Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kapolresta Cup Tasikmalaya Pecah, 633 Atlet Rebut Gelar

Kapolresta Cup Tasikmalaya Pecah, 633 Atlet Rebut Gelar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara shuttlecock beradu dengan senar raket terdengar nyaris tanpa jeda. Dari satu lapangan ke lapangan lain, para atlet bergerak cepat mengejar setiap poin. Sorak penonton sesekali pecah ketika reli panjang berakhir dengan smash keras yang sulit dikembalikan.

Atmosfer itulah yang terasa dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolresta Cup Open 2026. Turnamen yang menjadi bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tersebut sukses menyedot perhatian pecinta olahraga sekaligus memperlihatkan besarnya potensi bulutangkis Kota Tasikmalaya.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 633 atlet dan pemain ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut. Angka itu menjadikan Kapolresta Cup 2026 sebagai salah satu turnamen bulutangkis dengan partisipasi terbesar di Tasikmalaya dalam beberapa tahun terakhir.

285 Atlet Binaan Siap Adu Prestasi

Di antara ratusan peserta yang turun bertanding, sebanyak 285 atlet merupakan atlet binaan prestasi atau Binpres dari berbagai perkumpulan bulutangkis di Kota Tasikmalaya.

Mereka datang membawa harapan klub masing-masing. Selain mengejar gelar juara, para pemain muda ini juga ingin membuktikan hasil latihan yang selama ini mereka jalani.

Panitia pelaksana AKP Nurrozi menjelaskan tujuh klub besar mengirimkan kekuatan terbaiknya. Ketujuh klub tersebut yakni PB Kurnia, PB Kusuma, PB Mitra Jaya, PB Anugerah Mandiri, PB Kharisma, PB Sembilan, dan PB Fasletic.

Para atlet bertanding di berbagai nomor pertandingan, mulai dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri hingga ganda campuran pada berbagai kelompok umur.

Karena itu, sejak babak awal pertandingan sudah berlangsung ketat. Setiap atlet berusaha menjaga konsistensi permainan karena satu kesalahan kecil bisa mengubah jalannya laga.

Bukan Sekadar Turnamen, Tapi Barometer Kekuatan Bulutangkis Tasik

Menurut panitia, Kapolresta Cup Open 2026 tidak hanya bertujuan mencari juara. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet sekaligus barometer perkembangan bulutangkis daerah.

Persaingan antarklub terlihat semakin kompetitif. Beberapa klub datang dengan reputasi kuat, sementara klub lain membawa generasi muda yang siap menciptakan kejutan.

PB Kurnia berupaya mempertahankan dominasi yang selama ini mereka bangun. Di sisi lain, PB Kusuma dan PB Mitra Jaya menurunkan pemain muda yang dikenal memiliki kecepatan dan daya juang tinggi.

Sementara itu, PB Anugerah Mandiri, PB Kharisma, PB Sembilan, dan PB Fasletic berusaha mengubah peta persaingan melalui penampilan atlet-atlet potensial yang terus berkembang.

Akibatnya, hampir setiap pertandingan menghadirkan tensi tinggi dan duel menarik yang menghibur penonton.

HUT Bhayangkara Jadi Momentum Pembinaan Atlet

Kejuaraan ini juga menunjukkan bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak hanya berlangsung dalam bentuk kegiatan seremonial.

Melalui olahraga, Polri turut mendorong pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat budaya kompetisi yang sehat di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara Polresta Tasikmalaya dan PBSI Kota Tasikmalaya membuka ruang bagi atlet-atlet muda untuk memperoleh pengalaman bertanding yang berharga.

Selain meningkatkan kualitas permainan, kompetisi seperti ini juga membantu proses pencarian bibit unggul yang berpotensi bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Tasikmalaya Ingin Lahirkan Susi Susanti Baru

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara yang hadir langsung dalam pembukaan kejuaraan menegaskan bahwa bulutangkis menjadi salah satu cabang olahraga prioritas daerah.

Menurutnya, Tasikmalaya memiliki sejarah panjang dalam dunia bulutangkis nasional. Nama-nama besar seperti Susi Susanti dan Lidia Wijaya menjadi bagian dari warisan prestasi yang hingga kini masih menginspirasi generasi muda.

Lebih jauh, Diky mengungkapkan bahwa saat ini Kota Tasikmalaya juga memiliki atlet yang berada di Pelatnas. Kehadiran wakil daerah di pusat latihan nasional menjadi indikator bahwa sistem pembinaan yang dijalankan PBSI dan klub-klub lokal berada pada jalur yang tepat.

Karena itu, ia berharap Kapolresta Cup Open 2026 mampu melahirkan lebih banyak atlet yang kelak membawa nama Tasikmalaya ke panggung nasional bahkan internasional.

Bulutangkis mungkin dimainkan di dalam gedung. Namun dari lapangan-lapangan itulah mimpi besar sering lahir. Dan ketika 633 atlet berkumpul dalam satu arena, Tasikmalaya sedang mengirim pesan kuat bahwa tradisi juara itu masih hidup. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • wanita haid

    Hukum Wanita Haid Membaca Doa Akhir Tahun

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Hukum wanita haid membaca doa akhir tahun menurut ulama. Tetap bisa berdoa, istighfar, dan muhasabah. albadarpost.com, FOKUS — Menjelang pergantian tahun, pertanyaan tentang ibadah kembali mengemuka di ruang publik, khususnya di kalangan muslimah. Salah satu yang kerap dipertanyakan adalah hukum wanita haid membaca doa akhir tahun. Isu ini penting karena menyentuh langsung praktik ibadah sehari-hari […]

  • hadis amanah

    Ketika Amanah Dikhianati: Tamparan Keras Hadis Nabi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI — Hadis amanah selalu menempati posisi penting dalam ajaran Islam. Bahkan, hadis Nabi tentang amanah, kejujuran, dan tanggung jawab berulang kali menegaskan bahwa kepercayaan bukan sekadar simbol, melainkan ujian nyata bagi manusia—terutama mereka yang diberi kekuasaan. Namun ironisnya, di era modern, amanah sering diperlakukan seperti formalitas. Banyak yang pandai bersumpah, tetapi cepat lupa […]

  • Petugas Dishub Ciamis memasang dan memperbaiki lampu PJU di jalur menuju Astana Gede Kawali menjelang Hari Jadi Ciamis.

    Jalur Astana Gede Kini Lebih Terang, Dishub Ciamis Kebut Perbaikan PJU

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PJU Ciamis mulai menjadi perhatian serius menjelang Hari Jadi Kabupaten Ciamis 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis bergerak cepat mempercepat pemasangan dan perawatan Penerangan Jalan Umum di sejumlah jalur strategis menuju kawasan Astana Gede Kawali dan Islamic Center Ciamis. Langkah itu dilakukan untuk memastikan akses masyarakat dan rombongan tamu daerah lebih […]

  • lagu Rukun Sama Teman

    Dari Upacara ke Ruang Kelas: Makna Sosial Lagu “Rukun Sama Teman”

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Pagi Senin di banyak sekolah kini berubah nadanya. Setelah bendera Merah Putih berkibar, siswa tidak langsung bubar. Mereka membaca ikrar, lalu menyanyikan lagu Rukun Sama Teman. Aturan ini mulai diterapkan secara nasional pada 2026. Bagi sebagian orang, ini sekadar tambahan seremoni. Namun bagi dunia pendidikan, keputusan ini menyentuh sesuatu yang lebih dalam: relasi sosial antarpelajar. […]

  • Ilustrasi dugaan korupsi BOS Tasikmalaya berdasarkan hasil audit dana pendidikan sekolah dasar negeri.

    Audit Bongkar Dugaan Korupsi BOS Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dugaan korupsi BOS Tasikmalaya kembali memantik sorotan publik setelah hasil audit mengungkap indikasi penyimpangan dana pendidikan di salah satu sekolah dasar negeri. Kasus dugaan penyalahgunaan dana BOS di Kota Tasikmalaya itu tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius soal integritas pengelolaan anggaran. Hingga kini, publik menilai kasus korupsi dana […]

  • Suasana Balai Kota Tasikmalaya dengan spanduk kritik sebagai simbol kekecewaan publik terhadap komunikasi kepemimpinan wali kota.

    Kritik Wali Kota Tasikmalaya dan Ujian Komunikasi Publik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang tertulis, tetapi juga dari cara seorang pemimpin hadir dan merespons warganya. Di Tasikmalaya, kritik wali kota Tasikmalaya kembali mengemuka, kali ini melalui sebuah spanduk yang terpasang di area Balai Kota. Spanduk itu sederhana, namun pesannya tajam: “Wapres Datang Wali Kota Terdepan. Giliran Masyarakat Datang […]

expand_less