidak banyak yang mengetahui bahwa momentum bersejarah itu berakar dari Tugu Koperasi Tasikmalaya. Monumen sejarah koperasi yang berdiri di Jalan Mohamad Hatta, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, menjadi penanda tempat berlangsungnya Kongres Koperasi Pertama Indonesia pada 12 Juli 1947. Dari lokasi […]

  • Ilustrasi ASN bekerja dari rumah dengan laptop untuk kebijakan WFH ASN guna menghemat BBM nasional

    WFH ASN Hemat BBM? Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – WFH ASN mendadak jadi perbincangan panas. Banyak yang mengira kebijakan ini sudah resmi dan siap diterapkan. Padahal, wacana WFH ASN atau kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara—termasuk istilah lain seperti work from anywhere (WFA ASN)—masih berada di tahap kajian. Namun demikian, isu ini langsung viral karena dikaitkan dengan upaya hemat BBM […]

  • malam dan siang

    Malam untuk Istirahat, Siang untuk Bekerja

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Allah Swt. menetapkan pembagian waktu malam dan siang sebagai sistem kehidupan manusia. Malam diperuntukkan bagi istirahat dan ketenangan, sedangkan siang menjadi ruang untuk bekerja dan mencari rezeki. Ketentuan ini bukan sekadar fenomena alam, tetapi bagian dari rahmat Allah Swt. yang berdampak langsung pada kesehatan, produktivitas, dan keseimbangan hidup manusia. Pembagian ini ditegaskan […]

expand_less