Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tak Sekadar Seremonial, HKB 2026 di Tasikmalaya Diisi Aksi Lapangan

Tak Sekadar Seremonial, HKB 2026 di Tasikmalaya Diisi Aksi Lapangan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bersih sungai Tasikmalaya menjadi aksi nyata dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026. Kegiatan yang juga dikenal sebagai aksi bersih sungai dan pembersihan saluran air ini digelar di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Minggu (26/4/2026), saat ancaman genangan masih kerap muncul di sejumlah titik kota.

Sejak pagi, ratusan orang sudah berkumpul di bantaran sungai. Mereka datang dari berbagai unsur—mulai dari aparat pemerintah, TNI-Polri, relawan, hingga warga sekitar. Tanpa banyak seremoni, mereka langsung turun ke aliran sungai yang tampak keruh, mengangkat sampah plastik, mengeruk lumpur, dan membuka aliran air yang tersumbat.

Di beberapa titik, bau tidak sedap masih terasa. Namun, kondisi itu tidak menyurutkan langkah peserta. Aktivitas berlangsung cepat, saling bergantian, dan penuh koordinasi.

Pemkot Tegaskan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Agenda Tahunan

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menekankan bahwa peringatan HKB harus menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat. Ia memimpin apel di Gedung Tasmalia sebelum kegiatan dimulai.

“Harus ada aksi konkret. Masyarakat perlu merasakan manfaatnya, salah satunya melalui pembersihan saluran air,” ujarnya.

Ia melihat persoalan banjir tidak bisa dilepaskan dari kondisi drainase dan sungai. Karena itu, upaya pembersihan seperti ini menjadi bagian penting dari strategi pencegahan.

Selain fokus pada musim hujan, pemerintah kota juga mulai mengantisipasi musim kemarau. Distribusi air bersih, optimalisasi SPAM, serta pemanfaatan embung dan jaringan air terus diperkuat agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.

Data Bencana Jadi Dasar Aksi Lapangan

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi, menyebut HKB 2026 mengusung tema “Siap untuk Selamat. Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.”

Tema tersebut tidak dipilih tanpa alasan. Sepanjang 2025, Tasikmalaya mencatat 19 kejadian longsor, 42 cuaca ekstrem, dan 6 kejadian banjir. Meski sebagian besar berupa genangan, dampaknya tetap dirasakan warga.

Menurut Hanafi, banyak genangan terjadi karena aliran air tidak berjalan optimal. Sampah rumah tangga dan sedimentasi menjadi penyebab utama.

Karena itu, bersih sungai Tasikmalaya tidak hanya bersifat simbolik. Kegiatan ini langsung menyasar akar masalah yang selama ini berulang setiap musim hujan.

bersih sungai Tasikmalaya

Pemkot Tasik Gelar Aksi Bersih Sungai di Tugujaya Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Minggu (26/4/2026).

Tugujaya Jadi Titik Fokus karena Rawan Genangan

Kelurahan Tugujaya dipilih sebagai lokasi utama karena tingkat kerawanannya cukup tinggi. Di sisi lain, partisipasi warga di wilayah ini tergolong aktif.

Kombinasi itu dinilai penting. Ketika masyarakat terlibat, upaya mitigasi menjadi lebih kuat dan berkelanjutan.

Seorang warga yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku sudah sering melihat air meluap saat hujan deras. Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan.

“Kalau saluran bersih, air biasanya cepat surut. Tapi kalau tersumbat, genangan bisa lama,” ujarnya singkat di sela kegiatan.

Edukasi dan Aksi Akan Terus Dilanjutkan

BPBD memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan. Selain aksi lapangan, edukasi kebencanaan juga akan diperluas melalui simulasi dan pelatihan di tingkat masyarakat.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena langsung menyentuh kebiasaan sehari-hari warga. Kesadaran tidak dibangun lewat imbauan semata, tetapi melalui keterlibatan langsung.

Dengan cara itu, kesiapsiagaan diharapkan tumbuh secara alami, mulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas.

Mitigasi Dimulai dari Hal Sederhana

Aksi ini menunjukkan bahwa penanganan risiko bencana tidak selalu harus menunggu skala besar. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan sungai dapat memberi dampak nyata.

Melalui momentum HKB 2026, Tasikmalaya menegaskan satu hal: pencegahan selalu lebih efektif daripada penanganan.

Jika kolaborasi seperti ini terus terjaga, potensi banjir bisa ditekan, dan masyarakat akan semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • literasi Al-Qur’an guru PAI

    Kementerian Agama: Masa Depan Literasi Al-Qur’an Dipertaruhkan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai rendahnya literasi Al-Qur’an guru PAI sebagai masalah serius kebijakan pendidikan agama. albadarpost.com, EDITORIAL – Temuan Kementerian Agama tentang rendahnya literasi Al-Qur’an guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat sekolah dasar seharusnya menggugah nurani kebijakan publik. Data resmi menunjukkan bahwa lebih dari separuh guru PAI SD di Indonesia belum fasih membaca Al-Qur’an. Ini bukan […]

  • Kegiatan forum KPID Jabar bersama mahasiswa dan jurnalis di Universitas Islam Tasikmalaya membahas peningkatan kompetensi penyiaran

    Tantangan Media Makin Berat, KPID Jabar Ambil Langkah Ini

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Upaya penguatan kualitas penyiaran terus digencarkan oleh KPID Jabar. Melalui kolaborasi dengan dunia akademik, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat atau KPID Jabar menggelar forum peningkatan kompetensi penyiaran di Universitas Islam Tasikmalaya, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat literasi media sekaligus menyiapkan SDM penyiaran yang adaptif di tengah […]

  • bonus atlet pelajar Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Guyur Bonus Atlet: Sinyal Kuat Kebangkitan Olahraga Pelajar

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bonus atlet pelajar Tasikmalaya menjadi sorotan setelah pemerintah daerah memberikan apresiasi langsung kepada para peraih medali tingkat daerah hingga nasional. Program apresiasi atlet pelajar, insentif prestasi olahraga siswa, hingga penghargaan POPDA Tasikmalaya ini dinilai bukan sekadar seremoni, tetapi sinyal kuat bahwa pembinaan olahraga mulai dipandang sebagai investasi masa depan. Senin (13/04/2026), […]

  • deepfake asusila

    Negara Hadir! Akses Grok AI Diblokir

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Pemerintah memblokir Grok AI imbas maraknya deepfake asusila. Langkah tegas ini diambil demi melindungi martabat publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas terhadap penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses Grok AI, chatbot berbasis AI milik platform X, menyusul maraknya praktik deepfake asusila yang dinilai mengancam martabat dan […]

  • SKB tentang libur nasional dan cuti bersama 2026

    Resmi! SKB Tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Disahkan Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SKB tentang libur nasional dan cuti bersama 2026 resmi ditetapkan: 17 hari libur nasional, 8 cuti bersama. lIhat tanggal dan implikasinya! albadarpost.com, LENSA. Pemerintah resmi menetapkan SKB tentang libur nasional dan cuti bersama 2026, dengan total 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama. SKB disusun untuk memberi kepastian kalender liburan yang adil, merata, […]

  • ekstremisme pada anak

    Ketika Anak Terpapar Ekstremisme

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Paparan ekstremisme pada anak mengungkap kegagalan pengawasan ruang digital dan perlindungan sosial. albadarpost.com – EDITORIAL – Indonesia kembali dihadapkan pada kenyataan yang mengganggu nurani publik. Densus 88 Antiteror Polri menangani 68 anak di 18 provinsi yang terpapar ideologi ekstrem seperti White Supremacy dan neo-Nazi. Paparan ekstremisme anak ini bukan sekadar fenomena daring, melainkan […]

expand_less