Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Paket C DPR Jadi Sorotan

Paket C DPR Jadi Sorotan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Pendidikan kesetaraan kembali mencuri perhatian publik setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkap fakta penting di hadapan DPR RI. Ia menyebut sejumlah anggota DPR merupakan lulusan Paket C, sebuah jalur pendidikan nonformal yang setara dengan SMA.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Abdul Mu’ti menyampaikan hal itu saat membahas peran pendidikan kesetaraan dalam sistem pendidikan nasional.

“Di DPR ini pun banyak yang merupakan lulusan Paket C,” kata Abdul Mu’ti di ruang rapat Komisi X.

Ungkapan itu langsung menarik perhatian peserta rapat. Fakta tersebut sekaligus menegaskan bahwa jalur pendidikan nonformal mampu mengantarkan seseorang ke posisi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Paket C DPR Perlihatkan Peran Nyata Pendidikan Nonformal

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa Paket C memiliki status hukum yang sama dengan pendidikan formal tingkat menengah atas. Program ini hadir untuk menjangkau masyarakat yang tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal karena keterbatasan ekonomi, kondisi sosial, atau faktor geografis.

Baca juga: Solusi Pascapanen Singkong, Cerita Mahasiswa dan UMKM Desa

Ia menyebut Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi penggerak utama pendidikan kesetaraan di berbagai daerah. Melalui PKBM, peserta didik tetap memperoleh hak belajar tanpa harus mengikuti sistem sekolah reguler.

Dalam sejumlah kunjungan kerja ke daerah, Abdul Mu’ti menemukan PKBM yang menampung ratusan peserta didik. Pesertanya berasal dari latar belakang usia dan profesi yang beragam, mulai dari pekerja hingga kepala keluarga.

Menurutnya, Paket C tidak sekadar memberi ijazah. Program ini membuka akses ke pendidikan lanjutan, dunia kerja, hingga ruang politik. Fakta tentang Paket C DPR menjadi bukti konkret dari fungsi tersebut.

“Pendidikan kesetaraan bukan pelengkap, tapi solusi,” ujarnya.


Sorotan DPR dan Dorongan Penguatan Kesetaraan

Pernyataan Mendikdasmen tersebut memicu diskusi di internal Komisi X DPR RI. Sejumlah anggota menilai pendidikan kesetaraan perlu memperoleh dukungan yang lebih kuat, terutama dari sisi kebijakan dan pendanaan.

Legislator menyoroti masih adanya stigma terhadap lulusan Paket C di tengah masyarakat. Padahal, keberadaan lulusan Paket C di parlemen menunjukkan bahwa kompetensi tidak ditentukan oleh jalur pendidikan semata.

Baca juga: Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

Isu Paket C DPR kemudian berkembang menjadi pembahasan tentang pemerataan akses pendidikan nasional. DPR mendorong pemerintah memastikan mutu pendidikan kesetaraan terus meningkat tanpa menghilangkan fleksibilitasnya.

Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan nonformal sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Ia menilai kualitas dan akses harus berjalan beriringan agar pendidikan benar-benar inklusif.

Dengan sorotan ini, pendidikan kesetaraan kembali mendapat panggung dalam perumusan kebijakan. Paket C tidak lagi berada di pinggiran, tetapi tampil sebagai jalur sah yang melahirkan warga negara aktif, termasuk para legislator. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantai Pasir Putih Pangandaran

    Status Pantai Pasir Putih Pangandaran Diusulkan Jadi Kawasan Wisata Alam

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Usulan perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari cagar alam jadi kawasan wisata alam berkelanjutan. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah daerah bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangandaran tengah mengkaji perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari kawasan cagar alam menjadi kawasan wisata alam. Langkah ini diambil sebagai upaya menyesuaikan antara aturan konservasi dan realitas […]

  • Kepala BNPB

    Kepala BNPB Kendalikan Penanganan Bencana Sumatera di Tengah Sorotan Publik

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Profil Kepala BNPB Suharyanto: rekam jejak militer, penanganan bencana Sumatera, dan kebijakan publik. albadarpost.com, PELITA – Rumah-rumah hanyut, jalan tertutup lumpur, dan ribuan warga mengungsi. Di tengah situasi itu, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto terus muncul di lokasi bencana Sumatera. Pergerakannya menarik perhatian karena publik ingin mengetahui siapa pejabat yang mengambil keputusan operasi penanganan […]

  • kisah umar bin khattab

    Kisah Umar bin Khattab: Dari Musuh Islam Jadi Pemimpin Besar Dunia

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Umar bin Khattab bukan sekadar cerita sejarah biasa. Kisah Umar bin Khattab justru menyimpan perjalanan emosional yang dalam, dari seorang penentang Islam menjadi pemimpin besar yang dihormati dunia. Pada masa awal, Umar dikenal keras dan tanpa kompromi terhadap ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad. Namun demikian, di balik ketegasannya, tersimpan hati […]

  • efisiensi anggaran DPRD

    Efisiensi Anggaran DPRD, Akankah Tasikmalaya Ambil Langkah Berani?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tasikmalaya di Persimpangan Keputusan albadapost.com, EDITORIAL – Efisiensi anggaran DPRD kembali menjadi isu publik di Tasikmalaya. Saat Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memangkas tunjangan legislatif sebagai respon tekanan fiskal, DPRD Tasikmalaya belum menunjukkan sikap tegas. Keraguan ini bukan sekadar soal kebijakan anggaran, tetapi menyentuh dimensi moral dan kepercayaan rakyat. Publik bertanya dengan wajar. Ketika beban […]

  • delik aduan

    Penghinaan Lembaga Negara Kini Delik Aduan, Ini Dampaknya

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KUHP baru menetapkan penghinaan lembaga negara sebagai delik aduan, membatasi pelaporan dan mencegah penyalahgunaan hukum. KUHP Baru Batasi Pelaporan Kasus Penghinaan albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026 membawa perubahan penting dalam penanganan perkara penghinaan terhadap lembaga negara. Salah satu ketentuan krusial adalah pembatasan hak pelaporan pidana yang kini […]

  • pancake sayur

    Pancake Sayur Korea Pola Konsumsi Sehat Perkotaan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Pancake sayur ala Korea menawarkan alternatif pangan sehat, praktis, dan terjangkau bagi keluarga urban. albadarpost.com, LIFESTYLE – Pancake sayur ala Korea menjadi salah satu menu rumahan yang kian diminati karena memadukan kepraktisan, nilai gizi, dan fleksibilitas bahan. Olahan ini relevan di tengah meningkatnya kesadaran keluarga perkotaan terhadap pola konsumsi sehat yang mudah diterapkan di dapur […]

expand_less