Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pertalite Rusak Mesin Motor, Warga Jawa Timur Keluhkan Mogok Massal

Pertalite Rusak Mesin Motor, Warga Jawa Timur Keluhkan Mogok Massal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Fenomena Pertalite rusak mesin motor bikin heboh Jawa Timur, ratusan warga keluhkan motor mogok massal.


Fenomena Aneh: Motor Mogok Massal di Jawa Timur

albadarpost.com, LENSA – Fenomena tak biasa tengah melanda sejumlah daerah di Jawa Timur. Dalam beberapa hari terakhir, para pengendara motor di Bojonegoro, Lamongan, Sidoarjo, dan Tuban mengeluhkan gejala serupa: mesin motor mereka tiba-tiba tersendat, kehilangan tenaga, bahkan mogok total setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

Keluhan ini memicu kehebohan di media sosial. Banyak warga mengunggah pengalaman mereka setelah diduga terkena dampak dari Pertalite rusak mesin motor. Beberapa video memperlihatkan motor yang gagal dinyalakan tak lama setelah mengisi bahan bakar di SPBU wilayah kota dan sekitarnya.

Di Bojonegoro, seorang mekanik bengkel resmi bernama Suliswanto mengaku telah menerima puluhan motor dengan keluhan serupa sejak Jumat (24/10/2025). “Sejak Jumat, sudah ada sekitar 45 motor masuk bengkel dengan masalah sama — mesin brebet, tarikan berat, dan busi cepat mati,” ujarnya, dikutip dari detikcom, Rabu (29/10/2025).

Sulis menjelaskan, performa motor bisa kembali normal setelah bahan bakar dikuras dan busi diganti. Namun, jika pengendara kembali menggunakan Pertalite dari SPBU yang sama, mesin akan kembali bermasalah. “Setelah ganti busi dan kuras bensin, motor jalan lagi. Tapi kalau isi di tempat yang sama, ya brebet lagi,” katanya.


Keluhan Meluas ke Sidoarjo dan Lamongan

Kondisi serupa juga dilaporkan di Sidoarjo dan Lamongan. Firman, mekanik di kawasan Magersari, Sidoarjo, mengatakan dalam tiga hari terakhir ia menerima banyak motor dengan keluhan serupa. “Rata-rata motor Honda BeAT keluaran 2020 ke atas, sistem injeksi. Semua bilang baru isi Pertalite,” ujarnya.

Sementara itu, di Lamongan, fenomena Pertalite rusak mesin motor menjadi viral setelah ratusan motor dikabarkan mogok massal. Banyak pengendara mengeluhkan mesin kehilangan tenaga dan tidak bisa dinyalakan.
“Rata-rata motor yang mengisi Pertalite jadi brebet. Solusi sementara kami sarankan ganti ke Pertamax,” ujar Anas, mekanik bengkel di Lamongan.

Beberapa pengelola SPBU di wilayah tersebut juga mengaku kewalahan menghadapi gelombang keluhan pelanggan. Edi Kusbandono, pemilik SPBU di Jalan Kombes Pol M. Duryat, mengatakan bahwa laporan warga telah diteruskan ke pihak pusat Pertamina.
“Sudah hampir seminggu keluhan ini berlangsung. Kami sudah lapor ke pusat, tapi belum ada tanggapan,” ungkap Edi.


Pertamina dan Polisi Lakukan Investigasi

Merespons keluhan yang terus meningkat, pihak kepolisian di beberapa daerah mulai mengambil sampel bahan bakar dari SPBU untuk diuji di laboratorium. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah benar ada indikasi kualitas bahan bakar yang tidak sesuai standar.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Region Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara juga mulai bergerak cepat. Mereka membentuk posko pengaduan di sejumlah SPBU agar masyarakat bisa melaporkan keluhan terkait Pertalite secara langsung.
“Sejauh ini hasil monitoring kami di media sosial ada tiga laporan terkait yang sudah kami telusuri hingga ke titik SPBU pembelian BBM-nya,” ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus.

Pertamina memastikan tengah melakukan investigasi internal menyeluruh untuk mengetahui penyebab munculnya masalah ini. Menurut Ahad, laporan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan pengujian kualitas BBM di lapangan.
“Semua laporan masyarakat kami tindak lanjuti dengan pengambilan sampel dan pemeriksaan langsung ke SPBU terkait,” jelasnya.


Masyarakat Minta Tanggung Jawab dan Transparansi

Warga berharap Pertamina segera memberikan penjelasan resmi dan solusi atas persoalan Pertalite rusak mesin motor ini. Banyak di antara mereka yang mengalami kerugian karena harus mengganti busi, menguras tangki, hingga memperbaiki injektor yang rusak.

Sejumlah pengendara di Bojonegoro bahkan membuat petisi online agar Pertamina segera menelusuri sumber masalahnya dan mengganti kerugian bagi pemilik kendaraan yang terdampak.
“Kalau hanya satu-dua kasus mungkin wajar, tapi ini sudah ratusan motor. Harus ada pertanggungjawaban,” kata warga bernama Dwi Rahma.

Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur dikabarkan juga ikut turun tangan. Mereka berkoordinasi dengan Pertamina dan kepolisian untuk menguji sampel bahan bakar dari SPBU yang dilaporkan bermasalah.


Dugaan Awal: Kualitas BBM Menurun

Meski hasil uji laboratorium belum keluar, para mekanik menduga kuat masalah ini disebabkan turunnya kualitas atau pencampuran bahan bakar yang tidak sesuai standar. Beberapa bahkan mencium aroma bahan bakar yang berbeda dari biasanya.
“Warna dan baunya agak aneh, seperti terlalu encer,” ujar Firman, mekanik dari Sidoarjo.

Pakar otomotif dari Universitas Negeri Surabaya, Dr. Agus Suryono, menilai kejadian ini perlu diselidiki secara ilmiah. “Kalau kadar oktan turun atau terjadi kontaminasi air, efeknya bisa fatal pada sistem injeksi. Pemeriksaan komposisi kimia BBM menjadi langkah kunci,” ujarnya.

Fenomena Pertalite rusak mesin motor di berbagai daerah di Jawa Timur menjadi sinyal penting bagi Pertamina dan pihak berwenang untuk memperkuat sistem pengawasan kualitas bahan bakar. Hingga hasil uji laboratorium diumumkan, masyarakat diimbau waspada dan menggunakan bahan bakar alternatif yang lebih stabil. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tawon endas Bekasi

    Dua Bocah Diserang Tawon Endas di Bekasi, Satu Tewas dan Satu Luka Berat

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Tragedi tawon endas Bekasi: dua bocah diserang kawanan Vespa Affinis, satu tewas, satu dirawat intensif. Tragedi Tawon Endas Bekasi: Satu Bocah Tewas, Satu Kritis albadarpost.com, LENSA – Kejadian memilukan menimpa dua bocah kakak beradik di Kampung Piket, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Keduanya diserang puluhan tawon endas Bekasi atau Vespa Affinis saat pulang bersama […]

  • kisah Mushab bin Umair

    Kisah Haru Mushab bin Umair: Kaya Raya Hingga Gugur Tanpa Kafan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Mushab bin Umair yang mengharukan menjadi salah satu cerita paling menyentuh dalam sejarah Islam. Sosok Mushab bin Umair dikenal sebagai pemuda tampan, kaya, dan terpandang di Makkah. Namun, perjalanan hidupnya berubah drastis setelah mengenal Islam. Kisah Mushab bin Umair ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan inspirasi tentang keimanan, pengorbanan, dan keteguhan […]

  • SPMB 2026

    SPMB 2026 Dibuka, Kesalahan Sepele Ini Bisa Bikin Anak Gagal Masuk Sekolah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – SPMB 2026 atau Sistem Penerimaan Murid Baru mulai menjadi perhatian banyak keluarga menjelang tahun ajaran baru. Namun pendaftaran sekolah bukan hanya soal memilih sekolah lalu mengunggah berkas. Di balik proses penerimaan murid baru itu, ada jadwal, dokumen, ketentuan usia, hingga jalur penerimaan yang perlu dipahami sejak awal. Karena itu, orang tua tidak […]

  • Musda KNPI molor

    Musda KNPI Tasikmalaya Molor, Kritik Halus yang Menyentil Keras

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelaksanaan Musda KNPI Kabupaten Tasikmalaya molor menjadi perbincangan dalam agenda Musyawarah Daerah XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia. Keterlambatan pembukaan forum ini memicu kritik dari peserta yang menilai disiplin waktu menjadi cerminan profesionalisme organisasi. Musda KNPI yang terlambat, atau keterlambatan forum pemuda ini, langsung memunculkan pertanyaan soal kesiapan panitia dan manajemen acara. […]

  • Ilustrasi seseorang menyiapkan naskah khutbah Idul Adha menggunakan laptop dan teknologi AI.

    AI Bikin Naskah Khutbah, Boleh atau Justru Berbahaya?

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Suara keyboard terdengar cukup keras dari sudut serambi masjid. Seorang calon khatib tampak beberapa kali menghapus kalimat di layar laptopnya. Folder dokumen di desktop bahkan masih bernama: “KHUTBAH_FIX_BENER_FINAL2.docx”. Di sebelahnya, segelas kopi hitam mulai dingin. Lampu neon masjid memantul samar di layar laptop yang sedikit berdebu. Sementara kipas angin tua di langit-langit […]

  • Audiensi FOSSMA dengan DPRD Kota Tasikmalaya membahas transparansi APBD 2026 dan pemerataan pembangunan

    FOSSMA Bongkar Tuntutan ke DPRD, APBD Tasikmalaya 2026 Harus Dibuka!

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Isu APBD Tasikmalaya 2026 kembali menghangat. Forum Silaturahmi Salasar Masjid Agung Kota Tasikmalaya (FOSSMA) secara terbuka mendesak transparansi anggaran daerah. Dalam forum audiensi bersama DPRD, mereka menyoroti pentingnya keterbukaan anggaran daerah, kejelasan program prioritas, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota. Desakan ini muncul bukan tanpa alasan. Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap […]

expand_less