Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Lautan Manusia di Pendopo Ciamis, Pesan di Balik Meriahnya Galuh Ethnic Carnival

Lautan Manusia di Pendopo Ciamis, Pesan di Balik Meriahnya Galuh Ethnic Carnival

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Galuh Ethnic Carnival kembali menjadi magnet utama peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Namun di balik ramainya karnaval budaya dan lautan warga yang memenuhi kawasan Pendopo Bupati, tersimpan pesan yang jauh lebih besar daripada sekadar pertunjukan seni.

Tahun ini, Galuh Ethnic Carnival atau GEC 2026 tidak hanya menghadirkan atraksi budaya. Sebaliknya, acara tersebut memperlihatkan satu hal yang selama ini menjadi kekuatan utama Tatar Galuh: rasa memiliki yang tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Sejak pagi, kawasan Pendopo Bupati Ciamis terlihat berbeda. Arus masyarakat terus berdatangan dari berbagai penjuru. Sebagian membawa keluarga. Sebagian lagi datang bersama komunitas dan rombongan kampung.

Di beberapa sudut jalan, pedagang kaki lima sibuk melayani pembeli. Anak-anak tampak berlarian sambil menunjuk peserta karnaval yang mengenakan kostum warna-warni. Sementara itu, para orang tua memilih berdiri di bawah rindangnya pepohonan demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan pertunjukan.

Kemeriahan itu membentuk satu pemandangan yang sulit diabaikan.

Ketika Kesederhanaan Justru Menghadirkan Kebanggaan

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengaku bahagia melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam peringatan hari jadi tahun ini.

Menurutnya, kesuksesan sebuah daerah tidak selalu diukur dari kemegahan acara atau besarnya anggaran yang dikeluarkan. Justru kebersamaan masyarakat menjadi indikator yang lebih penting.

Karena itu, meskipun perayaan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 berlangsung dengan konsep sederhana, suasana yang tercipta terasa sangat istimewa.

Herdiat menilai warga menunjukkan rasa memiliki yang kuat terhadap daerahnya sendiri.

Mereka datang bukan karena diwajibkan.

Galuh Ethnic Carnival

Ribuan warga memadati Pendopo Bupati Ciamis saat Galuh Ethnic Carnival 2026 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, Kamis (11/6/2026).

Mereka hadir karena merasa menjadi bagian dari Ciamis.

“Kita melaksanakan secara sederhana, namun antusias masyarakat luar biasa. Mereka merasa memiliki bahwa Ciamis adalah milik kita semua,” ujar Herdiat.

Selain itu, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa hubungan emosional antara pemerintah dan warga masih terjaga dengan baik.

Makna Besar di Balik Tema Guyub Ngawangun Galuh

Tema “Guyub Ngawangun Galuh” bukan sekadar slogan peringatan tahunan.

Sebaliknya, tema tersebut menjadi refleksi cara masyarakat Ciamis memandang pembangunan.

Herdiat menjelaskan bahwa kemajuan daerah tidak mungkin lahir dari kerja satu orang. Bahkan seorang pemimpin dengan kemampuan terbaik sekalipun tidak akan mampu menggerakkan perubahan tanpa dukungan masyarakat.

Oleh sebab itu, semangat guyub atau kebersamaan menjadi fondasi utama pembangunan daerah.

Ketika pemerintah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan warga bergerak dalam arah yang sama, berbagai tantangan akan lebih mudah dihadapi.

Karena itulah, pesan utama yang ingin disampaikan dalam Hari Jadi Ciamis ke-384 bukan tentang seremoni.

Pesan utamanya adalah kolaborasi.

“Kalau kita guyub membangun Ciamis, insyaallah daerah kita akan lebih baik, lebih maju, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegas Herdiat.

Sepuluh Kesenian Tampil, Budaya Menjadi Bahasa Persaudaraan

Salah satu daya tarik terbesar Galuh Ethnic Carnival 2026 adalah keberagaman seni budaya yang tampil sepanjang acara.

Total sepuluh kesenian memeriahkan karnaval tahun ini.

Sebanyak delapan kesenian berasal dari Ciamis, sementara dua lainnya hadir dari daerah tetangga.

Partisipasi Kota Banjar dan Kabupaten Kuningan menambah warna tersendiri dalam perayaan tersebut.

Kehadiran daerah lain tidak hanya memperkaya pertunjukan. Lebih jauh, partisipasi tersebut memperlihatkan bahwa budaya mampu menjadi jembatan persaudaraan antarwilayah.

Di sepanjang jalur karnaval, tepuk tangan penonton terus terdengar silih berganti.

Beberapa peserta menampilkan gerakan tradisional dengan penuh percaya diri. Di sisi lain, warga tampak mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.

Sesekali terdengar sorak kagum ketika kelompok seni melintas.

Suasana itu menciptakan energi positif yang menyatukan ribuan orang dalam ruang yang sama.

Modal Sosial yang Tidak Bisa Dibeli

Galuh Ethnic Carnival 2026 akhirnya menunjukkan satu pelajaran penting.

Kemajuan sebuah daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, investasi, atau program pembangunan.

Ada modal lain yang sering luput dari perhatian.

Modal sosial.

Ketika masyarakat merasa memiliki daerahnya, mereka akan menjaga, merawat, dan ikut membangunnya.

Itulah yang terlihat di Ciamis pada peringatan hari jadi ke-384 tahun ini.

Ribuan warga datang bukan sekadar menonton karnaval.

Mereka hadir untuk menunjukkan bahwa Tatar Galuh bukan hanya tempat tinggal, melainkan rumah bersama yang mereka banggakan.

Dan ketika rasa memiliki itu tetap hidup, masa depan Ciamis memiliki fondasi yang jauh lebih kuat dibanding sekadar angka-angka pembangunan.

Karnaval memang berakhir saat senja turun di Pendopo Ciamis. Namun semangat guyub yang memenuhi jalanan hari itu meninggalkan pesan yang jauh lebih panjang: sebuah daerah akan terus tumbuh ketika masyarakatnya tidak sekadar tinggal di dalamnya, tetapi ikut merasa memilikinya. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi penyitaan aset debitur oleh negara berdasarkan aturan baru PMK 23 Tahun 2026 tentang pengurusan piutang negara.

    Aturan Baru Penyitaan Aset Bikin Publik Resah, Seberapa Aman Hak Warga?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Bagi sebagian orang, rumah bukan sekadar bangunan. Ada tabungan hidup di dalamnya. Ada kerja keras bertahun-tahun. Dan ada rasa aman. Serta ada masa depan keluarga yang perlahan dibangun sedikit demi sedikit. Karena itu, ketika pemerintah menerbitkan aturan baru yang memungkinkan negara menguasai aset debitur tanpa persetujuan pemilik utang, perhatian publik langsung tersedot ke […]

  • Alumni SDN 1 Sukajadi

    Alumni SDN 1 Sukajadi Satukan Generasi Lewat Jalan Sehat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Alumni SDN 1 Sukajadi kembali menunjukkan bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang yang mampu menyatukan generasi. Melalui kegiatan jalan sehat yang digelar di Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, para alumni berhasil menghadirkan semangat kebersamaan yang melibatkan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat dalam satu momentum yang penuh […]

  • Susi Pudjiastuti BJB

    Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dunia Perbankan Daerah Diprediksi Berubah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 352
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nama Susi Pudjiastuti tidak pernah benar-benar hilang dari perhatian publik Indonesia. Setelah lama dikenal sebagai pengusaha nyentrik, pemilik maskapai, hingga menteri dengan gaya bicara tanpa tedeng aling-aling, kini ia muncul di panggung berbeda: dunia perbankan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Bank BJB resmi menunjuk Susi sebagai Komisaris […]

  • Ilustrasi pekerja dan aturan baru outsourcing 2026 yang membatasi alih daya hanya untuk enam bidang pekerjaan

    Kabar Besar untuk Buruh, Permenaker 7/2026 Pangkas Praktik Outsourcing

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menerapkan aturan baru terkait Outsourcing 2026 melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026. Regulasi ini langsung menjadi perhatian kalangan pekerja karena membatasi praktik alih daya atau outsourcing hanya untuk enam bidang pekerjaan tertentu yang bersifat penunjang. Kebijakan tersebut dinilai sebagai salah satu langkah paling signifikan dalam perubahan […]

  • Poster rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat 2026 bagi mahasiswa dan masyarakat umum.

    Kesempatan Emas! OJK Jabar Cari Duta Literasi Keuangan 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat membuka rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK 2026 bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat. Program duta edukasi keuangan OJK ini bertujuan memperluas literasi keuangan di berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga komunitas masyarakat. Rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat terbuka […]

  • Truk ODOL Pangandaran

    Banyak Aduan, Pangandaran Mulai Tertibkan Truk ODOL

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Truk ODOL Pangandaran akhirnya menjadi sasaran penertiban setelah keluhan masyarakat mengenai kendaraan bermuatan berlebih dan berdimensi tidak sesuai aturan terus meningkat. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satlantas Polres Pangandaran bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran menggelar operasi gabungan terhadap kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) pada Senin (27/7/2026). Operasi ini tidak hanya menyasar pengemudi […]

expand_less