Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Dari Jalanan ke Istana, Kisah Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH

Dari Jalanan ke Istana, Kisah Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup kini menjadi sorotan. Sosok yang juga dikenal sebagai aktivis buruh dan tokoh pergerakan ini menempuh jalur yang tidak biasa menuju kursi kabinet.

Ia pernah berdiri di barisan demonstran. Ia pernah merasakan tekanan kekuasaan. Kini, ia justru menjadi bagian dari sistem yang dulu ia kritisi.

Pelantikan oleh Prabowo Subianto pada Senin, 27 April 2026 di Istana Negara menandai babak baru dalam perjalanan panjangnya.

Perubahan itu tajam. Dan tidak semua orang melewati jalan seperti ini.

Aktivisme, Tekanan, dan Titik Balik

Jumhur Hidayat lahir dari tradisi aktivisme kampus. Ia tumbuh di lingkungan yang sarat kritik terhadap kekuasaan, terutama pada masa Orde Baru.

Pada periode tersebut, aktivitasnya sebagai mahasiswa membuatnya harus berhadapan langsung dengan negara. Ia bahkan sempat menjalani masa penahanan.

Pengalaman itu membentuk karakter dan cara pandangnya. Ia tidak hanya memahami sistem dari luar, tetapi juga merasakan tekanannya.

Setelah reformasi, ia tetap berada di jalur perjuangan. Ia aktif dalam gerakan buruh dan menjadi salah satu suara vokal dalam isu ketenagakerjaan.

Dari Jalanan ke Struktur Negara

Perjalanan Jumhur tidak berhenti di aktivisme. Ia kemudian masuk ke dalam sistem pemerintahan.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala BNP2TKI, lembaga yang mengurusi tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Di posisi ini, ia mulai berhadapan langsung dengan kebijakan publik.

Perubahan peran ini menjadi titik penting. Dari pengkritik, ia mulai menjadi pelaku kebijakan.

Kini, langkahnya semakin jauh dengan dipercaya sebagai Menteri Lingkungan Hidup.

Tantangan Baru: Lingkungan Hidup

Sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur menghadapi tantangan yang tidak ringan. Isu lingkungan di Indonesia semakin kompleks, mulai dari persoalan sampah hingga perubahan iklim.

Selain itu, tekanan global terhadap isu lingkungan juga semakin kuat. Indonesia harus memenuhi berbagai komitmen internasional.

Posisi ini menuntut keseimbangan antara kebijakan, kepentingan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.

Bagi Jumhur, ini bukan sekadar jabatan. Ini ujian baru.

Perspektif Aktivis dalam Kursi Menteri

Latar belakang sebagai aktivis memberi warna tersendiri. Ia memahami dinamika masyarakat dari bawah, bukan hanya dari laporan.

Hal ini menjadi modal penting. Namun di sisi lain, ekspektasi publik juga tinggi.

Banyak yang menunggu apakah pendekatan kritis yang dulu ia bawa akan tetap terlihat dalam kebijakan.

Apakah ia akan tetap vokal, atau justru berubah mengikuti sistem?

Pertanyaan itu mulai muncul.

Kontras yang Tak Terhindarkan

Perjalanan Jumhur memperlihatkan kontras yang kuat. Dari jalanan ke istana, dari tekanan ke kekuasaan.

Namun kontras ini bukan hal baru dalam politik. Banyak tokoh yang menempuh jalur serupa.

Yang membedakan adalah bagaimana mereka bertahan pada nilai awal.

Di titik ini, publik mulai mengamati.

Perjalanan Belum Selesai

Kisah Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup belum mencapai akhir. Justru, fase terpenting baru dimulai.

Dari seorang aktivis, ia kini berada di posisi strategis untuk menentukan arah kebijakan. Tantangan yang dihadapi tidak ringan.

Publik menunggu langkah nyata. Apakah ia akan membawa semangat lama ke dalam sistem, atau menyesuaikan diri dengan realitas kekuasaan?

Jawabannya akan terlihat dalam waktu dekat. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga korban melapor ke Polres Tasikmalaya terkait kasus bobotoh tewas diduga dikeroyok usai nobar Persib.

    Pulang Nobar Persib, Remaja Tasikmalaya Tewas Dikeroyok

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus bobotoh tewas di Tasikmalaya usai menonton bareng pertandingan Persib Bandung kembali menyita perhatian publik. Seorang remaja berinisial MI (18), warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal saat perjalanan pulang dari acara nobar laga Bhayangkara FC melawan Persib Bandung. Peristiwa tragis itu kini resmi dilaporkan […]

  • Kasus Pembunuhan Istri

    Kasus Pembunuhan Istri di Singapura, Warga Indonesia Salehuddin Jalani Proses Hukum Ketat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Warga Indonesia didakwa dalam kasus pembunuhan istri di Singapura. Proses hukum berlangsung ketat dan masih tahap awal. albadarpost.com, LENSA – Kasus Pembunuhan Istri yang melibatkan warga negara Indonesia kembali menyita perhatian publik setelah seorang pria bernama Salehuddin harus berhadapan dengan aparat hukum di Singapura. Peristiwa ini mencuat setelah istrinya ditemukan tidak bernyawa di sebuah kamar […]

  • Ilustrasi dramatis Perang Uhud dengan pasukan bertempur dan pemanah meninggalkan posisi strategis di bukit

    Perang Uhud: Saat Kemenangan di Depan Mata Jadi Kekalahan Menyakitkan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perang Uhud bukan sekadar kisah pertempuran biasa. Dalam Perang Uhud, atau pertempuran Uhud ini, kemenangan yang sudah hampir diraih justru berubah menjadi kekalahan yang menyakitkan. Peristiwa Perang Uhud menghadirkan satu realitas pahit: satu celah kecil bisa meruntuhkan segalanya dalam hitungan menit. Bayangkan situasinya—pasukan sudah unggul, lawan mulai mundur, dan harapan kemenangan terbuka […]

  • Suasana Cap Go Meh dan buka puasa bersama di Banyumas yang memperlihatkan kebersamaan warga lintas agama.

    Buka Puasa Bersama di Cap Go Meh Satukan Warga Banyumas

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Cap Go Meh dan buka puasa bersama menjadi momentum istimewa di Banyumas tahun ini. Perayaan Cap Go Meh Banyumas yang bertepatan dengan Ramadhan menghadirkan suasana berbeda karena warga lintas agama duduk bersama dalam tradisi budaya sekaligus berbagi hidangan berbuka. Kolaborasi budaya dan ibadah tersebut memperlihatkan wajah toleransi yang hidup di tengah masyarakat. […]

  • Pembatal Wudhu

    Banyak yang Belum Tahu, 4 Hal Ini Bisa Membatalkan Wudhu Tanpa Disadari

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pembatal wudhu menjadi salah satu perkara fikih yang sering dianggap sederhana, padahal dampaknya sangat besar terhadap sah atau tidaknya ibadah. Banyak orang memahami tata cara berwudhu sejak kecil, tetapi tidak sedikit yang masih bingung mengenai hal-hal yang membuat wudhu batal. Di teras sebuah masjid menjelang Magrib, misalnya, beberapa jamaah tampak mengantre di […]

  • Irwansyah kasus penjara

    Kasus Irwansyah: Ibu Stroke Berujung Penjara

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus yang menimpa Irwansyah di Medan menyentuh sisi paling mendasar dari kehidupan sosial: tanggung jawab anak terhadap orang tua yang sakit. Niatnya sederhana, membantu ibunya yang terserang stroke agar mendapat pengobatan. Namun langkah yang ia tempuh justru berujung pada proses hukum dan penahanan. Peristiwa ini menempatkan Irwansyah pada posisi sulit. Ia […]

expand_less