Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » BNPP Tetapkan Batas RI–Malaysia, Ini Dampaknya

BNPP Tetapkan Batas RI–Malaysia, Ini Dampaknya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menetapkan perubahan batas RI Malaysia di wilayah Kalimantan Utara. Dampaknya, tiga desa di Kabupaten Nunukan kini tercatat sebagian masuk wilayah Malaysia. Keputusan ini bukan klaim sepihak, melainkan hasil kesepakatan bilateral kedua negara yang telah melalui proses panjang.

Penegasan tersebut disampaikan BNPP dalam rapat kerja dengan DPR RI. Pemerintah menjelaskan bahwa perubahan ini berkaitan dengan penyelesaian Outstanding Boundary Problem (OBP), persoalan batas negara yang belum tuntas sejak lama. Penetapan garis batas baru dilakukan untuk memastikan kepastian hukum wilayah perbatasan dan mencegah konflik berkepanjangan.

Tiga desa yang terdampak berada di wilayah administratif Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Desa-desa tersebut selama ini dikenal berada di kawasan perbatasan yang aktivitas sosial dan ekonominya bersinggungan langsung dengan wilayah Malaysia.

Proses Penetapan Batas RI Malaysia

Sekretaris BNPP menjelaskan bahwa penetapan batas RI Malaysia dilakukan berdasarkan perundingan teknis antara Indonesia dan Malaysia. Tim dari kedua negara menyepakati titik koordinat baru dengan merujuk pada peta dan dokumen perbatasan yang disepakati bersama.

Baca juga: Waspada Hoaks Rekrutmen CPNS dan PPPK Kemenag

Proses ini melibatkan survei lapangan, pembahasan teknis, serta kesepakatan diplomatik tingkat tinggi. Pemerintah menegaskan bahwa perubahan batas wilayah bukan terjadi secara tiba-tiba. Seluruh tahapan dilakukan sesuai mekanisme internasional yang berlaku.

BNPP menyebut bahwa sebagian wilayah yang selama ini diklaim masuk Indonesia, berdasarkan hasil kesepakatan terbaru, masuk ke wilayah Malaysia. Namun, pemerintah juga mencatat adanya wilayah lain yang justru kembali ke Indonesia sebagai bagian dari penyesuaian batas.

“Kesepakatan ini diambil untuk memastikan kejelasan batas negara dan mencegah potensi sengketa di kemudian hari,” ujar perwakilan BNPP dalam rapat tersebut.

Dampak bagi Warga Perbatasan

Perubahan batas RI Malaysia menimbulkan perhatian publik karena berkaitan langsung dengan kehidupan warga desa perbatasan. Aktivitas sehari-hari warga, seperti bertani, berdagang, dan akses layanan publik, selama ini sudah terbiasa melintasi wilayah perbatasan.

Pemerintah menegaskan bahwa hak-hak warga negara Indonesia tetap menjadi perhatian utama. Koordinasi lintas kementerian dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang dirugikan akibat perubahan administratif tersebut.

BNPP juga memastikan bahwa status kewarganegaraan warga di desa terdampak tidak berubah. Pendataan ulang akan dilakukan untuk memastikan layanan administrasi kependudukan, pendidikan, dan kesehatan tetap berjalan.

Baca juga: Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

Di sisi lain, pemerintah daerah diminta aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar transisi berjalan tertib. Sosialisasi kepada masyarakat perbatasan dianggap penting untuk mencegah kesalahpahaman dan isu liar di lapangan.

Konteks Diplomasi dan Kepentingan Nasional

Penetapan batas RI Malaysia menjadi bagian dari strategi diplomasi Indonesia dalam menjaga hubungan bilateral yang stabil. Penyelesaian persoalan perbatasan dinilai penting untuk menciptakan keamanan kawasan dan kepastian hukum.

Pemerintah menilai bahwa kejelasan batas negara justru memperkuat posisi Indonesia di mata internasional. Sengketa perbatasan yang dibiarkan berlarut dapat menimbulkan konflik sosial dan ekonomi di wilayah perbatasan.

BNPP menekankan bahwa penyelesaian OBP tidak selalu menguntungkan satu pihak. Namun, kesepakatan yang dicapai mencerminkan kompromi demi kepentingan jangka panjang kedua negara.

Ke depan, pemerintah berkomitmen memperkuat pembangunan kawasan perbatasan agar warga tidak tertinggal. Infrastruktur, layanan publik, dan pengawasan wilayah menjadi prioritas agar wilayah perbatasan tetap aman dan produktif. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus KUR Aparatur Negara

    Ketidakadilan Akses KUR Terkuak di Priangan Timur

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali menuai sorotan. Di wilayah Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya dan Ciamis, temuan penyaluran KUR kepada aparatur negara memunculkan pertanyaan besar tentang keadilan akses modal bagi pelaku usaha mikro. KUR yang dirancang untuk membantu UMKM bangkit justru dinikmati oleh kalangan yang secara ekonomi relatif mapan. Fakta ini […]

  • Poster Program Beasiswa SEHAT 2026 untuk mahasiswi Poltekkes Kemenkes jenjang diploma dan profesi.

    Banyak Dicari Mahasiswi! Ini Jurusan dan Syarat Beasiswa SEHAT 2026

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Program Beasiswa SEHAT 2026 resmi kembali dibuka dan langsung menarik perhatian banyak mahasiswi kesehatan di berbagai daerah Indonesia. Informasi mengenai Beasiswa SEHAT Diploma dan Profesi 2026 bahkan mulai ramai dibagikan di grup WhatsApp kampus sejak pagi, terutama di kalangan mahasiswa Poltekkes Kemenkes yang tengah mencari peluang bantuan pendidikan sekaligus pengembangan diri. Tidak […]

  • Guru honorer sedang mengajar di ruang kelas sekolah negeri usai muncul isu penghapusan status honorer tahun 2027.

    Status Honorer 2027: FSGI Khawatir Krisis Pengajar Mengintai

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bel sekolah belum lama berbunyi ketika beberapa guru mulai masuk ke ruang kelas di sebuah sekolah pinggiran. Sebagian membawa tumpukan buku. Sebagian lagi menyalakan kipas ruangan yang sejak pagi terasa panas. Di antara mereka, ada guru honorer yang sudah mengajar bertahun-tahun. Datang paling pagi. Pulang paling akhir. Namun hingga kini, status kerjanya […]

  • puasa qadha digabung sunnah

    Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Sunnah?

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang puasa qadha digabung sunnah sering muncul setiap tahun, terutama setelah bulan Ramadan berakhir. Banyak umat Islam ingin tahu apakah puasa qadha bisa digabung dengan puasa sunnah, misalnya puasa Senin-Kamis atau puasa enam hari di bulan Syawal. Sebagian orang beranggapan bahwa menggabungkan puasa qadha dan sunnah akan otomatis mendapatkan dua pahala […]

  • Penipuan pinjaman

    Putusan MA Menegaskan Penipuan Berkedok Pinjaman

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung Nomor 736 K/Pid/2025 menegaskan satu hal penting: kebohongan yang digunakan untuk meyakinkan orang agar memberikan pinjaman uang bukan sekadar wanprestasi, melainkan tindak pidana penipuan. Di tengah praktik pinjam-meminjam yang kerap berbasis relasi personal dan rasa saling percaya, putusan ini relevan karena menyentuh ruang paling rentan dalam kehidupan warga—kepercayaan yang […]

  • Penundaan Larangan TikTok

    Donald Trump Pertimbangkan Penundaan Larangan TikTok di Amerika Serikat

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Presiden terpilih Donald Trump memberi sinyal penundaan larangan TikTok di AS, membuka peluang baru bagi ByteDance. albadarpost.com, LENSA -Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, memberi sinyal kuat bahwa pemerintahannya kemungkinan akan menunda larangan TikTok yang dijadwalkan berlaku pada 19 Januari 2025. Isyarat ini muncul hanya beberapa hari sebelum pelantikannya, memberi harapan bagi jutaan pengguna TikTok […]

expand_less