Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Krisis Air Tasikmalaya, Masjid Jadi Mata Air Harapan

Krisis Air Tasikmalaya, Masjid Jadi Mata Air Harapan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Pagi itu matahari bahkan belum sepenuhnya muncul ketika halaman Masjid Jami Al Ihsan di Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, mulai dipenuhi warga. Jerigen dan galon tersusun rapi. Anak-anak, ibu rumah tangga, hingga para orang tua datang bergantian. Mereka bukan hendak menghadiri pengajian ataupun salat berjamaah, melainkan mengantre mendapatkan air bersih.

Di tengah krisis air yang melanda wilayah tersebut selama hampir dua bulan terakhir, masjid berubah menjadi penyelamat kehidupan. Bagi sekitar 600 hingga 700 kepala keluarga di Dusun Cipari dan Dusun Cipatat, aliran air dari masjid menjadi satu-satunya harapan ketika sumur-sumur rumah mengering.

Fenomena ini bukan sekadar kisah tentang kekeringan. Lebih dari itu, peristiwa tersebut menghadirkan kembali fungsi masjid sebagaimana diajarkan Islam sejak masa Rasulullah SAW, yakni menjadi pusat kemaslahatan umat.

Masjid Menjawab Kebutuhan Paling Dasar Manusia

Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menghadapi situasi yang tidak mudah. Di satu sisi, air diperlukan untuk kebutuhan warga. Di sisi lain, air juga harus tersedia bagi jamaah yang hendak berwudu.

Karena itu, DKM mengambil jalan tengah. Warga tetap diperbolehkan mengambil air, tetapi aktivitas tersebut dihentikan sekitar 10 menit sebelum azan agar persediaan air cukup untuk keperluan ibadah.

Keputusan sederhana itu memperlihatkan satu nilai penting dalam Islam, yakni menjaga keseimbangan antara hak beribadah dan hak memenuhi kebutuhan dasar manusia.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Dan Kami menjadikan dari air segala sesuatu yang hidup.”
(QS. Al-Anbiya: 30).

Ayat ini mengingatkan bahwa air bukan sekadar sumber daya alam, melainkan bagian dari nikmat Allah yang menopang seluruh kehidupan.

Masjid Sejak Awal Memang Hadir untuk Melayani Umat

Ketika Rasulullah SAW membangun Masjid Nabawi di Madinah, fungsinya tidak terbatas sebagai tempat salat.

Masjid menjadi pusat pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, bahkan tempat menerima tamu dan membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Apa yang dilakukan Masjid Jami Al Ihsan hari ini seakan menghidupkan kembali semangat tersebut. Di tengah keterbatasan, masjid hadir sebagai tempat yang paling mudah dijangkau masyarakat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah yang paling utama adalah memberikan air.”
(HR. Abu Dawud, dinilai hasan oleh sejumlah ulama).

Hadis tersebut menunjukkan bahwa membantu orang memperoleh air termasuk amal yang memiliki nilai besar di sisi Allah SWT.

Masjid Penyelamat Air

Warga Desa Kertanegla, Kabupaten Tasikmalaya antre mengambil air bersih di Masjid Jami Al Ihsan, Minggu (28/6/2026).

Krisis Air Mengajarkan Kepedulian Sosial

Pemerintah Desa Kertanegla mencatat sekitar 600 hingga 700 kepala keluarga terdampak kekeringan. Hampir setiap musim kemarau, dua dusun di wilayah tersebut mengalami persoalan yang sama.

Pemerintah desa telah mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan berharap distribusi air bersih maupun pembangunan sumur bor dapat segera direalisasikan.

Namun, selama solusi permanen belum tersedia, solidaritas masyarakat menjadi penyangga utama.

Warga rela mengantre. Pengurus masjid mengatur pembagian air. Setiap keluarga hanya mengambil dua hingga tiga jerigen agar seluruh warga tetap memperoleh bagian.

Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan masyarakat ketika menghadapi ujian.

Allah SWT berfirman:

“Tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.”
(QS. Al-Ma’idah: 2).

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial bukan hanya nilai kemanusiaan, tetapi juga perintah agama.

Air Boleh Terbatas, Kepedulian Jangan Sampai Kering

Krisis air memang menguji kesabaran. Akan tetapi, ujian itu juga memperlihatkan bahwa kepedulian masih mengalir di tengah masyarakat.

Masjid Jami Al Ihsan tidak hanya menyediakan air. Masjid juga menghadirkan rasa aman bagi warga yang setiap hari memikirkan kebutuhan paling mendasar keluarganya.

Peristiwa di Kecamatan Bojonggambir mengajarkan bahwa kemakmuran masjid tidak hanya diukur dari ramainya saf salat, tetapi juga dari besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat di sekitarnya.

Ketika sebuah masjid mampu menjadi tempat ibadah sekaligus tempat berteduh bagi kebutuhan sosial, di situlah nilai rahmatan lil ‘alamin benar-benar tampak dalam kehidupan sehari-hari.

Masjid yang makmur bukan hanya dipenuhi jamaah ketika azan berkumandang, tetapi juga menjadi tempat pertama yang membuka pintu saat tetangganya kehausan. Di situlah ibadah dan kemanusiaan bertemu dalam satu mata air keberkahan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Isbat

    Sidang Isbat 2026 Tak Sekadar Tentukan Hilal, Kemenag Fokus Persatuan Umat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kementerian Agama melalui Tim Hisab Rukyat menyepakati empat komitmen penting dalam penyelenggaraan Sidang Isbat 2026. Kesepakatan itu menjadi langkah baru pemerintah untuk menjaga persatuan umat, memperkuat tata kelola penetapan awal Hijriah, sekaligus meredam potensi perbedaan informasi di ruang publik dan media sosial. Pembahasan mengenai sidang isbat dan penetapan awal bulan Hijriah […]

  • Polisi mengamankan sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya yang memeras pedagang rokok dengan modus penyergapan dan atribut palsu.

    Pelaku Sindikat Bea Cukai Gadungan Tasikmalaya Dibekuk, Ini Modusnya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya menggemparkan publik setelah Satreskrim Polresta Tasikmalaya berhasil membongkar aksi pemerasan yang menyasar pedagang rokok di Jalan Raya Mangkubumi. Kelompok ini tidak hanya melakukan penipuan, tetapi juga mengatasnamakan aparat resmi dengan modus yang terstruktur dan berlapis. Dalam kasus ini, istilah bea cukai palsu Tasikmalaya dan penyergapan pedagang […]

  • dompet dan kalkulator simbol manajemen uang pribadi

    8 Kesalahan Menabung yang Sering Dilakukan Tanpa Sadar

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang merasa sudah melakukan kesalahan menabung tanpa benar-benar menyadarinya. Padahal, dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan menabung atau kesalahan finansial dalam menabung sering muncul bukan dari hal besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang tanpa kontrol. Menariknya, sebagian orang justru merasa sudah “aman” secara finansial, padahal kondisi tabungan mereka sebenarnya tidak pernah […]

  • Bobotoh Sunda

    Bukan Sekadar Bola, Persib Sudah Menjadi Identitas Urang Sunda

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bagi banyak Bobotoh Sunda, Persib Bandung hari ini terasa bukan lagi sekadar klub sepak bola. Di Jawa Barat, Persib perlahan berubah menjadi identitas sosial, ruang emosi, bahkan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda modern. Karena itu, ketika Persib bermain, suasananya sering terasa berbeda. Warung kopi mendadak penuh. Status WhatsApp berubah biru. Anak-anak […]

  • CCTV Pantura live memantau arus lalu lintas mudik Lebaran secara real-time di jalur pantai utara

    Pantura Macet atau Lancar? Cek CCTV Live Sebelum Berangkat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – CCTV Pantura live kini jadi solusi paling praktis untuk memantau arus mudik secara real-time. Dengan akses CCTV jalur Pantura, pemudik bisa melihat kondisi lalu lintas terkini, mengecek kemacetan, sekaligus menentukan waktu terbaik untuk berangkat. Tidak hanya itu, pantauan lalu lintas live streaming Pantura juga membantu menghindari titik rawan macet yang sering […]

  • Selat Hormuz dibuka

    Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dunia Langsung Bereaksi: Harga Minyak Rontok

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selat Hormuz dibuka kembali dan dalam hitungan jam, dunia langsung bereaksi. Jalur minyak paling krusial di planet ini akhirnya kembali dilalui kapal komersial setelah sempat mencekam akibat konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Pembukaan Selat Hormuz ini, yang juga disebut sebagai kembalinya jalur energi global, langsung menekan harga minyak dan meredakan […]

expand_less