Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Razia Miras Tasik, Polisi Sasar Titik Rawan Kota

Razia Miras Tasik, Polisi Sasar Titik Rawan Kota

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polresta Tasikmalaya kembali menggencarkan razia miras Tasik dan operasi pemberantasan obat-obatan terlarang di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Kota Tasikmalaya. Dalam operasi gabungan yang digelar Rabu (20/5/2026), petugas berhasil mengamankan 52 botol minuman keras berbagai merek dari beberapa lokasi berbeda.

Operasi tersebut melibatkan jajaran Sat Samapta dan Satres Narkoba Polresta Tasikmalaya.

Tiga kawasan menjadi sasaran utama penyisiran, yakni:

  • Jalan Ir H Juanda,
  • kawasan Cikurubuk Mangkubumi,
  • dan wilayah Tawang.

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban masyarakat dan menekan potensi kriminalitas yang dipicu minuman keras maupun obat terlarang.

Kapolresta Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk Miras Ilegal

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras ilegal maupun obat-obatan terlarang yang meresahkan masyarakat.

Menurutnya, razia tersebut menjadi bentuk nyata komitmen kepolisian menjaga keamanan wilayah Kota Tasikmalaya.

“Ya, kami melakukan razia peredaran miras dan obat terlarang melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh Sat Samapta dan Satres Narkoba,” ujarnya.

Ia menilai peredaran miras ilegal bukan sekadar persoalan pelanggaran biasa.

Karena dampaknya sering memicu gangguan kamtibmas, tindak kriminal, hingga konflik sosial di lingkungan masyarakat.

Apalagi menjelang akhir pekan dan momentum tertentu, konsumsi minuman keras kerap meningkat di sejumlah titik.

Dan kondisi itu dinilai berpotensi memicu kerawanan baru.

Petugas Sisir Tiga Titik Rawan

Operasi razia dipimpin langsung KBO Samapta Iptu Azis Kartaji bersama KBO Satres Narkoba Iptu Wahidin.

Petugas bergerak menyisir lokasi-lokasi yang selama ini dianggap rawan menjadi titik peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Kasi Humas Polresta Tasikmalaya Iptu Jajang Kurniawan menjelaskan, hasil operasi menunjukkan masih adanya aktivitas penjualan miras di beberapa titik wilayah kota.

“Barang bukti beserta pemiliknya sudah diamankan ke Mapolresta Tasikmalaya untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Di salah satu lokasi razia, petugas terlihat membuka kardus dan kantong penyimpanan minuman keras yang disimpan cukup rapi.

Ada botol yang disembunyikan di balik tumpukan barang dagangan. Ada pula yang disimpan di ruangan tertutup untuk menghindari perhatian warga.

Namun seluruh barang bukti akhirnya berhasil diamankan.

Razia Jadi Upaya Tekan Kriminalitas Jalanan

Polresta Tasikmalaya menilai razia miras bukan hanya soal penyitaan barang.

Tetapi juga bagian dari langkah preventif untuk mencegah tindak kriminal di masyarakat.

Karena dalam banyak kasus, konsumsi minuman keras sering menjadi pemicu:

  • tawuran,
  • penganiayaan,
  • kecelakaan lalu lintas,
  • hingga gangguan keamanan lingkungan.

Selain itu, obat-obatan terlarang juga dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Karena itu, operasi gabungan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala.

“Penyakit masyarakat yang bisa memicu kriminalitas dan merusak generasi muda akan terus diburu sampai ke akar,” tegas pihak kepolisian.

Warga Minta Razia Dilakukan Rutin

Sejumlah warga menyambut positif langkah Razia Miras Tasik yang dilakukan aparat kepolisian.

Mereka berharap operasi serupa terus dilakukan secara rutin, terutama di kawasan yang selama ini dikenal rawan peredaran miras ilegal.

Menurut warga, keberadaan minuman keras sering memicu keresahan lingkungan, terutama pada malam hari.

Ada yang mengeluhkan keributan. Ada pula yang khawatir anak-anak muda mulai mudah mengakses miras dan obat-obatan tertentu.

Di beberapa sudut kota, persoalan miras memang sering muncul diam-diam.

Kadang dijual sembunyi-sembunyi. Kadang berpindah lokasi ketika mulai terendus aparat.

Dan pola seperti itu membuat pengawasan harus dilakukan terus-menerus.

Polisi Ingatkan Peran Masyarakat

Selain mengandalkan razia, Polresta Tasikmalaya juga mengajak masyarakat ikut aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Karena menurut kepolisian, pemberantasan miras ilegal dan obat terlarang tidak bisa hanya mengandalkan aparat.

Peran warga menjadi faktor penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

Apalagi sebagian aktivitas penjualan miras sering berlangsung di tempat yang tampak biasa dari luar.

Karena itu, kepedulian lingkungan dinilai sangat membantu proses pengawasan.

Generasi Muda Jadi Fokus Perlindungan

Operasi razia kali ini juga menjadi sinyal bahwa aparat ingin memperkuat perlindungan terhadap generasi muda dari pengaruh miras dan obat terlarang.

Sebab dampaknya tidak hanya merusak kesehatan.

Tetapi juga memengaruhi masa depan sosial dan keamanan masyarakat secara luas.

Di tengah perkembangan kota yang semakin cepat, ancaman seperti ini dinilai perlu diantisipasi sejak dini.

Karena kerusakan generasi muda sering dimulai dari hal yang dianggap kecil dan biasa.

52 botol miras memang sudah diamankan malam itu.

Tetapi perang sebenarnya belum selesai… karena yang sedang dijaga bukan cuma ketertiban kota, melainkan masa depan generasi mudanya sendiri. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • cara lapor gratifikasi terbaru

    Batas Nilai Lapor Gratifikasi 2026: Antara Pencegahan dan Adaptasi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengubah peta aturan gratifikasi. Melalui regulasi terbaru tahun 2026, KPK menaikkan batas nilai gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan. Keputusan ini langsung menyedot perhatian publik, terutama aparatur sipil negara (ASN) dan penyelenggara negara. Di balik penyesuaian tersebut, muncul satu pertanyaan krusial: apakah kenaikan batas ini murni adaptasi […]

  • Guru pesantren mengajar di kelas diniyah dengan harapan baru setelah kebijakan tunjangan guru 2026 dari Kemenag

    Akhirnya Setara? Tunjangan Guru 2026 Menyentuh Diniyah dan Muadalah

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tunjangan Guru 2026 akhirnya membuka pintu bagi guru pesantren, termasuk pendidikan diniyah dan muadalah. Kebijakan ini langsung menyatukan isu tunjangan profesi guru, TPG Kemenag, dan pengakuan negara dalam satu momentum yang sulit diabaikan. Selama ini mereka mengajar dalam senyap. Sekarang negara mulai melihat. Namun satu pertanyaan muncul: apakah ini benar-benar titik keadilan, […]

  • Prediksi Brasil vs Maroko

    Brasil Wajib Waspada, Maroko Datang dengan Modal Berbahaya

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Prediksi Brasil vs Maroko menjadi salah satu topik yang ramai dibicarakan menjelang pertandingan Grup C Piala Dunia 2026, 14 Juni 2026. Laga Brasil vs Maroko kali ini terasa berbeda. Nama Brasil memang masih identik dengan kejayaan dan lima bintang di dada. Namun di seberang lapangan berdiri Maroko, tim yang dalam beberapa […]

  • UMKM Ciamis

    Data UMKM Ciamis Bongkar Fakta: Peluang Besar Ada di Sektor Ini

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Banyak orang mulai usaha di Ciamis. Namun, tidak semua tahu arah pasar yang sebenarnya. UMKM Ciamis, data usaha kecil, hingga statistik ekonomi lokal justru menunjukkan pola yang sama: sebagian besar pelaku usaha memilih sektor yang itu-itu saja. Di sinilah menariknya. UMKM Ciamis bukan sekadar angka, melainkan cerminan kebiasaan ekonomi masyarakat. Dari […]

  • Cermin Hati

    Cermin Hati Kotor, Mengapa Cahaya Allah Sulit Masuk?

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – “Barangkali Allah tidak pernah menjauh. Mungkin hati kita saja yang terlalu sesak.” Pernahkah Anda membersihkan layar ponsel karena merasa tampilannya mulai buram? Lalu, tanpa sadar, hati sendiri dibiarkan berdebu selama bertahun-tahun. Ironisnya, kita langsung panik ketika sinyal internet melemah. Namun, saat hubungan dengan Allah terasa hambar, kita sering menganggapnya sebagai hal biasa. […]

  • pencegahan penculikan anak

    Pemerintah Dorong Pencegahan Penculikan Anak Lewat Edukasi Dini dan Pengawasan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Upaya pencegahan penculikan anak diperkuat lewat edukasi dini, pengawasan digital, dan peran aktif orang tua. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya insiden yang memanfaatkan kelengahan orang tua dan rendahnya kesadaran keamanan pada anak. Upaya pencegahan penculikan anak kini menjadi prioritas banyak keluarga, sekolah, dan pembuat kebijakan karena risiko dapat […]

expand_less