Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diky Candranegara: Guru Harus Jadi Sahabat Murid

Diky Candranegara: Guru Harus Jadi Sahabat Murid

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Konsep guru sahabat murid kembali menjadi sorotan dalam dunia pendidikan. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara menegaskan bahwa guru SD dan SMP tidak cukup hanya menjadi penyampai materi pelajaran. Sebaliknya, guru harus mampu menjadi pendamping, sahabat, sekaligus penggerak daya pikir peserta didik.

Pesan tersebut disampaikan Diky saat menanggapi pelaksanaan workshop peningkatan kompetensi guru yang diinisiasi oleh salah satu anggota DPR RI. Menurutnya, penguatan kompetensi guru tidak boleh berhenti pada aspek administrasi dan metode mengajar semata, tetapi harus menyentuh cara guru membangun hubungan dengan murid.

Guru Tidak Boleh Menjawab “Baca Buku Saja”

Diky menilai, masih terdapat pola pembelajaran yang terlalu berorientasi pada buku dan belum sepenuhnya mendorong interaksi aktif antara guru dan siswa.

Ia mencontohkan situasi ketika seorang murid mengajukan pertanyaan di kelas, namun justru diminta mencari jawabannya sendiri melalui buku pelajaran.

“Tujuan utamanya adalah supaya guru SD dan SMP benar-benar bisa menjadi sahabat murid. Guru jangan sampai ketika anak bertanya, malah dijawab ‘coba pelajari sendiri atau buka bukunya’. Hal seperti itu jangan terjadi,” ujarnya.

Menurut Diky, jawaban guru terhadap pertanyaan murid bukan sekadar transfer informasi. Lebih dari itu, jawaban tersebut dapat menentukan rasa percaya diri dan semangat belajar seorang anak.

Setiap Anak Memiliki Cara Belajar yang Berbeda

Wakil Wali Kota Tasikmalaya itu juga mengingatkan bahwa tidak ada kelas yang benar-benar homogen. Dalam satu ruang belajar, terdapat anak-anak dengan kemampuan, karakter, dan kecepatan berpikir yang berbeda-beda.

Karena itu, guru dituntut untuk memahami keragaman tersebut.

“Dalam satu kelas pasti ada murid yang berpikir cepat dan ada yang butuh waktu lebih lama untuk memahami. Kondisi ini pasti memengaruhi semangat belajar murid,” kata Diky.

Pendekatan pembelajaran yang sama terhadap seluruh siswa, menurutnya, berpotensi membuat sebagian anak kehilangan motivasi belajar.

Sebaliknya, ketika guru memahami karakter setiap murid, proses belajar akan menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Guru Harus Mampu Memancing Daya Pikir Anak

Diky menjelaskan bahwa peran guru modern bukan lagi sekadar menyampaikan jawaban. Guru justru harus mampu mendorong murid untuk berpikir lebih dalam.

Ia memberikan contoh sederhana.

Ketika seorang guru bertanya tentang sebuah gelas, maka pembelajaran tidak boleh berhenti pada jawaban “ini gelas”.

Guru harus melanjutkan pertanyaan berikutnya.

Untuk apa gelas digunakan? Mengapa manusia membutuhkan gelas? Apa manfaatnya? Bagaimana jika gelas tidak ada?

Melalui cara tersebut, anak akan belajar membangun logika, analisis, dan kreativitas.

“Guru harus bertanya lagi, gelas itu untuk apa, manfaatnya apa, sampai muncul pemikiran dari anak,” katanya.

Pendekatan seperti ini, menurut Diky, akan membantu siswa menjadi lebih aktif dan percaya diri.

Workshop Guru Harus Melahirkan Cara Mengajar Baru

Diky menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan workshop guru tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya selalu terbuka terhadap berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Ia juga memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD Kota Tasikmalaya.

“Kami Pemkot selalu welcome setiap ada tamu. Untuk kegiatan workshop guru ini kami tidak menggunakan APBD sama sekali,” jelasnya.

Namun demikian, manfaat utama yang diharapkan bukan sekadar pelaksanaan kegiatan seremonial, melainkan lahirnya pola pembelajaran baru yang lebih dekat dengan kebutuhan siswa.

Menurutnya, seorang guru ideal harus mampu menjadi fasilitator, motivator, sekaligus sahabat bagi peserta didiknya.

Pendidikan Bukan Sekadar Soal Nilai

Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup.

Anak-anak membutuhkan guru yang mampu mendengar, memahami, dan membimbing mereka sebagai manusia.

Mungkin karena itulah, pesan sederhana dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya ini terasa relevan bagi dunia pendidikan saat ini: guru tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga menghadirkan rasa aman, rasa percaya diri, dan semangat untuk terus belajar.

Pada akhirnya, murid mungkin akan lupa rumus yang diajarkan gurunya. Namun, mereka hampir tidak pernah lupa pada guru yang pernah membuat mereka merasa didengar, dihargai, dan dipercaya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Islami Thalhah dan Zubair sebagai sahabat Nabi yang menunjukkan keberanian dan pengorbanan demi Islam.

    Thalhah dan Zubair: Persahabatan, Pengorbanan, dan Loyalitas Tanpa Batas

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Thalhah dan Zubair menjadi dua nama besar dalam sejarah Islam yang dikenal karena keberanian, loyalitas, dan pengorbanannya untuk Rasulullah SAW. Kisah Thalhah dan Zubair, dua sahabat Nabi Muhammad SAW ini, hingga kini terus dikenang umat Islam karena memperlihatkan bagaimana iman mampu mengalahkan rasa takut, harta, bahkan kepentingan pribadi. Di tengah tekanan kaum […]

  • daftar negara terkaya

    Negara Kecil Kuasai Daftar Negara Terkaya Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negara kecil kembali menguasai daftar negara terkaya dunia tahun 2026. Ukuran wilayah dan jumlah penduduk terbukti tidak lagi menjadi penentu utama kesejahteraan. Data pendapatan per kapita terbaru justru menempatkan negara-negara dengan populasi terbatas sebagai pemimpin ekonomi global. Luksemburg mempertahankan posisi teratas sebagai negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia. Negara […]

  • Balap sepeda Pangandaran

    Balap Sepeda Pangandaran 2026, Ribuan Wisatawan Diprediksi Datang

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH– Pemerintah Kabupaten Pangandaran resmi mengumumkan pelaksanaan Indonesia Road National Championship 2026 yang akan berlangsung pada 18 hingga 21 Juni 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Pemkab Pangandaran pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 08.00 WIB. Ajang balap sepeda tingkat nasional itu akan menjadikan Pangandaran sebagai pusat perhatian para atlet, ofisial, dan […]

  • Istigasah Galunggung

    Muharam 1448 H di Galunggung: Ketika Seribu Warga Sukaratu Bersatu dalam Istigasah Akbar

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara sejuk lereng Gunung Galunggung pada Sabtu (27/6/2026) pagi terasa berbeda. Ribuan pasang sandal berjajar di pinggir area kegiatan. Hamparan tikar memenuhi kawasan Cipanas Galunggung, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Sekitar 1.000 warga berkumpul dalam Istigasah Galunggung untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, sebuah momentum yang mereka maknai bukan sekadar pergantian […]

  • 10 Hari Dzulhijjah

    Rahasia 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Lebih Istimewa dari Hari Lain?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak semua hari memiliki nilai yang sama dalam Islam. Ada waktu-waktu tertentu yang Allah muliakan dengan cara yang sangat istimewa. Salah satunya adalah 10 Hari Dzulhijjah, atau 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang sering disebut sebagai hari terbaik untuk memperbanyak amal saleh. Menariknya, banyak umat Islam justru lebih familiar dengan Ramadan dibanding […]

  • Suasana haru pelepasan jamaah haji Tasikmalaya di Gedung Dakwah Islamiyah, Selasa (5/5/2026).

    441 Jamaah Haji Berangkat, Suasana Haru Selimuti Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jamaah Haji Tasikmalaya resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Sebanyak 441 orang dari Kloter 20KJT dilepas dalam suasana haru yang tak terbendung, Selasa pagi (5/5/2026). Sejak matahari belum tinggi, keluarga sudah memadati area Gedung Dakwah Islamiyah. Sebagian berdiri rapat di pinggir jalan. Sebagian lagi duduk sambil menggenggam tas kecil milik orang yang […]

expand_less