Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pria Bertopeng Masuk Rumah Dini Hari, Identitasnya Bikin Kaget

Pria Bertopeng Masuk Rumah Dini Hari, Identitasnya Bikin Kaget

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara kecil dari arah dapur pada dini hari biasanya dianggap sepele. Namun bagi penghuni sebuah rumah di Kampung Cinusa Hilir, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, suara itu justru menjadi awal dari peristiwa menegangkan yang berujung pada penangkapan seorang terduga pelaku pencurian.

Kasus pencurian sepeda listrik yang terjadi Senin, 25 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB itu tidak hanya menyisakan luka bagi korban. Lebih dari itu, warga dibuat terkejut ketika mengetahui identitas pelaku yang ternyata bukan orang asing.

Pelaku diketahui berinisial AS (63), warga setempat yang selama ini dikenal oleh para korban maupun warga sekitar.

Bermula dari Suara Mencurigakan Saat Bermain Game

Malam itu, Imas Masitoh bersama empat orang lainnya masih terjaga di dalam rumah. Mereka menghabiskan waktu dengan bermain game online ketika tiba-tiba terdengar suara mencurigakan dari arah dapur.

Awalnya suara tersebut terdengar seperti bunyi benda yang bergeser pelan.

“Kletek… kletek…”

Tidak terlalu keras. Namun cukup membuat penghuni rumah curiga.

Azhar Nurohman Saputra kemudian mencoba memeriksa sumber suara tersebut. Saat mendekati area dapur, ia melihat seseorang yang menggunakan penutup wajah sedang mengintip dari jendela dan berusaha membuka kunci pintu.

Situasi berubah cepat.

Penghuni rumah langsung bersiaga. Ketika pintu dapur berhasil dibuka, teriakan “maling” pun pecah di tengah suasana dini hari yang sebelumnya tenang.

Golok Berayun Saat Pelaku Hendak Kabur

Menyadari aksinya diketahui, pelaku berusaha melarikan diri.

Namun Wildan Jaenu Toyib mencoba menghentikannya dengan menarik bagian belakang tubuh pelaku.

Di titik itulah situasi berubah menjadi ricuh.

Pelaku yang membawa sebilah golok langsung mengayunkannya secara acak ke arah orang-orang yang berada di dekatnya.

Sabetan senjata tajam mengenai kepala dan punggung kiri atas Wildan.

Sementara itu, Azhar yang berusaha merebut golok juga mengalami luka pada punggung jari tangan kanan dan jari manis tangan kiri.

Di tengah kepanikan tersebut, teriakan warga mulai terdengar dari berbagai arah.

Lampu rumah menyala satu per satu.

Beberapa warga berlari menuju lokasi setelah mendengar keributan yang memecah kesunyian dini hari.

Identitas Pelaku Membuat Warga Terkejut

Sebelum berhasil diamankan warga, pelaku membuka penutup wajah yang dikenakannya.

Saat itulah para korban dan saksi menyadari sesuatu yang tidak mereka duga.

Pria tersebut ternyata bukan orang asing.

Ia adalah seseorang yang mereka kenal.

Pelaku bahkan masih berasal dari wilayah yang sama dengan para korban.

Fakta tersebut membuat banyak warga terkejut. Sebab dalam kehidupan masyarakat kampung, hubungan sosial biasanya cukup dekat. Orang saling mengenal, saling menyapa, bahkan mengetahui keluarga satu sama lain.

Karena itu, peristiwa ini menjadi pembicaraan tersendiri di lingkungan sekitar.

Polisi Sita Golok dan Sejumlah Barang Bukti

Setelah diamankan, kasus dugaan pencurian sepeda listrik ditangani pihak kepolisian.

Polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain:

  • Satu bilah golok sepanjang 63 sentimeter
  • Kain penutup wajah
  • Tas ransel
  • Kaos singlet hitam
  • Celana panjang hitam
  • Hasil visum korban atas nama Wildan dan Azhar

Selain itu, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya Indra Tauhid Saputra, Yusuf Wildani, dan Tendi Febriansyah.

Terancam Hukuman Penjara Hingga 7 Tahun

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku dijerat dengan Pasal 17 jo Pasal 447 ayat (1) huruf e dan f serta Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Untuk dugaan percobaan pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman mencapai tujuh tahun penjara atau denda hingga Rp500 juta.

Sementara untuk dugaan penganiayaan yang menyebabkan luka berat, ancaman pidananya mencapai lima tahun penjara atau denda hingga Rp50 juta.

Ketika Ancaman Datang dari Orang yang Dikenal

Peristiwa di Cisayong ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tidak selalu berkaitan dengan orang asing.

Kadang, ancaman justru datang dari lingkungan yang selama ini terasa akrab.

Karena itu, selain memperkuat keamanan rumah, masyarakat juga perlu terus menjaga kepedulian sosial di lingkungan sekitar agar tanda-tanda persoalan dapat dikenali lebih awal.

Di kampung, orang sering merasa aman karena saling mengenal.

Namun peristiwa di Cisayong mengingatkan satu hal: mengenal seseorang tidak selalu berarti mengetahui apa yang sedang terjadi di balik hidupnya.

Catatan Redaksi: Untuk menjaga asas praduga tak bersalah, status hukum pelaku tetap mengacu pada proses yang sedang berjalan di kepolisian hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi arus mudik Lebaran 2026 dengan jutaan kendaraan dan pemudik menuju kampung halaman di berbagai jalur transportasi Indonesia

    Arus Mudik 2026 Diprediksi Rekor, 144 Juta Orang Pulang Kampung

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Suasana Lebaran di Indonesia selalu identik dengan satu tradisi besar: mudik Lebaran. Namun tahun ini skalanya jauh lebih masif. Data terbaru memperkirakan sekitar 144 juta orang akan melakukan mudik Lebaran 2026, menjadikannya salah satu pergerakan manusia terbesar di dunia dalam waktu singkat. Gelombang mudik Lebaran 2026 tersebut berarti lebih dari separuh […]

  • Sukwan Kebersihan

    Kalau Sukwan Kebersihan Hilang, Tasikmalaya Bisa Berantakan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nasib sukwan kebersihan di Kota Tasikmalaya akhirnya mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah. Di tengah kondisi anggaran yang sedang ketat, isu petugas kebersihan honorer atau sukwan kebersihan justru masuk dalam daftar prioritas yang diperjuangkan untuk tahun 2026-2027. Pernyataan itu disampaikan Plh yang menangani persoalan tersebut, Rd Diky Candranegara, saat menjelaskan bahwa […]

  • Dunia Adalah Ujian

    Ibnu Athaillah: Dunia Tak Pernah Berjanji Membahagiakan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Dunia adalah ujian. Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi banyak orang baru benar-benar memahaminya setelah kehilangan pekerjaan, gagal membangun usaha, ditinggal orang tercinta, atau menghadapi penyakit yang tak pernah mereka bayangkan. Saat musibah datang, sebagian orang bertanya, “Kenapa hidup saya begini?” Padahal, menurut Ibnu Athaillah dalam kitab Al-Hikam, hakikat dunia memang bukan tempat […]

  • Ilustrasi sepiring nasi hangat di meja makan keluarga sebagai simbol cinta dalam sepiring nasi untuk suami dan anak.

    Cinta dalam Sepiring Nasi: Bahasa Cinta Paling Tulus

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 235
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Cinta dalam Sepiring Nasi bukan sekadar ungkapan puitis. Frasa ini menggambarkan bagaimana masakan menjadi bahasa cinta keluarga, sekaligus bentuk kasih sayang paling nyata untuk suami dan anak. Melalui sepiring nasi hangat, seorang istri dan ibu menyampaikan perhatian, doa, dan pengorbanan tanpa banyak kata. Di tengah ritme kehidupan modern yang serba cepat, dapur […]

  • Menggali Makna Batik sebagai Karakter Bangsa dan Simbol Persatuan

    Menggali Makna Batik sebagai Karakter Bangsa dan Simbol Persatuan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Batik sebagai karakter bangsa mencerminkan identitas, persatuan, dan warisan budaya Indonesia yang harus dijaga bersama. albadarpost.com, PELITA – Batik kembali menjadi sorotan publik menjelang peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober. Sebagai warisan budaya tak benda yang diakui UNESCO sejak 2009, batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan simbol identitas, persatuan, sekaligus karakter bangsa Indonesia. Keberagaman […]

  • Penipuan Ojek Banjar

    Pelaku Penipuan Ojek Banjar Ditangkap di Pangandaran

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penipuan ojek Banjar kembali menjadi perhatian setelah Satreskrim Polres Banjar mengungkap kasus pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang lalu membawa kabur sepeda motor milik korban. Kasus tipu ojek tersebut berhasil diungkap hanya beberapa hari setelah laporan diterima. Polisi menangkap pelaku di wilayah Kabupaten Pangandaran berikut barang bukti kendaraan yang sempat dikuasainya. Korban […]

expand_less