Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Mengantar Anak Sekolah Ternyata Bernilai Ibadah

Mengantar Anak Sekolah Ternyata Bernilai Ibadah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Mengantar anak sekolah pada hari pertama masuk sekolah kembali menjadi perhatian setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, mengimbau instansi pemerintah memberikan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mendampingi putra-putrinya. Imbauan itu bertujuan mendukung penguatan ketahanan keluarga sekaligus sejalan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), yang mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan sejak dini.

Kebijakan tersebut memang berkaitan dengan tata kelola kerja ASN. Namun, di balik itu tersimpan pesan yang lebih luas. Mengantar anak sekolah, peran ayah dalam Islam, dan pendidikan anak menurut Islam bukan sekadar urusan teknis atau rutinitas tahunan. Ketiganya menyentuh amanah orang tua dalam membentuk karakter, rasa aman, dan kepercayaan diri anak sejak langkah pertama mereka memasuki lingkungan pendidikan.

Di Gerbang Sekolah, Ada Pelajaran yang Tidak Tertulis di Buku

Pemandangan pada hari pertama sekolah hampir selalu sama. Sejumlah anak berjalan sambil menggenggam erat tangan ayah atau ibunya. Ada yang berlari penuh semangat menuju kelas baru, tetapi ada pula yang masih memeluk orang tuanya karena cemas menghadapi lingkungan yang belum dikenal.

Momen singkat itu sering dianggap biasa oleh orang dewasa. Padahal, bagi seorang anak, kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah dapat menjadi kenangan yang tersimpan lama. Rasa tenang yang muncul karena ditemani orang yang paling dipercaya sering kali menjadi modal awal untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

Karena itu, waktu yang diluangkan orang tua pada hari tersebut bukan sekadar mengantar hingga gerbang sekolah. Lebih dari itu, mereka sedang menunjukkan bahwa anak tidak menghadapi langkah penting dalam hidupnya seorang diri.

Islam Mengajarkan Orang Tua Hadir, Bukan Hanya Memberi Nafkah

Islam memandang keluarga sebagai tempat pertama lahirnya pendidikan. Sebelum anak mengenal guru di sekolah, ia lebih dahulu belajar dari sikap, ucapan, dan teladan orang tuanya.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
(QS. At-Tahrim: 6).

Ayat ini dipahami para ulama sebagai perintah untuk membimbing keluarga menuju kebaikan melalui pendidikan, pembiasaan, dan keteladanan.

Rasulullah SAW juga dikenal sebagai sosok yang menunjukkan kasih sayang kepada anak-anak. Beliau menggendong cucunya, menyapa mereka dengan lembut, dan tidak segan memperlihatkan kasih sayang di hadapan para sahabat. Teladan tersebut menunjukkan bahwa kedekatan emosional bukan tanda kelemahan, melainkan bagian dari akhlak mulia.

Dalam kehidupan sehari-hari, kasih sayang itu dapat hadir melalui tindakan sederhana, termasuk meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah ketika kesempatan memungkinkan.

Kehadiran Orang Tua Membentuk Kepercayaan Diri Anak

Anak belajar bukan hanya dari pelajaran di kelas, tetapi juga dari pengalaman yang ia rasakan bersama keluarganya.

Ketika ayah atau ibu hadir pada momen penting, anak menangkap pesan bahwa dirinya berharga dan mendapat dukungan penuh. Sebaliknya, jika kesibukan terus-menerus menghilangkan kebersamaan, hubungan emosional dapat perlahan merenggang.

Karena itu, keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga menjadi bagian penting dari amanah orang tua. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga merupakan tanggung jawab yang mulia. Namun, menyediakan waktu untuk hadir dalam momen penting anak juga memiliki nilai yang tidak kalah besar.

Imbauan pemerintah mengenai fleksibilitas kerja bagi ASN pada hari pertama sekolah dapat dipandang sebagai salah satu upaya memberi ruang agar tanggung jawab profesional berjalan seiring dengan tanggung jawab keluarga.

Madrasah Pertama Selalu Bernama Keluarga

Sekolah memiliki peran besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Namun, karakter, adab, dan kebiasaan baik umumnya mulai tumbuh dari rumah.

Sebuah pelukan sebelum anak memasuki gerbang sekolah, doa yang dipanjatkan bersama, atau senyuman yang menguatkan dapat menjadi bekal emosional yang tidak tercantum dalam buku pelajaran mana pun.

Karena itu, orang tua tidak perlu menunggu momen besar untuk mendidik anak. Langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan tulus sering kali menjadi pelajaran yang paling membekas.

Pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang apa yang diajarkan, melainkan juga tentang siapa yang hadir ketika anak paling membutuhkan.

Hari pertama sekolah mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun, kehadiran orang tua pada hari itu dapat tinggal dalam ingatan anak selama bertahun-tahun. Dalam Islam, kasih sayang tidak cukup diucapkan. Ia hadir melalui waktu yang diluangkan, tangan yang menggenggam, doa yang dipanjatkan, dan langkah kecil yang mengantarkan anak menuju masa depannya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WFH ASN Jumat

    WFH ASN Setiap Jumat Dimulai, Negara Hemat Tapi Pelayanan Aman?

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH ASN Jumat resmi dimulai pada April 2026 dan langsung menjadi perhatian publik. Program kerja fleksibel ASN atau work from home pegawai negeri ini disebut pemerintah sebagai langkah efisiensi energi sekaligus modernisasi birokrasi. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan besar: apakah kebijakan kerja dari rumah setiap Jumat mampu meningkatkan produktivitas […]

  • Ilustrasi konflik tetangga seperti suara bising malam, parkir liar, dan pembakaran sampah sesuai hukum 2026

    Hukum Tetangga 2026 Resmi Berlaku, Bakar Sampah Saja Bisa Dipidana

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Jam menunjukkan pukul 01.00 dini hari. Suara karaoke masih terdengar keras dari rumah sebelah. Anak kecil terbangun. Tetangga mulai terganggu. Dulu, situasi seperti ini sering dianggap hal biasa. Paling jauh hanya berujung sindiran atau cekcok kecil antarwarga. Namun sekarang, lewat penerapan Hukum Tetangga 2026 dan KUHP Nasional terbaru, sejumlah gangguan lingkungan mulai […]

  • santri kembali ke pesantren

    Momen Santri Kembali ke Pesantren: Haru, Rindu, dan Semangat Baru

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Momen santri kembali ke pesantren setelah libur Lebaran kembali menjadi bahasan. Tradisi tahunan ini selalu menghadirkan suasana haru sekaligus semangat baru bagi para santri yang kembali mondok setelah berkumpul bersama keluarga. Perjalanan kembali ke pondok pesantren, atau yang sering disebut kembali mondok, bukan sekadar rutinitas. Momen ini menjadi fase penting dalam kehidupan […]

  • Program return to work Singapura membantu pekerja cedera kembali bekerja dengan dukungan medis dan perusahaan

    Return to Work Singapura Ubah Nasib Pekerja Sakit

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Return to work Singapura menjadi sorotan karena kebijakan ini tidak hanya melindungi pekerja sakit, tetapi juga membuka peluang baru bagi sistem ketenagakerjaan modern. Program kembali bekerja ini, yang dikenal sebagai return-to-work system, langsung menyasar masalah besar: pekerja cedera yang selama ini sering kehilangan pekerjaan. Selama bertahun-tahun, banyak pekerja—termasuk pekerja migran Indonesia—harus […]

  • Lomba Jurnalistik Bhayangkara 2026

    Hadiah Puluhan Juta Menanti! Lomba Jurnalistik Bhayangkara 2026 Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polda Jawa Barat resmi membuka Lomba Jurnalistik HUT Bhayangkara Tahun 2026 yang ditujukan bagi wartawan media cetak, online, dan elektronik. Kompetisi yang mengusung tema besar “Polri Presisi untuk Masyarakat” ini berlangsung hingga 27 Juni 2026 dan menawarkan total hadiah puluhan juta rupiah bagi karya terbaik yang mengangkat kisah inspiratif pelayanan kepolisian […]

  • Tabung Gas Bocor

    Gas 3 Kg Bocor, Rumah Warga Tasikmalaya Nyaris Terbakar

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Minggu sore yang semula berjalan biasa mendadak berubah menjadi kepanikan di Jl Paseh RT 005 RW 003, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Sebuah tabung gas bocor memicu kebakaran di area dapur rumah warga. Dalam hitungan menit, api merambat ke tumpukan pakaian laundry dan membuat penghuni rumah khawatir kobaran semakin membesar. […]

expand_less