Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Thailand Kini Ditulis Tailan, Ini Penjelasan Resminya

Thailand Kini Ditulis Tailan, Ini Penjelasan Resminya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Publik kembali dikejutkan dengan perubahan penulisan nama negara. Thailand kini resmi ditulis Tailan dalam standar bahasa Indonesia. Perubahan ini bukan kesalahan ejaan, apalagi typo. Pemerintah Indonesia secara sadar mengajukannya melalui forum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya nasional menata kembali penulisan nama negara asing agar sesuai dengan kaidah linguistik bahasa Indonesia. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini memiliki dasar ilmiah, historis, dan internasional.

Perubahan ejaan Thailand menjadi Tailan disampaikan Indonesia dalam forum United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN). Forum ini berperan penting dalam penyelarasan nama geografis dunia.

Mengapa Thailand Menjadi Tailan?

Penyesuaian ejaan ini berangkat dari prinsip fonologi bahasa Indonesia. Dalam sistem bahasa nasional, pelafalan “thai” tidak dikenal sebagai satuan bunyi baku. Karena itu, penulisan Tailan dianggap lebih sesuai dengan kaidah pengucapan dan struktur bahasa Indonesia.

Prinsip serupa juga diterapkan pada sejumlah negara lain. Paraguay, misalnya, ditulis menjadi Paraguai. Tujuannya sama, yakni menyelaraskan tulisan dengan bunyi yang lazim digunakan dalam bahasa Indonesia.

Baca juga: Fenomena Desersi: Aparat Negara Pilih Kontrak Militer Asing

Badan Informasi Geospasial (BIG) bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memimpin kajian akademik terkait perubahan ini. Keduanya bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri serta pakar linguistik nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa pembaruan ini tidak mengubah nama resmi negara di tingkat internasional. Penyesuaian hanya berlaku dalam konteks penggunaan bahasa Indonesia.

Dibawa ke PBB, Apa Artinya bagi Indonesia?

Dengan membawa isu ini ke UNGEGN, Indonesia menegaskan perannya dalam diplomasi kebahasaan global. Bahasa Indonesia tidak hanya digunakan secara domestik, tetapi juga memiliki standar resmi yang diakui dalam forum internasional.

Langkah ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang aktif menjaga konsistensi bahasa nasional. Pemerintah ingin memastikan bahwa peta, dokumen resmi, buku pelajaran, dan publikasi negara menggunakan penulisan yang seragam.

Pembaruan ini juga memberi kepastian bagi dunia pendidikan dan media massa. Standar yang jelas memudahkan penyusunan materi ajar serta pemberitaan internasional yang konsisten.

Pemerintah menyadari bahwa perubahan ini membutuhkan waktu adaptasi. Karena itu, penerapannya dilakukan secara bertahap. Dokumen negara dan produk resmi pemerintah menjadi sektor pertama yang menerapkan ejaan Tailan.

Baca juga: Perjalanan Inspiratif Perempuan Sederhana Menjadi CEO Teknologi

Bahasa, Identitas, dan Kedaulatan

Pakar bahasa menilai kebijakan ini sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan linguistik. Banyak negara lain telah lama menyesuaikan nama geografis asing dengan bahasa nasional masing-masing.

Indonesia menegaskan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga identitas bangsa. Penyeragaman ejaan nama negara asing memperkuat posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa modern yang tertata.

Ke depan, pemerintah membuka peluang pembaruan ejaan lain jika ditemukan ketidaksesuaian dengan kaidah bahasa Indonesia. Seluruh proses akan tetap melalui kajian ilmiah dan mekanisme internasional.

Dengan langkah ini, Indonesia menegaskan satu pesan penting: bahasa nasional terus berkembang, terjaga, dan siap bersaing di panggung global. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI di Pesantren

    TNI Panjat Kubah Masjid, Santri Terharu

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – TNI di pesantren menjadi pemandangan yang menarik perhatian warga Kota Tasikmalaya menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Namun kali ini, prajurit Yonif TP 939 Macan Putih tidak datang membawa perlengkapan tempur. Sebaliknya, mereka hadir dengan kuas, cat, sapu, dan semangat gotong royong untuk mempercantik lingkungan Pondok Pesantren Sulalatul Huda di Kecamatan Cihideung. […]

  • Ilustrasi seseorang sedang berdoa khusyuk di malam hari setelah salat tahajud dengan suasana tenang dan cahaya lampu redup.

    Doa Mujarab agar Hajat Cepat Terkabul, Lengkap Waktu Mustajab

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 255
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa mujarab sering dicari banyak orang ketika hidup mulai terasa berat, rezeki terasa seret, atau hati terus dipenuhi kegelisahan. Dalam Islam, doa agar hajat cepat dikabulkan bukan hanya soal lafaz yang dibaca, tetapi juga tentang keyakinan, waktu mustajab, dan cara seseorang mengetuk pintu langit dengan tulus. Ada yang berdoa lama setelah salat. […]

  • Sajian ikan asin sambal hijau dengan cabai hijau segar yang disukai tamu asing di restoran Indonesia.

    Ikan Asin Sambal Hijau Jadi Favorit Tamu Asing, Chef Bongkar Rahasianya

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah banyaknya sajian mewah restoran modern, Ikan Asin Sambal Hijau justru muncul sebagai menu yang mencuri perhatian tamu asing. Banyak yang awalnya ragu mencoba karena aroma khas ikan asin cukup kuat. Namun, setelah mencicipi, tidak sedikit yang akhirnya ketagihan. Fenomena itu mulai terlihat di beberapa restoran Nusantara yang sering menerima wisatawan […]

  • Tafsir Al-Ankabut 2

    Mengapa Orang Baik Tetap Diuji? Jawabannya Ada di Al-Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang Subuh, lampu-lampu masjid kampung masih menyala temaram. Di teras masjid, beberapa pasang sandal tersusun tidak beraturan. Ada jamaah yang datang sambil merapatkan jaket karena udara dini hari terasa dingin. Ada pula yang memarkir motor, lalu berjalan cepat ketika iqamah hampir dikumandangkan. Mereka salat. Mereka berdoa. Dan mereka berharap. Namun tidak semua […]

  • Terpidana Korupsi

    Kejari Bandung Tangkap Terpidana Korupsi Setelah 12 Tahun Buron

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kejari Bandung menangkap terpidana korupsi yang buron 12 tahun dan mengeksekusinya ke Lapas Banceuy. albadarpost.com, LENSA – Kejaksaan Negeri Bandung menuntaskan pelarian panjang seorang terpidana korupsi. Setelah 12 tahun buron, Syaf Mulyana—mantan Ketua Lembaga Kajian Ekonomi Bandung—akhirnya ditangkap dan dieksekusi ke Lapas Banceuy. Penangkapan ini menegaskan upaya penegak hukum membersihkan praktik korupsi yang masih menggerus […]

  • Bahaya Judi Online

    Bahaya Judi Online Mengintai Anak dan Petani, Kejaksaan RI Tingkatkan Edukasi Publik

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Kejaksaan RI soroti bahaya judi online pada anak dan petani, edukasi publik digencarkan. albadarpost.com, LENSA – Bahaya Judi Online kembali menjadi sorotan serius setelah Kejaksaan Agung mengungkap bahwa dampak praktik perjudian digital ini telah menjangkau lapisan masyarakat paling rentan, termasuk anak-anak sekolah dasar hingga petani di pedesaan. Fakta tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana […]

expand_less