Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Lapas Tasikmalaya Cetak Barista, Kopinya Bersaing dengan Kafe

Lapas Tasikmalaya Cetak Barista, Kopinya Bersaing dengan Kafe

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kopi warga binaan dari Lapas Klas IIB Tasikmalaya kini mencuri perhatian. Produk yang juga dikenal sebagai kopi narapidana dan kopi hasil pembinaan lapas ini tidak hanya dikonsumsi internal, tetapi sudah menembus pasar luar, termasuk hotel di Tasikmalaya.

Fenomena ini muncul dari program Giat Bina Mandiri yang dijalankan secara serius. Program tersebut mengubah masa pidana menjadi masa produktif melalui pelatihan keterampilan berbasis industri, salah satunya barista kopi.

Di dalam ruang pelatihan, suara mesin espresso dan grinder terdengar bersahutan. Aroma kopi segar mengisi ruangan, menciptakan suasana yang tidak biasa untuk sebuah lembaga pemasyarakatan.

Dilatih dari Nol hingga Jadi Barista

Program ini tidak berjalan setengah-setengah. Warga binaan dilatih mulai dari dasar. Mereka belajar mengenali jenis biji kopi, teknik roasting, proses grinding, hingga kalibrasi mesin espresso.

Selain itu, mereka juga diajarkan teknik latte art yang membutuhkan ketelitian dan konsistensi. Semua pelatihan dilakukan dengan pendampingan barista profesional yang rutin datang ke lapas.

Pelaksana Harian Kepala Lapas, Yadi Suryaman, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari perubahan paradigma pemasyarakatan.

“Di sini bukan hanya menjalani hukuman. Mereka belajar, berkarya, dan dipersiapkan untuk mandiri,” ujarnya.

Menurutnya, hasil dari program ini sudah terlihat nyata. Produk kopi yang dihasilkan warga binaan kini mulai diterima pasar.

Kopi Haskana Tembus Hotel, Kualitas Diakui

Brand Gallery of Haskana menjadi wadah utama pemasaran produk kopi tersebut. Nama ini merupakan singkatan dari “Hasil Karya Narapidana”.

Kopi racikan warga binaan bahkan sudah masuk ke beberapa hotel di Tasikmalaya. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas produk tidak bisa dipandang sebelah mata.

Seorang peserta pelatihan mengaku awalnya tidak memiliki pengalaman sama sekali di dunia kopi. Kini, ia mampu meracik espresso hingga membuat latte art dengan tangan yang lebih terampil.

“Dulu hidup saya pahit. Sekarang saya belajar bikin pahit yang enak,” katanya sambil tersenyum.

Pernyataan itu mencerminkan perubahan yang terjadi, bukan hanya pada keterampilan, tetapi juga pada cara pandang terhadap masa depan.

Pemerintah Dorong Naik Kelas dan Perluas Pasar

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, turut mencicipi langsung kopi hasil racikan warga binaan. Ia mengapresiasi kualitas produk tersebut.

“Rasanya tidak kalah dengan coffee shop. Ini bukti bahwa pembinaan berjalan efektif,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar produk kopi ini naik kelas. Menurutnya, penguatan branding, kemasan, dan jalur pemasaran menjadi langkah penting agar produk bisa bersaing lebih luas.

“Pemkot siap membantu. Publik harus tahu bahwa karya warga binaan memiliki kualitas,” tegasnya.

Lebih dari Sekadar Kopi, Ini Tentang Kesempatan Kedua

Program ini tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membuka peluang baru bagi warga binaan. Mereka tidak lagi hanya menunggu masa bebas, tetapi mempersiapkan diri untuk kehidupan setelahnya.

Keterampilan yang diperoleh menjadi bekal nyata. Dengan kemampuan tersebut, mereka memiliki peluang untuk bekerja atau membuka usaha sendiri.

Selain itu, program ini juga mengubah persepsi masyarakat. Warga binaan tidak lagi dilihat hanya dari masa lalunya, tetapi juga dari potensi yang dimiliki.

Gallery of Haskana Jadi Simbol Perubahan

Kini, kopi warga binaan dari Gallery of Haskana tidak hanya menjadi produk, tetapi juga simbol perubahan. Dari biji kopi, lahir cerita baru tentang harapan dan kesempatan kedua.

Di balik tembok lapas, proses itu berlangsung perlahan. Setiap cangkir kopi yang disajikan membawa pesan bahwa perubahan selalu mungkin terjadi.

Program Giat Bina Mandiri di Lapas Tasikmalaya menunjukkan bahwa pembinaan dapat menghasilkan dampak nyata. Melalui pelatihan barista, warga binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga membangun masa depan.

Kopi yang mereka racik kini telah menembus pasar, bahkan masuk ke hotel. Hal ini menjadi bukti bahwa kesempatan kedua dapat diwujudkan melalui pembinaan yang tepat.

Dari dalam lapas, aroma kopi itu terus mengepul—membawa harapan yang perlahan tumbuh. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang mendapat pujian banyak orang sementara Allah menutup aib manusia yang tidak diketahui orang lain.

    Saat Orang Memuji Anda, Bisa Jadi Allah Sedang Menutup Aib Anda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Allah menutup (menghijab) aib manusia. Kalimat ini sering terdengar sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Banyak orang menikmati pujian manusia, padahal bisa saja pujian itu muncul karena aib manusia yang sebenarnya belum terlihat. Dengan kata lain, orang lain memuji karena Allah menutup keburukan yang tidak mereka ketahui. Fenomena ini sering terlihat dalam kehidupan […]

  • penjualan tahun baru

    Omzet Terompet Tahun Baru Turun

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Penjualan Tahun Baru Turun, Ekonomi Rumah Tangga Tertekan dan Empati Sosial Menguat albadarpost.com, HUMANIORA – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, aktivitas perdagangan terompet dan petasan di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami penurunan tajam. Pantauan di Pasar Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, menunjukkan suasana yang jauh lebih lengang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penurunan penjualan ini tidak sekadar […]

  • prediksi hujan lebat

    BMKG Prediksi Hujan Lebat Melanda 15 Wilayah pada Pertengahan November 2025

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BMKG merilis prediksi hujan lebat pertengahan November yang berpotensi melanda 15 wilayah di Indonesia. albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memaparkan prediksi hujan lebat di 15 wilayah Indonesia pada dasarian II November 2025 atau periode 11–20 November. Peringatan dini ini disampaikan melalui ikhtisar cuaca harian BMKG pada Sabtu, 8 November 2025, setelah sejumlah […]

  • SK PNS palsu

    SK PNS Palsu Bikin Heboh, Ini Cara Agar Tidak Jadi Korban

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus SK PNS palsu di Gresik mendadak viral dan menyita perhatian publik. Dugaan penipuan CPNS, rekrutmen ASN ilegal, hingga modus surat keputusan palsu kini menjadi sorotan. Peristiwa ini bukan sekadar prank, melainkan praktik penipuan yang merugikan banyak korban secara finansial dan mental. Awalnya, seorang wanita datang ke kantor pemerintah daerah dengan […]

  • wajib militer Singapura

    Tak Lapor Wajib Militer Singapura, Pria Keturunan Indonesia Terancam Penjara

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus wajib militer Singapura kembali menjadi sorotan publik setelah pengadilan menyatakan seorang pria berdarah Indonesia bersalah karena tidak menjalani National Service Singapura (NS). Pria tersebut dianggap melanggar hukum wajib militer Singapura, meskipun ia mengklaim memiliki kewarganegaraan Indonesia dan merasa tidak wajib mengikuti program tersebut. Perkara ini menarik perhatian karena menyangkut status […]

  • Arti simbol NU memuat nilai sejarah, spiritual, dan budaya yang membentuk identitas umat Islam Indonesia hingga kini.

    Membaca Arti Simbol NU dalam Sejarah Umat Islam Indonesia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Lambang Nahdlatul Ulama bukan sekadar gambar organisasi. Di balik bintang sembilan, tali melingkar, dan bola dunia, tersimpan arti simbol NU yang merekam sejarah panjang, nilai spiritual, serta identitas sosial umat Islam Indonesia. Simbol ini lahir bukan dari ruang kosong, melainkan dari pergulatan pemikiran ulama yang ingin menjaga tradisi, iman, dan kebangsaan dalam […]

expand_less