Rumah di Lengkong Tasikmalaya Terbakar, Warga Panik
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Damkar melakukan pemadaman api di Jalan Padasuka Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya Senin (22/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran rumah Tasikmalaya kembali terjadi. Kali ini, kobaran api muncul dari sebuah rumah di Jalan Padasuka, Kelurahan Lengkong, Kecamatan Tawang, Senin (22/6/2026) pagi. Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik itu sempat membuat warga sekitar panik karena lokasi berada di kawasan permukiman yang cukup padat.
Asap tebal terlihat membumbung dari bangunan milik Susi sekitar pukul 06.30 WIB. Dalam hitungan menit, perhatian warga langsung tertuju ke rumah tersebut. Mereka khawatir api menyebar ke bangunan lain yang berdempetan di lingkungan padat penduduk.
Asap Tebal Picu Kepanikan Warga
Saat asap mulai membesar, warga sekitar berupaya memastikan kondisi rumah dan menghubungi pihak berwenang. Salah seorang tetangga, Siti Latifah, segera melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya.
Laporan diterima petugas pada pukul 07.06 WIB. Tidak lama kemudian, Regu 1 Damkar Kota Tasikmalaya bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan Fire Truck 04 dan kendaraan penyuplai air.
Kecepatan respons menjadi faktor penting dalam penanganan kejadian tersebut. Armada pemadam tiba di lokasi pukul 07.24 WIB atau sekitar 17 menit setelah laporan masuk.
Menurut Komandan Regu Damkar Kota Tasikmalaya, Samsudin, kondisi saat petugas tiba menunjukkan api mulai membesar dan berpotensi menjalar ke bangunan lain.
“Kami langsung melakukan penanganan begitu tiba di lokasi agar api tidak menyebar ke rumah-rumah di sekitar,” ujarnya.
Damkar dan PLN Berpacu Cegah Api Meluas
Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman pada pukul 07.27 WIB. Selain memusatkan penyemprotan ke titik api, tim juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik demi menjaga keselamatan warga dan personel di lapangan.
Langkah cepat tersebut terbukti efektif. Api berhasil dikendalikan sebelum menjangkau bangunan lain yang berada sangat dekat dengan sumber kebakaran.
Meski luas area yang terbakar diperkirakan hanya sekitar 2 x 3 meter, petugas tetap melakukan pendinginan secara menyeluruh. Tahapan ini penting untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.
Proses pendinginan berlangsung cukup lama hingga pukul 12.45 WIB.
Dugaan Korsleting Listrik Jadi Pemicu
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Percikan yang muncul dari instalasi listrik diduga memicu api dan kemudian membakar material yang mudah terbakar di dalam rumah.
Kasus seperti ini masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah Tasikmalaya maupun daerah perkotaan lainnya. Instalasi yang sudah berumur, sambungan tidak standar, serta penggunaan perangkat listrik secara berlebihan sering kali meningkatkan risiko munculnya korsleting.
Karena itu, masyarakat perlu melakukan pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Selain menjaga keamanan penghuni, langkah sederhana tersebut dapat mencegah kerugian yang jauh lebih besar.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, tidak ada kepala keluarga lain yang terdampak karena api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan sekitar.
Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Warga setempat mengaku lega setelah kobaran api berhasil dijinakkan. Mereka menilai respons cepat petugas menjadi faktor utama yang menyelamatkan lingkungan sekitar dari potensi kebakaran yang lebih besar.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tanda-tanda awal seperti bau hangus, percikan listrik, atau munculnya asap tipis tidak boleh diabaikan. Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin besar peluang mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang merugikan banyak orang.
Ketika api muncul, waktu adalah penentu. Beberapa menit respons cepat hari ini berhasil menyelamatkan puluhan rumah dari ancaman kebakaran yang lebih besar. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar