Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Berangkat ke Pesantren, Dua Santriwati asal Garut Tak Kunjung Tiba

Berangkat ke Pesantren, Dua Santriwati asal Garut Tak Kunjung Tiba

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabar mengenai dua santriwati hilang asal Garut menjadi perhatian warga media sosial sejak Sabtu (23/5/2026). Informasi tentang santriwati hilang Garut tersebut menyebar luas melalui Facebook dan grup percakapan warga setelah keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Bayongbong.

Redaksi albadarpost.com telah melakukan klarifikasi langsung kepada pihak keluarga terkait kebenaran informasi tersebut. Selain itu, redaksi juga telah memperoleh izin untuk merilis identitas dan informasi pencarian kedua santriwati tersebut demi membantu proses penelusuran.

Kedua remaja yang dilaporkan belum sampai ke pondok pesantren itu diketahui bernama Ana Rahma Farihan dan Ani Rahmi Syaidah. Keduanya merupakan anak kembar asal Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Berdasarkan surat tanda penerimaan laporan orang hilang dari Polsek Bayongbong, kedua santriwati tersebut berangkat dari rumah pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Dan informasi terakhir yang didapatkan keluarga, keduanya sudah sampai di terminal Singaparna pada hari keberangkatan.

Keluarga mengantar keduanya hingga Terminal Guntur Garut sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan bus Primajasa jurusan Singaparna Tasikmalaya. Setelah itu, keduanya direncanakan melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Darul Huda Banjar.

Namun hingga laporan dibuat pihak keluarga, kedua santriwati tersebut belum tiba di pondok tujuan.

Keluarga Mulai Khawatir Setelah Tak Ada Kabar

Ibu kedua santriwati, Erwin Winarti, kemudian mendatangi Polsek Bayongbong untuk membuat laporan resmi terkait keberadaan anaknya.

Dalam laporan tersebut, keluarga menyebut sebelum keberangkatan keduanya sempat menyampaikan keberatan untuk kembali mengikuti aktivitas pondok pesantren karena akan menghadapi ujian.

Sejak saat itu, keluarga mulai kehilangan komunikasi dengan keduanya.

Sejumlah warga di sekitar rumah keluarga turut membantu menyebarkan informasi pencarian melalui media sosial. Selain itu, beberapa warga juga mencoba mencari informasi terkait kemungkinan jalur perjalanan yang dilalui kedua santriwati tersebut.

Ciri-Ciri Dua Santriwati asal Garut

Ana Rahma Farihan memiliki tinggi badan sekitar 160 sentimeter dengan rambut panjang bergelombang, kulit sawo matang, dan mata bulat. Saat terakhir terlihat, ia mengenakan gamis hitam, kerudung hitam, dan sepatu putih.

Sementara Ani Rahmi Syaidah memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter dengan rambut bergelombang panjang, kulit sawo matang, dan mata bulat. Saat berangkat, ia memakai pakaian dominan putih lengkap dengan kerudung putih dan sandal putih.

Pihak keluarga berharap masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan keduanya segera menghubungi keluarga maupun kepolisian terdekat.

Nomor keluarga yang dapat dihubungi yakni 081320660887 atas nama Ibu Erwin Winarti.

Polisi dan Warga Ikut Membantu Penelusuran

Kasus orang hilang seperti ini biasanya cepat menyebar karena memunculkan empati publik, terutama ketika melibatkan anak dan keluarga.

Meski demikian, redaksi albadarpost.com juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak saat membagikan informasi di media sosial serta tidak menambahkan narasi yang belum terverifikasi.

Hingga berita ini ditulis, pihak keluarga bersama kepolisian masih melakukan penelusuran terkait keberadaan kedua santriwati tersebut.

Warga sekitar berharap keduanya segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Di tengah derasnya arus informasi digital, kabar kehilangan memang dapat menyebar hanya dalam hitungan menit. Namun bagi keluarga, situasi ini bukan sekadar unggahan viral di media sosial.

Ada kecemasan yang terus menunggu jawaban.

Ada doa yang terus dipanjatkan setiap malam.

Dan ada harapan sederhana agar keduanya bisa segera pulang dengan selamat.

Di balik ribuan unggahan dan tombol “bagikan” di media sosial, ada dua orang tua yang masih berharap anak-anak mereka pulang dan kembali mengetuk pintu rumahnya sendiri. (Redaksi)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor Unsoed

    Rektor Unsoed Jadi Tersangka, KAUNSOED Desak Plt

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Penetapan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memunculkan persoalan baru di luar proses hukum. Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (KAUNSOED) mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) segera mengambil langkah untuk menjamin keberlangsungan kepemimpinan kampus, termasuk menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Rektor. Desakan […]

  • masjid ramah pemudik

    Tak Perlu Bingung Cari Rest Area, 6.859 Masjid Siap Layani Pemudik Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perjalanan mudik sering identik dengan kemacetan panjang dan kelelahan di jalan. Karena itu, program masjid ramah pemudik kembali dihadirkan untuk memberi solusi nyata bagi masyarakat. Tahun ini, Kementerian Agama menyiapkan ribuan masjid sebagai tempat singgah nyaman bagi pemudik Lebaran di berbagai wilayah Indonesia. Melalui konsep masjid untuk pemudik Lebaran, masyarakat tidak […]

  • Persib vs Persija

    Persib Tekuk Persija, Tiket Final Berhasil Diamankan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA NASIONAL  – Persib vs Persija kembali menjadi pusat perhatian publik sepak bola Indonesia. Dalam semifinal Piala Presiden 2026, Maung Bandung sukses menundukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1. Hasil tersebut memastikan Persib melaju ke partai final setelah tampil efektif memanfaatkan peluang sejak babak pertama. Berdasarkan data pertandingan yang ditampilkan Flashscore serta hasil […]

  • Kecelakaan Tawang

    Pick Up Hilang Kendali di Tawang, Tiga Orang Luka

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Tawang kembali menyita perhatian warga Kota Tasikmalaya. Insiden lalu lintas atau tabrakan kendaraan yang melibatkan sebuah mobil pick up dan Toyota Kijang Inova terjadi di Jalan Cikalang, Kecamatan Tawang, Senin siang sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat benturan keras tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan arus kendaraan sempat tersendat cukup panjang. […]

  • Bakti Religi Polres Tasikmalaya

    Sambut Hari Bhayangkara, Polres Tasikmalaya Bersihkan Masjid dan Sentuh Hati Warga

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah berbagai agenda menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya memilih cara yang sederhana namun bermakna. Alih-alih hanya menggelar seremoni, jajaran kepolisian turun langsung membersihkan Masjid Agung Mangunreja bersama masyarakat dalam kegiatan Bakti Religi yang berlangsung Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat bahwa pendekatan humanis Polri tidak selalu hadir melalui […]

  • Ilustrasi kasus pekerja rumah tangga melompat dari lantai empat terkait dugaan kekerasan oleh majikan

    Kasus PRT Lompat Lantai 4: Dari Dugaan Kekerasan hingga Penetapan Tersangka

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – R (15) dan D (30), PRT yang lompat lantai 4 rumah kos di Bendungan Hilir, kini bukan lagi sekadar peristiwa tragis. Kasus ini berkembang menjadi sorotan nasional setelah polisi menetapkan Adriel Viari Purba sebagai tersangka. Dugaan kekerasan terhadap pekerja rumah tangga dan relasi kuasa dalam lingkungan domestik kini ikut terangkat ke permukaan. […]

expand_less