Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Krisis Air Bersih Meluas, Ciamis Resmi Siaga Darurat

Krisis Air Bersih Meluas, Ciamis Resmi Siaga Darurat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ember-ember mulai berjajar di depan rumah warga. Sebagian sumur yang selama ini menjadi sumber kehidupan perlahan kehilangan air. Di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, musim kemarau 2026 mulai memperlihatkan dampaknya. Kekeringan Ciamis kini tidak lagi sebatas potensi, tetapi sudah berubah menjadi krisis air bersih yang dirasakan warga di beberapa desa.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan serta Lahan (Karhutla). Keputusan itu diambil setelah hasil pemantauan lapangan menunjukkan sejumlah wilayah mulai mengalami kekurangan pasokan air bersih, sementara hujan belum juga turun dalam beberapa waktu terakhir.

Dua Desa Sudah Mengalami Krisis Air Bersih

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan status siaga darurat ditetapkan sebagai langkah antisipasi agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum dampak kemarau meluas.

Menurutnya, hasil monitoring menunjukkan beberapa wilayah mulai mengalami penurunan ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut diperkuat oleh prakiraan musim dari BMKG, serta Surat Edaran Gubernur Jawa Barat dan Surat Edaran Bupati Ciamis mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan dan Karhutla.

“Status siaga darurat ditetapkan karena masyarakat di beberapa wilayah sudah mulai mengalami kekurangan air bersih. Selain itu, musim kemarau juga mulai terasa karena hujan tidak turun di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis,” ujar Ani, Kamis (9/7/2026).

Hingga awal Juli 2026, laporan resmi baru datang dari dua desa di Kecamatan Banjarsari, yakni Desa Kawasen dan Desa Cibadak.

Kekeringan Ciamis

Mobil tangki BPBD Kabupaten Ciamis mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan, Kamis (9/7/2026).

Lebih dari Seribu Warga Terdampak Kekeringan

Di Dusun Cibeureum, Desa Cibadak, sejumlah sumur warga mulai mengering. Akibatnya, kebutuhan air untuk minum, memasak, mandi, hingga mencuci ikut terganggu.

Pemerintah Desa Cibadak kemudian mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD Ciamis.

Berdasarkan surat resmi pemerintah desa tertanggal 8 Juli 2026, kekeringan telah berdampak pada 171 kepala keluarga atau 513 jiwa.

Sementara itu, sebelumnya BPBD juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke Dusun Panamun, Desa Kawasen. Di wilayah tersebut, krisis air menyentuh 140 kepala keluarga atau 429 jiwa, terdiri atas 242 jiwa di RT 26 dan 187 jiwa di RT 27.

Meski jumlah laporan masih lebih sedikit dibandingkan musim kemarau 2023, BPBD memilih meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

“Kalau dibandingkan tahun 2023 memang belum sebanyak saat itu. Namun beberapa wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi sudah mulai menunjukkan gejala kekurangan air bersih,” kata Ani.

Delapan Kecamatan Masuk Zona Rawan Kekeringan

BPBD memetakan sedikitnya delapan kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan tertinggi terhadap kekeringan, yaitu Banjaranyar, Pamarican, Cimaragas, Banjarsari, Cidolog, Cipaku, Cihaurbeuti, dan Cijeungjing.

Meski demikian, hingga kini laporan resmi baru berasal dari Kecamatan Banjarsari.

Ani menjelaskan bahwa wilayah tersebut hanya memiliki satu Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), yakni di Desa Purwasari. Karena itu, ketika sumur warga mulai mengering, distribusi air bersih menjadi solusi paling cepat yang dapat dilakukan.

“Begitu ada laporan dan hasil asesmen menunjukkan masyarakat mulai kesulitan air, kami langsung menyiapkan distribusi air bersih sesuai kebutuhan dan skala prioritas,” ujarnya.

BPBD Siapkan Mobil Tangki hingga Koordinasi Lintas Instansi

Selama masa siaga darurat, BPBD telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.

Petugas akan terus memantau kondisi mata air, sumur, sungai, dan embung. Selain itu, informasi prakiraan cuaca dari BMKG juga dipantau secara berkala untuk mengetahui perkembangan musim kemarau.

Di sisi lain, BPBD telah menyiapkan armada mobil tangki, tandon air, serta titik distribusi apabila kebutuhan air bersih semakin meningkat.

Koordinasi juga diperkuat bersama PDAM, DPUPRP, DPRKPLH, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga para relawan.

Selain penanganan darurat, BPBD mendorong pembangunan embung, penampungan air hujan, dan perlindungan kawasan resapan sebagai solusi jangka panjang menghadapi musim kemarau yang berulang.

BPBD Minta Warga Hemat Air dan Waspadai Karhutla

BPBD mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara efektif dan efisien selama musim kemarau berlangsung.

Warga juga diminta tidak membakar sampah maupun lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta ikut menjaga hutan dan sumber-sumber air agar risiko kebakaran maupun kekeringan tidak semakin besar.

Menurut Ani, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar dampak musim kemarau dapat ditekan sejak dini.

Kemarau memang tidak bisa dihentikan. Namun, ketika pemerintah bergerak cepat dan masyarakat ikut menjaga setiap tetes air yang tersisa, krisis tidak harus berubah menjadi bencana yang lebih besar. Pencegahan selalu lebih murah daripada penyesalan ketika sumur benar-benar kering. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pramuka Tasikmalaya

    Bukan Cuma Soal Uang, Pramuka Tasikmalaya Belajar Jaga Data

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pramuka Tasikmalaya mendapat bekal yang semakin relevan dengan kehidupan digital: kemampuan mengelola uang sekaligus menjaga data pribadi. Melalui edukasi literasi keuangan, OJK Tasikmalaya mengajak pelajar memahami kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung, serta mengenali risiko pinjaman daring dan aktivitas keuangan ilegal. Kegiatan tersebut menyasar 91 anggota Pramuka dari SMPN 1 Tasikmalaya […]

  • Ilustrasi reflektif tentang pentingnya memilih teman dalam Islam berdasarkan nasihat ulama dan dalil Al-Qur’an.

    Berteman atau Terseret? Peringatan Ulama Tentang Pergaulan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada orang yang rajin menghadiri majelis ilmu, tetapi pulang dari sana justru makin mahir bergunjing. Ada pula yang gemar mengutip Hikam, namun pergaulannya penuh kepentingan. Kita hidup di zaman ketika label saleh sering lebih penting daripada isi kepala dan kejernihan hati. Syekh Athaillah dalam Kitab Al-Hikam mengingatkan dengan sederhana namun menghunjam: jangan […]

  • gaji suami di bawah UMR

    Gaji Suami di Bawah UMR, Apakah Istri Tetap Taat?

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA — Gaji suami di bawah UMR kerap menjadi persoalan dalam rumah tangga. Ketika penghasilan belum cukup memenuhi seluruh kebutuhan keluarga, muncul pertanyaan: apakah istri tetap wajib taat kepada suami, atau keterbatasan nafkah mengubah kewajiban tersebut? Materi edukasi yang dipublikasikan Bimas Islam Kementerian Agama RI membahas persoalan tersebut dengan menempatkan kemampuan ekonomi dan ikhtiar […]

  • Seseorang sedang mencatat pengeluaran keuangan pribadi untuk menghindari stres finansial dan mengatur uang lebih stabil

    7 Cara Menghindari Stres Finansial yang Jarang Disadari

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Stres finansial sering muncul tanpa disadari ketika pengeluaran terasa lebih besar dari pemasukan. Banyak orang menyebut kondisi ini sebagai tekanan keuangan atau beban ekonomi, yang perlahan bisa mengganggu fokus, emosi, bahkan hubungan dalam keluarga. Menariknya, masalah ini tidak selalu datang dari jumlah uang yang kecil, tetapi lebih sering dari cara seseorang mengelolanya. […]

  • lelang kapal Iran

    Iran Bereaksi, Indonesia Lelang Kapal Tanker dan 1,2 Juta Barel Minyak

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Lelang kapal Iran mendadak menjadi sorotan setelah Indonesia memutuskan melepas kapal tanker Iran MT Arman 114 bersama muatan minyak mentahnya. Kapal raksasa itu dilelang dengan nilai limit sekitar Rp1,17 triliun, menjadikannya salah satu aset maritim paling mahal yang pernah dilepas negara. Kasus kapal Iran disita Indonesia ini tidak hanya menyangkut persoalan […]

  • Ilustrasi penyalahgunaan jabatan oleh pegawai yang menggelapkan uang atau aset perusahaan untuk kepentingan pribadi.

    Apa Itu Penggelapan dalam Jabatan? Ini Unsur Hukum dan Sanksinya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 219
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus penggelapan dalam jabatan sering muncul dalam berbagai sektor, baik di lingkungan perusahaan swasta maupun lembaga pemerintahan. Penggelapan dalam jabatan merupakan tindak pidana yang terjadi ketika seseorang menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan melalui jabatan atau pekerjaannya untuk menguasai uang atau barang milik pihak lain secara melawan hukum. Dalam praktiknya, penggelapan dalam jabatan kerap […]

expand_less