Asep Sopari Apresiasi Bantuan 3.700 Paket Sembako untuk Warga Tasikmalaya
- account_circle redaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati Tasikmalaya menghadiri pembagian ribuan paket sembako untuk yatim piatu dan kaum dhuafa di Tasikmalaya, Senin (25/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, hadir langsung dalam kegiatan pembagian 3.700 paket sembako Tasik bagi yatim piatu dan kaum dhuafa di Kota serta Kabupaten Tasikmalaya, Senin (25/5/2026).
Bantuan sosial tersebut digagas Inspektur Jenderal Kemendes RI bersama Sahabat Ryano, Bandara Group 37, dan Yonif TP 939/Macan Putih sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat rentan yang masih menghadapi tekanan ekonomi.
Sejak pagi, warga mulai berdatangan ke lokasi pembagian bantuan. Sebagian ibu terlihat membawa tas belanja besar dari rumah. Ada juga lansia yang datang perlahan sambil menggenggam kupon penerimaan bantuan.
Di dekat area antrean, beberapa anak yatim duduk menunggu sambil memegang paket makanan ringan yang dibagikan relawan. Sementara itu, petugas TNI tampak membantu mengatur jalur pembagian agar tetap tertib dan tidak menumpuk.
Suasana sederhana itu justru memperlihatkan satu hal penting: bantuan kecil sering kali memiliki arti besar bagi keluarga yang sedang kesulitan memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.
Wabup Tasikmalaya Apresiasi Kolaborasi Bantuan Sosial
Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, bantuan sembako sangat membantu masyarakat, terutama yatim piatu dan kaum dhuafa yang masih merasakan dampak kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak penyelenggara yang telah memberikan bantuan paket sembako bagi warga kami. Ini sangat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya yatim piatu dan kaum dhuafa,” ujar Asep Sopari.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, dunia usaha, komunitas sosial, dan TNI harus terus dijaga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Gotong royong adalah kunci. Dengan kerja sama semua pihak, kesejahteraan warga Tasikmalaya bisa terus ditingkatkan,” tegasnya.
Menurut Asep, program sosial seperti ini bukan hanya soal distribusi bantuan logistik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat.
Ribuan Paket Sembako Jadi Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi
Paket bantuan yang dibagikan berisi:
- beras,
- minyak goreng,
- gula,
- dan kebutuhan pokok lainnya.
Bagi sebagian warga, bantuan itu menjadi penyangga kebutuhan rumah tangga untuk beberapa hari ke depan.
Di beberapa sudut lokasi, terlihat warga saling membantu mengangkat paket sembako ke kendaraan sederhana yang mereka bawa. Ada yang menggunakan sepeda motor. Ada pula yang berjalan kaki sambil membawa bantuan bersama anggota keluarga.
Seorang warga penerima bantuan mengaku bersyukur karena harga kebutuhan pokok saat ini masih cukup berat bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, bantuan seperti ini sangat membantu. Minimal kebutuhan dapur bisa lebih ringan beberapa hari,” ucap seorang ibu penerima manfaat.
Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa bantuan sosial tetap menjadi kebutuhan penting bagi sebagian masyarakat, terutama kelompok rentan dan keluarga dengan penghasilan tidak tetap.
Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Efektif
Kegiatan bakti sosial itu juga mendapat dukungan penuh dari Bandara Group 37, Sahabat Ryano, serta Yonif TP 939/Macan Putih yang membantu distribusi bantuan di lapangan.
Personel TNI terlihat aktif membantu proses pengaturan antrean, pengamanan lokasi, hingga distribusi logistik agar berjalan lancar dan tepat sasaran.
Asep Sopari berharap kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat terus diperluas ke wilayah lain yang masih membutuhkan perhatian sosial.
Ia menilai kerja sama antara pemerintah, relawan, komunitas, dan dunia usaha mampu mempercepat penanganan kebutuhan dasar masyarakat.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa persoalan sosial tidak bisa diselesaikan sendirian oleh pemerintah.
“Semua pihak harus bergerak bersama agar manfaat bantuan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Warga Berharap Program Sosial Terus Berlanjut
Banyak warga berharap kegiatan bantuan sosial seperti ini tidak berhenti hanya pada satu momentum.
Sebab bagi sebagian keluarga kecil, bantuan sembako bukan sekadar paket berisi beras dan minyak goreng. Bantuan itu menjadi tanda bahwa masih ada kepedulian di tengah situasi hidup yang semakin berat.
Di tengah antrean pembagian bantuan, beberapa warga tampak tersenyum kecil saat menerima paket sembako. Ada yang langsung menelepon anggota keluarganya di rumah. Ada juga yang memilih cepat pulang karena anaknya sedang menunggu makan siang.
Pemandangan sederhana itu terasa lebih jujur daripada pidato panjang apa pun.
Bagi sebagian orang, paket sembako mungkin hanya angka dalam laporan kegiatan.
Namun bagi banyak keluarga kecil di Tasikmalaya, bantuan itu berarti satu malam yang lebih tenang tanpa harus terlalu cemas memikirkan isi dapur esok pagi. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar