Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Mengantar Anak Sekolah Ternyata Bernilai Ibadah

Mengantar Anak Sekolah Ternyata Bernilai Ibadah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Mengantar anak sekolah pada hari pertama masuk sekolah kembali menjadi perhatian setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, mengimbau instansi pemerintah memberikan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mendampingi putra-putrinya. Imbauan itu bertujuan mendukung penguatan ketahanan keluarga sekaligus sejalan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), yang mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan sejak dini.

Kebijakan tersebut memang berkaitan dengan tata kelola kerja ASN. Namun, di balik itu tersimpan pesan yang lebih luas. Mengantar anak sekolah, peran ayah dalam Islam, dan pendidikan anak menurut Islam bukan sekadar urusan teknis atau rutinitas tahunan. Ketiganya menyentuh amanah orang tua dalam membentuk karakter, rasa aman, dan kepercayaan diri anak sejak langkah pertama mereka memasuki lingkungan pendidikan.

Di Gerbang Sekolah, Ada Pelajaran yang Tidak Tertulis di Buku

Pemandangan pada hari pertama sekolah hampir selalu sama. Sejumlah anak berjalan sambil menggenggam erat tangan ayah atau ibunya. Ada yang berlari penuh semangat menuju kelas baru, tetapi ada pula yang masih memeluk orang tuanya karena cemas menghadapi lingkungan yang belum dikenal.

Momen singkat itu sering dianggap biasa oleh orang dewasa. Padahal, bagi seorang anak, kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah dapat menjadi kenangan yang tersimpan lama. Rasa tenang yang muncul karena ditemani orang yang paling dipercaya sering kali menjadi modal awal untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

Karena itu, waktu yang diluangkan orang tua pada hari tersebut bukan sekadar mengantar hingga gerbang sekolah. Lebih dari itu, mereka sedang menunjukkan bahwa anak tidak menghadapi langkah penting dalam hidupnya seorang diri.

Islam Mengajarkan Orang Tua Hadir, Bukan Hanya Memberi Nafkah

Islam memandang keluarga sebagai tempat pertama lahirnya pendidikan. Sebelum anak mengenal guru di sekolah, ia lebih dahulu belajar dari sikap, ucapan, dan teladan orang tuanya.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
(QS. At-Tahrim: 6).

Ayat ini dipahami para ulama sebagai perintah untuk membimbing keluarga menuju kebaikan melalui pendidikan, pembiasaan, dan keteladanan.

Rasulullah SAW juga dikenal sebagai sosok yang menunjukkan kasih sayang kepada anak-anak. Beliau menggendong cucunya, menyapa mereka dengan lembut, dan tidak segan memperlihatkan kasih sayang di hadapan para sahabat. Teladan tersebut menunjukkan bahwa kedekatan emosional bukan tanda kelemahan, melainkan bagian dari akhlak mulia.

Dalam kehidupan sehari-hari, kasih sayang itu dapat hadir melalui tindakan sederhana, termasuk meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah ketika kesempatan memungkinkan.

Kehadiran Orang Tua Membentuk Kepercayaan Diri Anak

Anak belajar bukan hanya dari pelajaran di kelas, tetapi juga dari pengalaman yang ia rasakan bersama keluarganya.

Ketika ayah atau ibu hadir pada momen penting, anak menangkap pesan bahwa dirinya berharga dan mendapat dukungan penuh. Sebaliknya, jika kesibukan terus-menerus menghilangkan kebersamaan, hubungan emosional dapat perlahan merenggang.

Karena itu, keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga menjadi bagian penting dari amanah orang tua. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga merupakan tanggung jawab yang mulia. Namun, menyediakan waktu untuk hadir dalam momen penting anak juga memiliki nilai yang tidak kalah besar.

Imbauan pemerintah mengenai fleksibilitas kerja bagi ASN pada hari pertama sekolah dapat dipandang sebagai salah satu upaya memberi ruang agar tanggung jawab profesional berjalan seiring dengan tanggung jawab keluarga.

Madrasah Pertama Selalu Bernama Keluarga

Sekolah memiliki peran besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Namun, karakter, adab, dan kebiasaan baik umumnya mulai tumbuh dari rumah.

Sebuah pelukan sebelum anak memasuki gerbang sekolah, doa yang dipanjatkan bersama, atau senyuman yang menguatkan dapat menjadi bekal emosional yang tidak tercantum dalam buku pelajaran mana pun.

Karena itu, orang tua tidak perlu menunggu momen besar untuk mendidik anak. Langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan tulus sering kali menjadi pelajaran yang paling membekas.

Pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang apa yang diajarkan, melainkan juga tentang siapa yang hadir ketika anak paling membutuhkan.

Hari pertama sekolah mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun, kehadiran orang tua pada hari itu dapat tinggal dalam ingatan anak selama bertahun-tahun. Dalam Islam, kasih sayang tidak cukup diucapkan. Ia hadir melalui waktu yang diluangkan, tangan yang menggenggam, doa yang dipanjatkan, dan langkah kecil yang mengantarkan anak menuju masa depannya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Dishub berjaga di perempatan Jalan Gunungsari Cipanas Tasikmalaya sambil mengawasi truk tambang pasir.

    Dishub Tasikmalaya Jaga Ketat Jalan Gunungsari-Cipanas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi di Perempatan Cipanas Galunggung Sukaratu, Selasa (12/5/2026), terasa sedikit berbeda. Udara masih dingin. Kabut tipis belum sepenuhnya hilang dari sekitar Kampung Nyalindung, Jawa Barat. Namun di sisi jalan, tiga petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya sudah berdiri sejak pagi sambil memperhatikan kendaraan yang melintas satu per satu. Sesekali suara rem angin […]

  • Panen Raya Ciamis

    Panen Raya Ciamis Tembus 7,5 Ton per Hektare

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Panen Raya Ciamis kembali menunjukkan potensi besar sektor pertanian di Kabupaten Ciamis. Produktivitas padi yang mencapai 7,5 ton per hektare menjadi sinyal positif bahwa pertanian berkelanjutan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga beras. Momentum tersebut berlangsung dalam kegiatan Panen Raya dan Peresmian Kantor Sekretariat Klaster […]

  • Qatar vs Swiss

    Prediksi Qatar vs Swiss: Swiss Lebih Siap?

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Qatar vs Swiss menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian pada fase grup Piala Dunia 2026. Duel Qatar melawan Swiss di Grup B, 14 Juni 2026, tidak hanya mempertemukan wakil Asia dan Eropa, tetapi juga menghidupkan kembali sebuah kenangan yang masih tersimpan dalam catatan sepak bola kedua negara. Menjelang kick-off di […]

  • Kata Kunci Utama

    Kasus Nicolas Maduro: Klaim AS dan Reaksi Venezuela

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kasus Nicolas Maduro kembali disorot setelah tekanan AS meningkat. Ini fakta, bantahan Venezuela, dan dampaknya. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Nama Presiden Venezuela Nicolas Maduro kembali menjadi sorotan internasional setelah muncul klaim dari Amerika Serikat terkait penangkapannya. Klaim tersebut memicu reaksi keras dari pemerintah Venezuela dan menambah daftar panjang ketegangan diplomatik antara Caracas dan Washington. Klaim […]

  • Pidato Kenegaraan 2026

    Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: Apa yang Harus Dibuktikan?

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan 2026 dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI, Jumat, 14 Agustus 2026. Dalam pidato tersebut, Presiden menyoroti sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan, termasuk 121 kebijakan transformatif, swasembada pangan, kemandirian energi, pertumbuhan ekonomi, hingga program yang menyentuh kehidupan masyarakat. Namun, ada […]

  • Buku Ajar Nasional

    Prabowo Periksa Buku Siswa, Ada Misi Besar Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Di tengah kunjungan ke sejumlah sekolah, Presiden Prabowo Subianto tidak langsung membahas kurikulum atau angka kelulusan. Perhatiannya justru tertuju pada Buku Ajar Nasional yang berada di tangan para siswa. Satu per satu buku pelajaran dibuka, diperiksa, lalu diamati mulai dari kualitas kertas, ukuran huruf, hingga kenyamanan saat dibaca. Dari pengamatan yang tampak […]

expand_less