Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Viral! 5 Hal di Balik Dugaan Pungli Jembatan Cirahong Tasikmalaya

Viral! 5 Hal di Balik Dugaan Pungli Jembatan Cirahong Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pungli Jembatan Cirahong mendadak viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Dugaan pungutan liar di Jembatan Cirahong, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya itu memicu kemarahan banyak warga. Selain itu, sejumlah netizen mengaku pernah mengalami hal serupa ketika melintas di jembatan penghubung Tasikmalaya dan Ciamis tersebut.

Video yang beredar memperlihatkan beberapa pengendara berhenti sejenak di ujung jembatan. Setelah itu, mereka terlihat menyerahkan uang kepada orang yang berjaga. Karena itulah, kasus ini langsung menjadi perhatian publik, terutama karena Jembatan Cirahong selama ini dikenal sebagai jalur alternatif penting bagi warga dan pemudik.

1. Video Viral Sudah Ditonton Lebih dari 180 Ribu Kali

Kasus ini pertama kali meledak setelah sebuah video di TikTok tersebar luas. Dalam waktu singkat, video tersebut ditonton lebih dari ribuan kali dan memunculkan ribuan komentar dari netizen.

Banyak warganet mengaku tidak kaget. Sebab, mereka menyebut praktik meminta uang di Jembatan Cirahong sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, beberapa pengendara menulis bahwa mereka hampir selalu diminta uang saat melintas di lokasi itu.

Ramainya komentar membuat isu pungli Jembatan Cirahong semakin cepat menyebar. Akibatnya, kasus yang sebelumnya hanya diketahui warga sekitar kini menjadi pembicaraan nasional.

2. PT KAI Tegaskan Melintas di Jembatan Cirahong Gratis

Hal kedua yang jarang diketahui adalah status resmi Jembatan Cirahong. Meski banyak orang dimintai uang, PT Kereta Api Indonesia menegaskan bahwa melintas di jembatan itu sebenarnya gratis.

Tidak ada tiket, karcis, atau biaya resmi yang harus dibayar pengguna jalan. Oleh karena itu, uang yang diminta oleh oknum di lokasi tidak memiliki dasar hukum.

Fakta ini membuat publik semakin geram. Pasalnya, banyak pengendara selama ini mengira uang tersebut merupakan biaya resmi untuk melintas. Padahal, Jembatan Cirahong merupakan fasilitas umum yang dapat digunakan tanpa pungutan.

Selain itu, Jembatan Cirahong termasuk jembatan bersejarah yang telah berdiri sekitar 133 tahun. Karena usianya sangat tua, jembatan itu berada di bawah pengelolaan PT KAI dan menjadi salah satu ikon penghubung Tasikmalaya dengan Ciamis.

3. Warga Menyebut Uang Itu Hanya “Sumbangan Sukarela”

Di tengah ramainya tudingan pungli, muncul penjelasan dari warga sekitar. Mereka membantah adanya pemaksaan. Menurut sejumlah warga dan aparat desa, uang yang diberikan pengendara hanyalah sumbangan sukarela.

Warga beralasan mereka membantu mengatur arus lalu lintas di Jembatan Cirahong. Sebab, jalur di bagian bawah jembatan sangat sempit dan hanya cukup untuk satu arah kendaraan dalam satu waktu.

Jika kendaraan dari dua sisi masuk bersamaan, risiko tabrakan cukup besar. Karena itu, warga berjaga di kedua ujung jembatan agar pengendara bisa melintas dengan aman.

Meski demikian, penjelasan tersebut justru memicu perdebatan baru. Sebagian netizen menilai sumbangan tidak lagi disebut sukarela apabila pengendara merasa tidak enak atau takut menolak.

Selain itu, beberapa warga mengaku pernah melihat pengendara yang tidak memberi uang mendapat tatapan sinis. Karena itulah, publik mulai mempertanyakan apakah praktik tersebut benar-benar sukarela atau justru sudah mengarah pada pungutan liar.

4. Jembatan Cirahong Memang Sangat Rawan dan Sempit

Ada fakta lain yang membuat kasus ini berbeda dari pungli di tempat lain. Jembatan Cirahong memang memiliki kondisi yang cukup ekstrem. Jalur bawah jembatan hanya dapat dilalui sepeda motor dan lebarnya sangat terbatas.

Pengendara harus bergantian dari arah Tasikmalaya dan Ciamis. Sementara itu, di bagian atas jembatan terdapat rel kereta api yang masih aktif digunakan.

Selain sempit, alas kayu di bagian bawah jembatan juga mulai rapuh di beberapa titik. Karena itu, banyak warga setempat merasa keberadaan orang yang membantu mengatur arus kendaraan memang dibutuhkan.

Namun, masyarakat menilai pengaturan lalu lintas seharusnya dilakukan oleh petugas resmi, bukan oleh oknum yang kemudian meminta uang kepada pengguna jalan.

5. Polisi dan Pemerintah Langsung Turun Tangan

Setelah kasus ini viral, polisi dan pemerintah daerah langsung bergerak. Polres Ciamis mendatangi lokasi dan mengambil alih pengaturan lalu lintas di sekitar Jembatan Cirahong.

Langkah itu dilakukan agar tidak ada lagi warga yang meminta uang kepada pengendara. Selain itu, aparat juga ingin memastikan arus kendaraan tetap aman dan lancar.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti melakukan pungli dapat diproses secara hukum.

Pernyataan itu membuat publik berharap persoalan di Jembatan Cirahong tidak berhenti hanya sebagai isu viral. Warga ingin ada tindakan nyata agar praktik serupa tidak terulang.

Terlebih lagi, Jembatan Cirahong merupakan jalur penting yang setiap hari dilalui warga Tasikmalaya dan Ciamis. Karena itu, masyarakat berharap pengguna jalan bisa melintas dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir dimintai uang.

Sementara itu, pemerintah juga sedang mempercepat rencana pembangunan Jembatan Cirahong 2. Jika proyek tersebut selesai, jalur baru diharapkan dapat mengurangi kepadatan sekaligus menghilangkan potensi munculnya pungutan liar di lokasi lama. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WNI ilegal

    Kemlu Tangani WNI Ilegal Masuk Singapura via Laut

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kemlu dan KBRI Singapura menangani enam WNI ilegal yang ditangkap di perairan Tanah Merah. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kementerian Luar Negeri memastikan langkah perlindungan terhadap WNI ilegal yang ditangkap otoritas Singapura setelah diduga masuk ke wilayah negara tersebut melalui jalur laut. Kasus ini penting karena menyangkut keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri sekaligus menegaskan […]

  • Ledakan Dadaha

    Fakta Baru Ledakan Dadaha, Polisi Ungkap Awal Perselisihan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarapost.com, BERITA DAERAH – Ledakan Dadaha di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya, memasuki babak baru. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kepolisian mengungkap bahwa rangkaian peristiwa yang berujung pada ledakan diduga berawal dari perselisihan antarpedagang. Temuan awal tersebut sekaligus meluruskan berbagai spekulasi yang sempat beredar di ruang publik, meski proses penyidikan hingga kini masih terus berjalan. […]

  • hadis jangan marah

    Hadis Jangan Marah: Nabi Ungkap Tanda Orang yang Benar-Benar Kuat

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HIKMAH — Hadis jangan marah bukan sekadar nasihat agar seseorang tidak mudah emosi. Dalam hadis tentang marah, Rasulullah SAW justru memberikan ukuran yang berbeda tentang arti kekuatan. Menurut pesan Nabi, orang yang kuat bukan hanya mereka yang mampu mengalahkan orang lain, tetapi mereka yang mampu mengendalikan diri ketika amarah sedang memuncak. Pesan tentang menahan […]

  • Program Lebaran Bersayap SWAKKA membagikan hadiah lebaran untuk anak yatim piatu tidak mampu melalui sistem Kupon Digital transparan.

    Lebaran Bersayap SWAKKA: Hadiah Lebaran untuk Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran Bersayap SWAKKA hadir sebagai gerakan sosial Ramadan yang menguatkan semangat berbagi untuk anak yatim piatu tidak mampu. Program donasi yatim ini menjadi wujud nyata kepedulian di bulan suci. Melalui sistem Kupon Digital SWAKKA, gerakan ini memastikan transparansi sekaligus menghadirkan hadiah lebaran yang benar-benar dibutuhkan setiap anak. Ramadan selalu menghadirkan dua rasa […]

  • Pesantren Tasikmalaya

    Diky Chandra Perkuat Sinergi dengan Pesantren

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com | BERITA DAERAH — Di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia yang semakin kompleks, Pesantren Tasikmalaya dinilai memiliki posisi yang tidak tergantikan. Lembaga pendidikan Islam ini tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat nilai keagamaan, serta menjadi pusat pembinaan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pondok pesantren menjadi salah satu […]

  • Sunan Giri dan Peran Sentralnya dalam Penyebaran Islam di Jawa

    Sunan Giri dan Peran Sentralnya dalam Penyebaran Islam di Jawa

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pengaruh Sunan Giri membentuk jaringan dakwah dan legitimasi kekuasaan Islam di Nusantara. albadarpost.com, PELITA – Peran Sunan Giri dalam sejarah Islam di Jawa bukan hanya tercatat dalam catatan keagamaan, tetapi juga dalam narasi politik dan budaya masyarakat Nusantara. Figur yang bernama asli Raden Paku atau Raden Ainul Yaqin ini menjadi salah satu tokoh kunci Wali […]

expand_less