Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Viral! 5 Hal di Balik Dugaan Pungli Jembatan Cirahong Tasikmalaya

Viral! 5 Hal di Balik Dugaan Pungli Jembatan Cirahong Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pungli Jembatan Cirahong mendadak viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Dugaan pungutan liar di Jembatan Cirahong, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya itu memicu kemarahan banyak warga. Selain itu, sejumlah netizen mengaku pernah mengalami hal serupa ketika melintas di jembatan penghubung Tasikmalaya dan Ciamis tersebut.

Video yang beredar memperlihatkan beberapa pengendara berhenti sejenak di ujung jembatan. Setelah itu, mereka terlihat menyerahkan uang kepada orang yang berjaga. Karena itulah, kasus ini langsung menjadi perhatian publik, terutama karena Jembatan Cirahong selama ini dikenal sebagai jalur alternatif penting bagi warga dan pemudik.

1. Video Viral Sudah Ditonton Lebih dari 180 Ribu Kali

Kasus ini pertama kali meledak setelah sebuah video di TikTok tersebar luas. Dalam waktu singkat, video tersebut ditonton lebih dari ribuan kali dan memunculkan ribuan komentar dari netizen.

Banyak warganet mengaku tidak kaget. Sebab, mereka menyebut praktik meminta uang di Jembatan Cirahong sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, beberapa pengendara menulis bahwa mereka hampir selalu diminta uang saat melintas di lokasi itu.

Ramainya komentar membuat isu pungli Jembatan Cirahong semakin cepat menyebar. Akibatnya, kasus yang sebelumnya hanya diketahui warga sekitar kini menjadi pembicaraan nasional.

2. PT KAI Tegaskan Melintas di Jembatan Cirahong Gratis

Hal kedua yang jarang diketahui adalah status resmi Jembatan Cirahong. Meski banyak orang dimintai uang, PT Kereta Api Indonesia menegaskan bahwa melintas di jembatan itu sebenarnya gratis.

Tidak ada tiket, karcis, atau biaya resmi yang harus dibayar pengguna jalan. Oleh karena itu, uang yang diminta oleh oknum di lokasi tidak memiliki dasar hukum.

Fakta ini membuat publik semakin geram. Pasalnya, banyak pengendara selama ini mengira uang tersebut merupakan biaya resmi untuk melintas. Padahal, Jembatan Cirahong merupakan fasilitas umum yang dapat digunakan tanpa pungutan.

Selain itu, Jembatan Cirahong termasuk jembatan bersejarah yang telah berdiri sekitar 133 tahun. Karena usianya sangat tua, jembatan itu berada di bawah pengelolaan PT KAI dan menjadi salah satu ikon penghubung Tasikmalaya dengan Ciamis.

3. Warga Menyebut Uang Itu Hanya “Sumbangan Sukarela”

Di tengah ramainya tudingan pungli, muncul penjelasan dari warga sekitar. Mereka membantah adanya pemaksaan. Menurut sejumlah warga dan aparat desa, uang yang diberikan pengendara hanyalah sumbangan sukarela.

Warga beralasan mereka membantu mengatur arus lalu lintas di Jembatan Cirahong. Sebab, jalur di bagian bawah jembatan sangat sempit dan hanya cukup untuk satu arah kendaraan dalam satu waktu.

Jika kendaraan dari dua sisi masuk bersamaan, risiko tabrakan cukup besar. Karena itu, warga berjaga di kedua ujung jembatan agar pengendara bisa melintas dengan aman.

Meski demikian, penjelasan tersebut justru memicu perdebatan baru. Sebagian netizen menilai sumbangan tidak lagi disebut sukarela apabila pengendara merasa tidak enak atau takut menolak.

Selain itu, beberapa warga mengaku pernah melihat pengendara yang tidak memberi uang mendapat tatapan sinis. Karena itulah, publik mulai mempertanyakan apakah praktik tersebut benar-benar sukarela atau justru sudah mengarah pada pungutan liar.

4. Jembatan Cirahong Memang Sangat Rawan dan Sempit

Ada fakta lain yang membuat kasus ini berbeda dari pungli di tempat lain. Jembatan Cirahong memang memiliki kondisi yang cukup ekstrem. Jalur bawah jembatan hanya dapat dilalui sepeda motor dan lebarnya sangat terbatas.

Pengendara harus bergantian dari arah Tasikmalaya dan Ciamis. Sementara itu, di bagian atas jembatan terdapat rel kereta api yang masih aktif digunakan.

Selain sempit, alas kayu di bagian bawah jembatan juga mulai rapuh di beberapa titik. Karena itu, banyak warga setempat merasa keberadaan orang yang membantu mengatur arus kendaraan memang dibutuhkan.

Namun, masyarakat menilai pengaturan lalu lintas seharusnya dilakukan oleh petugas resmi, bukan oleh oknum yang kemudian meminta uang kepada pengguna jalan.

5. Polisi dan Pemerintah Langsung Turun Tangan

Setelah kasus ini viral, polisi dan pemerintah daerah langsung bergerak. Polres Ciamis mendatangi lokasi dan mengambil alih pengaturan lalu lintas di sekitar Jembatan Cirahong.

Langkah itu dilakukan agar tidak ada lagi warga yang meminta uang kepada pengendara. Selain itu, aparat juga ingin memastikan arus kendaraan tetap aman dan lancar.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti melakukan pungli dapat diproses secara hukum.

Pernyataan itu membuat publik berharap persoalan di Jembatan Cirahong tidak berhenti hanya sebagai isu viral. Warga ingin ada tindakan nyata agar praktik serupa tidak terulang.

Terlebih lagi, Jembatan Cirahong merupakan jalur penting yang setiap hari dilalui warga Tasikmalaya dan Ciamis. Karena itu, masyarakat berharap pengguna jalan bisa melintas dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir dimintai uang.

Sementara itu, pemerintah juga sedang mempercepat rencana pembangunan Jembatan Cirahong 2. Jika proyek tersebut selesai, jalur baru diharapkan dapat mengurangi kepadatan sekaligus menghilangkan potensi munculnya pungutan liar di lokasi lama. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sajian ikan asin sambal hijau dengan cabai hijau segar yang disukai tamu asing di restoran Indonesia.

    Ikan Asin Sambal Hijau Jadi Favorit Tamu Asing, Chef Bongkar Rahasianya

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah banyaknya sajian mewah restoran modern, Ikan Asin Sambal Hijau justru muncul sebagai menu yang mencuri perhatian tamu asing. Banyak yang awalnya ragu mencoba karena aroma khas ikan asin cukup kuat. Namun, setelah mencicipi, tidak sedikit yang akhirnya ketagihan. Fenomena itu mulai terlihat di beberapa restoran Nusantara yang sering menerima wisatawan […]

  • Grafik distribusi kekayaan Singapura 1% terkaya 14% total aset

    Kesenjangan Kekayaan Singapura: 1% Terkaya Kuasai 14% Aset Negara

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ketimpangan kekayaan Singapura kembali menjadi perhatian publik setelah data resmi menunjukkan bahwa 1% rumah tangga terkaya menguasai sekitar 14% dari total aset nasional. Meski angka tersebut mencerminkan konsentrasi distribusi kekayaan Singapura yang cukup tinggi, pemerintah menilai tingkat kesenjangan ekonomi itu masih sebanding dengan negara maju lain. Data tersebut disampaikan oleh Jeffrey […]

  • Keselamatan Anak & Pendidikan

    Dulu Seberangi Sungai, Kini Akses Pendidikan Pedesaan Lebih Aman

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Jembatan gantung yang menghubungkan wilayah Pangandaran dan Tasikmalaya kini menjadi jalur utama warga, sekaligus membuka babak baru bagi akses pendidikan pedesaan. Bagi anak-anak sekolah, jembatan ini mengakhiri risiko harian yang selama bertahun-tahun mereka hadapi saat menyeberangi sungai. Jembatan gantung Harumandala menghubungkan Desa Harumandala, Kabupaten Pangandaran, dengan Desa Sindangasih, Kabupaten Tasikmalaya. Sejak berfungsi […]

  • Ilustrasi spiritual berlomba dalam kebaikan, menggambarkan manusia berbuat amal saleh dengan nuansa sufistik dan cahaya ilahi.

    Seandainya Kebaikan Jadi Arena Perlombaan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah riuh dunia yang gemar berlomba dalam angka, kuasa, dan pujian, seruan Fastabiqul Khairat justru terdengar lirih. Padahal, berlomba dalam kebaikan—bersegera dalam amal saleh, mendahului dalam kebajikan, dan berkompetisi dalam ketakwaan—adalah panggilan langit yang tak pernah padam. Fastabiqul Khairat bukan sekadar slogan spiritual, melainkan jalan sunyi para pencari cahaya yang menolak […]

  • ilustrasi kota Madinah pada masa awal Islam dengan Masjid Nabawi sebagai pusat kehidupan umat

    Kisah Madinah: Dari Kota Penuh Konflik Menjadi Pusat Peradaban Islam

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Malam itu menjadi salah satu momen paling menentukan dalam sejarah Islam. Nabi Muhammad SAW meninggalkan Makkah secara diam-diam. Perjalanan yang tampak sederhana itu ternyata mengubah arah peradaban dunia. Dari peristiwa hijrah itulah sejarah kota Madinah mulai berubah. Kota yang sebelumnya dikenal sebagai Yatsrib perlahan berkembang menjadi pusat peradaban Islam. Perjalanan ini […]

  • Ilustrasi refleksi makna zuhud dalam kehidupan modern dengan seseorang merenung di tengah hiruk pikuk dunia

    Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    pi albadarpost.com, OPINI – Makna zuhud sering terdengar mulia. Namun dalam praktik, zuhud dalam Islam kerap berubah arah. Banyak yang menyebut hakikat zuhud sebagai hidup sederhana tanpa ambisi. Bahkan, ada yang menjadikannya alasan untuk tidak bergerak. Pertanyaannya sederhana. Ini benar zuhud… atau sekadar nyaman tidak berusaha? Ketika Zuhud Dijadikan Alasan, Bukan Pilihan Sadar Fenomena ini […]

expand_less