Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sumedang Jadi Rujukan Tata Kelola Pemerintahan Digital

Sumedang Jadi Rujukan Tata Kelola Pemerintahan Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemendagri menilai digitalisasi pemerintahan Sumedang layak jadi percontohan nasional yang transparan dan akuntabel.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah pusat menilai langkah Kabupaten Sumedang dalam membangun sistem pemerintahan berbasis digital bukan sekadar inovasi teknis, melainkan strategi kebijakan yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Digitalisasi Pemerintahan Sumedang dinilai berhasil menjawab dua kebutuhan mendasar birokrasi daerah: transparansi dan responsivitas.

Penilaian itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus saat kunjungan kerja di Gedung Negara Sumedang, Jawa Barat, Jumat (19/12/2025). Ia mengapresiasi keberanian pemerintah daerah membuka proses tata kelola pemerintahan melalui sistem digital yang dapat diakses dan diawasi publik. Menurutnya, Sumedang layak disebut pionir dalam reformasi birokrasi berbasis teknologi.

“Transparansi tata kelola pemerintahan merupakan tantangan besar bagi seorang pemimpin. Dibutuhkan komitmen kuat untuk berani membuka kinerja, termasuk pengelolaan anggaran, kepada publik,” ujar Akhmad.

Pernyataan itu menegaskan bahwa digitalisasi bukan tujuan akhir. Ia menjadi alat untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai mandat publik. Di banyak daerah, keterbatasan akses data masih menjadi sumber ketidakpercayaan warga terhadap pemerintah. Sumedang, kata Akhmad, memilih jalur sebaliknya: membuka data, mempercepat proses, dan mengurangi ruang abu-abu dalam birokrasi.

Transparansi Digital dan Arah Reformasi Birokrasi

Dalam konteks Digitalisasi Pemerintahan Sumedang, Kemendagri melihat adanya kesesuaian antara inovasi daerah dan agenda nasional reformasi birokrasi. Pemerintahan digital dinilai mampu memangkas jalur layanan yang berbelit, sekaligus memperkuat akuntabilitas pengambilan keputusan.

Akhmad menekankan bahwa reformasi birokrasi bukan agenda sukarela. Ia merupakan amanat undang-undang yang wajib dijalankan seluruh pemerintah daerah. Arah kebijakan daerah juga harus sejalan dengan program strategis pemerintah pusat, termasuk Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2025.

Menurutnya, reformasi birokrasi adalah pondasi utama untuk membangun pemerintahan yang bersih, berwibawa, efektif, dan akuntabel. Tanpa perbaikan sistemik, inovasi hanya akan berhenti pada level simbolik.

“Reformasi birokrasi bukan sekadar beban administrasi, tetapi kebutuhan daerah,” kata Akhmad. Ia menambahkan, setiap daerah wajib melaporkan capaian reformasi birokrasi sebagai bagian dari evaluasi kinerja pembangunan.

Pelaporan ini penting agar kebijakan publik tidak berhenti pada dokumen perencanaan. Anggaran, pelaksanaan, dan hasilnya harus saling terhubung. Dalam sistem digital, keterkaitan itu dapat dilacak secara lebih terbuka dan terukur.

Sumedang Menuju Daerah Rujukan Nasional

Keberhasilan Digitalisasi Pemerintahan Sumedang mendorong Kemendagri menjajaki langkah lanjutan. Akhmad menyebut Sumedang berpeluang menjadi daerah percontohan nasional. Kementerian berencana mengajak sejumlah kepala daerah, terutama dari Kalimantan dan Sulawesi, untuk melihat langsung praktik tata kelola digital yang diterapkan.

Baca juga: Amanakan Nataru, Polda Jabar Siagakan 25.000 Personel

Langkah ini dipandang strategis. Alih-alih memaksakan model seragam dari pusat, Kemendagri memilih pendekatan berbagi praktik baik antar daerah. Dengan melihat langsung implementasi di lapangan, kepala daerah diharapkan memahami bahwa digitalisasi bukan proyek mahal tanpa hasil, melainkan investasi kebijakan jangka panjang.

Bagi warga, dampak dari sistem ini bersifat nyata. Proses pelayanan yang lebih cepat, informasi anggaran yang lebih terbuka, serta pengawasan publik yang lebih luas menciptakan relasi baru antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah tidak lagi berdiri di balik meja birokrasi, tetapi hadir melalui sistem yang bisa diakses kapan saja.

Namun, Akhmad juga mengingatkan bahwa teknologi tidak otomatis menjamin pemerintahan bersih. Tanpa komitmen politik dan kepemimpinan yang kuat, sistem digital berisiko menjadi etalase kosong. Karena itu, keberanian membuka data dan kesiapan diawasi publik menjadi kunci keberlanjutan reformasi.

Dengan menjadikan Sumedang sebagai rujukan, pemerintah pusat berharap percepatan transformasi digital tidak berhenti di satu daerah. Tantangannya kini adalah memastikan inovasi ini direplikasi secara adaptif, sesuai karakter dan kapasitas masing-masing daerah, tanpa kehilangan prinsip utama: transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berdampak.

Digitalisasi Pemerintahan Sumedang dinilai Kemendagri mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan publik daerah. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Canva dan ChatGPT

    Cloudflare Tumbang, Layanan Global Canva dan ChatGPT Ikut Lumpuh

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Gangguan server Cloudflare global menyebabkan layanan Canva dan ChatGPT (OpenAI) lumpuh total. Dampaknya terasa luas bagi pengguna. albadarpost.com, LENSA — Pengguna global dua platform digital krusial, Canva dan ChatGPT, pada hari ini, 18 November 2025, mengalami kelumpuhan layanan yang signifikan. Gangguan meluas ini bukan disebabkan oleh masalah internal masing-masing perusahaan, melainkan akibat adanya pemadaman infrastruktur […]

  • nilai sekolah

    Biaya Rendah Tak Menjamin, Value Sekolah Jadi Penentu Murid

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Fenomena sekolah berbiaya murah tetapi kekurangan murid semakin sering ditemui. Di berbagai daerah, ruang kelas kosong bukan disebabkan oleh mahalnya pendidikan, melainkan oleh lemahnya value atau nilai sekolah yang dirasakan masyarakat. Orang tua kini menimbang lebih dari sekadar biaya: mereka mencari kepastian mutu dan arah pendidikan anak. Perubahan ini penting dicermati. Penurunan […]

  • Tafsir QS Al-A’raf ayat 96 tentang iman dan takwa sebagai kunci keberkahan langit dan bumi bagi suatu negeri

    Ketika Iman Menjadi Pintu Keberkahan Negeri

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat Al-Qur’an yang terdengar seperti janji, sekaligus peringatan yang lembut namun tegas. Allah SWT berfirman, “Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan, maka Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 96). […]

  • Fadia Arafiq ditangkap

    OTT KPK Guncang Pekalongan, Kekayaan Fadia Arafiq Disorot

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Fadia Arafiq ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/3/2026). Penangkapan Bupati Pekalongan itu langsung memicu perhatian luas karena laporan kekayaannya dalam LHKPN tercatat mencapai Rp85,6 miliar. Kasus ini kembali mengangkat isu klasik tentang kekayaan pejabat publik dan potensi penyalahgunaan kekuasaan. KPK mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tersebut. Namun, lembaga […]

  • cuaca ekstrem Indonesia

    Cuaca Ekstrem Indonesia Awal Tahun 2025: BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BMKG memprediksi hujan lebat dan angin kencang melanda sejumlah wilayah Indonesia pada 3–4 Januari 2025. Potensi Cuaca Ekstrem Masih Bayangi Awal Tahun albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya cuaca ekstrem Indonesia yang berpotensi terjadi pada 3–4 Januari 2025. Hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan akan mengguyur sebagian besar wilayah Tanah […]

  • Laziiz Tasikmalaya

    Laziiz Tasikmalaya Dorong Camilan Desa Naik Kelas

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Laziiz Tasikmalaya mengembangkan camilan desa berstandar halal dan PIRT dengan dampak ekonomi lokal. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah persaingan industri makanan ringan yang semakin padat, konsumen kini tidak hanya mencari rasa. Mereka menuntut keamanan pangan, konsistensi mutu, dan dampak sosial yang nyata. Di Tasikmalaya, Laziiz Tasikmalaya hadir menjawab kebutuhan itu melalui camilan berbasis desa […]

expand_less