Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Dari Jalanan ke Istana, Kisah Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH

Dari Jalanan ke Istana, Kisah Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup kini menjadi sorotan. Sosok yang juga dikenal sebagai aktivis buruh dan tokoh pergerakan ini menempuh jalur yang tidak biasa menuju kursi kabinet.

Ia pernah berdiri di barisan demonstran. Ia pernah merasakan tekanan kekuasaan. Kini, ia justru menjadi bagian dari sistem yang dulu ia kritisi.

Pelantikan oleh Prabowo Subianto pada Senin, 27 April 2026 di Istana Negara menandai babak baru dalam perjalanan panjangnya.

Perubahan itu tajam. Dan tidak semua orang melewati jalan seperti ini.

Aktivisme, Tekanan, dan Titik Balik

Jumhur Hidayat lahir dari tradisi aktivisme kampus. Ia tumbuh di lingkungan yang sarat kritik terhadap kekuasaan, terutama pada masa Orde Baru.

Pada periode tersebut, aktivitasnya sebagai mahasiswa membuatnya harus berhadapan langsung dengan negara. Ia bahkan sempat menjalani masa penahanan.

Pengalaman itu membentuk karakter dan cara pandangnya. Ia tidak hanya memahami sistem dari luar, tetapi juga merasakan tekanannya.

Setelah reformasi, ia tetap berada di jalur perjuangan. Ia aktif dalam gerakan buruh dan menjadi salah satu suara vokal dalam isu ketenagakerjaan.

Dari Jalanan ke Struktur Negara

Perjalanan Jumhur tidak berhenti di aktivisme. Ia kemudian masuk ke dalam sistem pemerintahan.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala BNP2TKI, lembaga yang mengurusi tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Di posisi ini, ia mulai berhadapan langsung dengan kebijakan publik.

Perubahan peran ini menjadi titik penting. Dari pengkritik, ia mulai menjadi pelaku kebijakan.

Kini, langkahnya semakin jauh dengan dipercaya sebagai Menteri Lingkungan Hidup.

Tantangan Baru: Lingkungan Hidup

Sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur menghadapi tantangan yang tidak ringan. Isu lingkungan di Indonesia semakin kompleks, mulai dari persoalan sampah hingga perubahan iklim.

Selain itu, tekanan global terhadap isu lingkungan juga semakin kuat. Indonesia harus memenuhi berbagai komitmen internasional.

Posisi ini menuntut keseimbangan antara kebijakan, kepentingan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.

Bagi Jumhur, ini bukan sekadar jabatan. Ini ujian baru.

Perspektif Aktivis dalam Kursi Menteri

Latar belakang sebagai aktivis memberi warna tersendiri. Ia memahami dinamika masyarakat dari bawah, bukan hanya dari laporan.

Hal ini menjadi modal penting. Namun di sisi lain, ekspektasi publik juga tinggi.

Banyak yang menunggu apakah pendekatan kritis yang dulu ia bawa akan tetap terlihat dalam kebijakan.

Apakah ia akan tetap vokal, atau justru berubah mengikuti sistem?

Pertanyaan itu mulai muncul.

Kontras yang Tak Terhindarkan

Perjalanan Jumhur memperlihatkan kontras yang kuat. Dari jalanan ke istana, dari tekanan ke kekuasaan.

Namun kontras ini bukan hal baru dalam politik. Banyak tokoh yang menempuh jalur serupa.

Yang membedakan adalah bagaimana mereka bertahan pada nilai awal.

Di titik ini, publik mulai mengamati.

Perjalanan Belum Selesai

Kisah Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup belum mencapai akhir. Justru, fase terpenting baru dimulai.

Dari seorang aktivis, ia kini berada di posisi strategis untuk menentukan arah kebijakan. Tantangan yang dihadapi tidak ringan.

Publik menunggu langkah nyata. Apakah ia akan membawa semangat lama ke dalam sistem, atau menyesuaikan diri dengan realitas kekuasaan?

Jawabannya akan terlihat dalam waktu dekat. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesempatan karier

    Lulusan D4–S2 Bisa Jadi Perwira Polri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 264
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2026. Program ini membuka kesempatan karier bagi lulusan perguruan tinggi jenjang D4, S1, hingga S2 untuk bergabung sebagai perwira pertama Polri. SIPSS menjadi jalur khusus yang dirancang untuk menjaring sumber daya manusia profesional dari berbagai disiplin ilmu. […]

  • ilustrasi seseorang berdoa dalam keadaan terpaksa dan rendah diri

    Rahasia Doa Mustajab yang Sering Kita Lupakan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Doa orang terpaksa sering disebut sebagai doa mustajab. Doa dalam keadaan mudhtor, doa ketika merasa tidak berdaya, justru lebih cepat menembus langit. Namun ironisnya, kita sering baru khusyuk saat benar-benar terpojok. Kita rajin merancang masa depan, tetapi lalai merancang ketundukan. Kita sibuk mengatur strategi, namun enggan mengakui kelemahan. Padahal, sejak lama para […]

  • kucing tetangga boker

    Kucing Tetangga Buang Kotoran, Bisa Minta Ganti Rugi?

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA — Kucing tetangga boker atau buang kotoran di teras rumah mungkin terdengar seperti persoalan sepele. Namun, ketika kejadian itu berulang, mengotori rumah, merusak barang, atau menimbulkan biaya pembersihan, persoalannya bisa berubah menjadi sengketa antarwarga. Lalu, siapa yang bertanggung jawab jika kucing tetangga buang kotoran di rumah kita? Pertanyaan tersebut dibahas dalam ulasan hukum […]

  • apbd-tasikmalaya-2026

    APBD Tasikmalaya 2026 Ditutup Defisit, Program Publik Jadi Penentu

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: APBD Tasikmalaya 2026 menguji keberanian pemda menjaga layanan dasar di tengah defisit. albadarpost.com, EDITORIAL – Pengesahan APBD Tasikmalaya 2026 bukan sekadar ritual tahunan. Di balik angka-angka yang disetujui DPRD, ada arah kebijakan yang menentukan siapa yang dilindungi dan siapa yang dibiarkan menghadapi risiko sosial. APBD senilai Rp1,523 triliun disahkan dalam rapat paripurna, menempatkan […]

  • investasi bodong

    IRT Subang Jadi Korban Investasi Bodong

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Modus investasi bodong kembali menjerat korban. IRT di Subang kehilangan miliaran akibat iming-iming untung besar. albadarpost.com, HUMANIORA – Skema investasi bodong kembali menjerat masyarakat. Kali ini, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menjadi korban setelah dana miliaran rupiah yang dikumpulkannya selama bertahun-tahun raib tanpa kejelasan. Kasus ini menegaskan bahwa kejahatan finansial […]

  • Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya

    70 Rumah Hangus, Kampung Adat Ciptamulya Tinggalkan Luka Budaya

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Asap pekat masih membumbung ketika warga Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Kabupaten Sukabumi mulai menyadari besarnya musibah yang mereka hadapi pada Sabtu (25/7/2026). Dalam hitungan jam, Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya melalap puluhan rumah, menghanguskan lumbung padi tradisional, sekaligus meninggalkan luka mendalam bagi sebuah komunitas yang selama puluhan tahun menjaga warisan leluhur. Musibah […]

expand_less