Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jalan Lingkar Utara Masih Kotor, Pemkot Tasik Disorot

Jalan Lingkar Utara Masih Kotor, Pemkot Tasik Disorot

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Jum’at Resik Tasik kembali menjadi sorotan setelah Plh Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan kegiatan gotong royong di Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, kegiatan bersih-bersih yang rutin digelar itu masih terlalu fokus pada seremoni dan pencitraan, namun belum benar-benar menyentuh persoalan utama di lapangan.

“Sayang sekali kalau Jum’at Resik hanya berhenti di seremoni. Jalan Lingkar Utara masih terlihat kotor, saluran air tersumbat, rumput liar belum tertangani. Ini bukan sekadar foto bersama,” tegas Diky, Jumat (22/5/2026).

Pernyataan itu langsung menarik perhatian masyarakat.

Karena kritiknya terasa sangat dekat dengan kondisi sehari-hari.

Jalan Dibersihkan, Tapi Cepat Kotor Lagi

Plh Wali Kota menilai kegiatan kebersihan seharusnya tidak berhenti pada rutinitas formal semata.

Menurutnya, tanpa pengawasan dan tindak lanjut yang konsisten, hasil kerja di lapangan akan cepat hilang begitu kegiatan selesai.

Ia meminta seluruh perangkat daerah hingga unsur kewilayahan benar-benar serius menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama.

Bukan hanya bergerak ketika ada agenda resmi atau kunjungan tertentu.

“Kalau kita serius menjaga kota, maka harus konsisten. Jangan tunggu ada tamu atau ada liputan baru jalan dibersihkan,” ujarnya.

Tidak sedikit warga Tasikmalaya sebenarnya sudah lama mengeluhkan kondisi beberapa titik jalan yang cepat kembali kotor meski baru dibersihkan beberapa hari sebelumnya.

Ada saluran air yang dipenuhi sampah.

Ada pula rumput liar yang tumbuh kembali di pinggir jalan sebelum genap satu minggu.

Dan itu terlihat jelas.

Kritik yang Dianggap Mewakili Suara Warga

Pernyataan Diky dinilai cukup mewakili keresahan sebagian masyarakat soal budaya “bersih dadakan” yang sering muncul menjelang kegiatan resmi.

Belakangan, suasana seperti itu memang terasa familiar di banyak daerah. Jalan mulai dibersihkan ketika ada kunjungan pejabat. Pot bunga mendadak dirapikan. Rumput liar dipangkas cepat-cepat sehari sebelum acara berlangsung.

Namun setelah itu, kondisi perlahan kembali seperti semula.

Kadang sederhana.

Tapi masyarakat bisa melihat bedanya.

Tidak sedikit warga mulai membicarakan kondisi kebersihan kota sambil melintas di Jalan Lingkar Utara setiap pagi atau sore hari.

Ada pengendara motor yang menghindari genangan di dekat saluran tersumbat.

Ada juga pedagang kecil yang mengeluhkan sampah kembali menumpuk di titik tertentu.

Dan pemandangan itu terus berulang.

Jum’at Resik Dinilai Harus Jadi Gerakan Nyata

Diky menegaskan bahwa program Jum’at Resik sebenarnya memiliki tujuan baik jika dijalankan dengan serius dan berkelanjutan.

Menurutnya, gerakan kebersihan harus menjadi budaya bersama, bukan sekadar kegiatan simbolik.

Ia berharap kritik tersebut menjadi bahan evaluasi agar program benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Karena wajah kota tidak hanya terlihat dari gedung besar atau taman baru.

Tetapi juga dari kebersihan jalan, saluran air, dan lingkungan sehari-hari.

Warga Ingin Perubahan yang Terlihat

Sebagian masyarakat berharap kritik tersebut benar-benar diikuti langkah nyata di lapangan.

Bukan sekadar menjadi pernyataan yang ramai sesaat lalu hilang begitu saja.

Belakangan, media sosial lokal Tasikmalaya juga cukup sering dipenuhi unggahan soal jalan kotor, rumput liar, hingga drainase yang tersumbat setelah hujan turun.

Ada yang mengunggah foto sambil bercanda.

Ada juga yang benar-benar kesal karena kondisi itu mengganggu aktivitas harian.

Dan semuanya terus muncul hampir setiap minggu.

Lucunya, sebagian kota hari ini kadang terlihat paling bersih justru ketika kamera mulai menyala dan pejabat datang meninjau lokasi.

Padahal kebersihan seharusnya terasa setiap hari.

Bukan hanya saat ada dokumentasi.

Kebersihan Kota Jadi Cerminan Keseriusan Pemerintah

Kritik Plh Wali Kota Tasikmalaya menunjukkan bahwa persoalan kebersihan kota bukan hanya soal sampah semata.

Tetapi juga soal konsistensi, pengawasan, dan budaya menjaga lingkungan secara bersama-sama.

Karena kota yang nyaman tidak lahir dari kegiatan seremonial sesaat.

Melainkan dari kerja rutin yang terus dijaga bahkan ketika tidak ada sorotan kamera.

Dan itu yang mulai dituntut masyarakat hari ini.

Kadang wajah asli sebuah kota tidak terlihat saat acara resmi berlangsung.

Tetapi justru terlihat jelas… sehari setelah semua kamera pulang. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi tradisi mudik Indonesia saat Lebaran dengan kendaraan memenuhi jalan raya menuju kampung halaman

    Asal Usul Mudik yang Jarang Dibahas, Ternyata Bukan Hanya Tradisi Lebaran

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Mudik Indonesia, tradisi pulang kampung saat Lebaran, sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Setiap tahun jutaan orang melakukan perjalanan jauh untuk mudik ke kampung halaman. Namun, asal usul mudik Indonesia ternyata tidak hanya berkaitan dengan Idulfitri. Tradisi ini memiliki akar sejarah panjang yang jarang dibahas media, mulai dari budaya desa Nusantara […]

  • kebiasaan malam

    Rahasia Malam Tenang: 10 Kebiasaan Kecil yang Ubah Hidupmu

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kebiasaan malam sering dianggap sepele, padahal rutinitas ini sangat menentukan kualitas hidup. Dengan membangun kebiasaan malam yang sehat, pikiran menjadi lebih tenang, tidur lebih nyenyak, dan hari esok terasa lebih ringan. Rutinitas malam yang baik juga membantu mengurangi stres, meningkatkan fokus, serta menjaga kesehatan mental secara keseluruhan. 1. Menjauh dari Gadget 1 […]

  • Stadion Piala Dunia 2026

    Stadion Piala Dunia 2026, Ada Cerita Maradona hingga Venue Futuristik

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Atmosfer Stadion Piala Dunia 2026 perlahan mulai terasa, bahkan ketika kick-off masih cukup jauh. FIFA sudah menetapkan 16 stadion di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai venue resmi World Cup 2026. Namun kali ini, yang menarik bukan cuma pertandingan. Ada kota yang mungkin tak tidur selama turnamen berlangsung. Ada stadion yang […]

  • kasus penganiayaan istri siri

    Kasus Penganiayaan Istri Siri di Sukabumi, Tipiring atau KDRT?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penganiayaan istri siri di Sukabumi kembali membuka perdebatan lama dalam penegakan hukum. Seorang perempuan melaporkan mantan suami sirinya atas dugaan pencekikan. Namun polisi tidak menahan terlapor dan mengklasifikasikan perkara tersebut sebagai tindak pidana ringan atau tipiring. Keputusan ini memantik pertanyaan publik. Banyak pihak mempertanyakan apakah kekerasan terhadap pasangan dalam hubungan […]

  • Tamu Allah

    Terungkap! Mengapa Jamaah Haji Disebut Tamu Allah?

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Istilah tamu Allah sudah sangat akrab di telinga umat Islam, terutama saat musim haji tiba. Sebutan itu diberikan kepada jamaah haji yang datang ke Tanah Suci untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Dalam ajaran Islam, istilah tamu Allah bukan sekadar ungkapan simbolis, tetapi memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Karena itu, banyak orang […]

  • Ilustrasi muslim berwudhu dan larangan ibadah tertentu ketika wudhu batal menurut ajaran Islam

    Batal Wudhu? Ini Larangan yang Wajib Diketahui Muslim

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Wudhu memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Ibadah ini berfungsi sebagai syarat sah bagi sejumlah amalan tertentu. Oleh karena itu, setiap Muslim perlu memahami konsekuensi ketika wudhu batal. Pemahaman yang benar akan membantu menjaga kesucian ibadah dan menghindari amalan yang tidak sah. Dalam fiqih Islam, para ulama menjelaskan bahwa batalnya wudhu membawa […]

expand_less