Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Keith Hackett Desak FIFA Selidiki Kontroversi Balogun

Keith Hackett Desak FIFA Selidiki Kontroversi Balogun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kontroversi Balogun kembali menjadi sorotan pada Piala Dunia 2026. Kasus kartu merah penyerang Folarin Balogun memicu perdebatan setelah mantan kepala organisasi wasit Inggris (PGMOL), Keith Hackett, meminta FIFA menyelidiki proses pengambilan keputusan terkait penundaan sanksi terhadap pemain tersebut. Selain itu, Hackett juga memberikan penilaian terhadap performa sejumlah wasit pada laga-laga perempat final turnamen.

Pernyataan itu disampaikan Hackett dalam analisisnya mengenai kepemimpinan wasit di Piala Dunia 2026. Menurutnya, sebagian besar perangkat pertandingan menunjukkan kualitas yang baik. Namun, keputusan administratif terkait Balogun justru memunculkan pertanyaan yang perlu dijelaskan secara terbuka.

Hackett Apresiasi Kepemimpinan Wasit di Sejumlah Laga

Hackett mengawali analisanya dengan memberikan apresiasi kepada beberapa wasit yang memimpin pertandingan penting.

Pada laga Spanyol melawan Belgia, ia menilai wasit Michael Oliver tampil konsisten dan mampu mengendalikan pertandingan. Oliver dinilai tepat ketika mendeteksi pelanggaran handball, menerapkan aturan drop ball, serta mengelola tensi pertandingan tanpa mudah mengeluarkan kartu kuning pada awal laga.

Meski demikian, Hackett tetap mencatat satu keputusan yang menurutnya kurang tepat ketika Oliver memberikan tendangan bebas kepada Belgia setelah menilai Jeremy Doku dilanggar. Dalam pandangannya, insiden tersebut lebih mengarah pada aksi simulasi pemain.

Sementara itu, pada pertandingan Norwegia kontra Inggris, wasit Clément Turpin juga memperoleh penilaian positif. Hackett menilai Turpin mampu menjaga ritme pertandingan dan mengambil sejumlah keputusan penting dengan tepat, termasuk menerima rekomendasi VAR untuk membatalkan hadiah penalti yang sebelumnya diberikan kepada Inggris.

Selain itu, ia menilai keputusan VAR yang menganulir gol Norwegia serta mendeteksi upaya Jude Bellingham mencari pelanggaran juga sesuai dengan ketentuan permainan.

Laga Argentina vs Swiss Tak Lepas dari Evaluasi

Hackett juga mengulas kepemimpinan João Pedro Silva Pinheiro saat memimpin pertandingan Argentina melawan Swiss.

Menurutnya, wasit asal Portugal tersebut berhasil menjaga tempo pertandingan meski tensi laga meningkat. Namun, ia menilai keputusan handball terhadap Manuel Akanji pada babak pertama masih layak diperdebatkan karena tayangan ulang menunjukkan situasi yang berbeda.

Di sisi lain, Hackett menganggap penggunaan VAR dalam insiden yang melibatkan Breel Embolo berjalan sesuai prosedur. Setelah proses peninjauan, Embolo dinilai melakukan simulasi. Karena sebelumnya telah menerima kartu kuning, pemain Swiss itu akhirnya mendapat kartu merah.

Selain mengevaluasi keputusan wasit, Hackett kembali menyoroti pentingnya perubahan sistem pencatatan waktu pertandingan. Ia berpendapat bahwa sepak bola sebaiknya menggunakan petugas pencatat waktu independen agar seluruh waktu yang terbuang dapat dihitung secara lebih akurat.

Kasus Balogun Jadi Sorotan Utama

Meski memberikan banyak apresiasi terhadap kualitas kepemimpinan wasit, perhatian terbesar Hackett justru tertuju pada kasus Balogun.

Ia mempertanyakan keputusan yang menunda pemberlakuan sanksi kartu merah terhadap Folarin Balogun setelah pemain tersebut diusir keluar lapangan akibat pelanggaran serius. Dalam pandangannya, keputusan tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan regulasi.

Hackett juga menyatakan bahwa informasi yang diterimanya menyebut keputusan tersebut diambil oleh Ketua Komite Disiplin FIFA, Mohammad Al Kamali, tanpa melibatkan seluruh anggota komite.

Berdasarkan informasi itu, Hackett berpendapat FIFA perlu memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak muncul spekulasi mengenai proses pengambilan keputusan.

Namun demikian, hingga artikel ini disusun, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk menanggapi kritik maupun usulan penyelidikan yang disampaikan Keith Hackett.

Perdebatan Integritas Jadi Perhatian Publik

Perdebatan mengenai keputusan administratif di turnamen besar bukan hal baru dalam sepak bola internasional. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang diambil penyelenggara biasanya menjadi perhatian publik karena menyangkut konsistensi penegakan regulasi.

Di sisi lain, evaluasi dari mantan wasit internasional seperti Keith Hackett kerap menjadi bahan diskusi di kalangan pengamat sepak bola. Meski begitu, pandangan tersebut merupakan analisis independen dan bukan pernyataan resmi FIFA.

Karena itu, publik masih menunggu penjelasan resmi dari otoritas sepak bola dunia mengenai mekanisme yang digunakan dalam penanganan kasus Balogun. Klarifikasi tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan terhadap sistem kompetisi dan proses penegakan aturan selama Piala Dunia 2026.

Di panggung sebesar Piala Dunia, setiap keputusan bukan sekadar mengubah hasil pertandingan, tetapi juga menentukan seberapa besar kepercayaan publik terhadap integritas sepak bola dunia. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • madrasah Islam

    Tahukah Anda? Universitas Modern Ternyata Terinspirasi dari Madrasah Islam

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira sistem universitas modern sepenuhnya lahir dari dunia Barat. Namun fakta sejarah menunjukkan bahwa madrasah Islam memiliki peran besar dalam perkembangan sistem pendidikan global. Dalam sejarah madrasah Islam, lembaga pendidikan seperti Madrasah Nizamiyah telah menerapkan metode belajar terstruktur jauh sebelum konsep universitas modern berkembang di Eropa. Madrasah tidak hanya mengajarkan […]

  • Monyet Liar Ciamis

    Monyet Liar Ciamis Rusak Kebun, Petani Kian Resah

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Monyet liar Ciamis kembali meresahkan warga setelah puluhan ekor satwa tersebut memasuki area perkebunan di Dusun Sukamanah, Desa Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Kawanan monyet dilaporkan merusak tanaman jagung, kacang tanah, dan singkong yang sebagian besar sudah mendekati masa panen. Peristiwa ini bukan hanya menimbulkan kerugian ekonomi […]

  • Jadwal Timnas Indonesia AFF 2026

    Resmi! Jadwal Timnas Indonesia di AFF 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Timnas Indonesia AFF 2026 mulai menjadi perhatian pencinta sepak bola nasional. Berdasarkan jadwal yang dipublikasikan Garuda Community Hub, agenda pertandingan Timnas Indonesia di fase grup akan dimulai pada 27 Juli 2026 dengan menghadapi Kamboja. Setelah itu, Garuda dijadwalkan bertemu Timor Leste, Vietnam, dan Singapura dalam persaingan memperebutkan tiket menuju babak […]

  • ilustrasi membaca Al-Qur’an tentang rezeki

    Tafsir Ayat Rezeki yang Menenangkan Hati, Tapi Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tafsir ayat rezeki dalam Al-Qur’an sering memberi ketenangan bagi siapa saja yang merasa khawatir tentang masa depan. Banyak ayat tentang rezeki sebenarnya mengandung pesan mendalam yang jarang dibahas secara luas. Padahal, melalui ayat Al-Qur’an tentang rezeki, Allah memberikan jaminan bahwa setiap makhluk telah memiliki bagian rezekinya. Ketika seseorang memahami makna ayat-ayat tersebut, […]

  • OTT KPK Kejari

    Saat Alarm Penegakan Hukum Kembali Berbunyi

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: OTT KPK di Kejari Hulu Sungai Utara menguji integritas hukum dan menuntut pembenahan serius. albadarpost.com, EDITORIAL – Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan. Peristiwa ini bukan sekadar perkara pidana individual. Ia menyentuh langsung jantung penegakan hukum. Dampaknya merembet ke kepercayaan publik yang […]

  • ilustrasi pelajar Generasi Z mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam dan peradaban Islam klasik.

    Sejarah Kebudayaan Islam: Pelajaran yang Diam-Diam Sedang Dibutuhkan Generasi Z

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Di banyak sekolah, pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam atau SKI masih sering dianggap “pelajaran hafalan”. Nama tokoh. Tahun berdiri kerajaan. Jalur penyebaran Islam. Lalu ujian. Selesai. Tidak sedikit siswa yang akhirnya merasa SKI adalah mata pelajaran yang jauh dari kehidupan mereka hari ini. Padahal, kalau diperhatikan lebih dalam, justru di situlah tersimpan pelajaran […]

expand_less