Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Selain Sate, Ini Olahan Daging Kurban yang Selalu Diburu Saat Idul Adha

Selain Sate, Ini Olahan Daging Kurban yang Selalu Diburu Saat Idul Adha

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Olahan daging kurban selalu jadi pembahasan menarik menjelang Idul Adha. Banyak orang memang langsung terpikir sate ketika daging sapi atau kambing mulai dibagikan. Namun sebenarnya, ada banyak menu khas lain yang justru sering membuat suasana makan keluarga terasa lebih hangat dan meriah.

Karena Idul Adha bukan hanya tentang membakar daging.

Tetapi juga tentang kebersamaan yang tumbuh dari dapur rumah.

Belakangan, suasana Idul Adha juga terasa semakin hidup lewat media sosial. Orang-orang membagikan video proses bakar sate, gulai mendidih di atas kompor, hingga panci besar berisi tongseng yang mengepul hangat.

Lucunya, sebagian orang hari ini lebih sering melihat video bakar sate Idul Adha di TikTok sebelum benar-benar mulai menyalakan arang di rumah.

Dan biasanya, bagian paling ramai justru ada di dekat tempat bakar sate.

Gulai Jadi Menu Wajib Saat Daging Kurban Datang

Salah satu olahan daging kurban yang paling sering hadir saat Idul Adha adalah gulai. Kuah santan yang kaya rempah membuat daging terasa lebih gurih dan lembut.

Di banyak rumah, gulai bahkan dimasak sejak pagi sebelum sate mulai dibakar. Ada yang memakai resep turun-temurun keluarga. Ada pula yang sengaja membeli bumbu dadakan di pasar agar proses memasak lebih praktis.

Tidak sedikit orang mulai memasak gulai sambil sesekali mengecek panci lain yang berisi rebusan tulang dan jeroan. Suasana dapur jadi ramai sejak pagi.

Dan itu selalu terasa hangat.

Selain rasanya yang kuat, gulai juga dianggap cocok untuk makan bersama keluarga besar karena bisa disajikan dalam jumlah banyak.

Tongseng Jadi Favorit karena Kuahnya Bikin Nagih

Selain gulai, tongseng juga menjadi menu favorit saat Idul Adha. Campuran kol, tomat, cabai, dan kuah gurih manis membuat hidangan ini terasa berbeda dibanding sate biasa.

Tongseng sering dipilih karena lebih mudah disantap, terutama untuk anak-anak atau orang tua yang tidak terlalu suka daging bakar.

Tidak sedikit keluarga memasak tongseng dari sisa potongan sate yang belum sempat dibakar. Bahkan ada yang sengaja menyisihkan bagian daging tertentu khusus untuk dimasak jadi tongseng malam hari.

Kadang sederhana.

Tapi aromanya langsung memenuhi rumah.

Di banyak rumah, momen memasak tongseng sering jadi bagian paling ramai. Ada yang sibuk memotong kol. Ada yang mengulek cabai. Dan ada pula yang terus mencicipi kuah sambil berdiri di dekat kompor.

Kadang yang rebutan bukan dagingnya. Tapi sambalnya.

Rendang Kurban Mulai Banyak Dibuat Saat Idul Adha

Belakangan, rendang juga semakin sering muncul sebagai olahan daging kurban favorit keluarga.

Proses memasaknya memang lebih lama dibanding sate atau tongseng. Namun banyak orang justru menikmati suasana memasak rendang karena aromanya perlahan memenuhi rumah sejak siang hingga malam.

Tidak sedikit orang mengaduk rendang sambil duduk santai bersama keluarga di dapur. Ada yang bergantian menjaga api agar santan tidak pecah. Ada pula yang sesekali mencicipi bumbu sambil tertawa kecil karena rasa pedasnya mulai terasa.

Dan itu tidak mudah.

Karena memasak rendang memang butuh kesabaran.

Namun justru dari proses panjang itu, suasana kebersamaan terasa lebih hidup.

Sop Tulang Jadi Penutup yang Selalu Dicari

Setelah makan sate dan gulai, banyak keluarga biasanya mencari makanan berkuah hangat agar tubuh terasa lebih nyaman. Karena itu, sop tulang sering jadi menu penutup yang tidak kalah dicari saat Idul Adha.

Kuah bening dengan campuran wortel, kentang, daun bawang, dan tulang sapi membuat suasana makan terasa lebih ringan setelah menyantap makanan berbumbu kuat.

Tidak sedikit orang menikmati sop sambil duduk santai malam hari setelah acara bakar sate selesai. Anak-anak mulai bermain, sementara orang tua masih mengobrol di dekat meja makan.

Belakangan, momen seperti itu justru terasa semakin berharga.

Di banyak rumah, Idul Adha bukan hanya soal banyaknya daging yang didapat. Tetapi tentang waktu berkumpul yang jarang terjadi di hari biasa.

Ada keluarga yang memasak sampai larut malam. Ada yang tetap duduk di dekat bara api sambil mengipas sate dengan kardus bekas air mineral. Bahkan ada pula yang diam-diam mengambil potongan daging matang sebelum semua tusukan selesai dibakar.

Asap tipis dari bara arang kadang menempel di baju sampai malam, bahkan setelah acara makan selesai.

Dan aroma bakaran itu selalu bikin lapar lebih cepat.

Idul Adha Selalu Punya Cerita dari Dapur Rumah

Tradisi memasak olahan daging kurban memang terus berubah mengikuti zaman. Namun suasana hangatnya tetap terasa sama.

Anak-anak masih sibuk membawa tusukan sate.

Orang tua masih mengobrol sambil mencicipi kuah gulai.

Dan dapur rumah tetap jadi pusat cerita saat Idul Adha tiba.

Bahkan ada juga yang baru sadar garam habis justru saat daging sudah setengah matang di atas bara api.

Dan suasana kecil seperti itu sering justru paling dirindukan.

Karena pada akhirnya, yang paling membekas dari Idul Adha bukan cuma rasa dagingnya.

Tetapi suasana kebersamaan yang tumbuh perlahan di sekitar meja makan.

Kadang yang paling dirindukan dari Idul Adha bukan sate yang dibakar sampai malam.

Tetapi aroma asap yang menempel di baju, suara ramai di dekat bara api, dan keluarga yang duduk lebih lama hanya untuk menikmati kebersamaan sederhana di rumah. (ARR)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

    Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Tepuk Sakinah jadi terobosan KUA Indramayu dalam bimbingan perkawinan, mencairkan suasana dan memperkuat nilai keluarga sakinah. albadarpost.com, LENSA. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Indramayu menghadirkan inovasi dalam bimbingan perkawinan dengan memperkenalkan Tepuk Sakinah. Metode unik ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga memperkuat pemahaman calon pengantin tentang pentingnya membangun keluarga sakinah. Suasana Bimbingan Jadi Lebih […]

  • takdir Allah

    Makna Takdir Allah dalam Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama menegaskan bahwa setiap nafas manusia tidak pernah lepas dari ketentuan takdir Allah. Pesan ini menempatkan kehidupan manusia sebagai rangkaian pilihan dan peristiwa yang selalu berada dalam kehendak-Nya, sekaligus membawa dampak langsung pada sikap hidup umat dalam menghadapi nikmat maupun ujian. Penegasan tersebut merujuk pada ajaran Syekh Athoillah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam […]

  • anggaran DPRD Tasikmalaya

    Astaghfirullah! Saat Rakyat Diminta Hemat, Anggaran DPRD Tasikmalaya Tembus Rp7,1 Miliar

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anggaran DPRD Kabupaten Tasikmalaya kembali jadi sorotan setelah alokasi perjalanan dinas menembus Rp7,1 miliar dalam RUP Swakelola 2026. Di saat pemerintah pusat mendorong efisiensi, angka tersebut justru memicu pertanyaan publik. Banyak yang mulai mempertanyakan arah kebijakan dan keberpihakan penggunaan anggaran. Di sisi lain, realitas di lapangan menunjukkan kontras yang sulit diabaikan. […]

  • utang pinjol

    Meledak! Utang Pinjol Rp100 Triliun Jadi Alarm Finansial Masyarakat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Utang pinjol atau pinjaman online kembali menjadi sorotan setelah nilainya menembus Rp100 triliun pada Februari 2026. Lonjakan utang pinjol ini menunjukkan tren pinjaman online yang terus meningkat, sekaligus mengindikasikan perubahan perilaku keuangan masyarakat digital yang semakin bergantung pada akses dana instan. Selain itu, peningkatan pinjaman online terjadi secara konsisten dalam beberapa […]

  • TPPO Tasikmalaya

    Polisi Selidiki Dugaan TPPO Warga Tasikmalaya di Kamboja

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kasus dugaan TPPO Tasikmalaya membuka celah perlindungan migran dan menuntut respons negara yang lebih cepat. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sekelompok pria asal Kabupaten dan Kota Tasikmalaya yang mengaku menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Rekaman berdurasi sekitar satu menit itu menampilkan para korban […]

  • UMKM Jabar

    Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Kemenko PM rancang program 1001 Pasar Malam untuk memperkuat pemasaran UMKM Jabar berbasis aset publik. albadarpost.com, LENSA – Kondisi UMKM Jabar kembali menjadi perhatian pemerintah pusat karena hambatan struktural yang terus menggerus potensi pelaku usaha. Pemerintah menilai ketertinggalan literasi pemasaran digital dan keterbatasan akses pasar telah menahan ekspansi UMKM, meski Jawa Barat selama ini menjadi […]

expand_less