Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dalam Kurang dari Dua Jam, Tiga Rumah di Cipedes Tinggal Arang

Dalam Kurang dari Dua Jam, Tiga Rumah di Cipedes Tinggal Arang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musibah kebakaran Tasikmalaya kembali menyisakan duka mendalam. Kebakaran hebat yang terjadi di Kampung Pelang, RT 002 RW 006, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jumat (26/6/2026) sore, menghanguskan tiga rumah warga dan membuat sedikitnya 15 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa kebakaran Cipedes Tasikmalaya itu berlangsung begitu cepat. Dalam waktu kurang dari dua jam, rumah milik Agus, Aan, dan Cucu berubah menjadi puing dan arang. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari berbagai penjuru Kota Tasikmalaya.

Bagi warga sekitar, sore itu berubah menjadi kepanikan yang sulit dilupakan.

Kepanikan Pecah, Api Menjalar Sangat Cepat

Menurut keterangan warga di lokasi, kepanikan terjadi sesaat setelah kobaran api mulai membesar. Teriakan warga yang meminta pertolongan terdengar bersahut-sahutan, sementara masyarakat sekitar berupaya menyelamatkan diri dan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Material bangunan yang didominasi kayu membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

“Kayunya banyak. Sekali nyambar, langsung ke rumah sebelah. Kanan, kiri, depan, belakang. Semua kena,” ujar seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan ember, selang, dan sumber air yang tersedia. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak mampu menghentikan penyebarannya.

Suasana di lokasi berubah menjadi kepanikan. Sejumlah warga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dibawa keluar, sementara yang lain hanya bisa menyaksikan kobaran api membesar.

Kebakaran Tasikmalaya

Tiga rumah di Sukamanah rata dengan tanah, Jumat (26/6/2026).

Empat Armada Dikerahkan, Pemadaman Berlangsung 85 Menit

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya sekitar pukul 16.10 WIB.

Merespons laporan tersebut, Damkar Kota Tasikmalaya langsung mengerahkan tiga unit armada, yakni Fire Truck 03, Fire Truck 04, dan Fire Truck 05. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menurunkan satu unit kendaraan water supply.

Untuk mempercepat penanganan, Damkar Kabupaten Tasikmalaya juga mengirimkan satu unit armada tambahan.

Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 16.25 WIB. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena api dengan cepat membakar material bangunan yang mudah terbakar.

Komandan Regu 3 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya, Budi Permana, mengatakan bahwa prioritas utama petugas adalah mencegah api merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

“Api terlalu cepat. Rumah berbahan kayu jadi seperti korek api. Kami fokus memutus rambatannya ke rumah lain,” ujar Budi usai proses pemadaman.

Setelah berjibaku selama sekitar satu jam 25 menit, petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh kobaran api pada pukul 17.50 WIB.

Tiga Rumah Rata dengan Tanah, Belasan Warga Kehilangan Tempat Pulang

Akibat kebakaran tersebut, tiga rumah milik Agus, Aan, dan Cucu mengalami kerusakan sangat berat hingga rata dengan tanah.

Saat api berhasil dipadamkan, yang tersisa hanyalah puing bangunan, kayu yang menghitam, serta berbagai barang rumah tangga yang tidak lagi dapat digunakan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kebakaran ini dirasakan sangat besar oleh para korban. Sedikitnya 15 jiwa kini kehilangan tempat tinggal dan harus menghadapi kenyataan bahwa rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung telah hilang dalam waktu singkat.

Sejumlah warga tampak bertahan di sekitar lokasi kebakaran sambil memperhatikan sisa-sisa bangunan yang hangus. Sebagian lainnya dibantu keluarga dan tetangga untuk mengamankan barang-barang yang masih tersisa.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendataan dan penelusuran oleh petugas terkait.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga menyisakan kehilangan yang sulit diukur dengan angka.

Dalam waktu kurang dari dua jam, tiga rumah berubah menjadi abu. Namun bagi 15 jiwa yang kehilangan tempat pulang, yang paling sulit dibangun kembali bukanlah tembok rumah, melainkan kenangan yang ikut hangus bersama kobaran api. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • sertifikat tanah

    Saat Sertifikat Tanah Menentukan Sengketa Warga

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sengketa tanah menunjukkan sertifikat tanah belum sepenuhnya melindungi warga dalam kebijakan agraria. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus yang menimpa Nenek Elina Widjajati di Surabaya bukan sekadar perkara sengketa rumah. Ia adalah potret kebijakan agraria yang belum sepenuhnya bekerja melindungi warga paling rentan. Ketika konflik tanah berujung pada pengusiran dan perobohan rumah, pertanyaannya bukan hanya siapa yang […]

  • Penutupan Galian Pasir

    Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Penutupan galian pasir Garut menegaskan sikap bupati terhadap tambang yang melanggar tata ruang dan ancam warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penutupan sementara aktivitas galian pasir di Kabupaten Garut menjadi sinyal tegas pemerintah daerah dalam menegakkan tata ruang dan keselamatan publik. Bupati Garut Syakur Amin, didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, turun langsung meninjau lokasi pertambangan pasir […]

  • Biawak di Dapur

    Heboh Biawak 60 Cm Muncul di Dapur, Begini Aksi Damkar Ciamis

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Biawak di dapur membuat suasana siang yang semula tenang mendadak berubah tegang di Kabupaten Ciamis, Selasa (9/6/2026). Kemunculan reptil liar tersebut mengejutkan seorang ibu rumah tangga yang tengah memasak. Dalam hitungan menit, laporan masuk ke petugas Damkar Pos WMK Kawali dan proses evakuasi pun segera dilakukan. Peristiwa itu terjadi di Dusun […]

  • Persib vs Manila Digger

    Persib vs Manila Digger 31 Agustus: Bobotoh Wajib Tahu Ini

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Persib vs Manila Digger kembali mempertemukan dua klub Asia Tenggara dalam babak play-off AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Laga Persib Bandung melawan Manila Digger FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada 31 Agustus 2026. Namun, ada satu fakta yang paling perlu diketahui Bobotoh: pertandingan tersebut […]

  • Wabup Ciamis

    Ciamis Tanpa Wakil Bupati, Herdiat Serahkan Bola ke Parpol

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wabup Ciamis hingga kini belum terisi. Kursi Wakil Bupati Ciamis masih kosong setelah Herdiat Sunarya dilantik sebagai Bupati Ciamis pada 20 Februari 2025 tanpa pasangan wakil. Perkembangan terbaru datang dari sikap Herdiat. Dilansir dari detikJabar, Herdiat menyatakan proses pencalonan Wakil Bupati Ciamis diserahkan kepada partai politik pengusung. Ia juga menegaskan tidak […]

  • IM Japan Tasikmalaya 2026

    IM Japan Tasikmalaya 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IM Japan Tasikmalaya 2026 kembali membuka kesempatan bagi putra daerah yang ingin mengikuti program pemagangan ke Jepang. Berdasarkan informasi yang dirilis DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya, pendaftaran program kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan IM Japan berlangsung hingga 6 September 2026. Artinya, calon peserta masih memiliki kesempatan untuk mendaftar. Namun, waktunya semakin […]

expand_less