Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Dari Jalanan ke Istana, Kisah Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH

Dari Jalanan ke Istana, Kisah Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup kini menjadi sorotan. Sosok yang juga dikenal sebagai aktivis buruh dan tokoh pergerakan ini menempuh jalur yang tidak biasa menuju kursi kabinet.

Ia pernah berdiri di barisan demonstran. Ia pernah merasakan tekanan kekuasaan. Kini, ia justru menjadi bagian dari sistem yang dulu ia kritisi.

Pelantikan oleh Prabowo Subianto pada Senin, 27 April 2026 di Istana Negara menandai babak baru dalam perjalanan panjangnya.

Perubahan itu tajam. Dan tidak semua orang melewati jalan seperti ini.

Aktivisme, Tekanan, dan Titik Balik

Jumhur Hidayat lahir dari tradisi aktivisme kampus. Ia tumbuh di lingkungan yang sarat kritik terhadap kekuasaan, terutama pada masa Orde Baru.

Pada periode tersebut, aktivitasnya sebagai mahasiswa membuatnya harus berhadapan langsung dengan negara. Ia bahkan sempat menjalani masa penahanan.

Pengalaman itu membentuk karakter dan cara pandangnya. Ia tidak hanya memahami sistem dari luar, tetapi juga merasakan tekanannya.

Setelah reformasi, ia tetap berada di jalur perjuangan. Ia aktif dalam gerakan buruh dan menjadi salah satu suara vokal dalam isu ketenagakerjaan.

Dari Jalanan ke Struktur Negara

Perjalanan Jumhur tidak berhenti di aktivisme. Ia kemudian masuk ke dalam sistem pemerintahan.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala BNP2TKI, lembaga yang mengurusi tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Di posisi ini, ia mulai berhadapan langsung dengan kebijakan publik.

Perubahan peran ini menjadi titik penting. Dari pengkritik, ia mulai menjadi pelaku kebijakan.

Kini, langkahnya semakin jauh dengan dipercaya sebagai Menteri Lingkungan Hidup.

Tantangan Baru: Lingkungan Hidup

Sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur menghadapi tantangan yang tidak ringan. Isu lingkungan di Indonesia semakin kompleks, mulai dari persoalan sampah hingga perubahan iklim.

Selain itu, tekanan global terhadap isu lingkungan juga semakin kuat. Indonesia harus memenuhi berbagai komitmen internasional.

Posisi ini menuntut keseimbangan antara kebijakan, kepentingan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.

Bagi Jumhur, ini bukan sekadar jabatan. Ini ujian baru.

Perspektif Aktivis dalam Kursi Menteri

Latar belakang sebagai aktivis memberi warna tersendiri. Ia memahami dinamika masyarakat dari bawah, bukan hanya dari laporan.

Hal ini menjadi modal penting. Namun di sisi lain, ekspektasi publik juga tinggi.

Banyak yang menunggu apakah pendekatan kritis yang dulu ia bawa akan tetap terlihat dalam kebijakan.

Apakah ia akan tetap vokal, atau justru berubah mengikuti sistem?

Pertanyaan itu mulai muncul.

Kontras yang Tak Terhindarkan

Perjalanan Jumhur memperlihatkan kontras yang kuat. Dari jalanan ke istana, dari tekanan ke kekuasaan.

Namun kontras ini bukan hal baru dalam politik. Banyak tokoh yang menempuh jalur serupa.

Yang membedakan adalah bagaimana mereka bertahan pada nilai awal.

Di titik ini, publik mulai mengamati.

Perjalanan Belum Selesai

Kisah Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup belum mencapai akhir. Justru, fase terpenting baru dimulai.

Dari seorang aktivis, ia kini berada di posisi strategis untuk menentukan arah kebijakan. Tantangan yang dihadapi tidak ringan.

Publik menunggu langkah nyata. Apakah ia akan membawa semangat lama ke dalam sistem, atau menyesuaikan diri dengan realitas kekuasaan?

Jawabannya akan terlihat dalam waktu dekat. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi zarah debu dengan cahaya timbangan amal QS Az-Zalzalah ayat 7-8 tentang balasan setiap perbuatan manusia.

    Tentang Zarah yang Tak Pernah Hilang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada kebaikan yang sering kita lakukan tanpa sadar. Senyum tipis yang lahir begitu saja. Kata yang sengaja ditahan agar tidak melukai. Niat baik yang bersemi di hati, lalu gugur sebelum sempat terucap. Kita kerap menganggapnya kecil. Terlalu kecil untuk dihitung. Terlalu sepele untuk dicatat. Namun Al-Qur’an, dengan caranya yang lembut sekaligus tegas, […]

  • Kerang Totok Cabe Merah pedas gurih dengan bumbu merah dan daun aromatik

    Rahasia Kerang Totok Cabe Merah Enak dan Praktis

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kerang Totok Cabe Merah menjadi pilihan tepat bagi pencinta seafood pedas. Hidangan kerang totok pedas ini menghadirkan rasa gurih, segar, dan sedikit asam dari air asam jawa. Selain itu, olahan kerang dengan sambal cabe merah ini cocok dijadikan lauk makan siang maupun stok makanan rumahan. Pertama-tama, kerang totok yang sudah direbus digoreng […]

  • WFASN Pangandaran bekerja dari rumah saat kebijakan WFH setiap hari Rabu untuk efisiensi dan digitalisasi layanan publikH ASN Pangandaran

    WFH ASN Pangandaran Mulai Berlaku, Ini Dampak Besarnya ke Layanan Publik

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebijakan WFH ASN di Pangandaran resmi diberlakukan. Pemerintah Kabupaten Pangandaran mulai menerapkan work from home ASN setiap hari Rabu sebagai bagian dari transformasi budaya kerja dan percepatan digitalisasi birokrasi. Kebijakan ini sekaligus menjadi strategi baru untuk mendorong efisiensi anggaran tanpa mengorbankan kualitas layanan publik. Langkah tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor […]

  • Putusan Mahkamah Agung sengketa tindakan pemerintah

    Ketika Gugatan Warga Berhenti di Meja yang Salah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh pejabat pemerintah. Apa dampaknya bagi warga dan pelayanan publik? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menegaskan bahwa Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh badan atau pejabat pemerintah bukan sekadar perkara teknis hukum. Ia menyentuh satu soal mendasar: ke […]

  • ilustrasi seseorang berdoa agar terhindar dari hutang dengan latar suasana tenang dan religius

    Doa Terhindar dari Hutang yang Jarang Diketahui, Tapi Ampuh!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari doa terhindar dari hutang ketika kondisi keuangan mulai terasa berat. Padahal, doa agar tidak berhutang, doa dijauhkan dari lilitan utang, hingga amalan pelunas hutang sudah diajarkan sejak lama dalam ajaran Islam. Menariknya, sebagian besar orang justru melewatkan amalan sederhana ini, padahal efeknya bisa sangat besar untuk menjaga stabilitas rezeki […]

  • siswi MTs Sukabumi

    Tragedi Siswi MTs Sukabumi: Dugaan Bullying di Balik Surat Wasiat Sebelum Gantung Diri

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kasus siswi MTs di Sukabumi diduga tewas karena bullying, tinggalkan surat wasiat penuh luka dan penyesalan. albadarpost.com, LENSA – Warga Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Selasa malam (28/10/2025). Seorang siswi madrasah tsanawiyah (MTs) berinisial AK (14) ditemukan tewas tergantung di pintu kamar rumahnya dengan sehelai kain sarung. […]

expand_less