Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polisi Ungkap COD Obat Keras di Tasikmalaya, Target Pelajar Terbongkar

Polisi Ungkap COD Obat Keras di Tasikmalaya, Target Pelajar Terbongkar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengungkapan kasus obat keras Tasikmalaya kembali mengguncang publik setelah aparat kepolisian membongkar jaringan peredaran pil terlarang yang menyasar pelajar hingga orang dewasa. Obat keras Tasikmalaya atau peredaran ilegal Tramadol, Hexymer, dan Double Y ini terungkap dalam operasi intensif yang dilakukan sejak awal tahun 2026 di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Pengungkapan ini dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya setelah menemukan pola distribusi yang rapi namun berbahaya: transaksi dilakukan lewat pesan singkat, lalu barang dikirim dari luar kota dan diserahkan secara COD di jalanan sepi.

Di balik temuan ini, polisi juga menangkap enam orang tersangka yang diduga kuat sebagai pengedar aktif di wilayah tersebut.

Penggerebekan Berawal dari Pola Transaksi Mencurigakan

Kasus ini tidak terungkap secara tiba-tiba. Polisi lebih dulu mencurigai adanya pola transaksi obat keras yang tidak biasa di beberapa titik Tasikmalaya.

Transaksi yang awalnya tampak kecil melalui komunikasi digital ternyata berkembang menjadi jaringan distribusi lintas wilayah. Barang dikirim dari luar kota, lalu diedarkan kembali dengan sistem COD yang sulit dilacak.

Dari hasil pengembangan, aparat berhasil mengamankan total 2.571 butir pil dari berbagai jenis obat keras yang tidak memiliki izin edar resmi.

Enam Tersangka Muda Diamankan, Aktivitas Sudah Berjalan Lama

Dalam pengungkapan ini, enam orang tersangka diamankan dengan usia yang relatif muda, yakni MB (22), HD (24), SF (21), DR (23), RB (27), dan FH (29).

Plt. Kasat Narkoba Ipda M. Akbar Angga Pranadita, S.Ip menyebut para tersangka memiliki peran masing-masing dalam jaringan peredaran.

“Para pelaku ini sudah kami amankan dan sedang menjalani proses hukum,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Yang mengkhawatirkan, jaringan ini tidak hanya menyasar satu kelompok tertentu, tetapi sudah masuk ke berbagai lapisan masyarakat.

Pelajar Jadi Target, Peredaran Masuk Lingkungan Rentan

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pembeli obat keras ini datang dari berbagai kalangan, termasuk pelajar dan remaja.

Fakta ini menjadi sorotan serius karena menunjukkan bahwa peredaran obat keras sudah masuk ke lingkungan yang sangat rentan.

Transaksi yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi membuat para pelaku sulit terdeteksi pada tahap awal, sehingga distribusi bisa berjalan cukup lama sebelum akhirnya terbongkar.

Modus COD: Transaksi di Jalanan Sepi Sulit Dilacak

Para pelaku menggunakan modus yang relatif modern untuk menghindari pengawasan aparat.

Pemesanan dilakukan melalui aplikasi pesan singkat, kemudian barang dikirim dari luar daerah. Setelah itu, transaksi diselesaikan dengan sistem COD di titik yang telah disepakati, biasanya di lokasi yang minim pengawasan.

Metode ini membuat pergerakan pelaku sulit dipetakan secara langsung karena tidak melibatkan transaksi di satu tempat tetap.

Penggerebekan di Singaparna Tambah Bukti Jaringan Lebih Luas

Tidak berhenti pada satu lokasi, polisi juga mengembangkan kasus hingga wilayah Singaparna.

Dalam operasi lanjutan tersebut, aparat kembali mengamankan sekitar 1.300 butir pil sebagai barang bukti tambahan. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa jaringan peredaran obat keras tidak hanya bersifat lokal, tetapi terhubung ke luar wilayah.

Kasus ini kini masih terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan adanya pemasok utama di balik distribusi tersebut.

Ancaman Hukuman Berat Menanti Para Pelaku

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan terkait peredaran obat keras tanpa izin.

Ancaman hukuman yang menanti tidak ringan, yakni pidana penjara maksimal 12 tahun atau denda hingga Rp200 juta.

Penegakan hukum ini menjadi bagian dari upaya serius aparat dalam menekan peredaran obat keras yang merusak generasi muda.

Polisi Ingatkan Orang Tua: Bahaya Dimulai dari Lingkungan Terdekat

Selain penindakan, polisi juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan obat keras.

Ipda M. Akbar menegaskan bahwa pengawasan orang tua menjadi kunci utama dalam melindungi anak dari paparan obat berbahaya.

“Jangan sampai obat keras ini merusak masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Jaringan Tersembunyi yang Kini Mulai Terbongkar

Kasus obat keras Tasikmalaya ini menunjukkan bahwa peredaran obat ilegal kini semakin adaptif dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan sistem transaksi tertutup.

Namun, pengungkapan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa aparat terus memperketat pengawasan dan menindak jaringan hingga ke akar.

Dengan kolaborasi penegakan hukum dan pengawasan masyarakat, diharapkan peredaran obat keras yang menyasar generasi muda dapat ditekan secara signifikan. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perspektif: Ruang Gagasan, Ruang Perlawanan

    Perspektif: Ruang Gagasan, Ruang Perlawanan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com – PERSPEKTIF. Rubrik Perspektif di albadarpost.com adalah ruang terbuka bagi gagasan, kritik, dan refleksi. Kami meyakini bahwa demokrasi dan kemanusiaan tidak akan tumbuh tanpa keberanian untuk berbicara. Karena itu, Perspektif menjadi wadah di mana suara rakyat, pemikir, aktivis, akademisi, maupun warga biasa bisa hadir dan berdialog. Nama “Perspektif” dipilih karena setiap pandangan selalu lahir […]

  • mutu pendidikan

    KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah Bersinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah bersinergi membangun mutu pendidikan yang unggul dan berkelanjutan. albadarpost.com, WARTA MITRA. Dalam upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah, SMA Islam Tarbiyatul Ummah Sindangwangi menggelar rapat silaturahmi sekaligus koordinasi bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XII Tasikmalaya, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung di aula sekolah itu […]

  • hikmah maulid nabi

    Hikmah Maulid Nabi: Pembaharuan Komitmen pada Etika Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Rayakan Maulid Nabi dengan makna mendalam: pembaharuan komitmen pada etika kemanusiaan dan ajakan menjadi agen perubahan positif. albadarpost.com, HIKMAH. Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi momen penting bagi umat Islam. Namun, di balik kemeriahan seremonial, terdapat pesan mendalam yang perlu direnungkan: Hikmah Maulid Nabi: Pembaharuan Komitmen pada Etika Kemanusiaan. Momen ini bukan sekadar mengenang […]

  • Motor Kembali

    Tangis Haru di Mapolres Tasikmalaya, Motor Hilang Akhirnya Pulang

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana haru menyelimuti Mapolres Tasikmalaya, Senin (1/6/2026), ketika dua unit sepeda motor hasil curanmor akhirnya kembali ke tangan pemiliknya. Bagi sebagian orang, kendaraan itu mungkin hanya benda mati. Namun bagi para korban, motor tersebut adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari yang sempat hilang selama berbulan-bulan. Dua kendaraan yang diserahkan langsung oleh […]

  • Wakil Bupati Tasikmalaya menghadiri rapat koordinasi perlindungan LP2B dan lahan sawah produktif di Jakarta.

    87 Persen Lahan Sawah Masuk LP2B, Tasikmalaya Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai memperkuat pembahasan terkait LP2B Tasikmalaya atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan sebagai langkah menjaga ketahanan pangan daerah. Isu perlindungan lahan sawah produktif menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya tekanan alih fungsi lahan untuk permukiman dan pembangunan infrastruktur. Pembahasan mengenai lahan baku sawah Tasikmalaya itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi […]

  • Pelaku UMKM Kota Tasikmalaya mengikuti program pendampingan usaha untuk meningkatkan daya saing dan pemasaran digital.

    UMKM Tasikmalaya yang Aktif di Medsos Berpeluang Ikut Program Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peluang bagi pelaku UMKM Kota Tasikmalaya untuk berkembang semakin terbuka. Program UMKM Naik Kelas resmi hadir sebagai upaya mendorong usaha kecil agar lebih kompetitif, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perubahan pasar yang semakin cepat. Program pendampingan usaha tersebut digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Koperasi, […]

expand_less