Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Heatstroke di Piala Dunia 2026, Apa Pesan Islam?

Heatstroke di Piala Dunia 2026, Apa Pesan Islam?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Menjaga kesehatan dalam Islam bukan sekadar anjuran, melainkan bagian dari ajaran agama yang sangat mendasar. Di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026, pembahasan mengenai menjaga kesehatan kembali menjadi perhatian setelah sejumlah penonton dilaporkan mengalami heatstroke akibat cuaca ekstrem saat Fan Festival di Texas.

Dikutip dari Primaya Hospital, heat stroke adalah kondisi ketika suhu tubuh meningkat hingga mencapai 40 derajat Celsius atau lebih. Peningkatan suhu yang juga disebut sengatan panas ini termasuk kondisi medis darurat karena bisa bersamaan dengan kegagalan fungsi organ dan sistem saraf pusat.

Fenomena tersebut mengingatkan bahwa kesehatan dan keselamatan manusia memiliki posisi yang sangat penting dalam syariat Islam. Sebab, menjaga tubuh dari bahaya merupakan bagian dari tujuan utama diturunkannya agama.

Di beberapa area fan zone, suasana sempat berubah dari riuh menjadi penuh kewaspadaan. Sebagian penonton terlihat bergegas mencari tempat teduh. Ada yang membasahi wajah dengan air mineral, ada yang mengipasi dirinya menggunakan selebaran pertandingan, sementara petugas kesehatan hilir mudik membantu mereka yang mulai mengeluhkan pusing dan kelelahan akibat teriknya cuaca. Sesekali, pengumuman dari pengeras suara terdengar mengingatkan pengunjung agar memperbanyak minum dan tidak terlalu lama berada di bawah sinar matahari.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa sehebat apa pun manusia menikmati sebuah perayaan, tubuh tetap memiliki batas yang harus dihormati.

Hifzh an-Nafs, Menjaga Jiwa Merupakan Tujuan Syariat

Dalam kajian maqashid syariah, para ulama menjelaskan adanya lima tujuan utama yang harus dijaga. Salah satunya adalah hifzh an-nafs, yakni menjaga jiwa manusia.

Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”

(QS. Al-Baqarah: 195)

Selain itu, Allah SWT juga berfirman:

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu.”

(QS. An-Nisa: 29)

Karena itu, menjaga kesehatan dalam Islam bukan hanya perkara kebiasaan hidup sehat. Lebih dari itu, ia merupakan bagian dari ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT.

Islam Mengajarkan Mencegah Mudarat

Di sisi lain, Islam sangat menekankan pentingnya menghindari bahaya.

Rasulullah SAW bersabda:

لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

“Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain.”

(HR. Ibnu Majah)

Hadis tersebut menjadi landasan penting dalam banyak persoalan fikih kontemporer. Oleh sebab itu, memakai topi saat cuaca panas, mencari tempat teduh, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, hingga beristirahat ketika merasa lelah termasuk bentuk ikhtiar yang sejalan dengan ajaran Islam.

Lebih jauh lagi, Rasulullah SAW juga bersabda:

“Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak atas dirimu.”

(HR. Bukhari)

Artinya, tubuh manusia bukan sesuatu yang boleh diabaikan. Sebaliknya, ia harus dijaga dan diperlakukan dengan baik.

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan Manusia

Menariknya, Rasulullah SAW telah mengingatkan umatnya tentang dua nikmat yang sering dianggap biasa.

Beliau bersabda:

“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya, yaitu kesehatan dan waktu luang.”

(HR. Bukhari)

Hadis ini terasa semakin relevan di tengah berbagai kesibukan dan euforia yang menyertai Piala Dunia.

Tak sedikit orang rela begadang hingga dini hari demi menyaksikan pertandingan favoritnya. Sebagian lainnya rela bepergian jauh untuk merasakan atmosfer sepak bola secara langsung. Namun, dalam semangat tersebut, kesehatan sering kali menjadi hal yang terlupakan.

Padahal, ketika nikmat sehat hilang, manusia baru menyadari betapa berharganya karunia tersebut.

Bolehkah Membatalkan Puasa Sunnah Demi Kesehatan?

Selanjutnya, muncul pertanyaan yang cukup sering diajukan, yaitu apakah seseorang boleh membatalkan puasa sunnah apabila kondisi tubuhnya melemah?

Para ulama menjelaskan bahwa menghilangkan bahaya lebih diutamakan.

Dalam kaidah fikih disebutkan:

الضَّرَرُ يُزَالُ

“Bahaya harus dihilangkan.”

Sementara itu, Allah SWT berfirman:

“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.”

(QS. Al-Baqarah: 185)

Karena itu, apabila seseorang yang sedang menjalankan puasa sunnah mengalami kondisi yang berpotensi membahayakan kesehatan, maka ia diperbolehkan berbuka.

Syariat Islam tidak dibangun untuk menyulitkan manusia. Sebaliknya, agama ini hadir untuk menghadirkan kemaslahatan.

Menjadi Mukmin yang Kuat dan Sehat

Selain menjaga keselamatan jiwa, Islam juga mendorong umatnya agar memiliki tubuh yang kuat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.”

(HR. Muslim)

Karena itu, menjaga pola makan, berolahraga, mencukupi waktu istirahat, dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh merupakan bagian dari ikhtiar yang dianjurkan.

Sebab, tubuh yang sehat akan membantu seseorang menjalankan berbagai bentuk ibadah dan aktivitas dengan lebih baik.

Piala Dunia Akan Berakhir, Nikmat Sehat Harus Tetap Dijaga

Piala Dunia selalu menghadirkan kegembiraan. Stadion bergemuruh oleh sorak-sorai. Bendera berbagai negara berkibar. Tangis dan tawa bercampur menjadi satu dalam setiap pertandingan.

Namun, di balik kemeriahan itu, ada pelajaran yang sering luput dari perhatian.

Tubuh manusia memiliki batas.

Tidak semua orang mampu bertahan menghadapi panas yang menyengat. Tidak semua orang sanggup terus beraktivitas tanpa istirahat. Bahkan, di tengah pesta sepak bola terbesar di dunia, sebagian orang justru harus mendapatkan pertolongan medis karena kondisi fisiknya melemah.

Piala Dunia 2026 pada akhirnya akan selesai. Trofi akan berpindah tangan. Euforia perlahan akan mereda.

Namun, ada satu nikmat yang seharusnya terus dijaga oleh setiap muslim, yaitu kesehatan.

Sebab, tubuh ini bukan sepenuhnya milik kita. Ia adalah amanah dari Allah SWT.

Kelak, bukan hanya tentang berapa banyak pertandingan yang kita saksikan yang akan ditanyakan. Lebih dari itu, manusia juga akan dimintai pertanggungjawaban tentang bagaimana ia menjaga nikmat yang telah diberikan kepadanya.

Karena sesungguhnya, kemenangan terbesar bukanlah ketika tim kesayangan berhasil mengangkat trofi.

Kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika seorang hamba mampu menjaga amanah berupa tubuh yang sehat, lalu menggunakannya untuk semakin mendekat kepada Allah SWT.

Nikmat sehat sering terasa biasa ketika masih dimiliki. Namun, ketika ia pergi, manusia baru menyadari bahwa tidak ada sorak kemenangan, tidak ada trofi, dan tidak ada perayaan yang lebih berharga daripada kesempatan untuk tetap bersujud kepada-Nya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku UMKM mempromosikan produk melalui media sosial menggunakan smartphone untuk meningkatkan penjualan bisnis kecil.

    5 Cara UMKM Naik Omzet dari Media Sosial Tanpa Modal Iklan Besar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak pelaku usaha kecil kini mencari cara UMKM naik omzet dengan media sosial. Strategi UMKM media sosial, promosi online, dan pemasaran digital terbukti mampu meningkatkan penjualan tanpa biaya besar. Karena itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mulai memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan. Media sosial […]

  • Persib vs Semen Padang

    Persib Gila! Bungkam Semen Padang 2-0, Lawan Mulai Ketar-Ketir

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Persib vs Semen Padang, hasil Persib Bandung hari ini, hingga skor Semen Padang vs Persib langsung jadi sorotan usai Persib Bandung menang 2-0 atas Semen Padang FC, Minggu (5/4/2026). Sejak awal, duel ini menghadirkan tensi tinggi, namun efektivitas jadi pembeda utama yang mengarah pada kemenangan tim tamu. Tak butuh banyak […]

  • Trio Bayern vs PSG

    Kane Cs Gila Gol, Tapi PSG Lebih Mematikan di Momen Kritis

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Trio Bayern vs PSG menjadi pusat perhatian dalam semifinal leg kedua Liga Champions. Duel lini depan antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain ini bukan hanya soal jumlah gol, tetapi juga tentang efektivitas serangan. Trio Bayern, lini serang Bayern, dan kekuatan ofensif PSG kini bertemu dalam satu panggung besar yang menentukan arah […]

  • Abon Sapi

    Daging Kurban Menumpuk? Begini Rahasia Membuat Abon yang Enak

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Suara spatula yang beradu dengan wajan mulai terdengar sejak pagi dari dapur rumah. Di atas meja, potongan daging sapi kurban masih tersimpan dalam plastik bening yang sedikit berembun karena baru keluar dari kulkas. Aroma bawang putih goreng perlahan memenuhi ruangan, bercampur dengan wangi santan yang mulai mendidih di atas kompor. Sebagian ibu-ibu […]

  • Bahaya Ujub

    Bahaya Ujub: Saat Amal Justru Menjauhkan dari Allah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Menjelang Subuh, lampu masjid kampung masih menyala. Beberapa jamaah datang sambil merapatkan jaket. Ada yang baru mematikan mesin motor. Ada yang terburu-buru karena hampir tertinggal iqamah. Semuanya tampak biasa. Sangat biasa. Namun kehidupan sering menyimpan ironi yang tidak terlihat dari luar. Seseorang bisa rajin ke masjid setiap hari, tetapi hatinya perlahan dipenuhi […]

  • Pasukan NOPO Iran unit elite bersenjata lengkap yang bertugas menjaga pemimpin negara dalam operasi keamanan khusus.

    Siapa Pasukan NOPO Iran? Pengawal Elite yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Dunia militer modern sering menyembunyikan unit-unit khusus yang jarang diketahui publik. Salah satunya adalah pasukan NOPO Iran, unit elite yang dikenal sebagai pasukan siluman Iran dan bertugas menjaga keselamatan pemimpin negara. Keberadaan pasukan NOPO Iran menjadi sorotan karena mereka menjalankan operasi keamanan berisiko tinggi, mulai dari pengawalan tokoh penting hingga misi […]

expand_less