8.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke 100 KK di Pamarican
- account_circle redaktur
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

Polsek Pamarican menyalurkan bantuan 8.000 liter air bersih (Foto: Polres Ciamis).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bantuan air bersih Pamarican kembali disalurkan kepada warga yang terdampak kekeringan. Polsek Pamarican, Polres Ciamis, mendistribusikan 8.000 liter air bersih kepada 100 kepala keluarga (KK) di Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Kamis (27/8/2026).
Penyaluran tersebut menyasar warga di Dusun Cimarga, Dusun Pasirangin, dan Dusun Margaasih. Bantuan ini menjadi respons jajaran kepolisian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.
Informasi mengenai kegiatan tersebut dikutip dari Polres Ciamis. Penyaluran kali ini merupakan bantuan air bersih tahap II untuk masyarakat Desa Margajaya.
Dua Kendaraan Operasional Angkut Bantuan
Penyaluran air berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Petugas menggunakan dua kendaraan operasional untuk membawa air menuju wilayah yang menjadi sasaran bantuan.
Selanjutnya, air didistribusikan langsung kepada warga di tiga dusun. Pola penyaluran langsung tersebut membuat bantuan dapat diterima oleh keluarga yang membutuhkan di lokasi masing-masing.
Sebanyak 8.000 liter air dibagikan kepada 100 KK. Dengan jumlah tersebut, bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang menghadapi keterbatasan air selama kemarau.
Kondisi kekeringan memang dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas rumah tangga. Karena itu, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di wilayah yang mengalami penurunan pasokan air.
Polsek Pamarican Respons Kebutuhan Warga
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pamarican Iptu Baehaki, menyampaikan bahwa jajaran Polsek Pamarican akan terus berupaya memberikan respons terhadap persoalan yang dirasakan masyarakat.
Menurut Iptu Baehaki, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak kekeringan.
“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri atas keluhan warga yang terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Iptu Baehaki, dikutip dari Polres Ciamis.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan perhatian kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah hukum Polsek Pamarican. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran kepolisian turut merespons persoalan sosial yang muncul di tengah warga.
Warga Margajaya Sambut Baik Bantuan
Warga Desa Margajaya menyambut baik penyaluran air bersih tersebut. Masyarakat juga menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian dan respons jajaran Polsek Pamarican.
Bagi warga yang menghadapi kekeringan, tambahan pasokan air dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terlebih, air menjadi kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda ketika sumber air warga mulai terbatas.
Di sisi lain, penyaluran tahap II memperlihatkan bahwa kebutuhan air bersih di wilayah terdampak masih memerlukan perhatian. Bantuan dari berbagai pihak dapat menjadi salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat selama musim kemarau.
Karena itu, distribusi air bersih tidak hanya berbicara mengenai jumlah bantuan yang dikirimkan. Ada kebutuhan masyarakat yang harus dijawab secara cepat, terutama ketika akses terhadap air mulai menjadi persoalan.
Polsek Pamarican melalui kegiatan tersebut berupaya memastikan bantuan sampai langsung kepada warga. Sementara itu, masyarakat menerima pasokan air untuk membantu kebutuhan dasar selama kondisi kekeringan berlangsung.
Bagi 100 KK penerima bantuan, 8.000 liter air tersebut menjadi tambahan pasokan yang berarti. Bantuan itu hadir ketika kebutuhan air bersih menjadi semakin penting di tengah musim kemarau.
Kemarau boleh membatasi sumber air, tetapi kepedulian tidak boleh ikut mengering. Dari 8.000 liter air yang disalurkan, ada 100 keluarga yang merasakan bahwa kebutuhan mereka didengar dan direspons. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar