Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mustika Darling Masuk Tasikmalaya, Pekarangan Rumah Kini Bisa Jadi Sumber Penghasilan

Mustika Darling Masuk Tasikmalaya, Pekarangan Rumah Kini Bisa Jadi Sumber Penghasilan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Mustika Darling atau gerakan pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan dan ekonomi keluarga menjadi sorotan dalam kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ke Kota Tasikmalaya. Program yang juga dikenal sebagai gerakan optimalisasi lahan rumah tangga ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan banyak keluarga.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Kota Tasikmalaya itu dihadiri ribuan anggota Muslimat NU serta sejumlah tokoh daerah, termasuk Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Kang Diky Candranegara (KDC). Selain mengikuti agenda sosialisasi, peserta juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara RSIA Muslimat NU dan BPJS Kesehatan Kota Tasikmalaya.

Pekarangan Rumah Bukan Lagi Ruang Kosong

Dalam pemaparannya, Menteri PPPA mengajak masyarakat untuk memandang pekarangan rumah sebagai aset produktif yang mampu mendukung kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Melalui konsep Mustika Darling, masyarakat dapat memanfaatkan ruang yang tersedia untuk menanam berbagai kebutuhan sehari-hari seperti cabai, tomat, pakcoy, hingga tanaman herbal keluarga.

Selain membantu menekan pengeluaran rumah tangga, langkah tersebut juga berpotensi menciptakan sumber pendapatan tambahan apabila hasil panen memiliki nilai jual.

Karena itu, program ini tidak hanya berbicara tentang aktivitas bercocok tanam, tetapi juga membangun kemandirian keluarga dari tingkat paling dasar.

KDC: Kreativitas Menjadi Kunci di Tengah Kondisi Fiskal

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Kang Diky Candranegara menilai gagasan pemanfaatan pekarangan sangat sesuai dengan kondisi saat ini. Menurutnya, ketika ruang fiskal pemerintah menghadapi berbagai tantangan, masyarakat perlu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di lingkungan masing-masing.

Ia menjelaskan bahwa kreativitas dan kemampuan memanfaatkan potensi lokal menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga.

“Pemanfaatan pekarangan bukan hanya soal menanam, tetapi juga tentang membangun kemandirian, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar KDC.

Menurutnya, gerakan seperti Mustika Darling dapat berkembang menjadi budaya produktif apabila masyarakat menjalankannya secara konsisten dan berkelanjutan.

Selain itu, program tersebut memiliki keunggulan karena tidak memerlukan modal besar namun mampu memberikan manfaat yang langsung dirasakan keluarga.

Muslimat NU Dinilai Punya Peran Strategis

Kehadiran ribuan anggota Muslimat NU dalam kegiatan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program berbasis keluarga.

KDC berharap para peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan semangat pemanfaatan pekarangan kepada lingkungan sekitar.

Apalagi, perempuan memiliki peran penting dalam mengelola kebutuhan pangan keluarga serta menjaga kesehatan rumah tangga.

Keberhasilan Mustika Darling bergantung pada peran aktif masyarakat, terutama kaum ibu sebagai penggerak utama keluarga.

Selain menyediakan pangan sehat, pemanfaatan pekarangan juga mempererat kebersamaan warga melalui kegiatan bercocok tanam dan berbagi hasil panen.

Dari Masjid Agung ke Mangkubumi, KDC Lanjut Serap Aspirasi UMKM

Kang Diky melanjutkan kunjungan ke Mangkubumi untuk berdialog dengan pelaku UMKM tahu mengenai berbagai tantangan usaha.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan pelaku usaha kecil yang selama ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari biaya produksi, pemasaran, hingga akses permodalan.

KDC menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi.

Menurutnya, penguatan ekonomi keluarga melalui program seperti Mustika Darling perlu berjalan beriringan dengan dukungan terhadap sektor usaha mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Karena itu, kolaborasi antara pemberdayaan keluarga dan pengembangan UMKM menjadi langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan tangguh.

Gerakan Kecil yang Bisa Memberi Dampak Besar

Program Mustika Darling menunjukkan bahwa perubahan besar sering kali berawal dari langkah sederhana. Sebidang pekarangan yang sebelumnya kosong dapat berubah menjadi sumber pangan sehat, ruang edukasi keluarga, bahkan peluang usaha baru.

Di tengah tantangan ekonomi yang terus bergerak dinamis, masyarakat membutuhkan solusi yang mudah diterapkan, murah, dan berdampak langsung. Pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu jawaban yang realistis sekaligus berkelanjutan.

Ketika keluarga mampu menghasilkan sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka ketahanan ekonomi rumah tangga akan semakin kuat dan kualitas hidup masyarakat pun meningkat.

Ketahanan ekonomi tidak selalu lahir dari proyek besar. Terkadang, ia tumbuh dari sebutir benih yang ditanam di halaman rumah dan dirawat dengan semangat kemandirian. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopi Bunar

    Kopi Bunar Mendunia, Petani Tasikmalaya Kini Nikmati Lonjakan Harga

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kopi Bunar asal Kampung Bunihurip, Kabupaten Tasikmalaya, kini mencuri perhatian pasar internasional. Produk kopi lokal yang sebelumnya hanya dikenal warga sekitar itu sekarang berhasil menembus Jepang dan mulai membuka peluang ekspor ke negara lain. Keberhasilan Kopi Bunar sekaligus menjadi bukti bahwa kopi Tasikmalaya mampu bersaing di pasar global. Selain itu, lonjakan […]

  • Hidup Hemat

    Anak 90-an Baru Sadar, Ternyata Orang Tua Dulu Sangat Hebat Mengatur Uang

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Generasi 90-an mungkin masih ingat suara tutup kaleng biskuit yang dibuka perlahan, lalu ternyata isinya bukan kue — melainkan uang receh, benang jahit, atau nota belanja lama. Hal-hal kecil seperti itu dulu terasa biasa saja. Namun sekarang, banyak orang justru mulai merindukan cara hidup sederhana orang tua zaman dulu. Di tengah biaya […]

  • Timnas Indonesia

    Timnas Indonesia, 5 Fakta Terbaru yang Bikin Lawan Waspada

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Performa skuad Garuda menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa pertandingan terakhir. Oleh karena itu, antusiasme suporter meningkat, sementara lawan mulai memperhitungkan kekuatan baru yang dimiliki tim ini. Performa Terbaru Timnas Indonesia Makin Menjanjikan Dalam beberapa laga terakhir, tim Garuda tampil lebih solid. Lini pertahanan terlihat lebih […]

  • Bupati Tasikmalaya menghadiri rapat paripurna DPRD terkait persetujuan hibah kendaraan dan aset tanah untuk pelayanan publik.

    DPRD Tasikmalaya Setujui Hibah 39 Mobil untuk MUI Kecamatan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (29/4/2026), menyetujui hibah sejumlah aset milik pemerintah daerah untuk mendukung pelayanan masyarakat. Dalam agenda tersebut, DPRD menyepakati hibah kendaraan operasional serta aset tanah untuk pembangunan fasilitas kesehatan dan sosial di beberapa wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Keputusan terkait hibah aset Tasikmalaya itu disampaikan dalam rapat paripurna pembahasan […]

  • Saad bin Abi Waqqas

    Perang Qadisiyah: Saat Pasukan Kecil Mengalahkan Kekaisaran Persia

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagaimana mungkin seorang panglima memenangkan perang terbesar dalam sejarah Islam tanpa turun langsung ke medan tempur? Pertanyaan itulah yang membuat kisah Saad bin Abi Waqqas, panglima penakluk Persia dan sahabat Nabi Muhammad SAW, terus menarik perhatian hingga hari ini. Nama Saad bin Abi Waqqas sering muncul dalam sejarah Perang Qadisiyah, penaklukan Persia, […]

  • Keikhlasan

    Allah Melihat Hatimu, Bukan Pencitraanmu

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Kotak infak di serambi masjid itu nyaris tidak pernah sepi. Seusai salat, satu per satu jamaah memasukkan uang seadanya. Ada yang seribu rupiah, ada pula yang lebih. Tidak ada kamera. Tidak ada lampu sorot. Dan tidak ada yang bertanya siapa penyumbang terbesar. Anehnya, justru di tempat-tempat sunyi seperti itulah keikhlasan sering tumbuh. […]

expand_less