Car Free Night Puncak Diterapkan Polisi, Akses Wisata Ditutup
Polisi menutup Jalur Puncak lewat car free night saat Tahun Baru demi tekan kepadatan lalu lintas.
albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kepolisian memberlakukan car free night Puncak pada malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026. Kebijakan ini menutup total akses kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor.
Penutupan dilakukan untuk mengendalikan kepadatan lalu lintas yang rutin terjadi setiap malam Tahun Baru. Bagi warga dan wisatawan, kebijakan ini berdampak langsung pada akses perjalanan menuju Puncak, Cianjur, dan Bandung.
Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, seluruh kendaraan yang hendak menuju Puncak akan dialihkan ke jalur lain selama kebijakan berlangsung.
“Kendaraan yang akan menuju Puncak dialihkan. Di jalur wisata akan diberlakukan car free night,” kata Rizky, Minggu (21/12/2025).
Pengalihan Arus Dimulai Sejak Sore
Menurut Rizky, pengalihan arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak dimulai lebih awal, yakni Rabu (31/12/2025) pukul 18.00 WIB. Penutupan dilakukan sejak kendaraan keluar dari Exit Gerbang Tol Ciawi.
Petugas akan mengarahkan kendaraan menuju Tol Bocimi. Skema ini diterapkan hingga Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
“Pukul 18.00 WIB itu penutupan pengalihan arus kendaraan dari tol,” ujar Rizky.
Setelah pengalihan arus diberlakukan, polisi mulai menerapkan car free night Puncak pada pukul 21.00 WIB. Penutupan jalur berlangsung hingga pukul 02.00 WIB dini hari.
Pada rentang waktu tersebut, tidak ada kendaraan dari arah Jakarta yang diperbolehkan melintas menuju kawasan Puncak.
Semua Jenis Kendaraan Dilarang Melintas
Polisi memastikan kebijakan car free night berlaku menyeluruh. Seluruh jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dilarang melintas selama penutupan jalur.
Baca juga: Pemkab Bogor Memberhentikan Dua ASN Disdik
Selain jalur utama, petugas juga akan melakukan penyekatan di sejumlah jalan alternatif yang bermuara ke Jalur Puncak. Penyekatan ini terutama menyasar kendaraan roda dua yang kerap mencari jalur tikus untuk menghindari pengalihan.
“Kecuali kendaraan darurat seperti pemadam kebakaran dan ambulans yang diperbolehkan melintas,” kata Rizky.
Pembatasan ini dimaksudkan untuk memastikan kebijakan car free night berjalan efektif tanpa celah pelanggaran di lapangan.
Jalur Alternatif Disiapkan
Bagi masyarakat yang hendak menuju Cianjur atau Bandung melalui kawasan Puncak, kepolisian meminta agar menggunakan jalur alternatif. Dua rute yang direkomendasikan adalah jalur Cibubur–Cianjur melalui Jonggol dan jalur Ciawi–Cianjur melalui Sukabumi.
Imbauan ini ditujukan agar mobilitas warga tetap berjalan tanpa menambah beban lalu lintas di Jalur Puncak. Polisi mengingatkan pengendara untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Bagi kendaraan yang akan menuju Cianjur atau Bandung agar melalui jalur alternatif,” ujar Rizky.
Evaluasi Dua Tahun Terakhir
Polres Bogor menilai penerapan car free night Puncak pada malam Tahun Baru cukup efektif menekan kepadatan lalu lintas dalam dua tahun terakhir. Meski tidak menghilangkan kemacetan sepenuhnya, kebijakan ini dinilai mampu mengurangi penumpukan kendaraan di jalur wisata.
Rizky mengakui masih ada sejumlah catatan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya, terutama terkait pengaturan di jalur alternatif dan disiplin pengendara. Karena itu, pembahasan dan persiapan dilakukan lebih awal agar kendala lama tidak terulang.
“Masih ada yang harus kita perbaiki dan benahi. Makanya kita bahas lebih awal agar semua kendala dua tahun terakhir bisa ditangani lebih baik tahun ini,” katanya.
Penutupan Jalur Puncak melalui car free night kembali menegaskan pendekatan pengendalian lalu lintas berbasis pembatasan total pada momen puncak. Bagi warga, kebijakan ini menuntut penyesuaian rute dan waktu perjalanan. Bagi aparat, efektivitas di lapangan akan menjadi ukuran keberhasilan pengelolaan mobilitas saat pergantian tahun.
Car free night Puncak saat Tahun Baru ditujukan menekan kepadatan, warga diminta patuhi pengalihan arus dan jalur alternatif. (Red/Asep Chandra)




