Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Suasana Khidmat Warnai Doa Bersama HUT Kodam III/Siliwangi di Tasikmalaya

Suasana Khidmat Warnai Doa Bersama HUT Kodam III/Siliwangi di Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar doa bersama dalam rangka memperingati HUT Kodam Siliwangi ke-80 di Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otista No. 11, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan religius tersebut mengusung tema “Manunggal dengan Rakyat, Mengabdi untuk Indonesia Bersatu, Sejahtera, dan Maju.” Tema itu sekaligus menjadi penegasan bahwa hubungan antara TNI dan masyarakat tidak hanya terbangun melalui pengamanan wilayah, tetapi juga melalui kebersamaan sosial dan nilai kemanusiaan.

Suasana pagi di lingkungan Makodim terlihat lebih tenang dibanding biasanya. Sejumlah anggota TNI berjalan memasuki area masjid dengan seragam dinas lengkap. Sebagian duduk berbaris sambil menundukkan kepala sebelum acara dimulai.

Dan pagi itu, suasana tidak hanya terasa formal. Ada nuansa reflektif yang cukup kuat.

Doa Bersama Jadi Momentum Kebersamaan TNI dan Rakyat

Kegiatan doa bersama tersebut diikuti jajaran anggota Kodim 0612/Tasikmalaya beserta unsur terkait lainnya. Selain menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Kodam III/Siliwangi, acara ini juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat.

Kodam III/Siliwangi sendiri selama puluhan tahun dikenal memiliki sejarah panjang dalam menjaga stabilitas wilayah Jawa Barat dan Banten. Karena itu, peringatan HUT ke-80 tidak hanya dimaknai sebagai seremoni institusi, tetapi juga refleksi pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui doa bersama tersebut, seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya berharap mendapatkan kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian.

Apalagi tantangan sosial dan keamanan masyarakat saat ini terus berkembang.

Tidak hanya soal pertahanan wilayah, tetapi juga menyangkut kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat di lapangan.

HUT Kodam Siliwangi

Anggota Kodim 0612 Tasikmalaya mengikuti doa bersama HUT ke-80 Kodam III Siliwangi di Masjid At-Taqwa Makodim Tasikmalaya, Selasa (19/5/2026).

Tema “Manunggal dengan Rakyat” Kembali Ditekankan

Dalam momentum HUT Kodam Siliwangi kali ini, tema “Manunggal dengan Rakyat” kembali menjadi perhatian utama.

Tema tersebut bukan sekadar slogan seremonial. Sebaliknya, tema itu mencerminkan pendekatan TNI yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga persatuan dan stabilitas daerah.

Kodim 0612/Tasikmalaya menilai pengabdian kepada masyarakat tidak selalu dilakukan melalui operasi besar atau kegiatan militer formal. Kadang kedekatan justru tumbuh dari aktivitas sederhana seperti kerja sosial, komunikasi warga, hingga kegiatan keagamaan bersama.

Karena itu, kegiatan doa bersama dipilih sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

Di dalam masjid, lantunan doa terdengar pelan dan khidmat. Beberapa anggota terlihat menundukkan kepala cukup lama setelah doa selesai dibacakan. Sementara di bagian belakang ruangan, sejumlah personel duduk bersandar sambil tetap menjaga ketertiban acara.

Suasana seperti itu terasa sederhana. Tetapi justru di situlah muncul kesan hangat yang jarang terlihat dalam kegiatan formal militer.

HUT Kodam III/Siliwangi Jadi Refleksi Pengabdian

Peringatan HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi juga menjadi momen refleksi terhadap perjalanan panjang institusi tersebut dalam mendukung keamanan dan pembangunan daerah.

Selama ini Kodam III/Siliwangi tidak hanya terlibat dalam pengamanan wilayah, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, penanganan bencana, hingga pendampingan masyarakat di berbagai daerah.

Karena itu, peringatan hari jadi kali ini menjadi pengingat bahwa pengabdian TNI tidak berhenti pada aspek pertahanan semata.

Ada tanggung jawab sosial yang juga terus berjalan.

Dan itu terlihat dari bagaimana hubungan antara aparat dan masyarakat dibangun dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, pendekatan humanis seperti itu justru semakin penting.

Masyarakat hari ini tidak hanya melihat aparat dari sisi kekuatan atau kewenangan. Mereka juga melihat bagaimana kehadiran aparat mampu memberi rasa aman dan kedekatan sosial.

Kegiatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Tidak ada kemeriahan berlebihan. Namun suasana religius dan rasa syukur terasa cukup kuat sepanjang acara berlangsung.

Beberapa anggota tampak tetap berbincang santai seusai kegiatan selesai. Ada pula yang langsung kembali menjalankan aktivitas dinas seperti biasa.

Di luar area masjid, kendaraan operasional tetap terparkir rapi. Aktivitas Makodim pun perlahan kembali normal.

Tetapi peringatan HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi pagi itu meninggalkan satu pesan penting: bahwa pengabdian tidak selalu harus terlihat besar untuk terasa berarti.

Kadang justru tumbuh dari doa-doa sederhana yang dipanjatkan bersama.

Doa bersama itu akhirnya selesai. Barisan kembali rapi. Aktivitas kembali berjalan seperti biasa.

Namun di tengah dunia yang semakin gaduh, mungkin kebersamaan sederhana seperti itulah yang justru paling dibutuhkan bangsa ini: tetap dekat dengan rakyat, tanpa kehilangan arah pengabdian. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • maklumat NU

    Cipasung Keluarkan Maklumat NU untuk Kendalikan Dinamika Organisasi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Pesantren Cipasung mengeluarkan maklumat NU untuk menjaga ketertiban organisasi dan meredakan ketegangan internal. albadarpost.com, HIKMAH – Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, mengeluarkan maklumat NU yang menekankan pentingnya ketertiban organisasi dan penyelesaian persoalan melalui mekanisme musyawarah. Dokumen bernomor 239.MLK/SEKRE/PPC/XII/2025 itu rilis pada Senin dan menjadi penanda bahwa dinamika internal Nahdlatul Ulama perlu ditangani secara hati-hati agar […]

  • Ilustrasi seseorang membaca Al-Qur’an saat merasa sedih dan kehilangan harapan.

    Merasa Hidup Berantakan? Surat Ad-Dhuha Punya Jawaban yang Menenangkan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua luka terlihat dari wajah. Ada orang yang tetap tersenyum, tetap bekerja, tetap terlihat kuat, tetapi diam-diam merasa hancur di dalam dirinya. Di titik seperti itu, banyak orang mulai bertanya dalam hati: “Apakah Allah masih peduli?” Menariknya, pertanyaan semacam itu ternyata pernah muncul pada masa Rasulullah SAW. Karena itulah, Tafsir Ad-Dhuha […]

  • santri madrasah puasa Ramadan

    Meski Berpuasa, Santri Madrasah Tasikmalaya Ini Tetap Semangat Belajar

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Siang itu udara terasa hangat di Sukahurip, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Di sebuah ruang kelas sederhana, beberapa anak duduk mengelilingi meja kayu yang mulai tampak usang. Kepala mereka menunduk serius, tangan kecil bergerak menulis di buku tulis yang terbuka di depan. Tak banyak suara terdengar. Hanya goresan pensil, lembaran buku yang dibalik, […]

  • Ilustrasi seseorang tersenyum dalam gemerlap kemewahan, simbol istidraj atau nikmat yang menipu menurut Alquran dan hadis.

    Istidraj: Saat Nikmat Jadi Jalan Kehancuran

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Istidraj sering terdengar sebagai istilah agama, tetapi maknanya jarang benar-benar direnungkan. Istidraj, atau nikmat yang menipu, adalah kondisi ketika seseorang terus menerima karunia Allah, sementara ia tetap tenggelam dalam maksiat. Dalam bahasa yang lebih tajam, istidraj adalah hadiah yang tampak indah, tetapi menyimpan jebakan yang halus. Syekh Ibnu Athaillah dalam Kitab Hikam […]

  • Hidup Hemat

    Anak 90-an Baru Sadar, Ternyata Orang Tua Dulu Sangat Hebat Mengatur Uang

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Generasi 90-an mungkin masih ingat suara tutup kaleng biskuit yang dibuka perlahan, lalu ternyata isinya bukan kue — melainkan uang receh, benang jahit, atau nota belanja lama. Hal-hal kecil seperti itu dulu terasa biasa saja. Namun sekarang, banyak orang justru mulai merindukan cara hidup sederhana orang tua zaman dulu. Di tengah biaya […]

  • Jaringan Narkoba NTB Terbongkar, Dugaan Suap Oknum Aparat Uji Integritas Penegak Hukum

    Jaringan Narkoba NTB dan Dugaan Suap Aparat Terkuak

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus jaringan narkoba NTB kembali menjadi sorotan publik setelah aparat mengungkap dugaan suap yang menyeret oknum penegak hukum. Pengungkapan jaringan peredaran narkotika di Nusa Tenggara Barat itu tidak hanya membuka praktik bisnis ilegal, tetapi juga memunculkan indikasi aliran dana kepada aparat. Karena itu, isu integritas penegak hukum kini ikut menjadi perhatian […]

expand_less