Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Herdiat: JAZIRAH x CCE 2026 Pecahkan Sejarah Ekonomi Syariah Priangan Timur

Herdiat: JAZIRAH x CCE 2026 Pecahkan Sejarah Ekonomi Syariah Priangan Timur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Gelaran JAZIRAH x CCE 2026 menciptakan momentum baru bagi perkembangan ekonomi syariah di Priangan Timur. Tidak digelar di pusat kota, tidak pula berada di kawasan jalan tol, kegiatan yang berlangsung di kawasan Rest Area Situs Karangkamulyan justru memperlihatkan arah baru: ekonomi syariah mulai tumbuh dari ruang ekonomi rakyat.

Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya bahkan menyebut kegiatan tersebut sebagai inovasi besar yang memecahkan sejarah pengembangan ekonomi syariah di wilayah Priangan Timur. Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Bank Indonesia Tasikmalaya berhasil menghadirkan model baru penguatan UMKM halal yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Di tengah hamparan kawasan Karangkamulyan yang dikenal sebagai situs bersejarah Kerajaan Galuh, puluhan stan UMKM berdiri berjejer. Aroma makanan olahan lokal sesekali bercampur dengan suara pengunjung yang berbincang di bawah tenda pameran. Sebagian pelaku usaha sibuk melayani calon pembeli. Sebagian lainnya menjelaskan produknya kepada tamu yang datang silih berganti.

Suasananya terasa hidup.

Bukan sekadar pameran.

Melainkan pertemuan berbagai kekuatan ekonomi lokal dalam satu ruang yang sama.

Ekonomi Syariah Keluar dari Zona Nyaman

Herdiat menilai JAZIRAH x CCE 2026 menghadirkan pendekatan yang berbeda dibanding kegiatan serupa yang selama ini identik dengan kota-kota besar.

Menurutnya, ekonomi syariah tidak boleh hanya berkembang di pusat pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, ekosistem halal harus mampu menjangkau daerah yang memiliki potensi besar namun selama ini belum mendapatkan ruang promosi yang memadai.

“Kegiatan ini sangat luar biasa karena mampu menghadirkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, akademisi, komunitas, dan masyarakat,” ujar Herdiat saat membuka kegiatan, Jumat (5/6/2026).

Karena itu, ia melihat pelaksanaan kegiatan di Rest Area Situs Karangkamulyan sebagai simbol bahwa ekonomi syariah dapat tumbuh dari mana saja.

Tidak harus dari kawasan bisnis.

Tidak harus dari pusat kota.

Dan tidak harus menunggu kawasan industri besar hadir terlebih dahulu.

UMKM Halal Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Selain menyoroti aspek ekonomi syariah, Herdiat juga memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan UMKM halal yang menjadi salah satu fokus utama kegiatan.

Ia menilai keberadaan 15 UMKM unggulan yang tampil dalam pameran menunjukkan kualitas produk lokal Ciamis semakin kompetitif. Bahkan, sebagian produk dinilai sudah memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas melalui jaringan ritel modern maupun platform digital.

Di beberapa stan, pengunjung tampak memotret produk menggunakan telepon genggam. Ada yang langsung bertanya harga. Ada pula yang meminta akun media sosial pelaku usaha untuk melakukan pemesanan di lain waktu.

Fenomena kecil seperti itu sering luput dari perhatian.

Padahal di situlah transaksi masa depan mulai terbentuk.

Menurut Herdiat, penguatan UMKM tidak cukup berhenti pada pelatihan dan pendampingan. Pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar, promosi, jejaring bisnis, dan dukungan digitalisasi agar mampu bersaing di tengah perubahan perilaku konsumen.

“Saya melihat potensi ekonomi lokal Ciamis sangat besar. Potensi itu harus didorong lewat penguatan kapasitas usaha, peningkatan kualitas produk, dan perluasan akses pasar,” ungkapnya.

Karangkamulyan Bukan Hanya Situs Sejarah

Menariknya, kegiatan JAZIRAH x CCE 2026 juga memperlihatkan bagaimana sektor pariwisata dapat terhubung langsung dengan ekonomi syariah dan ekonomi kreatif.

Selama ini, Karangkamulyan lebih dikenal sebagai destinasi sejarah dan budaya. Namun melalui kegiatan tersebut, kawasan itu mulai menunjukkan wajah baru sebagai ruang promosi produk lokal.

Di satu sisi pengunjung datang untuk menikmati wisata sejarah.

Di sisi lain mereka menemukan produk UMKM, kuliner halal, layanan keuangan syariah, hingga berbagai inovasi ekonomi kreatif.

Kombinasi inilah yang menurut banyak pihak menjadi kekuatan utama kegiatan tersebut.

Karena ekonomi tidak bergerak sendirian.

Pariwisata ikut bergerak.

UMKM ikut tumbuh.

Komunitas ikut hidup.

Dan masyarakat sekitar memperoleh manfaat secara langsung.

Model Baru yang Berpotensi Direplikasi

Herdiat meyakini konsep kolaborasi seperti ini memiliki peluang besar untuk diterapkan di berbagai daerah lain sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan ekonomi juga harus menyesuaikan potensi lokal yang tersedia.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen melanjutkan sinergi bersama Bank Indonesia dan berbagai mitra strategis untuk memperkuat ekosistem halal, memperluas digitalisasi ekonomi, serta meningkatkan daya saing UMKM daerah.

Jika langkah tersebut berjalan konsisten, ekonomi syariah tidak hanya menjadi konsep pembangunan. Namun dapat berkembang menjadi mesin pertumbuhan baru yang memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ketika ekonomi syariah berhasil tumbuh dari kawasan bersejarah seperti Karangkamulyan, pesan yang lahir menjadi sangat jelas: masa depan ekonomi tidak selalu dimulai dari kota besar, tetapi bisa berangkat dari desa yang berani bergerak lebih dulu. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus ayah gadaikan anak

    Bocah Hilang Tasikmalaya Terungkap, Ayah Kandung Diduga Gadaikan Anak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kasus ayah gadaikan anak di Tasikmalaya terungkap setelah bocah ditemukan di Gresik dan kini dalam pendampingan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus ayah gadaikan anak kembali memunculkan keprihatinan publik. Dinas Sosial Gresik menemukan bocah laki-laki berusia sekitar tujuh tahun yang dilaporkan hilang oleh ibunya di Tasikmalaya. Bocah itu ternyata dijadikan jaminan pinjaman Rp25 juta oleh ayah […]

  • MUI imbau masyarakat menunggu sidang isbat 1 Syawal

    MUI: Lebaran 2026 Berpotensi Tak Serentak, Tunggu Sidang Isbat 1 Syawal

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Isu Lebaran 2026 berbeda mulai menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan umat Islam agar tidak terburu-buru menentukan hari raya. Menurut MUI, potensi Lebaran 2026 berbeda bisa terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah. Oleh karena itu, masyarakat diminta menunggu hasil sidang isbat pemerintah untuk memastikan tanggal resmi […]

  • Ilustrasi praktik gratifikasi dalam pengadaan pemerintah berupa pemberian uang dan fasilitas kepada pejabat negara.

    Gratifikasi Pengadaan: Ancaman 20 Tahun Penjara

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gratifikasi pengadaan pemerintah menjadi sorotan serius karena praktik ini berkaitan langsung dengan potensi suap tender dan korupsi pengadaan barang dan jasa. Gratifikasi dalam proyek pemerintah mencakup pemberian uang, barang, diskon, komisi, hingga fasilitas kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatan. Karena itu, setiap bentuk gratifikasi pengadaan yang terhubung […]

  • Tafsir Al-Insyirah

    Tafsir Al-Insyirah: Rahasia di Balik Kesulitan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak sedikit orang mencari Tafsir Al-Insyirah ketika hidup terasa berat, pikiran mulai penuh, dan jalan keluar tampak semakin jauh. Surat pendek dalam Al-Qur’an ini justru menjadi salah satu ayat yang paling sering dikutip saat seseorang berada dalam tekanan hidup, kesedihan, kegagalan, atau ujian yang terasa melelahkan. Sebab di dalam Surat Al-Insyirah terdapat […]

  • ilustrasi pelaku UMKM mengembangkan branding produk dengan kemasan menarik dan strategi pemasaran modern

    Kenapa Produk Biasa Bisa Mahal? Ini Rahasia Brandingnya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Seorang penjual kue rumahan pernah mengeluh, “Rasanya enak, tapi kok susah laku ya?” Padahal, di sisi lain, ada produk serupa dengan harga lebih mahal justru laris setiap hari. Di sinilah banyak orang mulai sadar: masalahnya bukan di rasa, tetapi di branding produk UMKM. Cara membangun merek UMKM, strategi branding usaha kecil, […]

  • paten pesantren

    Tradisi Keilmuan Pesantren Akan Dipatenkan, Ini Langkah Baru Kemenag

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Pemerintah mulai memberi perhatian serius terhadap perlindungan karya intelektual pesantren. Lewat program paten pesantren, Kementerian Agama ingin memastikan tradisi keilmuan ulama Nusantara tidak hilang di tengah perkembangan zaman. Langkah itu muncul setelah banyak karya berbasis pesantren dinilai belum memiliki perlindungan hukum yang kuat. Padahal, pesantren selama ini tidak hanya menjadi pusat pendidikan […]

expand_less