Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 815 Santri Meriahkan PORSADIN XI Indihiang 2026

815 Santri Meriahkan PORSADIN XI Indihiang 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana berbeda terlihat di lingkungan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Misbah, Kelurahan Sirnagalih, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Minggu (31/5/2026). Sejak pagi, halaman madrasah sudah dipenuhi ratusan santri yang datang untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) XI tingkat Kecamatan Indihiang.

PORSADIN Indihiang 2026 yang mengusung tema “Mupuk Ukhwah Meraih Barokah dalam Meraih Prestasi untuk Mewujudkan Kesholehan Sosial” itu diikuti sekitar 815 santri dari 55 Madrasah Diniyah Takmiliyah yang tersebar di enam kelurahan, yakni Indihiang, Panyingkiran, Parakannyasag, Sirnagalih, Sukamaju Kaler, dan Sukamaju Kidul.

Sejak pukul pagi, peserta terus berdatangan. Sebagian membawa map plastik berisi perlengkapan lomba, sementara yang lain menggenggam botol minum dan lembar hafalan yang sesekali masih dibaca sebelum perlombaan dimulai.

Di halaman madrasah, kursi-kursi plastik berwarna biru tersusun rapi menghadap panggung sederhana yang menjadi pusat kegiatan. Spanduk besar bertuliskan PORSADIN XI Kecamatan Indihiang terbentang di bagian depan, menjadi latar berbagai aktivitas para peserta dan panitia.

18 Mata Lomba Siap Dipertandingkan

Ketua DPAC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Indihiang, H. Ajat Sudrajat, S.Sos.I., menjelaskan bahwa PORSADIN tahun ini mempertandingkan 18 mata lomba yang mencakup bidang akademik, seni, dan olahraga.

Menurutnya, seluruh persiapan kegiatan telah dilakukan secara matang sehingga pelaksanaan acara siap berjalan sesuai jadwal.

“Insya Allah PORSADIN Tingkat Kecamatan Indihiang 2026 akan berlangsung hari ini, dibuka pagi hari dan diperkirakan selesai pada sore hari,” ujar Ajat.

Sebanyak 34 dewan juri turut dilibatkan untuk memastikan seluruh perlombaan berjalan objektif dan profesional.

Bukan Hanya Mencari Juara

Ajat menegaskan bahwa tujuan utama PORSADIN tidak semata-mata mencari peserta terbaik di setiap cabang lomba.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah antar santri Madrasah Diniyah sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi dan kesholehan sosial.

“PORSADIN menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah antar santri Madrasah Diniyah, menumbuhkan semangat berprestasi, sekaligus membentuk generasi yang memiliki kesholehan sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Karena itu, nilai persaudaraan dan kebersamaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh rangkaian kegiatan.

Ada yang Gugup, Ada yang Terus Mengulang Hafalan

Di balik semarak acara, suasana pagi di lokasi kegiatan juga menghadirkan banyak momen kecil yang menarik perhatian.

Tidak semua peserta terlihat tenang.

Beberapa santri tampak gugup saat menunggu giliran tampil. Ada yang terus mengulang hafalan dengan suara pelan. Ada pula yang berkali-kali melihat daftar peserta yang ditempel panitia di dinding kelas.

Di bawah rindangnya pepohonan sekitar madrasah, beberapa peserta lomba pidato masih berlatih intonasi. Sementara peserta lain tampak duduk berkelompok sambil saling menyemangati.

Sesekali terdengar tawa kecil ketika mereka bertemu teman dari madrasah lain yang sudah lama tidak berjumpa.

Momen-momen sederhana seperti itu justru menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan PORSADIN.

Orang Tua Ikut Menunggu dari Pagi

Di area teras madrasah, sejumlah orang tua terlihat ikut mengantar anak-anak mereka sejak pagi.

Sebagian memilih menunggu jalannya perlombaan sambil berbincang dengan wali santri lainnya. Ada pula yang sesekali mengabadikan penampilan anak mereka menggunakan telepon genggam.

Sementara itu, para guru pendamping tampak sibuk mengatur peserta, memastikan jadwal lomba berjalan lancar, sekaligus memberikan motivasi kepada santri yang akan tampil.

Suasana kekeluargaan terasa cukup kuat sepanjang kegiatan berlangsung.

Karena bagi banyak peserta, PORSADIN bukan hanya soal mendapatkan piala. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk bertemu, belajar, dan membangun persahabatan baru dengan santri dari madrasah lain.

Menumbuhkan Kesholehan Sosial Sejak Dini

Melalui olahraga, seni, dan bidang akademik, para santri tidak hanya belajar tentang kompetisi. Mereka juga belajar menghargai proses, menerima hasil, dan menjaga sportivitas.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara keagamaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya.

Hal itulah yang menjadi ruh utama PORSADIN XI Kecamatan Indihiang tahun ini.

Ketika lomba berakhir dan para juara membawa pulang piala, sesungguhnya ada kemenangan yang jauh lebih besar dari sekadar trofi. Kemenangan itu lahir saat ratusan santri belajar saling menghargai, memperkuat ukhuwah, dan menyadari bahwa prestasi terbaik bukan hanya tentang menjadi yang paling unggul, melainkan tentang menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama dan bangsa. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi proyek lampu hias ruang terbuka hijau di Probolinggo yang terseret kasus korupsi DLH dengan kerugian negara ratusan juta rupiah

    Anggaran Publik Bocor, Korupsi DLH Probolinggo Disorot

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korupsi DLH Probolinggo kembali menampar kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah. Proyek lampu hias untuk ruang terbuka hijau yang seharusnya mempercantik kota justru berubah menjadi sumber kebocoran keuangan negara. Nilai kerugian yang mencuat bukan angka kecil. Ratusan juta rupiah raib, sementara manfaat proyek dipertanyakan. Perkara ini mengemuka setelah aparat penegak […]

  • SDN 2 Salakaria

    Saat Sekolah Lain Dipenuhi Murid Baru, SD Ini Menunggu Satu Anak

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai daerah biasanya dipenuhi tawa anak-anak, deretan seragam baru, dan wajah-wajah penuh rasa ingin tahu. Namun, suasana berbeda justru terjadi di SDN 2 Salakaria, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis. Berdasarkan keterangan pihak sekolah, satu-satunya peserta didik baru yang diterima pada tahun ajaran 2026/2027 belum […]

  • Wali Kota Tasikmalaya Kemenag

    Wali Kota Datang, Tiga KUA Langsung Ajukan Harapan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wali Kota Tasikmalaya Kemenag menjadi perhatian publik setelah kepala daerah itu menghadiri kegiatan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tasikmalaya, Kamis (25/6/2026). Kehadiran tersebut bertepatan dengan peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah melalui kegiatan Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri, sekaligus memunculkan harapan baru terhadap percepatan layanan keagamaan di Kota […]

  • gugatan OpenAI

    Gugatan OpenAI Meningkat, Peluncuran AI Dipertanyakan Usai Kasus Bunuh Diri

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Gugatan OpenAI meningkat setelah keluarga korban menilai ChatGPT memicu bunuh diri dan delusi berbahaya. albadarpost.com, HUMANIORA – Kenaikan jumlah gugatan OpenAI kembali menempatkan industri kecerdasan artifisial di bawah sorotan tajam. Tujuh keluarga di Amerika Serikat menggugat perusahaan tersebut, menuding model percakapan ChatGPT memicu tindakan bunuh diri dan memperburuk delusi pada anggota keluarga mereka. Sengketa hukum […]

  • polisi gadungan

    Polisi Gadungan Menyekap Warga di Bekasi, Motor dan Uang Raib

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Polisi selidiki penyekapan modus polisi gadungan di Bekasi, korban kehilangan motor dan uang jutaan rupiah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi kejahatan dengan modus polisi gadungan kembali terjadi di ruang publik. Sepasang kekasih di Kota Bekasi disekap dan dirampas hartanya oleh tiga pria yang mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Kasus ini menyoroti celah keamanan warga […]

  • Oleh-oleh luar negeri

    Bea Cukai Ingatkan Batas Oleh-Oleh Luar Negeri

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Koper sudah penuh. Cokelat, camilan khas, parfum, hingga kosmetik untuk keluarga dan teman telah tersusun rapi. Suasana seperti ini hampir selalu menjadi penutup perjalanan wisata ke luar negeri. Namun sebelum pesawat mendarat di Indonesia, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yakni memastikan oleh-oleh luar negeri yang dibawa masih sesuai ketentuan. […]

expand_less