Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, PM Spanyol Langsung Pasang Badan
- account_circle redaktur
- calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Lamine Yamal membawa bendera Palestina saat parade juara Barcelona, Kamis (14/5/2026). (Foto: Euronews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DUNIA – Aksi Lamine Yamal membawa bendera Palestina saat parade juara FC Barcelona langsung memicu polemik internasional. Namun di tengah kritik keras dari pejabat Israel, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez justru menyatakan dukungannya kepada wonderkid Barcelona tersebut.
Isu Lamine Yamal Palestina menjadi sorotan besar media Eropa setelah video parade kemenangan Barcelona viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, Yamal terlihat berdiri di atas bus parade terbuka sambil mengangkat bendera Palestina di tengah lautan suporter Barcelona yang memenuhi jalanan kota.
Lampu ponsel terus berkedip dari bawah bus parade. Warna merah-biru syal Barcelona bercampur dengan kibaran bendera Palestina di udara malam Barcelona yang penuh asap flare dan suara nyanyian fans.
Dan sejak momen itu muncul di internet, semuanya berubah cepat. Sangat cepat.
Pedro Sánchez Pasang Badan untuk Yamal
Menurut laporan Euronews, Pedro Sánchez mengaku bangga terhadap Yamal dan menilai aksi pemain muda itu sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, bukan ujaran kebencian.
Pernyataan Sánchez langsung menarik perhatian publik internasional karena keluar di tengah hubungan diplomatik Spanyol dan Israel yang memang sedang panas sejak konflik Gaza beberapa tahun terakhir.
Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengecam aksi Yamal dan menuding sang pemain menyebarkan kebencian melalui simbol politik yang dibawanya saat parade berlangsung.
Namun pemerintah Spanyol tampaknya memilih sikap berbeda. Madrid selama ini memang menjadi salah satu negara Eropa yang paling vokal mendukung Palestina.
Karena itu, dukungan Sánchez kepada Yamal tidak hanya dipandang sebagai pembelaan terhadap pemain sepak bola muda. Banyak analis melihatnya sebagai bagian dari posisi politik Spanyol yang lebih luas terhadap konflik Palestina-Israel.
Sepak Bola Eropa Kini Sulit Lepas dari Politik
Kasus ini kembali memperlihatkan bagaimana sepak bola modern semakin sulit dipisahkan dari isu politik global.
Dulu pemain bola hanya dinilai dari gol dan trofi. Sekarang, satu gestur kecil di atas bus parade bisa berubah menjadi bahan debat internasional dalam hitungan jam.
Dan ironisnya, di era sekarang satu video berdurasi beberapa detik dari pemain bola sering menyebar lebih cepat dibanding pernyataan resmi diplomat dunia.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengaku secara pribadi tidak terlalu menyukai keterlibatan politik dalam sepak bola. Meski begitu, ia tetap menghormati keputusan Yamal.
Sementara itu, banyak fans Barcelona justru memberi dukungan besar kepada sang pemain muda. Beberapa unggahan media sosial memperlihatkan ribuan suporter mengangkat ponsel mereka sambil meneriakkan nama Yamal ketika bendera Palestina berkibar di atas bus parade.
Ada detail visual yang ikut ramai dibicarakan netizen:
wajah Yamal terlihat tetap tenang sambil memegang ujung bendera Palestina, sementara kamera-kamera dari bawah terus mengarah kepadanya tanpa berhenti.
Momen itu kemudian menyebar ke seluruh dunia hanya dalam semalam.
Hubungan Spanyol dan Israel Memang Sedang Tegang
Polemik ini muncul di tengah hubungan Spanyol dan Israel yang memang sedang memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2024 lalu, Spanyol resmi mengakui negara Palestina. Selain itu, pemerintah Sánchez juga beberapa kali mendesak gencatan senjata dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Karena itu, dukungan terbuka Pedro Sánchez kepada Yamal langsung dianggap sebagai refleksi sikap politik pemerintah Spanyol terhadap isu Palestina.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez mendukung aksi Lamine Yamal.
Analis politik Eropa menilai kasus ini menunjukkan bahwa olahraga kini telah berubah menjadi ruang simbolik baru dalam pertarungan opini global. Terlebih lagi, pemain muda seperti Yamal memiliki pengaruh besar di generasi digital yang sangat aktif di media sosial.
Ada satu hal yang terasa menarik sekaligus aneh:
di tengah pesta juara La Liga yang seharusnya dipenuhi selebrasi sepak bola, perhatian dunia justru berpindah pada selembar bendera yang diangkat seorang remaja berusia belasan tahun.
Nama Lamine Yamal Kini Masuk dalam Perdebatan Global
Lamine Yamal saat ini bukan hanya dikenal sebagai bintang muda Barcelona. Namanya mulai masuk dalam perdebatan besar tentang solidaritas, kebebasan berekspresi, dan batas politik di dunia olahraga.
Sebagian orang mendukung aksinya sebagai bentuk empati terhadap Palestina. Namun sebagian lain menganggap sepak bola seharusnya tetap netral dari konflik politik internasional.
Perdebatan itu diperkirakan masih akan terus berlanjut. Apalagi perhatian dunia terhadap konflik Palestina-Israel belum juga mereda.
Sementara itu, Yamal sendiri belum memberikan komentar panjang terkait kontroversi tersebut. Namun gambarnya bersama bendera Palestina sudah telanjur menjadi simbol viral dari parade juara Barcelona musim ini.
Di tengah pesta trofi dan sorak kemenangan Barcelona, dunia mendadak berhenti sejenak hanya untuk melihat satu hal: seorang remaja mengangkat bendera… lalu membuat politik internasional ikut bergetar. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar