Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sumedang Jadi Rujukan Tata Kelola Pemerintahan Digital

Sumedang Jadi Rujukan Tata Kelola Pemerintahan Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemendagri menilai digitalisasi pemerintahan Sumedang layak jadi percontohan nasional yang transparan dan akuntabel.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah pusat menilai langkah Kabupaten Sumedang dalam membangun sistem pemerintahan berbasis digital bukan sekadar inovasi teknis, melainkan strategi kebijakan yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Digitalisasi Pemerintahan Sumedang dinilai berhasil menjawab dua kebutuhan mendasar birokrasi daerah: transparansi dan responsivitas.

Penilaian itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus saat kunjungan kerja di Gedung Negara Sumedang, Jawa Barat, Jumat (19/12/2025). Ia mengapresiasi keberanian pemerintah daerah membuka proses tata kelola pemerintahan melalui sistem digital yang dapat diakses dan diawasi publik. Menurutnya, Sumedang layak disebut pionir dalam reformasi birokrasi berbasis teknologi.

“Transparansi tata kelola pemerintahan merupakan tantangan besar bagi seorang pemimpin. Dibutuhkan komitmen kuat untuk berani membuka kinerja, termasuk pengelolaan anggaran, kepada publik,” ujar Akhmad.

Pernyataan itu menegaskan bahwa digitalisasi bukan tujuan akhir. Ia menjadi alat untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai mandat publik. Di banyak daerah, keterbatasan akses data masih menjadi sumber ketidakpercayaan warga terhadap pemerintah. Sumedang, kata Akhmad, memilih jalur sebaliknya: membuka data, mempercepat proses, dan mengurangi ruang abu-abu dalam birokrasi.

Transparansi Digital dan Arah Reformasi Birokrasi

Dalam konteks Digitalisasi Pemerintahan Sumedang, Kemendagri melihat adanya kesesuaian antara inovasi daerah dan agenda nasional reformasi birokrasi. Pemerintahan digital dinilai mampu memangkas jalur layanan yang berbelit, sekaligus memperkuat akuntabilitas pengambilan keputusan.

Akhmad menekankan bahwa reformasi birokrasi bukan agenda sukarela. Ia merupakan amanat undang-undang yang wajib dijalankan seluruh pemerintah daerah. Arah kebijakan daerah juga harus sejalan dengan program strategis pemerintah pusat, termasuk Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2025.

Menurutnya, reformasi birokrasi adalah pondasi utama untuk membangun pemerintahan yang bersih, berwibawa, efektif, dan akuntabel. Tanpa perbaikan sistemik, inovasi hanya akan berhenti pada level simbolik.

“Reformasi birokrasi bukan sekadar beban administrasi, tetapi kebutuhan daerah,” kata Akhmad. Ia menambahkan, setiap daerah wajib melaporkan capaian reformasi birokrasi sebagai bagian dari evaluasi kinerja pembangunan.

Pelaporan ini penting agar kebijakan publik tidak berhenti pada dokumen perencanaan. Anggaran, pelaksanaan, dan hasilnya harus saling terhubung. Dalam sistem digital, keterkaitan itu dapat dilacak secara lebih terbuka dan terukur.

Sumedang Menuju Daerah Rujukan Nasional

Keberhasilan Digitalisasi Pemerintahan Sumedang mendorong Kemendagri menjajaki langkah lanjutan. Akhmad menyebut Sumedang berpeluang menjadi daerah percontohan nasional. Kementerian berencana mengajak sejumlah kepala daerah, terutama dari Kalimantan dan Sulawesi, untuk melihat langsung praktik tata kelola digital yang diterapkan.

Baca juga: Amanakan Nataru, Polda Jabar Siagakan 25.000 Personel

Langkah ini dipandang strategis. Alih-alih memaksakan model seragam dari pusat, Kemendagri memilih pendekatan berbagi praktik baik antar daerah. Dengan melihat langsung implementasi di lapangan, kepala daerah diharapkan memahami bahwa digitalisasi bukan proyek mahal tanpa hasil, melainkan investasi kebijakan jangka panjang.

Bagi warga, dampak dari sistem ini bersifat nyata. Proses pelayanan yang lebih cepat, informasi anggaran yang lebih terbuka, serta pengawasan publik yang lebih luas menciptakan relasi baru antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah tidak lagi berdiri di balik meja birokrasi, tetapi hadir melalui sistem yang bisa diakses kapan saja.

Namun, Akhmad juga mengingatkan bahwa teknologi tidak otomatis menjamin pemerintahan bersih. Tanpa komitmen politik dan kepemimpinan yang kuat, sistem digital berisiko menjadi etalase kosong. Karena itu, keberanian membuka data dan kesiapan diawasi publik menjadi kunci keberlanjutan reformasi.

Dengan menjadikan Sumedang sebagai rujukan, pemerintah pusat berharap percepatan transformasi digital tidak berhenti di satu daerah. Tantangannya kini adalah memastikan inovasi ini direplikasi secara adaptif, sesuai karakter dan kapasitas masing-masing daerah, tanpa kehilangan prinsip utama: transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berdampak.

Digitalisasi Pemerintahan Sumedang dinilai Kemendagri mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan publik daerah. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pengolahan limbah makanan MBG menjadi kompos dan pakan ternak bernilai ekonomi

    Limbah MBG Ternyata Bisa Jadi Ladang Cuan, Ini Peluang Usahanya

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menghadirkan dampak sosial dalam pemenuhan gizi masyarakat. Di berbagai daerah, limbah MBG dan sisa makanan kini mulai dilirik sebagai peluang usaha baru yang menghasilkan nilai ekonomi. Mulai dari sisa nasi, kulit buah, hingga sayuran yang tidak terpakai, banyak warga dan pelaku UMKM mulai mengolah limbah […]

  • pedagang pasar cikurubuk

    Pasar Rakyat Tertekan, Pedagang Pasar Cikurubuk Desak Tindakan Cepat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pedagang Pasar Cikurubuk akan melakukan aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi di pasar tradisional tersebut. Para pedagang pasar cikurubuk menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah cepat untuk merespons keluhan yang selama ini mereka sampaikan. Aksi pedagang pasar tradisional terbesar di Kota Tasikmalaya itu akan […]

  • Indonesia U-17 vs Qatar

    Malam Penentuan! Timnas U-17 Tantang Qatar di Jeddah

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Qatar U-17 pada laga penting fase grup Piala Asia U-17 2026, Sabtu malam, 9 Mei 2026. Duel Indonesia U-17 vs Qatar diprediksi berlangsung panas karena kedua tim sama-sama memburu poin penting demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Lampu stadion King Abdullah Sports City Training Stadium […]

  • ilustrasi pembayaran zakat fitrah online melalui aplikasi di ponsel

    Zakat Fitrah Online, Sah atau Sekadar Tren?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Zakat fitrah online kini menjadi pilihan banyak Muslim. Pembayaran zakat via aplikasi, transfer zakat digital, hingga sedekah daring semakin populer menjelang Idulfitri. Namun, sahkah zakat fitrah online menurut syariat Islam? Pertanyaan ini muncul karena perubahan kebiasaan masyarakat. Dulu, orang membawa beras langsung ke masjid. Sekarang, cukup membuka ponsel dan beberapa menit […]

  • kasus penganiayaan Bandung

    Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita, Polrestabes Bandung Lakukan BAP

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung menangkap ibu tiri yang diduga menganiaya balita hingga tewas di Cipadung. albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang balita berusia empat tahun bernama Raditya Allbyan Fauzan meninggal dunia di RSUD Ujungberung, Kota Bandung, dengan tubuh penuh luka lebam dan luka bakar. Polrestabes Bandung menyelidiki peristiwa itu sebagai kasus penganiayaan Bandung yang diduga dilakukan ibu tirinya di […]

  • Ilustrasi Aisyah RA sebagai ulama perempuan dalam Islam yang dikenal karena kecerdasan dan kontribusinya dalam ilmu hadis.

    Aisyah RA, Ulama Perempuan yang Menginspirasi Dunia

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak banyak orang menyadari bahwa salah satu ulama paling berpengaruh dalam sejarah Islam adalah seorang perempuan. Ia bukan hanya dikenal sebagai istri Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sumber ilmu bagi para sahabat. Sosok tersebut adalah Aisyah RA ulama perempuan yang keilmuannya menjadi rujukan penting dalam berbagai bidang ajaran Islam. Ketika banyak sahabat […]

expand_less