Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat.

Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek ini adalah pembangunan jalur kereta api baru yang menghubungkan simpul utama Jakarta-Bandung-Banjar-Pangandaran. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengonfirmasi inisiatif strategis ini, yang disebutnya sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek fisik biasa.

Dedi Mulyadi, saat dihubungi pada Kamis (6/11/2025), menggarisbawahi bahwa megaproyek ini memiliki anggaran fantastis, mencapai Rp 8 triliun. Seluruh pendanaan akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Jabar, yang dialokasikan bertahap mulai tahun 2027 hingga 2029. “Pembangunan ini bukan semata-mata proyek transportasi semata, melainkan eskalasi investasi untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat,” tegas Dedi, menekankan dimensi sosial-ekonomi dari inisiatif ini.

Proyek ini akan dieksekusi melalui skema investasi bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pemprov Jabar akan mengambil peran utama dalam pembiayaan pembangunan rel, sistem persinyalan modern, hingga modifikasi sarana kereta api. Dedi Mulyadi menjamin kemampuan fiskal daerah untuk mendanai proyek yang masif ini. “APBD kami sanggup untuk tiga tahun. Nilai ini sebanding dengan dua tahun anggaran yang biasanya kami gunakan untuk pembangunan jalan,” paparnya, menunjukkan keseriusan dan prioritas tinggi proyek Kereta Jakarta-Pangandaran dalam agenda pembangunan daerah.

Tujuan paling fundamental dari dibukanya jalur kereta ini adalah memangkas waktu tempuh yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas dari Ibu Kota, Jakarta, menuju destinasi wisata favorit di ujung selatan, Pangandaran. Dedi memproyeksikan efisiensi waktu yang signifikan. Perjalanan dari Jakarta ke Bandung diperkirakan 1,5 jam. Kemudian, dari Bandung menuju Banjar sekitar 4 jam, dan dilanjutkan dengan perjalanan singkat 30 menit dari Banjar ke Pangandaran. Walaupun demikian, Dedi menyebutkan bahwa durasi tempuh ini akan fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Menariknya, gubernur memiliki pandangan khusus mengenai segmen Jakarta-Bandung. Durasi 1,5 jam sengaja dipertahankan agar penumpang dapat menikmati pemandangan alam yang memukau di antara kedua kota. “Kenapa 1,5 jam? Karena sungguh sayang jika perjalanan terlalu pendek, padahal pemandangan antara Jakarta dan Bandung itu luar biasa indahnya. Namun, khusus untuk rombongan besar, misalnya 600 orang, kami bisa mengatur waktu tempuhnya menjadi satu jam saja,” jelasnya, menunjukkan adanya keseimbangan antara fungsi transportasi massal dan pengalaman wisata.


Pendorong Ekonomi Baru dan Konektivitas Utara-Selatan

Lebih jauh, proyek Kereta Jakarta-Pangandaran ini diharapkan menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan yang dikenal sebagai Priangan Timur. Kawasan yang mencakup jalur Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran, akan merasakan dampak langsung. “Ini akan membuka konektivitas baru yang vital, memperlancar mobilisasi barang dan orang, dan sudah pasti akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat bagian selatan,” kata Dedi Mulyadi.

Sejalan dengan proyek rel baru, Pemprov Jabar juga merencanakan renovasi besar-besaran terhadap Stasiun Bandung. Penataan ulang ini akan berfokus pada peningkatan fungsi dan estetika, tanpa mengurangi nilai sejarahnya. “Stasiun itu adalah heritage, jadi kami berkewajiban menjaga nilai historisnya. Namun, sistem parkir kendaraan nanti tidak akan lagi ditempatkan di depan stasiun, ini untuk penataan yang lebih optimal,” ujar Dedi, mengindikasikan upaya integrasi transportasi dan penataan ruang kota yang lebih baik.

Baca juga: MKD Putuskan Uya Kuya Tak Langgar Etik, Kembali Aktif di DPR

Tidak hanya wilayah selatan, fokus Pemprov Jabar terhadap sektor perkeretaapian juga menjangkau kawasan Pantai Utara (Pantura). Dedi Mulyadi mengungkapkan rencana ambisius lainnya: pembangunan sistem transportasi khusus untuk angkutan bahan pangan. Jalur ini akan meliputi rute strategis Cirebon–Indramayu–Subang–Karawang–Bekasi. Konsep yang diusung adalah ‘Kereta Pangan’ yang secara spesifik dirancang untuk mendukung sektor pertanian. “Nantinya, setelah gerbong angkutan bahan pangan selesai, rencana saya adalah mendirikan penggilingan padi di dekat stasiun. Jadi, petani di Pantura akan memiliki nilai tambah ekonomi yang signifikan,” tutur Dedi, menyoroti upaya untuk memutus rantai pasok yang panjang dan mengoptimalkan keuntungan bagi petani.

Secara keseluruhan, Gubernur Dedi Mulyadi menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi yang berbasis kereta api ini adalah langkah taktis dan strategis Pemprov Jabar untuk membentuk fondasi ekonomi masa depan yang lebih merata dan inklusif. “Kereta api harus dilihat bukan hanya sebagai alat angkut semata, melainkan sebuah sarana pemerataan dan sebuah instrumen mutlak untuk kemajuan wilayah,” pungkasnya, menutup wacana mengenai visi transportasinya di Jawa Barat. Investasi ini, dengan demikian, merupakan cetak biru untuk masa depan Jawa Barat yang terkoneksi dan berkeadilan ekonomi.

Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 T ini adalah game changer Jabar. Mempercepat konektivitas, memajukan Priangan Timur, dan menjamin pemerataan ekonomi. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahaya Judi Online Mengintai Anak dan Petani, Kejaksaan RI Tingkatkan Edukasi Publik

    Bahaya Judi Online Mengintai Anak dan Petani, Kejaksaan RI Tingkatkan Edukasi Publik

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kejaksaan RI soroti bahaya judi online pada anak dan petani, edukasi publik digencarkan. albadarpost.com, LENSA – Bahaya Judi Online kembali menjadi sorotan serius setelah Kejaksaan Agung mengungkap bahwa dampak praktik perjudian digital ini telah menjangkau lapisan masyarakat paling rentan, termasuk anak-anak sekolah dasar hingga petani di pedesaan. Fakta tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana […]

  • sanksi FIFA Argentina

    FIFA Hukum Argentina, Paredes Kena Skors 10 Laga

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Sanksi FIFA Argentina menjadi sorotan setelah sejumlah pemain dan ofisial La Albiceleste disebut menerima hukuman terkait pelanggaran dalam rangkaian Piala Dunia 2026. Salah satu hukuman paling berat dalam data yang dirilis TVRI Sport jatuh kepada Leandro Paredes, yang disebut mendapat larangan tampil selama 10 pertandingan. Selain Paredes, hukuman juga tercantum untuk Nahuel […]

  • rotasi kajari

    Kejaksaan Agung Mutasi Puluhan Kajari

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Kejaksaan Agung merotasi 43 kajari akhir 2025 untuk menjaga efektivitas dan integritas penegakan hukum daerah. albadarpost.com, FOKUS – Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali melakukan rotasi kajari secara besar-besaran menjelang penutupan tahun 2025. Sebanyak 43 kepala kejaksaan negeri resmi diganti dari total 68 pejabat kejaksaan yang dimutasi melalui Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 […]

  • Gedung Pentagon Amerika Serikat tampak dari udara dengan bentuk segi lima khas sebagai pusat pertahanan AS

    Analisis: Bocoran Pentagon Bisa Picu Retaknya NATO, Ini Dampaknya

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kebocoran dokumen Pentagon bocor bukan sekadar isu intelijen biasa. Di balik itu, tersimpan sinyal yang lebih dalam: perubahan arah hubungan antar sekutu Barat. Konflik Iran menjadi pemicu, tetapi dampaknya meluas hingga ke fondasi kerja sama NATO. Ini bukan hanya soal strategi militer. Ini soal kepercayaan. Dari Aliansi ke Tekanan: Pergeseran Sikap Amerika […]

  • RUU Sisdiknas

    RUU Sisdiknas: Kemenag Perjuangkan Guru dan Pesantren

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) kembali menjadi perhatian berbagai kalangan. Bagi jutaan guru agama, santri, dan pengelola lembaga pendidikan keagamaan, pembahasan regulasi ini tidak sekadar menyangkut perubahan aturan, tetapi juga berkaitan dengan kepastian masa depan pendidikan berbasis nilai dan karakter di Indonesia. Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) terus […]

  • modal usaha UMKM

    Modal Usaha UMKM Tanpa Bank, Ternyata Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha kecil mengira modal usaha UMKM hanya bisa didapat dari pinjaman bank atau koperasi. Padahal, ada banyak cara mencari modal usaha, tambahan dana bisnis, dan sumber pendanaan UMKM yang justru lebih ringan, cepat, dan minim risiko. Sayangnya, cara-cara ini jarang dibahas media sehingga banyak pelaku usaha terjebak pada utang berbunga […]

expand_less