Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Salat Idul Adha yang Benar, Ini Tata Cara Lengkap dengan Doanya

Salat Idul Adha yang Benar, Ini Tata Cara Lengkap dengan Doanya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 341
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Udara pagi Idul Adha biasanya terasa berbeda. Jalanan kampung yang sehari-hari sepi mulai dipenuhi suara sandal jamaah yang terseret pelan di aspal menuju lapangan salat. Dari kejauhan, gema takbir terdengar bercampur suara motor yang datang bergelombang sejak subuh.

Sebagian bapak-bapak tampak tergesa memasang peci hitam yang baru diambil dari lemari. Ada anak kecil yang masih mengucek mata sambil menggenggam tangan ayahnya. Di sudut lapangan, beberapa jamaah lanjut usia bahkan terlihat membawa koran bekas untuk alas karena rumput masih basah oleh embun pagi.

Sajadah tipis warna hijau tua tampak sedikit lembap ketika dibentangkan.

Namun di tengah suasana yang khas itu, ternyata masih banyak umat Muslim yang belum benar-benar memahami tata cara salat Idul Adha secara lengkap. Mulai dari jumlah takbir, niat salat Id, hingga doa dan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Padahal salat Idul Adha bukan sekadar agenda tahunan. Ada syiar, ketundukan, dan pelajaran tentang keikhlasan Nabi Ibrahim AS di dalamnya.

Hukum dan Dalilnya

Mayoritas ulama menyatakan salat Idul Adha hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bahkan hampir tidak pernah meninggalkannya.

Dalil tentang salat Id terdapat dalam hadis Rasulullah SAW:

“Rasulullah SAW keluar pada hari Idul Fitri dan Idul Adha menuju lapangan, lalu hal pertama yang beliau lakukan adalah salat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, Allah SWT juga berfirman:

“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)

Ayat tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam pelaksanaan salat Idul Adha dan ibadah kurban.

Tata Cara yang Benar

Salat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dan biasanya dilaksanakan berjamaah di masjid atau lapangan terbuka.

Berikut tata caranya:

Rakaat Pertama

  • Membaca niat salat Idul Adha
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Bertakbir sebanyak 7 kali
  • Di antara takbir dianjurkan membaca:

“Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.”

  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca surat Al-A’la atau surat lainnya
  • Rukuk, sujud, lalu berdiri untuk rakaat kedua

Rakaat Kedua

  • Bertakbir sebanyak 5 kali sebelum membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca surat Al-Ghasyiyah atau surat lainnya
  • Menyempurnakan salat hingga salam

Setelah salat selesai, khatib menyampaikan khutbah Idul Adha.

Kadang ada jamaah yang lupa jumlah takbir karena terlalu fokus mengikuti suara imam. Ada pula anak kecil yang mendadak menangis di tengah saf. Bahkan di beberapa lapangan, suara pengeras suara sesekali terdengar pecah karena volume terlalu tinggi.

Suasananya tidak selalu sempurna.

Dan mungkin memang tidak harus selalu sempurna.

Niat dan Doa Salat Idul Adha

Niat sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى”
“Ushalli sunnatan li ‘iidil adha rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
“Saya niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Salat sebagai Imam

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى”
“Ushalli sunnatan li ‘iidil adha rak’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa.”

Doa Takbir Idul Adha

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ”
“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, Laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, Allahu Akbar walillaahil hamd.”

Takbir ini dianjurkan diperbanyak sejak malam Idul Adha hingga hari tasyrik.

Di beberapa musala kecil, suara takbir kadang masih terdengar sampai larut malam. Mic masjid sedikit berdengung. Sesekali ada suara batuk dari pengeras suara sebelum takbir kembali dilanjutkan.

Tetapi justru suasana seperti itulah yang sering membuat Idul Adha terasa dekat dan hangat.

Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Salat

Rasulullah SAW juga mengajarkan beberapa sunnah sebelum salat Idul Adha, di antaranya:

  • mandi sebelum berangkat salat Id,
  • memakai pakaian terbaik,
  • menggunakan wewangian,
  • berjalan kaki menuju tempat salat jika memungkinkan,
  • serta memperbanyak takbir.

Berbeda dengan Idul Fitri, Rasulullah SAW dianjurkan tidak makan terlebih dahulu sebelum salat Idul Adha.

Dalam hadis disebutkan:

“Rasulullah SAW tidak keluar pada hari Idul Adha hingga beliau salat terlebih dahulu.”
(HR. Tirmidzi)

Karena itu, sebagian ulama menganjurkan makan setelah salat dan setelah penyembelihan kurban selesai dilakukan.

Bukan Sekadar Ritual Tahunan

Banyak orang datang ke salat Id hanya karena kebiasaan tahunan. Padahal ada makna besar yang sering terlupa di balik gema takbir dan lautan jamaah.

Idul Adha mengajarkan:

  • keikhlasan,
  • pengorbanan,
  • dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Di beberapa lapangan desa, jamaah kadang duduk berhimpitan di atas tikar tipis sambil menahan panas matahari yang mulai naik. Ada anak kecil yang tertidur di pangkuan ayahnya ketika khutbah berlangsung agak panjang. Sementara pedagang balon dan mainan mulai berdiri di pinggir jalan bahkan sebelum imam selesai berdoa.

Momen itu sederhana.

Namun justru di situlah Idul Adha terasa sangat manusiawi.

Karena salat Id bukan hanya tentang gerakan dan takbir. Melainkan tentang bagaimana manusia kembali belajar tunduk, kecil, dan berserah diri di hadapan Allah SWT.

Kadang yang membuat pagi Idul Adha terasa begitu menyentuh bukan hanya gema takbirnya, tetapi kesadaran kecil bahwa sejauh apa pun manusia berjalan, hatinya selalu mencari jalan untuk kembali pulang kepada Tuhan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saad bin Abi Waqqas

    Perang Qadisiyah: Saat Pasukan Kecil Mengalahkan Kekaisaran Persia

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagaimana mungkin seorang panglima memenangkan perang terbesar dalam sejarah Islam tanpa turun langsung ke medan tempur? Pertanyaan itulah yang membuat kisah Saad bin Abi Waqqas, panglima penakluk Persia dan sahabat Nabi Muhammad SAW, terus menarik perhatian hingga hari ini. Nama Saad bin Abi Waqqas sering muncul dalam sejarah Perang Qadisiyah, penaklukan Persia, […]

  • Al Hikam Ibnu Athaillah

    Al-Hikam: Mengapa Orang Arif Tak Lagi Membanggakan Diri?

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Hampir setiap hari manusia berlomba menjadi “seseorang”. Ada yang mengejar jabatan, harta, popularitas, bahkan berlomba membangun citra di media sosial. Namun Al Hikam Ibnu Athaillah justru mengajarkan arah yang berlawanan. Dalam pembahasan Hakikat Bashirah, Syekh Ibnu Athaillah mengingatkan bahwa semakin seseorang mengenal Allah, semakin kecil keinginannya untuk membesarkan dirinya. Di situlah cahaya […]

  • kisah Siti Hajar

    7 Kali Berlari di Tengah Putus Asa, Siti Hajar Mengubah Sejarah Makkah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Siti Hajar, perjuangan Hajar mencari air, dan asal-usul air zamzam bukan sekadar cerita lama—ini adalah potret paling jujur tentang iman di titik terendah manusia. Bayangkan ini: lembah tandus, sunyi, tanpa air, tanpa kehidupan. Di tempat seperti itu, seorang ibu dan bayi ditinggalkan. Bukan karena ditelantarkan, tetapi karena perintah langit. Nabi Ibrahim melangkah […]

  • prediksi Persib vs Bali United

    Persib vs Bali United: Prediksi Skor, Data Taktik, dan Peluang Menang Terbaru

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pertandingan antara Persib Bandung vs Bali United menjadi sorotan karena mempertemukan tim paling stabil dengan tim paling sulit diprediksi. Dalam prediksi Persib vs Bali United, analisis menunjukkan perbedaan mencolok dari sisi performa, efektivitas serangan, hingga kekuatan mental. Selain itu, istilah seperti analisis Persib vs Bali United, prediksi skor Persib, dan peluang […]

  • Jalur Gentong

    Polres Tasikmalaya Kota Perketat Jalur Gentong Saat Nataru

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya Kota memperkuat pengamanan Jalur Gentong untuk mencegah macet dan kecelakaan Nataru. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota memperketat pengamanan Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. Langkah ini diambil karena Jalur Gentong merupakan jalur nasional penghubung Tasikmalaya–Garut yang rawan kemacetan dan kecelakaan, terutama saat lonjakan […]

  • Pelatihan BCKS Jabar

    Pelatihan BCKS Jabar, Sekolah Harus Berubah Setelah Pelatihan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Pelatihan BCKS Jabar tidak boleh berakhir ketika peserta meninggalkan ruang pelatihan. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar) Purwanto meminta para peserta membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh ke sekolah, lalu menerjemahkannya menjadi proyek perubahan yang nyata. Pesan tersebut disampaikan Purwanto saat membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Provinsi Jawa […]

expand_less