Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Greenland kini jadi sorotan dunia. Letak strategis dan sumber daya membuat AS, China, dan Rusia berebut pengaruh.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Greenland selama ini dikenal sebagai bentang alam es yang ekstrem dan jarang tersentuh. Bagi banyak orang, wilayah ini identik dengan destinasi wisata petualangan dan panorama Arktik yang eksotis. Namun dalam perkembangan mutakhir, citra tersebut bergeser. Greenland kini berada di pusat perhatian global sebagai wilayah strategis yang mencerminkan persaingan kepentingan negara-negara besar.

Narasi Sejarah Greenland dan Jejak Kepentingan Amerika Serikat di Arktik

Secara administratif, Greenland merupakan wilayah otonomi di bawah Kerajaan Denmark. Meski memiliki pemerintahan sendiri, urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri tetap menjadi kewenangan Denmark. Letaknya yang berada di kawasan Arktik, di antara Amerika Utara dan Eropa, menjadikan Greenland memiliki nilai strategis yang tidak bisa dipisahkan dari dinamika keamanan internasional.

Narasi sejarah mencatat bahwa kepentingan Amerika Serikat terhadap Greenland bukan hal baru. Sejak Perang Dunia II, AS telah membangun kehadiran militer di pulau tersebut. Pangkalan udara Thule, yang masih beroperasi hingga kini, menjadi bagian penting dari sistem pertahanan dan peringatan dini Amerika Serikat. Dalam konteks Perang Dingin, Greenland diposisikan sebagai garis depan pertahanan kawasan Atlantik Utara.

Memasuki era kontemporer, kepentingan itu justru menguat. Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyebut Greenland sebagai wilayah penting bagi keamanan nasional Amerika. Pernyataan tersebut memicu perhatian internasional karena menegaskan bahwa pulau es ini bukan lagi wilayah periferal dalam peta politik global.

Baca juga: Mengenal Delta Force, Pasukan Elite AS

Konteks geopolitik yang lebih luas menjelaskan mengapa Greenland menjadi sorotan. Kawasan Arktik mengalami perubahan signifikan akibat pemanasan global. Es yang mencair membuka jalur pelayaran baru dan mempermudah akses terhadap cadangan sumber daya alam yang selama ini terisolasi. Kondisi ini mengubah Arktik dari kawasan tertutup menjadi ruang kompetisi terbuka.

Arktik yang Mencair, Sumber Daya Terbuka, dan Persaingan Global yang Mengeras

Greenland memiliki potensi sumber daya yang besar, mulai dari mineral tanah jarang, uranium, hingga bijih besi. Mineral tersebut memiliki nilai strategis tinggi dalam industri teknologi, energi terbarukan, dan pertahanan. Dalam situasi global yang ditandai ketergantungan pada rantai pasok mineral, wilayah seperti Greenland menjadi aset geopolitik.

China melihat peluang ini sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya. Meski tidak memiliki wilayah di Arktik, Beijing aktif memperluas pengaruh melalui kerja sama ekonomi dan investasi. China memosisikan diri sebagai negara yang berkepentingan terhadap stabilitas dan keterbukaan Arktik, sekaligus memastikan akses terhadap sumber daya masa depan.

Di sisi lain, Rusia telah lebih dahulu mengokohkan kehadirannya di kawasan Arktik. Moskow memperkuat infrastruktur militer dan sipil, serta mengamankan jalur laut utara yang dinilai strategis bagi perdagangan dan pertahanan. Aktivitas Rusia ini menjadi perhatian serius Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Bagi Denmark, dinamika ini menghadirkan tantangan tersendiri. Di satu sisi, Denmark harus menjaga kedaulatan wilayah dan stabilitas politik Greenland. Di sisi lain, tekanan geopolitik dari kekuatan besar menuntut kehati-hatian dalam setiap kebijakan ekonomi dan keamanan.

Baca juga: MUI Kritik Pasal KUHP Baru

Sementara itu, masyarakat Greenland berada di persimpangan. Peluang investasi dan pengelolaan sumber daya dapat mendorong kemandirian ekonomi. Namun risiko kerusakan lingkungan dan ketergantungan politik juga membayangi. Isu ini memperlihatkan bahwa keputusan ekonomi di Greenland tidak bisa dilepaskan dari konsekuensi geopolitik yang lebih luas.

Perkembangan ini menegaskan satu hal: Greenland tidak lagi sekadar pulau es yang sunyi. Ia telah berubah menjadi simbol baru persaingan global di era krisis iklim dan perebutan sumber daya. Dalam peta dunia yang terus bergeser, Greenland menjadi cermin bagaimana wilayah terpencil dapat memainkan peran sentral dalam dinamika kekuasaan internasional. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin memimpin rapat MBG dengan pembentukan 7 satgas dan pengawasan dapur via CCTV real-time

    Gerak Cepat Bupati Cecep: MBG Tasikmalaya Dikawal Ketat, UMKM Ikut Terdorong

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program MBG Tasikmalaya atau Makan Bergizi Gratis di Tasikmalaya kini memasuki fase percepatan yang lebih serius. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya langsung tancap gas, bukan hanya pada distribusi, tetapi juga pengawasan dan dampak ekonomi yang ditargetkan terasa cepat di masyarakat. Langkah ini dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dalam rapat koordinasi […]

  • manuskrip kuno Indramayu

    Manuskrip Kuno Indramayu Ungkap Ramalan dan Harapan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Manuskrip kuno Indramayu ungkap ramalan dan harapan pembangunan daerah, pesan leluhur yang tetap relevan hingga kini. albadarpost.com, CENDIKIA — Sebuah manuskrip kuno Indramayu yang diyakini ditulis langsung oleh pendiri sekaligus pemimpin pertama Kabupaten Indramayu, Raden Arya Wiralodra, kembali menjadi sorotan publik. Naskah bersejarah ini tidak hanya memuat catatan kehidupan di masa lalu, tetapi juga berisi […]

  • Ilustrasi kecerdasan buatan AI membantu proses belajar di kelas bersama guru dan siswa

    10 Tahun Lagi Guru Hilang? AI Mulai Mengubah Cara Mengajar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perkembangan teknologi kini memicu pertanyaan besar: apakah AI bisa menggantikan guru? Diskusi tentang AI menggantikan guru, dampak AI dalam pendidikan, hingga masa depan profesi guru di era teknologi semakin sering muncul. Banyak sekolah mulai menggunakan sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan, dari tutor digital hingga analisis performa siswa secara otomatis. Karena itu, […]

  • Warta Mitra: Jejak Kolaborasi dan Kisah Kebersamaan

    Warta Mitra: Jejak Kolaborasi dan Kisah Kebersamaan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com – WARTA MITRA. Rubrik Warta Mitra hadir di albadarpost.com sebagai ruang khusus untuk merekam jejak kolaborasi dan kerja-kerja bersama antara yayasan, komunitas, lembaga sosial, maupun kelompok masyarakat. Di tengah kompleksitas persoalan bangsa, kami percaya bahwa perubahan tidak lahir dari satu pihak saja, melainkan dari semangat gotong royong dan kemitraan yang tulus. Nama “Mitra” dipilih […]

  • murid aktif bertanya

    Rahasia Guru Hebat: Cara Membuat Murid Berani Bertanya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak guru menghadapi situasi yang sama: kelas terlihat tenang, tetapi sebenarnya pasif. Murid mendengarkan tanpa bertanya, bahkan ketika materi sulit dipahami. Padahal, murid aktif bertanya menjadi indikator utama pembelajaran berhasil. Ketika siswa berani mengajukan pertanyaan, proses belajar berubah menjadi dialog, bukan sekadar ceramah. Karena itu, strategi meningkatkan keaktifan siswa, partisipasi kelas, dan […]

  • Sate Maranggi khas Purwakarta dengan potongan daging empuk, bumbu meresap, disajikan bersama sambal oncom dan nasi hangat.

    Kenapa Sate Maranggi Rasanya Lebih Nagih? Ini Rahasianya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira Sate Maranggi hanya sate biasa tanpa bumbu kacang. Namun faktanya, justru di situlah letak rahasia terbesar yang selama ini jarang dibahas. Rasa khasnya tidak muncul dari saus tambahan, melainkan dari teknik tradisional yang hampir terlupakan. Ketika pecinta kuliner mencari Sate Maranggi asli, sate khas Purwakarta ini selalu muncul sebagai […]

expand_less