Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Khutbah Jumat: Rezeki Halal Membawa Berkah, Rezeki Haram Mengundang Petaka

Khutbah Jumat: Rezeki Halal Membawa Berkah, Rezeki Haram Mengundang Petaka

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rezeki halal bukan hanya tentang besarnya penghasilan. Lebih dari itu, nafkah halal menjadi jalan hadirnya keberkahan dalam keluarga, ketenangan jiwa, serta kemudahan beribadah kepada Allah SWT. Di tengah biaya hidup yang terus meningkat, persaingan usaha yang semakin ketat, dan godaan memperoleh keuntungan secara instan, setiap Muslim perlu kembali mengingat bahwa keberhasilan sejati bukan terletak pada banyaknya harta, melainkan pada keberkahan yang Allah titipkan di dalamnya.

Tidak sedikit orang memperoleh penghasilan besar, tetapi hidupnya dipenuhi kegelisahan. Sebaliknya, ada keluarga sederhana yang selalu merasa cukup karena Allah melimpahkan keberkahan pada rezeki yang mereka cari dengan cara yang halal. Inilah pelajaran penting yang layak kita renungkan pada hari Jumat yang mulia ini.

Khutbah Pertama

خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ الأُولَى

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah…

Saya berwasiat kepada diri saya pribadi dan kepada seluruh jamaah agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ketakwaan bukan hanya tampak saat kita menunaikan salat, berpuasa, atau bersedekah. Ketakwaan juga tercermin ketika kita memilih jalan yang halal dalam mencari nafkah.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Wahai manusia! Makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.”

(QS. Al-Baqarah: 168)

Ayat ini mengingatkan bahwa kehalalan tidak berhenti pada makanan yang kita santap. Setiap suapan berasal dari pekerjaan, usaha, perdagangan, atau profesi yang kita jalani. Karena itu, sumber penghasilannya pun harus halal.

Halal Tidak Cukup pada Barangnya, Tetapi Juga Caranya

Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah,

Hari ini kita hidup di zaman yang penuh peluang sekaligus penuh godaan. Ada yang tergoda memalsukan laporan keuangan, menerima suap, memotong timbangan, memanipulasi data, menjual barang tanpa menjelaskan cacatnya, hingga mengambil hak orang lain dengan berbagai cara.

Seorang pedagang mungkin menjual beras yang halal, tetapi jika ia mengurangi timbangannya, keberkahannya hilang.

Seorang pegawai mungkin menerima gaji yang halal, tetapi ketika memanipulasi laporan perjalanan dinas atau menyalahgunakan fasilitas kantor, ia telah membuka pintu harta yang haram.

Seorang pelaku usaha bisa saja memperoleh keuntungan besar. Namun, apabila keuntungan itu berasal dari penipuan atau riba, maka keberkahan akan perlahan menghilang.

Karena itu, Islam selalu mengajarkan bahwa cara memperoleh harta sama pentingnya dengan jenis harta yang diperoleh.

Allah SWT kembali mengingatkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan jadilah bersama orang-orang yang jujur.”

(QS. At-Taubah: 119)

Kejujuran adalah fondasi keberkahan.

Bekerja Adalah Ibadah

Allah SWT berfirman:

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Apabila salat telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di bumi dan carilah karunia Allah, serta ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.”

(QS. Al-Jumu’ah: 10)

Islam tidak melarang umatnya menjadi kaya. Islam justru mendorong umatnya bekerja keras. Akan tetapi, setiap rupiah yang masuk ke dalam rumah harus melalui jalan yang diridhai Allah.

Allah Hanya Menerima yang Baik

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا

“Sesungguhnya Allah Mahabaik dan tidak menerima kecuali yang baik.”

(HR. Muslim No. 1015)

Dalam hadis lain Rasulullah ﷺ bersabda:

التَّاجِرُ الصَّدُوقُ الْأَمِينُ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ

“Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi, orang-orang yang jujur, dan para syuhada.”

(HR. At-Tirmidzi No. 1209; beliau menilainya hasan)

Betapa tinggi kedudukan orang yang menjaga kejujuran dalam mencari nafkah.

Keberkahan Lebih Mahal daripada Kekayaan

Jamaah Rahimakumullah…

Mari kita bertanya kepada diri sendiri.

Apakah kita lebih mengejar banyaknya harta atau keberkahannya?

Sebab, keberkahan tidak selalu tampak pada angka di rekening.

Keberkahan hadir dalam kesehatan.

Keberkahan hadir dalam anak-anak yang saleh.

Keberkahan hadir ketika rumah terasa tenteram.

Keberkahan hadir saat hati tenang meski penghasilan tidak berlimpah.

Sebaliknya, harta yang diperoleh melalui jalan haram sering kali justru menghadirkan kegelisahan, perselisihan keluarga, bahkan menghalangi doa untuk dikabulkan.

Khutbah Kedua

خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ الثَّانِيَةُ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَاتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَأَطِيعُوهُ وَلَا تَعْصُوهُ، وَاعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Marilah kita memperbanyak istighfar dan memperbaiki niat dalam bekerja.

Jangan pernah menukar keberkahan dengan keuntungan sesaat.

Jangan menjual kejujuran demi tambahan rupiah.

Jangan menggadaikan akhirat demi kenikmatan dunia yang hanya sementara.

Mari kita memohon kepada Allah SWT:

اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

“Ya Allah, cukupkanlah kami dengan rezeki-Mu yang halal sehingga kami tidak membutuhkan yang haram. Limpahkanlah karunia-Mu sehingga kami tidak bergantung kepada selain-Mu.”

Semoga Allah SWT menjadikan kita pribadi yang jujur dalam bekerja, amanah dalam memegang tanggung jawab, serta selalu memperoleh rezeki yang halal, baik, dan penuh keberkahan.

آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Kelak, saat seluruh harta tertinggal di dunia dan hanya amal yang menemani perjalanan menuju akhirat, kita akan menyadari bahwa bukan banyaknya rezeki yang menyelamatkan, melainkan keberkahannya. Maka, jangan pernah menukar rezeki halal yang menenangkan hati dengan harta haram yang hanya memberi kenikmatan sesaat, tetapi meninggalkan penyesalan yang panjang. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Urusan Agama memberikan layanan konsultasi keluarga, nikah, dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat

    Banyak yang Belum Tahu! KUA Ternyata Punya 9 Layanan Penting

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 261
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Layanan KUA ternyata tidak berhenti di urusan pernikahan. Di balik itu, ada peran yang lebih luas. Bahkan, fungsi KUA saat ini mulai menyentuh banyak sisi kehidupan masyarakat, dari keluarga hingga urusan sosial keagamaan. Tidak semua orang tahu ini. Padahal manfaatnya terasa. Perubahan Pelan, Tapi Dampaknya Nyata Selama ini, banyak orang datang ke KUA […]

  • UMK Jawa Barat

    Berapa UMK Daerah Anda? Ini Jawabannya

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 308
    • 0Komentar

    UMP dan UMK Jawa Barat 2026 resmi naik. Kota Bekasi tertinggi, Pangandaran terendah. albadarpost.com, FOKUS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026. Kebijakan ini menaikkan upah pekerja secara bertahap dan menjadi rujukan penting bagi dunia usaha serta buruh di 27 kabupaten/kota. Penetapan tersebut […]

  • Mayat Sungai Citanduy Gegerkan Ciamis, Polisi Telusuri Hubungan dengan Motor Misterius

    Mayat Sungai Citanduy Gegerkan Ciamis, Polisi Telusuri Hubungan dengan Motor Misterius

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Warga Ciamis digegerkan mayat Sungai Citanduy. Polisi selidiki hubungannya dengan motor misterius di Jembatan Karangresik. albadarpost.com, LENSA. Misteri penemuan mayat Sungai Citanduy membuat warga Ciamis heboh. Penemuan yang terjadi pada Sabtu (27/9/2025) sore ini diduga berkaitan dengan temuan sepeda motor tanpa pemilik di Jembatan Karangresik beberapa hari sebelumnya. Warga Temukan Jasad di Sungai Ketegangan menyelimuti […]

  • Koperasi Merah Putih

    Puluhan Kendaraan KDMP Siap Didistribusikan ke Desa Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Koperasi Merah Putih mulai bergerak nyata di Tasikmalaya. Puluhan kendaraan operasional yang dikirim langsung dari Jakarta tiba di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya, Rabu (20/05/2026), untuk segera didistribusikan ke desa dan kelurahan di wilayah Kota serta Kabupaten Tasikmalaya. Kedatangan kendaraan tersebut langsung menarik perhatian warga dan aparat yang berada di sekitar Makodim. […]

  • Nabi Ayub AS

    Kisah Keteladanan Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ayub AS kembali relevan dibaca di tengah kehidupan modern yang rentan guncangan. Dalam sejarah kenabian, Nabi Ayub AS dikenal sebagai simbol keteguhan iman ketika kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan secara berlapis. Cerita ini penting bukan sebagai romantisasi […]

  • Anak Putus Sekolah Tasikmalaya

    7.000 Anak Tasikmalaya Putus Sekolah karena Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH– Anak putus sekolah Tasikmalaya kembali menjadi perhatian setelah Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya mengungkapkan sekitar 7.000 anak tidak lagi melanjutkan pendidikan, dengan kemiskinan sebagai faktor utama. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan putus sekolah di Kota Tasikmalaya masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan penanganan lintas sektor. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, H. Rojab Riswan […]

expand_less