Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Warga Singapura Dihukum 12 Minggu Penjara

Warga Singapura Dihukum 12 Minggu Penjara

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengadilan Singapura menjatuhi hukuman penjara atas penggelapan dana salah transfer.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Seorang pria di Singapura dijatuhi hukuman 12 minggu penjara setelah terbukti menggunakan dana salah transfer yang seharusnya dikembalikan kepada institusi pengirim. Kasus ini menyoroti pentingnya integritas pribadi dalam sistem keuangan modern yang semakin bergantung pada kepercayaan dan kecepatan transaksi digital.

Putusan tersebut dijatuhkan kepada Mohamed Basheer Hanif Mohamed (27) oleh pengadilan pada Jumat (26/12/2025). Ia mengaku bersalah atas satu dakwaan penggelapan dana secara tidak jujur setelah menggunakan lebih dari 9.087 dolar Singapura—setara sekitar Rp118,6 juta—yang keliru ditransfer oleh Nanyang Technological University (NTU) ke rekening pribadinya.


Dana Salah Transfer Digunakan untuk Kepentingan Pribadi

Berdasarkan dokumen persidangan, kesalahan transfer terjadi pada 10 November 2023. Seorang petugas keuangan NTU secara tidak sengaja mengirimkan dana ke rekening bank POSB milik Basheer. Saat itu, rekening tersebut tercatat tidak memiliki saldo.

Pada hari yang sama, Basheer mengetahui adanya dana masuk dan segera menarik uang tersebut. Dana itu kemudian digunakan untuk menginap di hotel serta membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. Hingga proses hukum berjalan, tidak ada upaya pengembalian dana kepada pihak universitas.

Baca juga: Melaka Siapkan Jembatan ke Indonesia

NTU bersama pihak bank berulang kali mencoba menghubungi Basheer untuk mengklarifikasi kesalahan transfer. Upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Pada 21 November 2023, petugas keuangan NTU mengirimkan surat elektronik yang secara resmi menjelaskan kekeliruan transfer dan meminta dana dikembalikan.

Alih-alih merespons kooperatif, Basheer justru membalas email dengan menyatakan tidak mengetahui keberadaan dana tersebut. Ia berdalih sudah lama tidak menggunakan rekening yang bersangkutan. Ia juga menolak memberikan nomor ponsel serta alamat terbaru, bahkan meminta pihak NTU berhenti menghubunginya.


Proses Hukum dan Pengakuan Terdakwa

Kasus ini akhirnya dibawa ke pengadilan setelah dana tersebut tak kunjung dikembalikan. Jaksa penuntut menyampaikan bahwa Basheer merupakan pelanggar pertama kali dan menyerahkan sepenuhnya penentuan hukuman kepada majelis hakim.

Dalam persidangan yang digelar melalui sambungan video, Basheer hadir tanpa didampingi penasihat hukum. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah ditahan sejak Oktober karena tidak mampu membayar uang jaminan. Ia juga menyebut tengah menghadapi tekanan ekonomi dan tinggal di sebuah flat sewaan bersama istrinya.

Di hadapan hakim, Basheer menyatakan penyesalan atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya setelah menjalani hukuman. Namun, pengakuan tersebut tidak mengubah fakta bahwa dana pihak lain yang salah transfer telah digunakan secara sadar dan tanpa itikad baik untuk mengembalikan.

Baca juga: Menggugat Sistem Perlindungan Negara


Dimensi Publik dan Kepercayaan Sistem Keuangan

Persidangan sempat diwarnai momen janggal ketika hakim menanyakan keberadaan perwakilan NTU di ruang sidang. Seorang perempuan sempat maju ke depan sebelum diketahui bahwa ia adalah istri Basheer, bukan perwakilan universitas. Insiden kecil ini menegaskan absennya pihak korban dalam ruang sidang, meski dampak perkara menyentuh kepentingan institusional.

Secara hukum, penggelapan dana salah transfer di Singapura dapat dikenai hukuman maksimal dua tahun penjara, denda, atau keduanya. Putusan 12 minggu penjara mencerminkan pertimbangan pengadilan atas unsur pengakuan bersalah dan status terdakwa sebagai pelanggar pertama.

Namun dari perspektif publik, kasus ini menegaskan risiko yang muncul dalam sistem transaksi digital. Kecepatan dan kemudahan transfer dana menuntut tanggung jawab moral yang sepadan dari penerima. Ketika etika diabaikan, beban hukum dan rusaknya kepercayaan publik menjadi konsekuensi yang tak terhindarkan.

Hukuman ini menegaskan bahwa dana salah transfer bukan hak penerima dan harus dikembalikan demi menjaga kepercayaan publik. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kalender hijriah global dengan peta dunia dan penentuan hilal secara internasional

    Muhammadiyah Gunakan Kalender Global, Hari Raya Bisa Serentak

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kalender hijriah global kini menjadi pendekatan baru yang digunakan oleh Muhammadiyah dalam menetapkan hari raya Islam. Sistem ini, yang juga dikenal sebagai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), membawa perubahan besar dari metode lokal ke sistem global yang berlaku untuk seluruh dunia. Selain itu, metode ini tidak lagi bergantung pada batas negara. […]

  • MK UU Pers 145/PUU-XXIII/2025

    Putusan MK Tegaskan Garis Merah Sengketa Jurnalistik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan batas tegas antara sengketa jurnalistik dan tindak pidana. Dalam Putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025, MK menyatakan bahwa karya jurnalistik tidak dapat langsung diproses secara pidana atau perdata tanpa melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Putusan tersebut memperjelas posisi Dewan Pers sebagai pintu awal […]

  • ancaman anak presiden uganda

    Dunia Heboh! Ancaman Anak Presiden Uganda ke Erdogan Tuai Sorotan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Isu ancaman anak presiden Uganda mendadak ramai dibicarakan. Nama Muhoozi Kainerugaba muncul di berbagai pemberitaan setelah pernyataannya yang mengejutkan ditujukan kepada Recep Tayyip Erdoğan. Ucapan tersebut langsung memancing perhatian karena dinilai tidak biasa untuk konteks hubungan antarnegara. Tidak butuh waktu lama, respons publik pun bermunculan. Banyak yang terkejut, sebagian lagi menganggapnya […]

  • jalan Padang–Bukittinggi

    Putusnya Jalan Padang–Bukittinggi Hambat Distribusi Bantuan ke Daerah Bencana

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Putusnya jalan Padang–Bukittinggi akibat banjir dan longsor menghambat distribusi bantuan ke wilayah terdampak. Padang–Bukittinggi Putus Total, Ratusan Kilometer Jalur Alternatif albadarpost.com, HUMANIORA – Jalan Padang–Bukittinggi terputus setelah banjir bandang dan tanah longsor menghantam kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat, dalam sepekan terakhir. Badan jalan di area pemandian Mega Mendung tergerus arus sungai pada Kamis (27/11). Kondisi […]

  • telur ayam bebek

    Perbandingan Telur Ayam dan Telur Bebek bagi Kesehatan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Telur ayam dan telur bebek sama-sama bergizi. Perbedaannya terletak pada kandungan nutrisi dan kebutuhan tubuh. albadarpost.com, LIFESTYLE – Telur hampir selalu hadir di meja makan masyarakat Indonesia. Murah, mudah diolah, dan kaya gizi, bahan pangan ini menjadi andalan dari sarapan hingga makan malam. Namun di balik kebiasaan tersebut, muncul pertanyaan yang terus berulang: antara telur […]

  • Kunjungan kerja DPR RI dan Kemenhub meninjau pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya di Stasiun Rajapolah

    Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong penguatan sektor transportasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang kini menguat adalah reaktivasi stasiun dan pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, yang mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat. Komitmen tersebut tampak dalam kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian […]

expand_less